
Raja Wei baru saja keluar dari kamar, di tengah perjalanan menuju ke ruang kerja, Raja Wei bertemu dengan Yu yang sedang tergesa gesa menuju ke kamar Raja Wei.
"Yang Mulia ...!" panggil Yu.
"Yu, ada apa dengan wajah kusut mu itu?" tanya Raja Wei.
"Seseorang mencoba menculik Pangeran kecil, Ti San datang melaporkan hal ini. Meskipun penculikan itu gagal, nyawa Pangeran kecil sedang sekarat karena terjatuh ke dalam kolam air." ucap Yu.
"Siapkan kereta kuda, kita akan ke Istana sekarang juga!" perintah Raja Wei.
Raja Wei akan melangkah keluar namun langkahnya terhenti saat mengingat kemampuan pengobatan Se Se.
Raja Wei kembali menuju ke kamarnya, dengan hati hati dia membangunkan Se Se yang baru saja tertidur.
"Sayang, maaf membangunkan mu. Saat ini selain kamu, aku tidak tahu harus mencari tabib mana lagi." ucap Raja Wei sambil membelai pelan wajah Se Se.
"Xuan ... Ada apa?" tanya Se Se.
"Ze Le membutuhkan bantuan mu. Dia terjatuh ke kolam air dan saat ini sedang sekarat." jawab Raja Wei.
Se Se dengan cepat bangkit dari tempat tidur, dia segera berdiri dan mengambil mantel yang tergantung di samping pintu.
"Ayo kita ke Istana sekarang!" ucap Se Se sambil menarik lengan Raja Wei.
Saat melewati kamar Zhou Yi Thing, Se Se terpikir untuk mengajaknya ke Istana bersama sama. Walau bagaimana pun, Zhou Yi Thing tetap ibu kandung dari Han Ze Le.
"Tunggu sebentar, aku akan mengajak Nona Zhou ikut bersama kita." ucap Se Se.
"Tok Tok Tok!"
Se Se mengetuk pintu kamar Zhou Yi Thing. Tidak lama kemudian pintu itu di buka oleh penghuni nya, Zhou Yi Thing merasa bingung kenapa malam malam begini Permaisuri datang ke kamarnya.
"Ikut aku ke Istana!" ucap Se Se.
"Kenapa? Ada apa?" tanya Zhou Yi Thing.
__ADS_1
"Han Ze Le, Pangeran kecil sedang sekarat. Cepat ikut aku! Jangan banyak bertanya, kita tidak punya banyak waktu!" ucap Se Se sambil menarik lengan Zhou Yi Thing.
Mereka akhirnya berangkat bersama ke Istana, selama perjalanan, Zhou Yi Thing terlihat sangat gelisah setelah Se Se menceritakan kepadanya bahwa Han Ze Le sedang sekarat karena terjatuh ke kolam.
"Kita sudah sampai Yang Mulia." ucap Yu dari luar kereta kuda.
Mereka bertiga segera turun dari kereta, tanpa perduli dengan sopan santun Istana, mereka langsung menuju ke kamar Pangeran kecil Han Ze Le.
Sudah banyak tabib yang berada di kamar Pangeran kecil, Han Ze Xing duduk di tepi ranjang sambil menggenggam lengan kecil bayi nya. Kaisar dan beberapa Selir juga memenuhi ruangan itu.
"Minggir!" perintah Raja Wei kepada para Tabib yang menghalangi jalan.
Se Se dan Zhou Yi Thing segera menghampiri Han Ze Xing. Wajah dan tubuh bayi kecil itu dipenuhi jarum akupuntur yang menusuk di kulit tipisnya.
"Apa yang terjadi? Kenapa Ze Le seperti ini?" tanya Zhou Yi Thing.
"Tabib mencoba menyelamatkan Ze Le dari kematian. Jarum jarum ini untuk mencegah detak jantungnya berhenti." jawab Han Ze Xing.
"Aku baru tahu kalau di sini ada Tabib yang luar biasa dalam menggunakan jarum akupuntur." batin Se Se.
"Apakah nyawanya bisa di selamatkan?" tanya Zhou Yi Thing.
"Kenapa bisa seperti ini? Dia masih sangat kecil. Siapa yang sudah tega melakukan hal ini?" ucap Zhou Yi Thing yang mulai menangis menatap bayi malangnya.
