Pemuda Hebat Seperti Dewa

Pemuda Hebat Seperti Dewa
Tedi Ferdiansyah Selamat


__ADS_3

"Dokter .........! Tolong dok.!


Tampak seorang pemuda berteriak teriak dengan panik masih menaiki motor dengan satu penumpang yang babak belur dan darah keluar dari mulut nya.


Tak lama kemudian para staf medis berdatangan dan langsung membawa seorang pria berusia 50 tahun dalam keadaan pingsan dan berlumuran darah menuju langsung unit gawat darurat.


"Tolong beri jalan.


" Ayo." Cepat.


Begitu mereka sampai di depan pintu unit gawat darurat itu, para staf medis itu segera menghentikan pemuda yang berteriak tadi untu


Pemuda itu hanya merenung duduk di kursi yang ada di ruangan itu. Sesekali dia berdiri dan melihat keruangan dari bilik kaca itu. Lalu duduk lagi.


Lama sekali mereka duh mana gue belum tidur dari tadi. Ucap pemuda itu dalam hati.


Cukup lama juga pemuda itu menunggu dengan gelisah. Awan yang tadi hanya mondar mandir seperti setrika butut. Menarik napas lega begitu melihat kearah pintu yang mulai terbuka.


Tampak beberapa dokter dan staf keluar dari ruangan itu dan langsung di sambut oleh pemuda itu dengan pertanyaan.


"Dokter bagaimana dengan keaadaan lelaki yang saya bawa datang itu. " Tanya pemuda


"Maap sebelum nya dengan siapa saya berbicara dan apa hubungan anda dengan pasien? Tanya dokter tersebut.


"Nama saya Muhammad Awan Pratama dan pasien adalah Paman saya.. Oh ya Istri dan anaknya sedang dalam perjalanan semua tanggung jawab menyerahkan kepada saya. " Kata Awan berbohong karna bila jujur nanti akan di persulit.


"Begini Anak muda, saat ini pasien memang sudah melalui tahap kritis. Namun kami harus segera menjalani operasi, ini karena pasien mengalami banyak pendarahan di otak, kemungkinan bila tidak cepat cepat


"Baik dokter. Anda lakukan lah yang terbaik saya akan mengurus esok pagi pembiayaan kepada staf administrasi. " Kata pemuda bernama Awan itu.


"Baiklah anak muda jika demikian, maka ijinkan saya meminta diri untuk melakukan persiapan. " Kata dokter tersebut.


"Silahkan Pak dokter. " Kata Awan dengan hormat.


"Ingatlah untuk tidak mengunjungi pasien ini, demi kebaikan pasien ini. " Kata dokter tersebut mengingat kan.

__ADS_1


"Anda tidak perlu kawatir Pak dokter. " Jawab Awan membungkuk hormat.


Setelah mengatakan begitu dokter mulai meninggalkan mereka untuk mempersiapkan segala sesuatu untuk menjalankan operasi nya.


**


Tepat Pukul 10 siang hari


Awan mulai gelisah dan mondar mandir di depan pintu ruang operasi. Sesekali dia membaca doa doa yang di ajarkan oleh Abah Aden Haruman dan kakek buyut nya seraya mulut menguap karna rasa kantuk melanda nya.


"Sial kenapa tadi tidak membuka dulu dompet atau mengambil ponsel lelaki tua itu untuk mengabari kepada keluarga. Agar mereka bisa datang ke rumah sakit yang ada di kota Sukabumi ini jadi gue bisa pulang dan istirahat. Rutuk Awan dalam hati nya.


Dalam kekelutan batinnya, tampak ruangan itu terbuka dan muncul lah seorang dokter dengan wajah kelelahan.


Begitu dokter itu muncul, pemuda itu langsung memberondong dokter tersebut dengan pertanyaan.


"Dokter......! Bagaimana keadaan paman saya? Apakah operasi nya lancar ? Apakah dia Akan baik baik saja? Tanya Awan dengan suara kecepatan pesawat tempur dan tarikan satu napas.


"Anak Muda, Operasi berjalan dengan lancar. Saat ini pasien sudah melewati masa masa kritis. " Kata dokter tersebut menarik napas panjang.


