Pemuda Hebat Seperti Dewa

Pemuda Hebat Seperti Dewa
Rencana Licik Bob Hidayat


__ADS_3

Yang saya hormati Tuan Jamil yang sedang duduk di samping Tuan Muda Firmansyah.... Yang saya hormati Pak bedil dan pak bedul dan Bu Sulastri istri dari bos Haikal. Bos Haikal adalah teman sekaligus saudara saya. Dia telah tewas dan mati di tangan pemuda yang sekarang kita semua dalam pertemuan ini menargetkan dirinya...


Baiklah untuk mempersingkat waktu dalam pertemuan ini. Mohon kepada tuan tuan yang hadir dalam ruangan itu untuk segera menatap ke sebuah layar yang sudah di siapkan oleh saudara kita Betmen." Kata Bob Hidayat lalu pandangan kearah layar yang sudah menyala.


Semua mata yang hadir di pertemuan itu, menatap tajam ke arah layar berukuran besar, layaknya layar tancap.. Dalam layar itu tampak seorang pemuda yang sedang mengobrol bersama dengan gadis cantik di sebuah taman kota alun alun.


Bob Hidayat bangkit dari duduk nya lalu menghampiri Betmen yang sedang memegang remot layar tersebut.... Semua yang hadir sebagian menatap penuh dengan rasa penasaran.


"Perhatian...... Perhatian....... Perlu Tuan Tuan dan Nyonya Nyonya sekalian tahu.. Pemuda yang sedang duduk bersama dengan seorang gadis itu bernama Muhammad Awan Pratama.... Dia tinggal di kampung Situhiang bersama dengan kedua orang tua dan adik serta kakak' nya.... Pemuda tersebut yang akan menjadi target kita untuk segera di habisi.......!! Bob berhenti sejenak melihat ekspresi orang orang yang hadir malam itu.


Tampak terlihat oleh Bob Hidayat sendiri ekspresi orang orang ada yang manggut manggut, mengepalkan tangannya dan ada juga yang memegangi dagunya.


Perlu kalian tahu bahwa pemuda itu sangat licin dan lihai seperti belut dalam sawah, tak mudah di tangkap dan dekengan dekengan orang orang di belakang nya juga tidak bisa di anggap enteng dalam menangkap Muhammad Awan Pratama." Kata Bob Hidayat lalu memencet tombol remot nya dan gambar pun berubah.


Gadis cantik hidung mancung dengan wajah yang cantik dan berkulit putih dengan rambut terurai yaitu. Nabil Nur Fadillah dia selalu di samping pemuda yang menjadi target kita......!!

__ADS_1


Selain pemuda itu yang menjadi target kita....... Hal yang utama dalam pertemuan ini adalah bagaimana cara nya menangkap gadis cantik tersebut yang selalu ada pemuda itu di sampingnya......... Perlu anda semua tahu... Bila kita kita berhasil menangkap Nabil Nur Fadillah dan langsung membawa nya ke Vila ini dalam keaadaan hidup maka kalian akan mendapatkan upah sebesar 5 Miliar dari Tuan Muda Firmansyah." Kata Bob Hidayat memberi iming iming.


Semua orang yang hadir dalam pertemuan malam itu, baik dari anak buah nya Kang Dayat, maupun anak buah nya Sulastri istri dari bos Haikal preman yang telah membunuh Andri Setiawan Direktur keuangan Future Nugraha Company Group, bersemangat antusias setelah Bob Hidayat berucap akan memberikan upah yang pantastis bila bisa menangkap gadis itu dan menyingkirkan pemuda yang selalu ada di samping nya.


"Untuk mempermudah langkah kita kita guna melancarkan aksi menangkap korban itu. Saya sebagai motor dalam pertemuan ini memberikan celah kepada anda semuanya dengan memberikan umpan agar Awan dan Nabil Nur Fadillah masuk ke perangkap kita." Kata Bob Hidayat tersenyum licik.


