
Han Ze Xing menghentikan aksinya itu, dia menatap wajah Zhou Yi Thing yang kini merona merah bagaikan kepiting rebus.
"Xing, panggil saja aku Ze Xing atau Xing. Sekarang, kita telah menjadi suami istri. Panggil aku dengan nama ku." ucap Han Ze Xing.
Han Ze Xing kembali menikmati kedua bukit kembar di depan mata nya dengan penuh gairah, Zhou Yi Thing merasa sangat malu karena di perlakukan seperti itu oleh seorang pria. Apalagi semua pakaian nya sudah terbuka tanpa tersisa.
"Yang Mulia, tolong hentikan! Saya belum siap." ucap Zhou Yi Thing.
Han Ze Xing masih melanjutkan permainan nya tanpa memperdulikan ucapan Zhou Yi Thing. Dia terus mencium seluruh tubuh gadis itu hingga menuju area pribadi Zhou Yi Thing.
Zhou Yi Thing menutup kedua paha nya dengan rapat agar Han Ze Xing tidak dapat menjamah ke bagian wanita nya.
Han Ze Xing mengangkat wajahnya, dia menatap wajah Zhou Yi Thing yang merona malu akibat perbuatan nya.
"Aku melakukan ini pertama kali dalam keadaan sadar. Tolong berikan pada ku, aku sudah tidak sanggup menahan nya lagi." ucap Han Ze Xing.
Zhou Yi Thing merasakan ada sesuatu benda tumpul yang menusuk perutnya, dia segera menyadari benda apa itu tanpa perlu di perjelas oleh Han Ze Xing.
"Sa.. saya belum pernah melakukan hal ini. Saya takut akan melakukan kesalahan." ucap Zhou Yi Thing.
Han Ze Xing tersenyum mendengar penjelasan dari Zhou Yi Thing, awalnya dia menganggap bahwa gadis itu tidak rela melayani dirinya karena tidak ada perasaan cinta untuk Han Ze Xing. Namun kini dia merasa lega karena bukan itu alasan Zhou Yi Thing menghindari nya di malam pertama mereka.
"Aku juga baru pertama kali melakukan hal ini. Han Ze Le adalah sebuah kesalahan karena pengaruh obat, hari ini aku akan melakukan nya dengan pelan agar kamu juga menikmatinya. Jangan terus menolak ku, aku akan menggila jika terus menahan perasaan ini." ucap Han Ze Xing.
"Apa yang harus aku lakukan Yang Mulia?" tanya Zhou Yi Thing.
"Panggil aku dengan nama ku!" ucap Han Ze Xing.
"Apa yang harus aku lakukan ... Xing?" ucap Zhou Yi Thing dengan suara pelan.
"Yi Thing ku hanya perlu menikmati nya saja, tidak perlu melakukan apapun." jawab Han Ze Xing.
__ADS_1
"Deg"
"Baru pertama kali dia menyebut aku dengan sebutan Yi Thing. Perasaan apa ini? Jantung ku melompat sangat keras di dalam." batin Zhou Yi Thing.
Han Ze Xing kembali mencium bibir Zhou Yi Thing, kali ini gadis itu membalas ciuman nya, ciuman yang penuh gairah dan hasrat yang membara.
Perlahan Han Ze Xing menurunkan ciuman nya hingga ke area wanita Zhou Yi Thing, gadis itu tidak lagi menutup kedua kaki nya. Dia membiarkan saja Han Ze Xing melakukan apapun kepada nya.
Area yang mulai lembab itu membuat Han Ze Xing semakin bergairah, juniornya tidak dapat bertahan lebih lama lagi. Dia membuka pakaian nya dan memasukkan junior itu ke dalam tubuh Zhou Yi Thing.
Meskipun awalnya menyakitkan, sentuhan lembut yang diberikan Han Ze Xing membuat Zhou Yi Thing mulai menikmati permainan ranjang mereka.
"Aku mencintai mu, Yi Thing." ucap Han Ze Xing.
