The Princess Story

The Princess Story
Princess 6


__ADS_3

Hai hai hai Cya balik lagi...


Happy Reading♥️


Setelah lama menikmati pemandangan di danau Zee memilih pulang karna hari juga sudah semakin sore Zee takut kalau ayahnya akan khawatir mencarinya.


"Rick ayo pulang sepertinya sudah semakin sore"ucap Zee sembari berdiri dari duduknya karna dari tadi dia lesehat di rerumputan disitu bersama dengan Rick.


Dia sudah mengobrol cukup lama dengan Rick disitu Zee merasa nyaman saat dia berbicara dengan Rick maka dari itu dia memilih Rick sebagai pengawal pribadinya walaupun umur Rick lebih muda setahun dati Zee tapi Rick itu memiliki sifat yang lebih dewasa.


Saat ini Zee, Rick dan para mengawal sedang dalam perjalanan pulang ke istana tiba tiba ada 5 orang mengepung mereka


"hey kalian" cegat salah satu dari lima orang tersebut.


"siapa kalian" tanya salah satu pengawal Zee.


"hahaha kalian tidak perlu tau siapa kami, serahkan Putri Zee kepada kami" ucap salah satu dari mereka.


Rick bersemirk siapa mereka, ingin mencelakai nonanya tidak akan ia biarkan.


Sring....


Rick mengeluarkan pedang dari wadahnya.


"langkahi dulu mayatku" Ucap Rick sambil maju melawan mereka berlima.


sring...


Sring...


Jlep


Brak...


Kretek...


Akhh


Sring...


Sring...


Brak...


Akhh..


suara pedang dan suara tulang patah bersahutan.


Sring....

__ADS_1


Sring....


Jlep


Brak...


duak...


empat orang sudah terluka dan tak berdaya tergeletap di atas tanah tinggal satu orang yang masih bertahan melawan Rick.


sring..sring...sring sreset....


Rick melukai lengan lawannya, ternyata lawan Rick yang satu ini tidak mudah di kalahkan, Rick tadi telah menganggap remeh mereka.


Sring...sring...sring...bugh...bugh..


Sring...sring...sreset


Kali ini lengan kiri Rick terkena sedikit goresan pedang.


Mereka bertarung cukup lama tapi pertarungan mereka seimbang.


"heh bocah apa kau tidak lelah bertarung denganku" tanya pria berbaju hitam yang tadi melawannya.


"beraninya kau memanggilku bocah"jawan Rick


"tidak ayo lanjutkan" lanjutnya.


Dan dalam sekejap pria berbaju hitam itu menghilang dari hadapan Rick.


"siapa dia ,illmunya sepertinya lebih tinggi dariku dia sengaja mengalah kepadaku tapi kenapa"gumamnya


"sudahlah biarkan saja"gumamnya lagi.


Setelah pertarungan selesai Zee keluar untuk melihat keadaan, sebenarnya tadi Zee sedang tertidur tapi di terganggu karna suara pedang.


"apa yang terjadi?" tanya Zee pada pengawalnya.


"izin menjawab tuan putri tadi ada sekelompok orang yang ingin mencelakai tuan putri tapi mereka semua telah di bereskan oleh Tuan Rick, Tuan Putri"jawab pengawal itu.


"Dimana Rick" tanya Zee.


"disini Nona" jawab Rick.


"aku tadi mendengar ada suara pedang, apakah ada musuh" tanya Zee


"hanya sedikit gangguan nona tidak ada apa apa" jawab Rick.


"lenganmu terluka Rick" ucap Zer khawatir karna darah keluar dari lengan kiri Rick.

__ADS_1


"masuklah aku akan coba mengobatimu" ucap Zee khawatir.


"tidak usah nona nanti juga akan sembuh"jawab Rick karna merasa tidak enak.


"tidak apa ayo masuk sebelum luka kamu makin parah" ucap Zee memaksa.


mau tidak mau Rick mengikuti perkataan zee masuk ke dalam keranda Zee dan duduk di dalam.


Zee dengan telaten menggulung lengan baju Rick lalu membersihkan lukanya perlahan lahan.


"tahanlah ini akan sedikit sakit" ucap Zee sebelum mengoleskan ramuan di kulit luka Rick.


"shh" Rick meringis karna itu memang perih.


"awshhh" risngisnya lagi


Perasaan tadi waktu terkena pedang tidak sesakit ini ujar Rick.


Dari kejauhan ada seorang yang tidak suka melihat kedekatan Zee dengan Rick dia sedang menatap tajam dari kejauhan.


"Tidak akan aku biarkan kau terlalu dekat dengannya, kau hanyalah milikku" ucapnya


Lantas pergi dari tempat itu.


Zee melihat ke arah hutan sebelah kanan karna merasa ada yang memperhatikannya tapi ternyata tidak ada.


Karna Zee itu memiliki indra yang peka makanya dia bisa merasakan adanya seseorang.


"Mungkin perasaanku saja" gumamnya.


Rick yang melihat Zee penasaran


" Ada ap nona" tanya Rick karna sudah penasaran


"Tidak ada Rick" jawab Zee.


" Lukamu sudah ku obati, jangan terlalu sering terkena air dulu" lanjutnya


"terimakasih nona" ucap Rick.


"Ayo kita pulang" ajak Zee dan di angguki oleh Rick.


Mereka sudah akrab ya guys.


"Lanjutkan keretanya" ucap Rick kepada para pengawal.


Lalu mereka melanjutkan perjalanan pulang ke istana karna hari semakin sore.


terimakasih sudah membaca karya Cya ♥️

__ADS_1


Jangan lupa tinggalin jejak ya♥️


Sehat selalu♥️


__ADS_2