The Princess Story

The Princess Story
Ep 153. Raja Wei cemburu lagi


__ADS_3

Se Se membuka pintu kamar, dia berada di kamar Zhou Yi Thing karena mengantarkan obat untuk nya.


"Ada apa anda kemari Yang Mulia?" tanya Se Se ketika melihat Han Ze Xing di depan pintu kamar.


"Saya ingin menemui gadis itu." jawab Han Ze Xing.


"Zhou Yi Thing, nama gadis itu!" ucap Se Se.


"Maaf, bolehkah aku menemui Nona Zhou Yi Thing?" tanya Han Ze Xing.


"Masuklah, dia ada di dalam." jawab Se Se.


Han Ze Xing masuk ke dalam kamar, tiba-tiba saja Zhou Yi Thing berteriak histeris.


"Keluar!" teriak Zhou Yi Thing.


"Saya datang untuk minta maaf, tolong tenangkan diri anda." ucap Han Ze Xing.


"Keluar! Aku tidak butuh permintaan maaf dari mu!" ucap Zhou Yi Thing.


Tubuh gadis itu mulai bergetar, ketakutan yang dia rasakan muncul begitu saja ketika melihat wajah Han Ze Xing.


Han Ze Xing tidak tahu apa yang harus dia lakukan, tanpa sadar dia berlutut di depan Zhou Yi Thing.


"Maafkan saya, saat itu saya benar-benar tidak sadar karena pengaruh obat. Saya tidak berniat melakukan hal itu kepada anda. Saya tahu minta maaf juga tidak berguna, tapi saya tetap ingin minta maaf kepada Nona karena kesalahan saya." ucap Han Ze Xing.


Se Se menguping dari balik pintu, dia tersenyum mendengar niat baik Han Ze Xing. Se Se meninggalkan ruangan itu dan kembali ke kamar nya, dia percaya jika Han Ze Xing akan bersikap baik kepada Zhou Yi Thing.


"Dia memang pemuda yang baik, mereka berdua pasti bisa menyelesaikan masalah ini." batin Se Se.


Thien Si Rui menghalangi langkah Se Se, "Kita perlu bicara."


"Apa yang ingin anda bicarakan Yang Mulia?" tanya Se Se.


"Bolehkah kita berbicara di tempat yang sepi?" tanya Thien Si Rui.


"Tolong ikut saya Yang Mulia." jawab Se Se.


Se Se membawa Thien Si Rui ke halaman depan kamar, dia meminta semua pengawal dan pelayan meninggalkan mereka berdua.


"Apa yang ingin anda bicarakan Yang Mulia?" tanya Se Se.


"Saya mendengar dari Jenderal Yang bahwa anda adalah Putri dari Yun Xiao Rou. Jika itu benar, maka anda adalah seorang Putri dari Kerajaan Langit. Saya harap Permaisuri bisa membantu saya melakukan sesuatu." ucap Thien Si Rui.

__ADS_1


"Saya tidak begitu jelas mengenai hal itu, tapi jika benar saya bisa membantu anda, saya pasti akan melakukan nya dengan senang hati." jawab Se Se.


"Apakah anda bisa ikut saya kembali ke Kerajaan Langit?" tanya Thien Si Rui.


"Bantuan apa yang anda harapkan dari saya Yang Mulia? Apakah saya harus ikut ke Kerajaan Langit baru bisa membantu anda?" tanya Se Se.


"Ya, Permaisuri harus ikut kembali ke Kerajaan Langit jika ingin membantu saya. Ada sebuah pintu rahasia yang hanya bisa dibuka oleh Putri Kerajaan Langit, dan satu-satu nya Putri yang tersisa di Kerajaan Langit hanya anda seorang." jawab Thien Si Rui.


"Saya harus meminta izin terlebih dahulu kepada Xuan." ucap Se Se.


"Saya akan menunggu kapan pun anda sudah bersedia ikut kembali ke Kerajaan Langit." ucap Thien Si Rui.


"Jika tidak ada urusan lain, saya pamit masuk ke dalam. Anak-anak pasti sudah lapar di waktu ini." ucap Se Se.


"Terima kasih sudah meluangkan waktu untuk saya." ucap Thien Si Rui.


