Pengantar Box Jutawan

Pengantar Box Jutawan
KAGET MASIH HIDUP


__ADS_3

Beberapa Hari Kemudian.


Mikha dan Hari Hartanto, menemui ibu dan anak yang bernama Ree dan madam Tri. Ia adalah seorang janda dengan anak kecil, yang mengaku mempunyai bukti rekaman penculikan Hari. Dengan langkah diam, Mikha menemani suaminya, ia meminta Eri berjaga di luar. Sementara Mikha menemani mas Hari, menghampiri ibu paruh baya itu dengan anak yang mungkin kisaran enam tahun.


Setibanya di rumah itu, Ree langsung masuk ke kamarnya setelah berteriak.


"Moms .. ada tamu."


Mikha menatap senyum pada suaminya, lalu di persilahkan masuk oleh irt.


Berdasarkan informasi dari Tri. Lelaki yang menculik saat itu adalah lelaki yang pernah ia temui di pasar gelap.


Dengan kemampuan IT nya yang tinggi, ia berhasil mengorek keterangan tentang pria asing penculikan.


"Mas, kamu benar ga ingat?"


"Enggak sayang, mas hanya mengenali sebuah jaket dengan warna hitam. Tapi ada benang tulisan DI garis dan emas campur hitam bergaris." jelasnya.


"Saya punya video itu bu, silahkan di lihat. Barangkali sama persis, dengan kejadian saat itu!" ibu Tri memberikan sebuah tayangan cctv yang saat itu ia lewat, dengan topi berkamera.


Beberapa puluh menit kemudian, Mikha membelalakan matanya saat mengetahui siapa pria itu sebenarnya. Ternyata lelaki itu adalah orang berpengaruh di negeri ini. Pemilik perusahaan terbesar di negeri ini. Bahkan dia termasuk orang paling kaya sama seperti mas Hari.


Hari, menatap istrinya, ia sudah mendapatkan keterampilan untuk menjadi seorang hacker. Saat ini ia meminta Eri, melacak pria suruhan yang mirip orang Dani.


Ketika ibu Tri mengajaknya untuk berkunjung ke Indonesia, sebenarnya ia tengah asik mempelajari berbagai macam cara untuk meretas berbagai situs. Hingga ia refresh berolahraga kala itu, ia terkejut dan terdiam di balik tiang dekat tong sampah. Melihat kejadian pria yang lemah dan berdarah, di karungi dengan mobil putih mirip mobil jenazah.


Dan sekarang ia ingin meretas situs perusahaan Dani. Bahkan Hari, cukup untuk membalas dendam karena telah berani menculiknya dengan orang suruhan, menyekapnya hingga hampir mati, ia berkomplot dengan Lena, dengan motif yang sama, yaitu dendam karena tak memiliki.


"Mas, tapi gimana dengan ...?"


"Sayang, tenanglah. Mas tahu apa yang harus mas lakukan." menatap penuh arti.

__ADS_1


Setelah beberapa saat lamanya berkutat dengan tuts keyboard laptop milik bu Tri. Hari pun kini tersenyum puas.


Semua sistem di perusahan Dani, tidak akan dapat berfungsi lagi.


"Rasakan, siapa suruh kau, membuat ulah padaku Dani, mungkin dia tidak sadar jika aku masih hidup." lirih Hari.


Dan Hari tersenyum. Ia membaca ulang tulisan di layar laptop itu, yang sudah pasti akan terbaca, saat Dani nanti mencoba memulihkan system yang sudah berhasil ia retas.


Hari, merentangkan kedua tangannya. Ia merasa cukup lelah setelah mengetahui hal apa saja yang terjadi. Meretas sistem komputer di perusahaan Dani, hari ini, belum cukup baginya membalas dendam. Apalagi jika meretas, maka perusahaan Dani, akan koleps mendapat kerugian besar, karena situs lain mudah mengeruk saldo perusahaannya dengan sebuah klik tarik, di saat menghacker data beberapa detik saja.


"Mas, ayo. Kita pulang, kita selesaikan semuanya dengan Eri ya?"


"Ya sayang," dengan tanpa banyak kode. Hari menoleh ke arah Eri. Eri pun cukup tahu dan mendekat hormat.


Padahal ingin sekali Mikha bicara, jika saat itu Dani juga kecelakaan, dan di celakai oleh Lena, bisa saja hanya nama Dani saja, yang terlibat. Tapi, jika Mikha bicara pasti perasaan Hari sudah pasti akan salah sangka padanya, karena seolah membela Dani. Jadi Mikha putuskan untuk diam, karena mendukung suaminya adalah yang utama, agar Mikha tak di tinggalkan.


