Pemuda Hebat Seperti Dewa

Pemuda Hebat Seperti Dewa
Supit dan Iwan bersembunyi di gunung Nyongkokot


__ADS_3

Dua lelaki yang sedang di cari keberadaan oleh sosok Vito adik ipar dari mendiang direktur keuangan tempat kakak' Ipar nya bekerja.


Iwan dan Supit dua lelaki yang akan menjadi saksi atas insiden tragedi di malam itu menjadi bukti kuat bahwa mereka berdua dalang kematian dari Andri Setiawan dan hilang nya pemilik perusahaan Future Nugraha Company.


Menurut keterangan dari pihak penyidik kepolisian, bahwa sebelum kejadian itu berlangsung, Andri Setiawan dan Tedi Ferdiansyah bersama Iwan dan Supit melakukan perjalanan bisnis nya ke Kota kecil Jawa Barat dan menginap di salah satu hotel berbintang tiga.


Jadi saksi tentang tragedi itu ada dua opsi dalam penyelidikan pihak kepolisian yaitu, di temukan nya Tuan Tedi Ferdiansyah dan tertangkap nya Iwan serta Supit selaku supir yang membawa perjalanan mereka ke kota Kecil itu.


Keberadaan mereka berdua hanya Tuan Agus selaku Adik tirinya Tedi Ferdiansyah yang mengetahui keberadaan mereka saat ini.


Iwan dan Supit saat ini berada di gunung Nyongkokot terletak di desa Gangse tepat berbatasan dengan kabupaten yang masih di daerah Jawa tengah yang hanya di pisahkan oleh saluran sungai rambut. Masyarakat sekitar kerap menyebut nya dengan bukit batu ini sebagai gunung Nyongkokot, karena jika kita melihat dari kejauhan memang menyerupai bentuk batu nyongkot.


Gunung Nyongkokot bukanlah gunung aktif tapi sebuah bukit batu besar menjulang yang ditumbuhi berbagai macam pepohonan, dengan ketinggian hampir 300mdpl. Pada puncak gunung Nyongkokot ini ada sebuah goa kecil yang dikenal dengan sebutan Goa Lawa.


Goa ini terbentuk karena susunan batu besar yang tidak menutup seluruh dengan badan goa sehingga membuat celah besar yang bisa untuk dimasuki seseorang.


"Kini mereka berdua sedang bertapa di goa yang ada di puncak gunung Nyongkokot itu, sesuai perintah dari kuncen gunung tersebut.


#Plasbacinflas#


Sore itu setelah kepulangan dari Vila mewah milik Tuan Agus selaku Adik tirinya Tedi Ferdiansyah, Iwan dan Supit pun langsung pergi meninggalkan hotel tempat mereka menginap, menuju salah satu kota yang berada di Jawa tengah.


Atas masukan yang di berikan oleh anak Tuan Agus yang bernama Firmansyah, untuk pergi ke salah satu guru nya sekaligus juru kunci gunung Nyongkokot itu yang berada di kabupaten Pemalang.


Satu hari lama nya perjalanan menggunakan jalur darat mereka berdua tempuh dah kini sudah sampai di salah satu rumah kecil yang begitu asri dan sejuk.

__ADS_1


Setelah sedikit berbasa-basi dengan pemilik rumah dan memberi tahukan kepada lelaki Tua berusia 55 tahun yang memperkenalkan dirinya bernama Mbah Sarto itu.


"Jadi tujuan kalian berdua atas perintah dari Tuan Muda Firmansyah? Tanya Mbah Sarto.


"Iya Mbah karna saat ini kami berdua menjadi buronan orang orang perusahaan Future Nugraha Company dan mungkin di cari oleh pihak kepolisian." Tutur Iwan memberi keterangan kepada lelaki tua tersebut.


"Baiklah, Mbah mengerti, akan tetapi apakah kalian berdua sanggup untuk bertapa di puncak gunung Nyongkokot untuk mendapatkan wangsit dan menutup permasalahan yang sedang kalian hadapi ini? Tanya Mbah itu.


"Kami berdua sanggup Mbah Sarto.! Jawab mereka berdua.


"Yaa........ Sudah kalau kalian berdua sanggup malam ini juga Mbah akan mengantar kalian untuk naik ke puncak gunung Nyongkokot itu, setelah membeli beberapa syarat syarat yang sudah di persiapkan.!!


