The Princess Story

The Princess Story
Ep 137. Syarat dari Kaisar Han


__ADS_3

Selir Fei meninggal sesaat setelah menelan racun yang diberikan oleh Han Ze Xing. Mayat Selir Fei di temukan pada hari berikutnya saat Kasim datang membawa titah dari Kaisar.


Han Ze Xing memohon kepada Kaisar agar mayat Selir Fei tidak di gantung di gerbang kota, dia tidak tega membiarkan mayat wanita itu dihina oleh semua penduduk negara Han.


Kaisar tentu saja mengetahui isi hati Han Ze Xing, dia mengabulkan permintaan anaknya itu namun dengan satu syarat.


"Kamu harus menikah dengan Putri dari negara Yuan dan menjadikannya sebagai Putri Mahkota!" ucap Kaisar.


"Ayah Kaisar!" ucap Han Ze Xing dengan nada tinggi.


"Aku tidak akan memaksa mu, kamu boleh saja menolak, tapi permintaan mu juga tidak akan di kabulkan." ucap Kaisar Han.


Han Ze Xing mengepal erat kedua telapak tangan nya, dia tidak ingin menikah dengan wanita asing yang bahkan tidak pernah dilihatnya. Namun dia terpaksa menyetujui syarat dari Kaisar agar mayat Selir Fei tidak di gantung di gerbang kota.


"Aku akan menikahi wanita itu!" ucap Han Ze Xing.


Kaisar Han tersenyum senang mendengar persetujuan dari Han Ze Xing, dia ingin Putranya segera memiliki calon penerus. Sudah terlalu lama mereka menunda pernikahan Han Ze Xing karena pemuda itu selalu menolak.


"Bulan depan, acara pernikahan mu dengan Putri Yuan akan dilangsungkan." ucap Kaisar Han.


"Baik ayah Kaisar." jawab Han Ze Xing.


"Kembalilah ke Istana Matahari, perintahkan kepada pelayan untuk menghias kamar pengantin yang akan kamu gunakan nanti nya. Jangan lupa untuk menyiapkan hadiah pernikahan." ucap Kaisar Han.


Han Ze Xing kembali ke Istana Matahari, dengan wajah kesal dia berjalan menyusuri Istana yang luas itu. Sesampai nya di Istana Matahari, dia memerintahkan kepada kepala pelayan untuk menjalankan perintah dari Kaisar.


"Akan ku buat wanita itu menyesal karena telah memilih menjadi Putri Mahkota Kerajaan Han!" batin Han Ze Xing.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Rombongan Raja Wei memasuki gerbang kota, mereka tiba di kediaman setelah dua hari perjalanan.


Raja Wei menggendong Se Se masuk ke kamar, dia tertidur lelap karena lelah. Pria itu terus mengganggu nya dan meminta jatah selama di perjalanan hingga membuat seluruh tubuhnya kesakitan.


Yu memerintahkan kepada pelayan untuk menyiapkan dua kamar kosong, kedua putri Zhou akan tinggal bersama mereka mulai saat ini.


Zhou Yi Mei menatap punggung Raja Wei yang sedang membawa Permaisurinya menuju ke kamar, dalam hati dia merasa iri dan cemburu dengan hubungan mesra kedua suami istri itu.


Sedangkan Zhou Yi Thing lebih banyak melamun, dia seperti kehilangan jiwa nya karena telah mengalami kejadian buruk yang pasti akan selalu membekas di dalam hatinya.


Seorang pelayan mengantar kedua putri Zhou menuju ke kamar mereka. Zhou Yi Thing dan Zhou Yi Mei tidur di kamar yang bersebelahan.


Ti San dan Ti Liu menggendong Xin Xin dan Xia Xia menuju ke kamar Raja Wei, mereka meletakkan kedua bayi itu di atas ranjang kemudian meninggalkan ruangan itu.

__ADS_1


Raja Wei membaringkan Se Se di atas tempat tidur, dia menutupi tubuh gadis itu dengan selimut berbulu.


"Tidurlah dengan nyenyak, aku harus ke Istana untuk bertemu dengan Kaisar." bisik Raja Wei dengan suara kecil.


Raja Wei mengecup kening dan pipi Permaisurinya sebelum meninggalkan kamar.


Se Se membuka mata setelah memdengar suara pintu tertutup, dia menatap langit-langit tempat tidur.


"Sepertinya aku harus bertanya kepada ayah mengenai identitas Ibu. Jika Ibu adalah Putri dari Kerajaan Langit, maka aku dan kakak adalah bagian dari keluarga Kerajaan Langit. Aku harus menyelidiki hal ini dengan jelas." batin Se Se.


Raja Wei baru saja tiba di Istana, dia menuju ke ruangan pribadi Kaisar.


