Pemuda Hebat Seperti Dewa

Pemuda Hebat Seperti Dewa
Pertemuan Di Vila Mewah


__ADS_3

Sabtu Sore pukul 15:00


Di salah satu Vila mewah kawasan Elit di Jakarta yang hanya bisa di tempati oleh orang orang berduit tampak sedang mengadakan pertemuan.


Di salah satu Vila besar yang memiliki luas nyaris tujuh ratus meter persegi ini, di kenal oleh beberapa kalangan milik keluarga kaya raya yang baru satu bulan Ia beli dan memiliki aset miliaran dollar Amerika di berbagai negara belahan dunia.


Mereka adalah keluarga Abanoub. Pemegang saham terbesar di perusahaan Duo Holding Company yang dulunya bernama Abanoub Contracting Company. Namun setelah beberapa tahun yang lalu setelah Founder dari perusahaan itu meninggal, para ahli waris dalam keluarga memutuskan untuk mengganti nama perusahaan kepada kedua Cucunya anak dari Moch Ismail dari rahim seorang ibu yang bernama Aretha Nefertari Almira istri pertama Moch Ismail yang telah meninggal terlebih dahulu sebelum menikah bersama dengan Azzahra Masika Fatharani.


Diketahui bahwa Tuan Besar Abanoub. Hanya mempunyai anak satu satunya, yaitu Ibunda dari Moch Rojak dan Moch Jabar, oleh karena itu ketika mereka berdua lahir secara kembar dan Ibu nya sendiri meninggal saat melahirkan nya, lalu atas ijin dan memohon Tuan Besar kepada menantunya untuk membesarkan kedua cucunya dengan kata lain bila nanti besar tidak akan meminta warisan atau pun perusahaan milik ISMAIL GROUP.


Memang semenjak dulu hubungan antara Moch Ismail dan Nyonya Aretha Nefertari Almira, tidak di restui oleh Tuan Besar Abanoub karna mengetahui sipat nya yang suka mempermainkan wanita dan di jadikan budak *** oleh Moch Ismail.


Awalnya anak anak dari Istri pertamanya Moch Ismail damai damai saja, tidak mempermasalahkan harta warisan dari Ayah nya itu. Tapi seiring berjalannya waktu dan perusahaan milik Kakek nya mengalami penurunan sangat drastis, serta butuh dukungan dana yang cukup besar, mau tidak mau harus mendapat kan perusahaan ISMAIL GROUP sebagai tumbal perusahaan milik Kakek yang bernama DUO HOLDING COMPANY.


Tiga hari paska kematian Ayahnya Moch Ismail. Tuan Aidil mengundang dua keponakan dari Nyonya Aretha Nefertari Almira bersama Asisten Moch Ismail yaitu Ahmad, untuk mendengarkan langsung surat wasiat yang secara langsung di tulis oleh Moch Ismail dengan di saksikan para pejabat dan Advokad perusahan di negara nya.

__ADS_1


Dalam surat wasiat itu yang di baca oleh Moch Ishaq tertuang. Bahwa seluruh harta kekayaan milik Tuan Besar Moch Ismail 80% Akan di berikan oleh Moch Ismail kepada anak dari Azzahra Masika Fatharani, dan yang dua puluh persen lagi akan di berikan kepada Moch Rojak dan Moch Jabar, itu juga tertuang atas kebijakan dari Moch Ismail.


Garis miring tertuang dalam surat wasiat yang di tulis oleh Moch Ismail. Bila Seandainya anak dari Azzahra Masika Fatharani sudah meninggal, maka harta warisan milik Moch Ismail akan jatuh kepada Ibu nya sebesar 30% dan sisa nya 70% milik anak dari Aretha Nefertari Almira.


Maka dengan ini saya Moch Ismail, bahwa surat wasiat ini sah di mata hukum dan tidak bisa di ganggu gugat oleh pihak mana pun.


Moch Rojak dan Moch Jabar beserta Paman Paman nya tidak setuju dengan surat wasiat itu, walau bagaimana pun juga bahwa yang berhak mendapatkan hasil paling besar adalah anak dari Aretha Nefertari Almira bukan anak dari Azzahra Masika Fatharani yang jelas jelas sudah berselingkuh dan kemungkinannya terbesar anaknya juga hasil hubungan gelap dengan selingkuhannya.