" ... "
Zhou Yi Thing hanya mendengar tanpa memberikan respon apapun, dia tidak tahu apakah dirinya mencintai Han Ze Xing atau tidak. Dia hanya ingin merawat bayi kecilnya agar tidak terjadi hal buruk lagi kepada bayi mereka.
Setelah berkali kali melepaskan hasrat yang sudah lama di pendam, Han Ze Xing membersihkan dirinya kemudian kembali menemui Raja Wei. Namun pelayan mengatakan bahwa Raja Wei dan Permaisuri sudah kembali ke kediaman.
"Baik Yang Mulia." jawab pelayan.
Raja Wei berada di penjara bawah tanah, dia menemui Su Li An.
"Apa yang ingin kau lakukan kemarin malam? Obat apa yang kau berikan kepada ku?" tanya Raja Wei.
"Saya hanya menginginkan anda Yang Mulia. Saya ingin di cintai seperti anda mencintai wanita itu!" jawab Su Li An.
"Kau terlalu meninggikan diri mu! Apa kau pikir kau pantas menjadi Permaisuri ku?" ucap Raja Wei dengan wajah dingin nya.
"Saya masih perawan, saya menjaga kehormatan saya dengan baik. Apa yang kurang dari diri saya? Kenapa saya tidak bisa menjadi Permaisuri anda Yang Mulia?" ucap Su Li An.
__ADS_1
"Kehormatan kata mu? Apa kau mengerti arti dari kehormatan? Merebut sesuatu yang bukan milik mu, itu adalah tindakan yang sangat rendah. Dan kau menyebut diri mu itu menjaga kehormatan?" ucap Raja Wei.
"Saya hanya menginginkan cinta anda, kenapa saya tidak boleh memiliki anda sementara wanita itu boleh? Dia bahkan lebih rendah dari saya!" ucap Su Li An.
"Piakkk!"
Raja Wei menampar wajah Su Li An dengan sabuk yang digunakan untuk menyiksa tahanan.
"Kau, wanita hina ... Jangan pernah menyebut Permaisuri ku dengan sebutan tidak hormat." ucap Raja Wei.
"Hahaha... Kenapa anda begitu marah Yang Mulia? Apakah anda tahu apa yang dilakukan Permaisuri saat anda tidak ada di kediaman?" tanya Su Li An.
"Apa pun yang Permaisuri ku lakukan, itu bukan urusan mu!" jawab Raja Wei.
"Seperti nya anda benar benar belum tahu hal itu, Permaisuri yang sangat anda cintai itu sudah berselingkuh di belakang anda Yang Mulia." ucap Su Li An.
"Diam kau! Tutup mulut busuk mu itu!" bentak Raja Wei.
"Saya melihat nya, saya melihat Permaisuri memeluk pria lain dan membawa nya ke dalam kamar." ucap Su Li An.
Raja Wei mengepalkan kedua telapak tangan nya, dia masih merasa marah meskipun tidak ingin mempercayai ucapan dari Su Li An.
"Wanita itu benar benar tidak pantas untuk anda Yang Mulia, dia telah menjalin banyak hubungan dengan pria lain di belakang anda." ucap Su Li An sambil tersenyum licik karena rencana nya untuk mencuci otak Raja Wei hampir berhasil.
Raja Wei tidak ingin mendengar kata kata dari Su Li An lagi, dia tidak sanggup mendengar nya. Raja Wei keluar dari penjara bawah tanah setelah memberi perintah kepada para pengawal untuk menjaga Su Li An agar tidak kabur.
"Apa yang sedang aku pikirkan? Tidak mungkin Se Se melakukan hal itu." gumam Raja Wei.
Raja Wei berjalan ke arah kamar, dia bersembunyi di balik pepohonan ketika melihat Se Se bersama seorang pria di depan pintu kamar.
Se Se menarik lengan pria itu untuk masuk ke kamar, Raja Wei menatap kejadian itu seolah tidak ingin mempercayai penglihatan nya.
__ADS_1
"Tidak ... Tidak mungkin!" ucap Raja Wei.
^^^BERSAMBUNG...^^^