"Yang Mulia, Raja Wei datang menghadap." lapor seorang Kasim.


"Persilahkan Xuan masuk!" jawab Kaisar Han.


Raja Wei masuk dan memberi penghormatan kepada Kaisar Han.


"Berdiri lah, sudah ku bilang tidak perlu memberi hormat ketika hanya ada kira berdua." ucap Kaisar Han.


Raja Wei melangkah mendekat dan duduk di samping Kaisar Han.


"Kak, apakah kakak pernah mendengar tentang Putri dari negara Langit?" tanya Raja Wei.


"Apa kakak pernah mendengar kabar tentang wanita itu?" tanya Raja Wei.


"Ya, Putri itu dulunya sangat terkenal, dia memiliki paras yang sangat cantik dan baik hati. Tapi kenapa kamu bertanya tentang nya?" ucap Kaisar Han.


"Seseorang menganggap Huang Se Se sebagai Putri dari Kerajaan Langit. Apakah Kakak pernah melihat wajah Putri itu?" tanya Raja Wei.


Kaisar Han menggeleng, dia hanya pernah mendengar rumor saja.


"Gadis itu tidak pernah menunjukkan wajahnya di depan umum, dia selalu menolak hadir di acara resmi dan tidak pernah ikut acara khusus meskipun di undang secara langsung." jaeab Kaisar Han.


"Bukan kah Putri itu menikah dengan Keluarga Yun dan akhirnya di hukum penggal karena keluarga Yun melakukan pemberontakan?" tanya Raja Wei lagi.


"Benar, saat itu banyak orang tidak percaya bahwa keluarga Yun bisa memberontak, keluarga Yun terkenal dengan sifat baik hati dan suka menolong orang yang kesulitan. Namun banyak bukti yang ditemukan, sehingga Kaisar Langit pada saat itu harus menghukum mereka." jawab Kaisar Han.


"Apakah Putri Thien memiliki seorang anak perempuan yang bernama Yun Xiao Rou?" tanya Raja Wei.


"Aku tidak tahu siapa namanya, tapi dia memang memiliki seorang Putri. Saat itu seharusnya dia ikut di penggal, namun karena Pangeran dari Yuan mengajukan lamaran yang sudah di setujui sebelum peristiwa pemberontakan, akhirnya Kaisar membiarkan gadis itu tetap hidup. Meskipun begitu, pernikahan antara Putri keluarga Yun dan Pangeran Yuan tidak pernah terjadi karena gadis itu melarikan diri." jelas Kaisar Han.


"Aku harus kembali, terima kasih telah memberitahu ku kejadian di masa lalu." ucap Raja Wei.

__ADS_1


"Xuan!" panggil Kaisar Han sebelum Raja Wei pergi.


"Apakah ada sesuatu yang ingin Kakak katakan?" tanya Raja Wei.


"Jangan menyelidiki masalah pemberontakan keluarga Yun, masalah itu telah lama berlalu. Bahkan pelaku dan korban sudah meninggal semua." ucap Kaisar Han.


Raja Wei menunduk kemudian berjalan pergi, dia tidak ingin berjanji untuk hal ini karena menyangkut keluarga Se Se. Dia akan menyerahkan keputusan atas masalah itu di tangan istrinya.


Raja Wei mengunjungi Istana Matahari, dia telah melihat Han Ze Xing dari kejauhan. Keponakan nya itu sedang duduk melamun tanpa menyadari kehadiran Raja Wei.


"Ze Xing!" panggil Raja Wei sambil menyentuh bahu kanan Han Ze Xing.


"Paman, maaf saya tidak menyadari kehadiran Paman." ucap Han Ze Xing dambil berdiri dari duduknya.


"Apa yang sedang kamu pikirkan?" tanya Raja Wei.


"Ayah Kaisar meminta saya untuk menikah dengan Putri dari negara Yuan." jawab Han Ze Xing.


"Apakah kamu sudah menyetujui nya?" tanya Raja Wei.


Han Ze Xing mengangguk, "Saya sudah menyetujui nya."


"Lalu kenapa wajah mu terlihat tidak setuju dengan pernikahan ini?" tanya Raja Wei penasaran.


"Karena aku tidak menyukai gadis itu." jawab Han Ze Xing.


"Apakah kamu masih tidak bisa melupakan gadis itu?" tanya Raja Wei.


"Gadis? Siapa?" tanya Han Ze Xing.


"Huang Se Se!" jawab Raja Wei dengan wajah serius.


^^^BERSAMBUNG...^^^


Hai teman-teman...


Mohon dukungan nya.


Bantu Vote dan Like 👍setiap Episode.


Jangan lupa tulis komentar sebanyak-banyaknya.


Terima Kasih💖

__ADS_1


__ADS_2