Pemuda Hebat Seperti Dewa

Pemuda Hebat Seperti Dewa
back to back


__ADS_3

Seminggu telah berlalu dari kejadian malam yang begitu mencekam di area pematang sawah.. Alhamdulillah dengan di bantu oleh Brigadir Irsyad Maulana dan Iyus serta beberapa Murid Mama sepuh akhirnya para sandera dan kedua target terlepas dari marabahaya perencanaan pembunuhan yang di lakukan oleh Engkos Kosasih dan para preman nya.


Kini para tersangka sudah mendekam di penjara tinggal menunggu putusan dari majelis hakim, dan tuntutan jaksa penuntut umum. Entah berapa tahun lamanya para tersangka yang akan di hukum.


Sementara satu orang tersangka yang ikut andil dalam dalang penculikan terhadap tiga sahabat nya Muhammad Awan Pratama masih sampai saat ini dalam pencarian orang pihak kepolisian..


Beberapa hari ini dalam menyelesaikan dan memperkuat tim penyidik.. Wanita beranak satu yang bernama Siti Lara di buat sibuk bolak balik ke kantor kepolisian bersama dengan Ibu nya yang bernama Tukiyem.... Karna untuk menghukum saudara Engkos Kosasih dan para preman biar hukuman nya semakin berat atau pun seumur hidup, karna telah di rencanakan pembunuhan berencana itu kepada suaminya Siti Lara..!


Ada pun Lisnawati dan Muhammad Awan Pratama hanya di panggil satu kali dua kali oleh tim penyidik untuk di jadikan saksi dan menjadi target kedua perencanaan pembunuhan itu oleh saudara Titin dan Engkos Kosasih..!


Kini di kampung Situhiang atau pun Kampung Situ Babakan dan kampung kampung yang berada dalam lingkaran desa Kertayasa geger dan viral tentang kasus itu.


Di kampung tempat Muhammad Awan Pratama tinggal atau pun di kampung Situ Babakan tempat Nenek Romlah, telah mengetahui dan meminta maap secara terbuka melalui acara pengajian atau pun sebelum waktu solat Jumat di laksanakan... Para warga meminta maap atas ulah ucapan dan termakan pitnah tempo lalu bahwa ayahnya pemuda itu terkena guna guna oleh anak nya sendiri....


Dengan tertangkap nya Engkos Kosasih dan Titin serta permintaan maaf dari Bu Syamsiah kepada keluarga Lisnawati di saksikan oleh pejabat RT dan RW serta perangkat desa keluarga Syamsiah mengakui bahwa mereka telah mempitnah Muhammad Awan Pratama waktu itu atas dorongan anaknya dan kebencian nya kepada keluarga Lisnawati.


Kini permasalahan yang ada dalam interen Muhammad Awan Pratama sudah selesai, sekarang tinggal pokus pada perusahaan dan mengawal Bunda Azzahra dan Nabil Nur Fadillah yang dalam waktu dekat ini akan berangkat menuju negara Mesir.


########################


Kini di salah satu Kafe yang lumayan terkenal di kota kecil seorang pemuda yang cukup tampan dengan pakaian yang terlihat macho dan gagah sedang menikmati kopi latte di malam itu.


Sudah hampir tiga puluh menit Ia duduk seorang diri dan sesekali melihat layar ponselnya... Tampak dari raut muka nya sedang menunggu seseorang..!!


Dari kejauhan, tampak beberapa para pengawal yang bertugas membayanginya tampak bertanya tanya siapa yang sedang di tunggu oleh majikannya itu.

__ADS_1


Setelah menunggu hampir sepuluh menit berlalu.... Pemuda tampan pun menawan pun bangkit dari kursi nya..... Ia melambaikan tangan nya kearah pintu masuk Kafe........


Seorang wanita bermata sipit berkulit putih dan memakai pakaian yang sangat anggun berjalan dengan beberapa bodyguard mengikuti wanita yang berjalan menuju meja pemuda yang telah menunggu nya.


"Mohon Maapkan saya Tuan Awan datang terlambat." Ucap wanita muda bermata sipit itu membungkuk hormat ketika sampai di hadapan pemuda itu.


"Ahk.... Tidak apa apa.... Nona Liem.... Silahkan duduk." Jawab Awan mempersilahkan.!


