
"Lima hari yang lalu? ... " ucap Gui Gui mengulangi.
"Ya, apa yang kamu lakukan di hari itu?" tanya Ti Liu.
"Saat itu saya makan bersama Pa Wang, tapi kemudian saya sakit perut. Pa Wang bilang dia akan menggantikan saya menjaga penjara ini. Maafkan saya Tuan, saya sudah meninggalkan penjara di saat bertugas." ucap Gui Gui.
"Gui Gui, apa kamu tidak tahu wajah wanita yang berada di dalam penjara itu?" tanya Ti Liu.
"Sa... Saya tidak tahu, saya tidak pernah melihat wajah nya dari dekat. Wanita itu selalu dipenuhi oleh darah ... jadi saya tidak berani menatap nya secara langsung." jawab Gui Gui.
"Mulai sekarang, kalian tidak di izinkan meninggalkan ruangan ini saat bertugas! Bagi sapapun yang melanggar, akan di jatuhi hukuman berat. Sampaikan perintah itu kepada penjaga lain nya!" ucap Ti Liu.
"Baik Tuan." jawab penjaga serentak.
Ti Liu meninggalkan ruangan penjara, dia kembali menemui Se Se di kamar utama.
"Tok Tok Tok!"
"Masuk!" jawab Se Se.
"Permaisuri, ada masalah yang terjadi di penjara bawah tanah!" lapor Ti Liu.
"Ada apa? Sepertinya terjadi masalah besar." tanya Se Se.
"Itu ... Saya baru saja mengetahui jika Su Li An kabur dari penjara." jawab Ti Liu.
"Hanya itu saja?" tanya Se Se.
" ... "
Ti Liu tidak menjawab, namun di dalam hati dia bertanya tanya, "Hanya itu? Apakah itu bukan masalah besar?"
"Liu, biarkan saja wanita itu pergi." ucap Se Se.
"Tapi Permaisuri ... Wanita itu sudah berusaha untuk membunuh anda dan Yang Mulia." ucap Ti Liu.
"Memang benar dia bersalah, tapi anak di dalam perutnya tidak bersalah. Biarkan saja dia pergi melanjutkan hidup bersama anak nya di luar sana. Mungkin saja dia sudah menyadari kesalahan nya dan berubah menjadi orang yang baik saat telah menjadi ibu bagi anak nya nanti." ucap Se Se.
"Su ... Su Li An hamil?" tanya Ti Liu dengan wajah terkejut.
"Sepertinya begitu, aku tidak sengaja mendengar pembicaraan beberapa pengawal minggu lalu. Sepertinya pengawal itu yang telah membawa kabur Su Li An." ucap Se Se.
__ADS_1
"Kenapa Permaisuri begitu yakin? Bagaimana jika ini hanya akal licik Su Li An untuk memanfaatkan Pa Wang?" tanya Ti Liu.
"Pa Wang? Apa itu nama dari pengawal yang membawa kabur Su Li An?" tanya Se Se.
"Benar, dia adalah pengawal yang baru saja bekerja 2 tahun di kediaman ini." jawab Ti Liu.
"Liu, apa kamu ingat sudah berapa lama Su Li An terkurung di penjara bawah tanah?" tanya Se Se.
"Sepertinya sudah dua bulan lama nya." jawab Ti Liu.
"Apa kamu tahu sudah berapa kali dia di lecehkan oleh para pengawal dan anggota Pasukan Elang selama dua bulan ini?" tanya Se Se.
"Saya tidak tahu ... Saya tidak pernah ikut menyentuh wanita itu!" jawab Ti Liu.
"Apa kamu sakit? Kenapa wajah mu memerah?" tanya Se Se.
"Saya tidak sakit, saya hanya tidak nyaman membahas hal seperti ini." jawab Ti Liu dengan wajah yang semakin memerah.
"Hahaha... aku tidak menyangka jika Liu masih lugu dan polos seperti ini!" ucap Se Se sambil tertawa.
"Per ... Permaisuri, Tolong jangan membahas hal memalukan ini. Wajah ku terasa panas jika ada orang yang ..." ucap Ti Liu tanpa menyelesaikan perkataan nya.