***


Dengan langkah gontai Mikha berjalan keluar kamar menuju ruangan tv.


Hari mendekat duduk di pangkuan Mikha, dengan bersandar di paha kala sedang duduk dengan manja. Kalau sudah begini sisi ke kanak kanakan Hari terlihat. Tidak ada lagi Hari yang tajam dan wibawa menakutkan. Dimana seharian mereka pergi mengurus banyak hal.


"Mas, dengarkan ya?" menempelkan kupingnya ke perut Mikha.


"Mas, aku bahagia. Lihatlah mereka aktif sekali. Sepertinya anak kita tahu, dady nya sedang mengajak main." senyum Mikha yang membuat pikiran Hari, berbeda.


"Sayang bermain saja tidak cukup, mas tengok mereka ya?" goda Hari.


Membuat pikiran Mikha saat ini kacau dan menutupi wajahnya. Mikha segera di rebahkan, lalu tak sadar, jika Hari telah duduk dengan posisi pas, membuat Mikha tertuju pada sesuatu yang telah berdiri menunggu.


Ke esokan harinya.

__ADS_1


Pagi ini Perusahaan Dani, mengalami kegemparan akibat kerusakan sistem secara menyeluruh. Mereka jadi tidak bisa bekerja karena seluruh komputer, tidak bisa beroperasi seperti biasa. Dan mengejutkan adalah, saldo mereka tersisa $ 8 saja.


Dani terlihat geram membaca tulisan yang tertera di layar laptopnya. Dani yang saat ini berjalan dengan satu tongkat, meminta asistennya membantunya. Dan syok, ia yakini jika Hari Hartanto masih hidup dan bersembunyi.


"Sial .." teriak Dani kesal.


JANGAN KEMBALI MERUSAKNYA!!


Begitu pesan yang tertulis di sana. Dani mengira kalau yang dimaksud itu adalah Mikha. Karena hanya dia satu satunya wanita yang berhubungan dengan Hari dan amat bahagia selama ini.


Selama beberapa tahun, sejak ia meninggalkan Mikha. Dani seolah menutup pintu hati untuk setiap wanita yang berusaha mendekatinya. Termasuk rasa cintanya pada Lena musnah. Sekeras apapun usaha wanita itu untuk merebut perhatiannya, tetap saja tidak berhasil membuka hatinya lagi, tapi ketika kebusukan Lena terungkap, seolah menyesali dan bertahan karena putranya yang ia kirim ke asrama di negara tetangga, dan kini di rawat oleh ibunya.


Bayangan wajah Mikha dan penyesalannya. Masih saja terus menghantuinya, hingga saat ini. Entah kenapa dia bisa begitu menyukai wanita seperti Mikha sang mantan yang sulit ia lupakan, bahkan ingin merebut hati Mikha lagi, setelah tahu Hari menghilang karena ulah Lena yang telah jadi istri kontraknya, ia melakukan tambahan siasat menyuruh orang untuk menyekap Hari, sampai mati. Sehingga tidak ada lagi saingan jika ia mendekati Mikha kembali. Bahkan putra Dani dari wanita lain, dan kepalang dekat dengan Lena, itu lah hal berat bagi Dani, sehingga mereka putuskan nikah kontrak berakhir dalam sebuah perjanjian saja.


Tapi kini setelah mengetahui Mikha bahagia, setelah Hari kembali. Dia telah berbohong dan ternyata dia masih hidup, timbul rasa benci di hati Dani. Tapi tak menampik kalau di ruang hatinya yang lain masih menyimpan cinta yang besar untuk Mikha.


"Vei, cepat selesaikan semua permasalahan ini!" teriak Dani, geram pada sekertaris nya.


Dani memukul meja kerjanya dengan tinjunya yang keras.


Vei terlihat ketakutan. Baru kali ini ia melihat bos Dani, semarah itu. Terlihat wajah Dani yang memerah dan begitu menyeramkan.


Siapa orang yang telah berani meretas sistem di perusahaannya? Terlebih telah mengirimkan pesan yang membuat ia semakin marah.


Vei segera mengumpulkan tim IT di perusahaan CP Or System untuk segera memulihkan kembali sistem yang sekarang amburadul. Dia tidak ingin kemarahan Dani sang bos, terus berlanjut. Hingga bisa merembet ke karyawan lainnya.


Tbc.


Mampir Dukung Cerita Romance lain Author yuks!


# Bad Wife ( End )

__ADS_1


#Baby Genius Sang Pilot.


__ADS_2