The Princess Story

The Princess Story
Ep 105. Thien Si Rui


__ADS_3

Se Se membawa kedua bayi nya ke taman bunga yang berada di belakang kediaman. Dia menggendong Xin Xin dan Ling Er menggendong Xia Xia.


Seseorang memperhatikan mereka dari jauh, pria berambut putih dengan penutup wajah sedang berdiri di atap bangunan. Pria itu mengamati wanita milik Raja Wei yang sedang terkenal saat ini karena telah menyelamatkan nyawa Putra Mahkota dan membantu persalinan Selir Fei.


Ling Er membawa Xia Xia mendekat ke air kolam, pria yang sedang mengamatinya dengan cepat mengambil kesempatan untuk merebut Xia Xia dari tangan Ling Er.


"Wushhh..."


"Putri!" Ling Er kaget dan segera berteriak.


Se Se menoleh ke arah Ling Er, dia langsung panik saat melihat bayi kecilnya berada di tangan pria misterius.


Pria itu membawa bayi Xia Xia ke atap bangunan, dia mengangkat bayi Xia Xia dengan satu tangan dan bersiap menjatuhkan tubuh bayi itu ke tanah.


"Jangan!" teriak Se Se dengan wajah panik.


Se Se menyerahkan bayi Xin Xin ke gendongan Ling Er, dia naik ke atap bangunan dan mendekat ke pria misterius.


"Siapa anda? Kenapa anda mengambil bayi saya?" tanya Se Se dengan wajah cemas.


"Aku hanya salah satu orang yang membenci suami mu!" jawab pria misterius.


"Lepaskan bayi ku!" kata Se Se dengan nada memohon.


"Hahaha... kenapa aku harus melepaskan alat untuk balas dendam ku ketika dia sudah berada di tangan?" ucap pria misterius dengan kebencian di matanya.


"Apa yang harus ku lakukan agar anda mau melepaskan bayi ku?" tanya Se Se dengan wajah cemas.


Pria misterius berdiam sejenak sebelum menjawab, "Kau harus meninggalkan Han Ze Xuan dan ikut dengan ku!" perintah pria misterius.


"Apa yang harus ku lakukan? Apakah aku harus mengikuti kemauan pria ini? Bagaimana dengan Xuan? Tapi jika aku menolak, bayi ku akan celaka. Xuan, maafkan aku. Saat ini, aku tidak punya pilihan lain." batin Se Se.

__ADS_1


"Aku akan ikut dengan mu, lepaskan bayi ku!" ucap Se Se sambil menatap bayi yang berada di tangan pria misterius.


"Kau pikir aku bodoh? aku akan melepaskan bayi ini setelah kau tiba di kerajaan ku!" jawab pria misterius.


"Kerajaan? Kerajaan mana?" tanya Se Se yang mulai gelisah.


"Kerajaan Langit." jawab pria misterius.


"Di mana itu? aku bahkan tidak pernah mendengar ada Kerajaan Langit." benak Se Se.


"Aku akan ikut dengan anda ke mana pun, asal kan anda berjanji tidak menyakiti bayi ku." jawab Se Se dengan nada putus asa.


Pria misterius tersenyum puas mendengar jawaban Se Se, dia mendekat dan memukul pundak gadis itu hingga jatuh pingsan.


Ling Er berteriak histeris, dia panik melihat Se Se pingsan dan di bawa pergi oleh pria misterius.


Para pengawal segera datang saat mendengar teriakan Ling Er, namun penyusup itu telah pergi. Pria misterius memiliki ilmu yang sangat tinggi, dalam sekejab dia telah menghilang dari kediaman Raja Wei.


Raja Wei panik saat mendengar kabar penculikan Permaisuri dan bayi Xia Xia. Dia segera mencari keberadaan pria misterius. Ling Er tidak mendengar percakapan antara Se Se dan pria misterius karena jarak mereka terlalu jauh. Dia tidak mendengar bahwa pria misterius berasal dari Kerajaan Langit.


Tirai kain berwarna emas yang berada di atas langit-langit menjuntai ke bawah menutupi ranjang tempat tidur. Se Se berbaring di ranjang dengan selimut berbulu putih yang hangat dan nyaman.


Seorang pria mendekati ranjang, dia menatap wajah Se Se yang terlihat sangat cantik dan polos saat terlelap. Pria itu menyentuh wajah mulus gadis itu dan mengecup pipinya.