"Terima Kasih Tuan Awan... Wanita bernama Liem Tank Cie, Lalu duduk berhadapan dengan Awan.


Sementara bodyguard yang di bawa oleh Liem Tank Cie ikut duduk di meja yang lainnya.... Akang satu dan dua serta tiga yang memantau dari kejauhan, mulai melangkah berjalan masuk.... Tujuan nya adalah menjaga keselamatan majikan nya itu.... Apakah pertemuan dengan seorang wanita yang tampak terlihat keturunan negara China itu, berdampak positif atau negatif.


"Nona Muda bagaimana keadaan Tuan Tang Tang.... Kabar dari asisten nya sedang di rawat di RSUD kota Jakarta.?" Tanya Awan di sela memulai percakapan nya.!


"Ohk..... Begitu Nona Liem........ Mohon Maapkan saya... Tapi tampak ada yang di sembunyikan oleh anda tentang kondisi dari Tuan Tang Tang." Kata Awan menelisik.


"Ehk.... Anu.... Itu........ Tuan Awan." Liem berkata terbata bata...!!


"Saya sudah mengetahui nya.! Nona muda Liem Tank Cie dari asisten ayah anda.... Sebaiknya anda berkata jujur dan apa yang bisa saya bantu.... Mudah mudahan saya mampu dan bisa membantu Tuan Tang Tang." Pinta Awan.


####################


#Back to back#


Siang itu pukul 16:00 dua orang wanita setengah tua sedang mengobrol dengan seorang pemuda di kantor pusat Anugrah Awan Sentosa sore itu menjelang kepulangan nya kerumah masing masing.!!

__ADS_1


Bu Dewi bersama Pipit saat itu sedang bercanda ria di kantornya dengan obrolan topik yang beraneka ragam dengan di iringi tingkah jahil sang majikan...


Tiba tiba ponsel milik Direktur perusahaan Anugrah Awan Sentosa berdering dengan keras hingga memekakkan telinga mereka bertiga....!


Bu Dewi pun langsung merogoh ponsel yang ada di tas dengan merek terkenal lalu melihat layar ponsel siapa yang menelepon di sore hari itu.


"Hmmmmmmmmm''. Asisten dari Group Tang Tang." Gumam Wanita setengah tua itu.


"Halo........ Selamat sore. Tuan Koko. Ada hal penting apakah menelepon di sore hari ini.?" Tanya Bu Dewi setelah mengusap layar jawab nya dari bawah ke atas.


"Halo juga Bu Direktur. Mohon maap mengganggu waktu sore anda. Tapi ada sesuatu yang ingin saya tanyakan dan pinta dari anda." Tanya Sang Asisten Tuan Tang Tang dari sebrang telepon.


"Silahkan Tuan... Permintaan apa yang ingin anda pinta dari saya dan pertanyaan seperti apa yang ingin anda tanyakan. Saya akan mendengarkan." Kata Bu Dewi.


"Begini Bu Direktur... Tuan Tang Tang saat ini sedang berada di rumah sakit terbesar di kota Jakarta... Kondisi saat ini sedang berada tak sadarkan diri atau pun bisa di sebut koma.... Tapi sebelum Ia masuk rumah sakit. Tuan Besar Tang Tang pernah berkata kepada saya... Bila nanti saya dalam keadaan tidak sadarkan diri, mohon untuk memberitahu kan kepada pemilik perusahaan Anugrah Awan Sentosa.!! Saya dengan hormat meminta kepada anda untuk menyampaikan kepada Tuan Muda Awan dan meminta untuk datang ke rumah sakit tersebut." Terang Asisten tersebut.!


Bu Dewi lantas tidak langsung menjawab pertanyaan dan permintaan dari sang penelepon itu, Ia menatap kearah majikannya yang sedari tadi mendengarkan pembicaraan mereka berdua melalui sambungan telepon yang telah di loadspeker oleh Bu Dewi.!


Anggukan kepala dari pemuda itu tanda menyetujui permintaan dari sang penelepon.!


"Baiklah.! Tuan Akan saya sampaikan terlebih dahulu kepada Tuan Muda... Secepatnya akan saya kabari kepada anda bisa atau tidak nya permintaan dari Tuan Tang Tang." Kata Bu Dewi.!


"Terima Kasih Bu Dewi.! Saya tunggu kabar dari anda.!


Bersambung.!

__ADS_1


__ADS_2