"Syukur lah......! Terima Kasih dokter....! Terima Kasih sebanyak banyak nya. " Kata Awan tidak bisa menyembunyikan kegembiraan nya walaupun sesekali rasa nguap dalam mulut nya.


Dokter tersebut pun langsung meninggalkan pemuda itu setelah sedikit basa basi menjawab pertanyaan Anak muda yang bertanya tentang operasi yang baru saja di jalani.


Tak lama setelah itu tampak asisten dokter keluar dari ruangan operasi untuk memindahkan lelaki yang di tolong nya dari ruangan tersebut.


Melihat lelaki yang di tolong nya itu dalam keadaan selamat, Awan pun langsung mengikuti nya.


**************


Di Kota kecil tepat nya di salah satu jalan menuju gunung mananggel tepat nya di hutan jati.


Pihak kepolisian menyatakan bahwa mereka telah menerima laporan dari warga bahwa ada salah satu mobil Mewah Pajero sports yang masuk kedalam jurang hutan belantara di kaki gunung mananggel.


Dalam penyelidikan dan penyusuran tim kepolisian di lokasi kejadian dan langsung turun kebawah jurang yang begitu curam tersebut. Salah satu dari beberapa team polisi mengabarkan bahwa ada satu mayat yang terindikasi yang tidak jauh dari mobil mewah tersebut.

__ADS_1


Kini korban yang di temukan oleh team kepolisian sudah di bawa ke RSUD untuk di visum dan di lakukan penyelidikan, Apakah mobil yang masuk ke dalam jurang tersebut murni sebuah kecelakaan atau ada pihak pihak yang sengaja untuk membunuh nya.


Karna ada sebuah kejanggalan kejanggalan dalam penyusuran pihak kepolisian di tempat kejadian perkara tersebut, diantara nya, terdapat banyak noda darah dan pecahan kaca mobil di atas jalan hutan pohon jati, menurut insting dari kepolisian bahwa korban terlebih dahulu berusaha melawa. Dan di bawah jurang posisi korban serta mobil tersebut berbeda jauh lokasi di temukan nya. Kata salah satu polisi' kepada awak media yang berada di tempat kejadian perkara.


Kerumunan warga sekitar untuk melihat sebuah kecelakaan untuk pertama kali nya ada sebuah mobil masuk jurang membludak dan langsung tersiar kabar dalam laman media sosial akibat ulah para warga net. Dan kini kabar tersebut telah menjadi trending topik di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube dan media sosial lainnya.


**********************************


Sementara di salah satu hotel berbintang tiga di kawasan Cipanas Cianjur tepat dimana dua dari empat korban kecelakaan itu menginap untuk perjalanan bisnis tersebut.


"Tok...........!


"Tok...........!


"Tok...........!


"Masuk.....! Teriak satu suara dari kamar hotel.


Tak lama pintu pun terbuka dan muncul dari luar kamar hotel satu pria berusia 40 tahun itu dan berjalan menghampiri seorang pria yang sedang pokus menonton televisi.


"Iwan. Sapa lelaki yang baru masuk dan langsung menutup pintunya langsung berjalan menghampiri pria tersebut.


"Supit kesini, Apakah kau telah melihat berita pagi ini? Tanya Iwan.


"Sudah, Maka nya saya langsung ke kamar untuk bertanya langkah selanjutnya karna dalam siaran pemberitaan tersebut Tedi Ferdiansyah tidak di temukan. " Jawab nya yang sudah duduk di kursi kamar hotel.


"Itu lah....... yang sedang saya pikirkan dan orang yang saya suruh saat ini ponsel nya tidak bisa di hubungi sama sekali." Kata Iwan dengan nada serius menatap kearah televisi.


"Apakah tidak sebaiknya kita temui saja rumah Bob Hidayat? Tanya Supit.


"Nanti.......! Kita Tunggu dulu keponakan Tedi Ferdiansyah beserta adik tiri nya. Yang sudah meluncur dari kota Bogor untuk menuju kesini.! Kata Iwan.


!!Warning!! Wajib like dan komen. Setelah baca. Karna like dan komen itu gratis. Bila suka dengan karya author tambahkan Favorit atau vote nya.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2