"Permaisuri, apakah anda memiliki cara untuk menyelamatkan nyawa Ze Le?" tanya Han Ze Xing dengan wajah penuh harapan.
"Saya akan mencoba menyelamatkan nyawa Pangeran kecil, tapi saya tidak yakin sepenuhnya jika nyawa Pangeran kecil akan selamat. Tubuh bayi umumnya lebih lemah dan lebih sulit untuk di selamatkan dibanding orang dewasa." ucap Se Se.
"Tolong selamatkan Ze Le, aku tidak bisa kehilangan dia." ucap Han Ze Xing.
"Aku perlu tempat tenang untuk menyelamatkan nyawa Pangeran kecil." ucap Se Se.
Han Ze Xing mengerti maksud ucapan Se Se, dia memang selalu mengusir orang orang sebelum memulai pengobatan anehnya.
Han Ze Xing meminta semua orang keluar dari ruangan kamar, termasuk Raja Wei dan Zhou Yi Thing. Namun saat Zhou Yi Thing berbalik manatap wajah bayi malangnya, dia merasa tidak sanggup untuk melangkah keluar dari ruangan itu.
__ADS_1
"Tinggallah di sini untuk menyelamatkan nyawa Pangeran kecil." ucap Se Se kepada Zhou Yi Thing.
Han Ze Xing dan Raja Wei menatap Se Se dengan wajah bingung.
"Ada apa dengan nya hari ini? Kenapa dia membiarkan orang lain melihatnya melakukan pengobatan?" batin Han Ze Xing.
"Gadis kecil ku memang yang terbaik." batin Raja Wei.
Setelah ruangan itu sepi hanya menyisakan Zhou Yi Thing dan Se Se beserta Pangeran Han Ze Le, Se Se mengatakan kepada Zhou Yi Thing, "Apapun yang aku lakukan, jangan pernah mencoba menghalangi ku."
"Apa yang akan anda lakukan Permaisuri?" tanya Zhou Yi Thing.
"Aku tidak bisa menjelaskan lebih rinci, tapi jika kamu ingin nyawa Pangeran Han Ze Le selamat, jangan pernah mengganggu proses pengobatan ku. Jika kamu tidak sanggup melihatnya, keluar saja dari ruangan ini." ucap Se Se.
"Baik, aku akan melihatnya dengan tenang tanpa melakukan apapun. Tolong selamatkan nyawa bayi ku." jawab Zhou Yi Thing.
Se Se menatap wajah Pangeran Han Ze Le, dia mulai memikirkan bagaimana dan apa yang harus di lakukan terlebih dulu untuk menyelamatkan nyawa Pangeran Han Ze Le.
"Aku harus mencabut jarum akupuntur ini secara cepat, pada kondisi biasa, orang yang tenggelam dapat diselamatkan dengan teknik CPR, memompa jantung dan napas buatan adalah cara yang paling efektif.
"Tapi bayi ini, dia sudah tidak sadar beberapa saat yang lalu, apakah proses penyelamatan ini masih bisa di gunakan? Hah... bayi malang, aku akan mencoba menyelamatkan kamu dari alam baka. Kamu harus bertahan dan terus hidup hingga hari tua, kembalilah ke sisi ayah dan ibu mu." batin Se Se.
Se Se mulai mencabut semua jarum akupuntur dengan gerakan cepat, Zhou Yi Thing hanya melihat dari samping tanpa berkata apa apa meskipun dia sangat terkejut dengan perbuatan Se Se.
"Apa yang sedang Permaisuri lakukan? Bukankah jantung Ze Le akan berhenti jika jarum jarum itu di cabut?" batin Zhou Yi Thing.
Walaupun memiliki sejumlah pertanyaan dan ketakutan dalam hati, pada akhirnya Zhou Yi Thing memutuskan untuk mempercayai Se Se yang sedang mencoba menyelamatkan bayi nya.
^^^BERSAMBUNG...^^^
Hai teman-teman...
Mohon dukungan nya.
Bantu Vote dan Like 👍setiap Episode.
__ADS_1
Jangan lupa tulis komentar sebanyak-banyaknya.
Terima Kasih💖