"Aku akan membalaskan dendam ku pada Han Ze Xuan dengan menggunakan gadis ini!" batin Pria misterius.


Pria itu memiliki wajah yang sangat tampan, rambut putih nya bersinar saat terkena pantulan cahaya dari bola kristal. Mata tajam nya membuat kesan kejam dan dingin di wajah pria misterius.



Thien Si Rui, nama pria misterius. Dia adalah Kaisar di Kerajaan Langit. Raja Wei telah membunuh Kaisar terdahulu, ayah Thien Si Rui yang menyebabkan asal mula dendam ini.

__ADS_1


Sudah lama Thien Si Rui ingin membalaskan dendam ayahnya, namun kesibukan mengurus negara membuat nya tidak punya waktu untuk mencari perhitungan dengan Raja Wei.


Hingga beberapa bulan lalu dia mendengar kabar tentang kehamilan Permaisuri Raja Wei, Thien Si Rui berniat membunuh bayi itu ketika sudah lahir. Niat Thien Si Rui berubah saat dia melihat wajah cantik Permaisuri Raja Wei.


"Wanita ini lebih berguna untuk menyiksa Han Ze Xuan dari pada membunuh bayi nya." itulah yang ada di pikiran Thien Si Rui.


Pria itu menuang sebotol cairan ke dalam mulut Se Se, tak lama kemudian gadis itu terbangun, dia langsung panik saat menyadari seorang pria asing sedang menciumnya.


Se Se mendorong pria itu namun usahanya sia-sia, tenaga pria itu sangat kuat. Se Se meronta namun pria itu dengan cepat menahan kedua tangannya. Cara terakhir yang terpikirkan oleh nya adalah menggigit lidah Thien Si Rui yang sedang mengobok-obok isi di dalam mulutnya.


Thien Si Rui yang kesakitan mengakhiri ciuman nya. Dia menatap mata Se Se dan mengancam dengan nada datar, "Jika kau ingin bayi mu selamat, jangan pernah melawan ku!"


"Kau tidak melepaskan bayi ku?" tanya Se Se dengan wajah cemas.


"Tentu saja tidak, aku membawa makhluk kecil itu ke sini. Tentu nya akan ada pelayan yang menjaga bayi itu, dan kau... jangan coba-coba kabur dari sini atau bayi mu akan kehilangan nyawa nya." ucap Thien Si Rui yang kembali mengulum bibir mungil Se Se.


"Tidak berdaya, putus asa, pasrah." hanya itu yang ada di benak Se Se saat ini.


Thien Si Rui dengan kasar menarik pakaian Se Se hingga memperlihatkan belahan dadanya. Dia mulai mencium leher gadis itu dan menggigit bahu nya hingga berdarah.


Se Se hanya diam saja tanpa melawan ataupun meronta. Dia takut pada ancaman pria misterius. Dia takut bayinya akan mati jika dia tidak menurut. Dari perlakuan kasar pria ini, bisa terlihat betapa besar kebencian nya terhadap Raja Wei.


Thien Si Rui mencengkram dagu Se Se dengan kuat, "Kenapa kau tidak melayani ku? Bukan kah kau sudah sering melayani Han Ze Xuan? atau perlu aku mengajari mu cara membuat pria bahagia di atas ranjang?"


Se Se menggeretak kan gigi-gigi nya. Dia merasa sangat marah dan ingin segera membunuh pria ini.


"Kenapa kau tidak menjawab ku? perlukah aku membawa bayi mu ke sini untuk melihat adegan kita bercinta?" ancam Thien Si Rui dengan senyuman iblisnya.


"Jangan sakiti bayi ku!" bentak Se Se dengan mengeluarkan amarahnya.


Thien Si Rui membelai wajah cantik nya dan mendekatkan bibirnya ke telinga Se Se, "Kalau begitu, kau harus membuat ku bahagia. Mungkin saja aku akan melepaskan bayi itu jika aku merasa puas dengan pelayanan mu."

__ADS_1


Se Se merasa jijik mendapat ciuman dan gigitan dari Thien Si Rui. Jika bukan karena bayi nya, saat ini pasti kepala Thien Si Rui sudah di buat berlubang oleh nya.


^^^BERSAMBUNG...^^^


__ADS_2