Se Se berdiri dari kursi, namun tanpa sengaja dia menginjak batu kerikil yang membuat tubuh nya tidak seimbang.


Thien Si Rui dengan gesit menangkap tubuh Se Se ke dalam pelukan nya. Saat itu Raja Wei dan Yu melewati halaman, mereka melihat Thien Si Rui dan Se Se saling berpelukan.


"Apa yang kalian lakukan?" tanya Raja Wei dengan suara tinggi.


"Xuan..."


"Apakah ini yang kalian lakukan di belakang ku setiap hari?" tanya Raja Wei dengan wajah penuh emosi.


"Jangan salah paham, saya hanya mencoba menolong Permaisuri yang hampir terjatuh." ucap Thien Si Rui menjelaskan.


"Apa kamu pikir aku akan mempercayai alasan ini?" ucap Raja Wei dengan wajah kesal dan marah.


"Xuan...!" panggil Se Se.


"Diam!!!" bentak Raja Wei.


Raja Wei menarik lengan Se Se dan membawa nya masuk ke dalam kamar. Sementara Thien Si Rui dan Yu saling menatap sambil tersenyum.


"Apakah Permaisuri akan baik-baik saja?" tanya Thien Si Rui.


"Tidak apa-apa, hamba sudah terbiasa melihat pertunjukkan ini. Yang Mulia juga harus segera membiasakan diri dengan sikap cemburu majikan hamba." jawab Yu.


"Xuan, yang dikatakan Yang Mulia memang benar. Dia hanya mencoba menolongku karena tadi aku hampir terjatuh." ucap Se Se menjelaskan.


"Aku tetap tidak suka jika pria lain menyentuh mu, apapun alasan nya!" ucap Raja Wei.

__ADS_1


Raja Wei melepaskan semua pakaian Se Se, dengan kasar dia merobek sisa kain tipis yang melekat di tubuh istrinya. Dia menggendong tubuh Se Se dan membawa nya masuk ke dalam kolam mandi.


"Hilangkan bau pria itu dari tubuh mu! Aku sangat-sangat tidak menyukai nya." ucap Raja Wei memerintah.


"Dasar pencemburu!" batin Se Se.


"Kalau begitu mandikan aku!" ucap Se Se dengan suara manja.


"Jangan menggoda ku, aku masih marah karena kamu berpelukan dengan pria lain!" ucap Raja Wei.


"Jadi Xuan tidak mau memandikan aku? Kalau begitu aku akan mandi sendiri dan segera keluar dari sini untuk menyusui bayi kita." ucap Se Se masih dengan suara yang manja.


"Aku benar-benar lemah di hadapan mu!" jawab Raja Wei.


"Xuan yang terbaik!" ucap Se Se berbisik di telinga Raja Wei.


Hembusan napas nya membuat Raja Wei bergairah, emosi dan amarahnya seketika menghilang begitu saja tergantikan dengan gasrat dan nafsu untuk menerkam tubuh istrinya.


"Kamu yang meminta ini, jangan menyesalinya nanti!" ucap Raja Wei.


Raja Wei mulai mencium bibir istrinya, perlahan dia turun ke buah kembar dan menikmati nya secara leluasa. Tidak lupa jari jemari nya bermain di area terlarang milik istri nya.


"Akhh...! Jangan di sana, aku tidak dapat menahan nya." ucap Se Se dengan napas mulai memburu.


Perlahan Raja Wei memasukkan pusaka nya ke liang mahkota Se Se, dengan perlahan dia menggerakkan pinggulnya hingga mereka berdua mencapai puncak kenikmatan.


Setelah berkali-kali melakukan hal itu, rasa lelah dan nyeri di pinggang Se Se membuatnya kesakitan.


"Xuan... sudah cukup, aku lelah!" ucap Se Se dengan suara sedikit mendesah.


"Belum cukup, kamu yang memulai semua ini. Jangan berhenti sebelum aku puas!" jawab Raja Wei.


"Mati aku!" batin Se Se.


^^^BERSAMBUNG...^^^


Hai teman-teman...


Mohon dukungan nya.


Bantu Vote dan Like 👍setiap Episode.


Jangan lupa tulis komentar sebanyak-banyaknya.

__ADS_1


Terima Kasih💖


__ADS_2