"Baik' Mbah kira kira syarat syarat apa yang harus kami berdua persiapkan untuk bertapa di Goa Lowa itu?" Tanya satu dari mereka berdua.


"Kalian berdua cukup membeli bunga tujuh rupa, dupa hikmat serta minyak mistik hitam dan mistik putih dan beberapa rokok gudang garam merah. Apakah mau di beli sama kalian berdua atau menyuruh anak saya? Tanya Mbah Sarto.


"Baiklah.........! Kalau begitu kalian berdua siapkan saja uang dari kalian berdua 2 juta masing masing.! Mbah Sarto berkata.


"Siap Mbah.........! Mereka berdua mengeluarkan uang yang di minta oleh kuncen gunung gajah tersebut.


Mbah Sarto membiarkan mereka berdua untuk beristirahat terlebih dahulu........ Sedangkan lelaki tua itu langsung keluar mencari anaknya untuk pergi ke toko minyak yang ada di pusat kota itu. Untuk membeli persyaratan ritual malam di puncak gunung Nyongkokot.


#Plasbainkoff#


Kini mereka berdua sudah dua malam berada di Goa Lowa sedang bertapa, tanpa ada sesuatu hal hal aneh yang di rasakan oleh Supit dan Iwan.

__ADS_1


Tepat di malam ketiga......................! Tiba tiba Raja makhluk ghaib penghuni gunung Nyongkokot ini datang di hadapan mereka berdua yang sedang bertapa dengan khusyu.


"Hai...............! Para manusia bangun lah dari pertapaan mu, saya menyambut mu dengan hormat.! Kata satu suara hingga memekakkan telinga mereka berdua.


Mata mereka berdua kini perlahan terbuka di gelapnya malam puncak gunung itu, sosok tubuh besar yang tinggi dengan mata yang merah dan rambut yang gimbal serta kulit yang hitam melekat berdiri di hadapan Supit dan Iwan yang sedang bersila.


Sontak mereka berdua gemetaran, keringat bercucuran membasahi seluruh tubuh, setelah mata sepenuh teratasi dan melihat sosok mahluk yang begitu menakutkan itu.


"Hai...........! Manusia cepat kau katakan maksud dan tujuan mu bertapa di goa ini." Ucap makhluk itu menggelegar bagaikan petir di siang bolong.


Karna tekad dan niat sudah bulat maka mereka berdua pun langsung mengutarakan maksud dan tujuan nya.


"Tuan yang agung kami berdua meminta bantuan agar terlepas dari kejaran polisi dan orang orang dari Future Nugraha Company." Kata Supit di sela permintaan malam itu.


"Itu hal yang mudah bagi saya mengabulkan permintaan dari kalian berdua, hahahahaha." Genderuwo itu tertawa terbahak bahak.


"Ter..... Terima..... Kas..... Kasih......." Tuan' Agung.....! Supit berkata terbata bata.


"Lalu apalagi permintaan dari kalian?" Tanya genderuwo itu.


"Tuan Agung..........! Kami ingin meminta agar para wanita melihat kami berdua tergila gila kepada kami berdua.! Jawab Iwan seraya mencubit paha Supit dan tersenyum puas dalam hati nya.


"Baik........! Baik........! Baik........! Aku akan memberikan cincin kepada kalian berdua......!! Ingat setiap kalian menyukai seorang wanita segera cium cincin yang kalian berdua pakai........! Dan setiap malam Jumat Kliwon cincin tersebut harus di mandikan dengan darah perawan berusia 17 tahun........! Jika kalian sampai tidak memandikan cincin tersebut maka kalian akan menanggung akibatnya sendiri.......! Hahahahahaha Genderuwo itu tertawa dan menghilang begitu saja.!!


Setelah menghilangkan nya makhluk penunggu Gunung Nyongkokot itu, tiba tiba dalam jari tangannya sudah ada cincin yang melingkar dengan sangat cantik. Lalu mereka berdua pun beranjak untuk turun dari puncak gunung itu dengan hati yang begitu bahagia.

__ADS_1


!!Warning!! Wajib like dan komen. Setelah baca. Karna like dan komen itu gratis. Bila suka dengan karya author tambahkan Favorit atau vote nya.


__ADS_2