"Baik lah, aku tidak akan menggoda mu lagi. Aku hanya ingin mengatakan kepada mu, seorang wanita sehat yang di sentuh oleh beberapa pria setiap malam dalam waktu dua bulan tanpa berhenti, kemungkinan untuk hamil pasti sangat besar. Walaupun Su Li An tidak hamil, dia juga sudah cukup merasakan hukuman berat yang dia jalani selama dua bulan ini. Jadi biarkan saja dia pergi, jangan mencari dan menangkap nya lagi." ucap Se Se.
"Liu, ini adalah perintah!" ucap Se Se memotong perkataan Ti Liu.
"Baik Permaisuri, saya tidak akan mencari Su Li An lagi. Tapi saat Yang Mulia kembali, apa yang harus saya katakan?" tanya Ti Liu.
"Katakan saja aku yang telah menyuruh kalian untuk membebaskan Su Li An." jawab Se Se.
"Lalu bagaimana dengan wanita yang menggantikan Su Li An di penjara? Apa yang harus kami lakukan kepada nya?" tanya Ti Liu.
"Cari tau asal usul wanita itu dan bagaimana bisa dia sampai menggantikan Su Li Am di penjara. Laporkan kepada ku saat Liu sudah mengetahui semuanya!" ucap Se Se.
"Baik Permaisuri." jawab Ti Liu sebelum keluar dari ruangan kamar.
Beberapa saat kemudian, Ti Liu kembali melaporkan hasil penyelidikan nya terhadap wanita yang menggantikan Su Li An.
"Permaisuri, wanita itu bernama Long Yi Yi. Dia hanya gadis desa yang di jual ke tempat pelacuran karena orang tua nya membutuhkan uang untuk mengobati adik laki laki nya yang sedang sakit keras." ucap Ti Liu.
"Bebaskan saja wanita itu, bawa dia kembali ke desa tempat orang tua nya berada." ucap Se Se.
__ADS_1
"Baik Permaisuri." jawab Ti Liu.
Ti Liu hendak keluar dari ruangan kamar, namun Se Se memanggilnya lagi sebelum dia menutup pintu kamar.
"Liu ...!" ucap Se Se.
Ti Liu menghentikan gerakan tangan nya yang akan menutup pintu, dia kembali membuka pintu dan masuk ke ruang kamar.
"Ada apa Permaisuri?" tanya Ti Liu.
"Berikan kantong ini kepada wanita itu." ucap Se Se sambil menyerahkan satu kantong koin emas kepada Ti Liu.
"Baik Permaisuri." jawab Ti Liu.
Liu kembali ke penjara bawah tanah, dia memerintahkan kepada penjaga untuk membuka pintu penjara.
"Keluar lah, kamu boleh pergi sekarang!" ucap Ti Liu.
"Saya boleh pergi?" tanya wanita itu seakan tidak percaya.
"Ya, Permaisuri bilang kamu sudah boleh pergi dari sini dan kembali ke desa tempat orang tua dan adikmu berada. Ambil ini!" ucap Ti Liu sambil menyerahkan kantong yamg diberikan oleh Se Se.
Wanita itu membuka kantong yang diberikan oleh Ti Liu, dia merasa terkejut melihat isi kantong itu yang penuh dengan kepingan emas.
"Tu... Tuan... Apakah saya benar benar boleh membawa ini?" tanya Long Yi Yi dengan tangan bergetar.
"Ya, Permaisuri meminta ku untuk memberikan kantong itu kepada mu!" jawab Ti Liu.
"Ta... Tapi... Ini jumlahnya sangat banyak!" ucap Long Yi Yi.
"Aku hanya menjalankan perintah saja! Kamu cepat pergi dari sini, aku sudah menyiapkan kereta kuda untuk mu!" ucap Ti Liu.
"Tung... Tunggu Tuan!" panggil Long Yi Yi sambil menarik lengan baju Ti Liu yang hendak pergi dari ruangan bawah tanah.
^^^BERSAMBUNG...^^^
Hai teman-teman...
Mohon dukungan nya.
Bantu Vote dan Like 👍setiap Episode.
__ADS_1
Jangan lupa tulis komentar sebanyak-banyaknya.
Terima Kasih💖