Aidil selaku pemegang kuasa perusahaan ISMAIL GROUP, sudah menyadari insiden penolakan dari kedua anak Moch Ismail dari istri pertamanya, Ia mengacuhkan nya, dan berusaha untuk menjaga anak dari Azzahra Masika Fatharani.


****


Untuk pertemuan ini sendiri, tercetus oleh Tuan Safir selaku Asisten kepercayaan dari perusahaan Duo Holding Company yang menerima laporan dari Firmansyah tentang sepasang kekasih yang menghadiri undangan pemilik perusahaan Future Nugraha Company Group malam itu, bahwa gadis yang di bawa oleh seorang pemuda, mirip dengan anaknya Azzahra Masika Fatharani yang berganti nama nya menjadi Nabil Nur Fadillah. Karena waktu itu setelah Firmansyah memberikan Poto mereka berdua, Safir pun langsung mengirimkan lewat aplikasi wasttap kepada dua majikannya, Hari itu juga Tuan Muda Rojak dan Jabar segera meluncur dan berangkat menuju negara ini.


"Tuan Firmansyah. Kau yang tahu Selak beluk perusahaan Future Nugraha Company Group, kau juga masih keponakan dari Tedi Ferdiansyah. Apa hubungannya pemuda itu dengan keluarga pemilik perusahaan terbesar di negara ini. Apakah ada informasi terbaru untuk kau dan anak buah mu ingin di laporkan dalam pertemuan sore ini." Kata Tuan Abu Bakr bertanya dalam kesempatan di pertemuan ini.

__ADS_1


"Tuan Abu Bakr. Saya bersama dengan Tuan Safir, telah melakukan banyak penjajakan dan terus membuntuti orang orang dari perusahaan Future Nugraha Company serta seorang pemuda yang malam itu sedang bersama dengan gadis yang mungkin itu adalah Nona Muda Nabil Nur Fadillah. Setelah beberapa anak buah yang saya susupkan dalam internal mereka, memang benar gadis itu adalah Nona Nabil Nur Fadillah putri dari Nyonya Azzahra Masika Fatharani dan perlu anda tahu, bahwa Tuan Aidil dan Ahmad sudah bertemu dengan mereka.


"Tuan Abu Bakr. Untuk hubungan ku dengan Tedi Ferdiansyah selaku pemilik perusahaan Future Nugraha Company Group, tidak perlu di jelaskan dalam pertemuan sore ini. Karna saya yakin bahwa anda dan Tuan Muda Rojak dan Tuan Muda Jabar sudah mengetahui nya dari Tuan Safir. Tapi di sini saya akan menyampaikan bahwa kunci dalam pertemuan ini, ada pada diri saya dan anak buah saya." Kata Firmansyah Jumawa.


"Hmmmmmm..!! Sombong. Tapi aku suka kesombongan mu, karna sesuai dengan pekerjaan yang di berikan oleh Tuan Safir." Kata Abu Bakr.


"Apakah kau sudah mengetahui kapan Aidil dan Ahmad akan membawa Azzahra dan Nabil Nur Fadillah kembali ke negaranya.?" Tanya Rojak yang tadi hanya diam saja mendengarkan.


"Menurut informasi yang di dapat oleh beberapa orang yang saya susupkan keberangkatan mereka untuk kembali ke negaranya, awal bulan sekarang, karna atas permintaan dari Azzahra, untuk menunggu hari libur sekolah Nabil Nur Fadillah." Jawab Firmansyah.


"Hmmmmm. Bagaimana menurutmu Jabar?" Tanya Rojak kepada adiknya.


"Jika bener Ahmad dan Aidil sudah menemukan keberadaan Azzahra dan Nabil Nur Fadillah, pasti penjagaan nya pun akan super ketat. Aku tidak percaya bahwa Azzahra Masika Fatharani dan Nabil Nur Fadillah selama lima tahun bisa bertahan di negara ini tanpa ada orang yang membantunya." Jawab Moch Jabar.


"Maksud. Adikku. Aku tak mengerti.?" Tanya Rojak.

__ADS_1


Bersambung.!!


Jangan lupa dukungannya vote dan like serta hadiahnya.Hanya novel receh tapi hasil pemikiran sendiri.!!


__ADS_2