Bob Hidayat memencet remote layar tancap itu. Tampak mereka semua menatap tajam kepada Poto seorang wanita berkerudung hitam yang ada di layar yang berukuran besar itu..... Betmen menelan ludah nya, walau bagaimana pun Ia sudah merasakan apem milik wanita tersebut yang tak lain istri dari sahabat nya. Baca di episode sebelumnya antara Betmen dan Pipit melakukan hubungan badan ( Mahluk menyerupai Pipit Pemberi Kepuasan )


"Wanita yang anda anda lihat di layar itu adalah bernama Pipit.. Ia bekerja di PT Anugrah Awan Sentosa dan tinggal bersama ibu dan gadis yang menjadi target buruan kita.. Perlu di ketahui oleh kalian semua, kelemahan dari wanita tersebut ada pada saya, yaitu kedua anaknya berada di rumah Orang Tua ku.... Jadi........... Bob terdiam sesaat Sebelum melanjutkan perkataannya.....!!


"Ini salah besar yang di lakukan oleh Bob Hidayat... Demi ambisi dan kekuasaan nya..... Dia berani bertaruh mempertaruhkan kedua anak darah daging nya sendiri.. Atau kah mungkin kebencian nya terhadap Pipit akibat perselingkuhan dengan Jaeludin, yang telah mati di santet." Ucap Dika dalam hati.!! Hal serupa pegawai dari CV Hansel Mandiri juga berpikir begitu dalam hatinya...!! Iwan hanya bisa geleng-geleng kepala nya.!!


"Pak Bob Ijin bertanya.!! Kata Sulastri melambaikan tangan nya keatas!!


"Silahkan Bu Lastri." Jawab Bob dengan senyuman manis.!!

__ADS_1


"Terima Kasih Pak Bob atas waktu nya.!! Singkat saja pertanyaan saya, kapan akan mulai di jalan kan rencana yang sudah di susun rapih oleh anda.!!


"Untuk pemantauan calon korban bisa di mulai dari besok juga.! Sebagian memantau Awan dan Nabil yang lain memantau pergerakan Pipit.... Tapi kita harus waspada dan jangan gegabah di belakang layar pemuda dan gadis itu ada orang orang yang handal dalam seni beladiri dan supranatural tingkat tinggi." Jawab Bob mengingatkan...!!


"Baik Pak Bob. Terima Kasih atas peringatan nya.!! Sulastri mengangguk tersenyum kearah lelaki yang menjadi motor dalam pertemuan itu. Seringai licik dalam bibir dan hati Bob Hidayat kepada janda yang di tinggal mati oleh suaminya....!!


"Hmmmmmm.!! Manis juga janda Haikal itu... Bagaimana pun aku harus tidur malam ini dengan Sulastri." Ucap Bob dalam hati.....!!


"Tuan Muda Firmansyah dan Tuan Jamil serta Dika dan Iwan apakah ada pertanyaan atau masukan dalam pertemuan ini...... Jika ada maka silahkan kemukakan agar kita semua mendengarkan dan mengikutinya." Kata Bob Hidayat.


"Tidak ada. Apa lagi yang perlu kami katakan.!! Pak Bob sudah mengatur nya sedemikian rupa. Justru saya sangat takjub dan berkesan tentang rencana yang akan di lakukan oleh anda.. Saya sebagai Salah satu Orang yang di percaya langsung oleh Pemilik perusahaan Holding Company Group tentang misi ini, sangat beruntung sekali mengenal Pak Bob dan rekan rekan membantu untuk menyelesaikan permasalahan dari majikan kita." Kata Tuan Muda Firmansyah.!!


"Terima Kasih.!! Semoga misi ini berhasil dan apa yang kita jalankan tidak ada rintangan yang berat." Jawab Bob tersenyum.!!


"Baiklah semua sudah kita bahas dan sebuah rencana rencana sudah di paparkan kepada kalian semua. Maka dari itu pertemuan ini maka saya tutup sampai di sini." Kata Bob Hidayat sambil berdiri dan membungkuk hormat kepada peserta pertemuan di vila mewah itu.

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2