The Princess Story

The Princess Story
Ep 189. Rasa curiga


__ADS_3

Para pengawal segera menyeret Su Li Ching dan beberapa pria yang di bawa olehnya. Sesuai perintah Raja Wei, seorang pengawal memotong lidah Su Li Ching dan membaea nya ke tempat pengasingan.


Para pengawal yang dibawa oleh Su Li Ching juga tidak bernasib baik, mereka semua di pukuli hingga babak belur sebelum di lempar keluar dari kediaman Raja Wei.


Sementara itu Raja Wei kembali ke kamar, dia memeluk tubuh istrinya dari belakang.


"Sayang, apakah kamu sedang marah?" tanya Raja Wei.


"Tidak, aku hanya sedikit kesal." jawab Se Se.


"Maaf, aku selalu membawa masalah untuk mu." ucap Raja Wei.


"Xuan ..." panggil Se Se.


"Hmm?" jawab Raja Wei sambil menggeser rambut Se Se ke atas.


"Apakah Xuan pernah mencintai gadis lain meski hanya sebentar?" tanya Se Se.


Raja Wei menempelkan bibirnya di belakang leher Se Se, dia memeluk tubuh istrinya lebih erat.


"Seumur hidup ku, aku hanya mencintai mu saja, Huang Se Se." jawab Raja Wei.


"Apakah Xuan pernah mencium gadis lain?" tanya Se Se.


" ... " Raja Wei hanya diam tanpa menjawab.


"Apakah ciuman di masa kecil itu termasuk ciuman? Bagaimana aku harus menjawab pertanyaan ini?" batin Raja Wei.


"Kenapa Xuan tidak menjawabnya? Apakah dia telah menyentuh wanita lain selain aku?" batin Se Se.


"Xuan ... " panggil Se Se.


"Aku pernah mencium gadis lain." jawab Raja Wei.


"Deg!"


Hati Se Se berdetak keras saat mendengar pengakuan dari Raja Wei. Meskipun dia telah mempersiapkan hati nya untuk mendengarkan jawaban seperti itu, namun hati nya masih saja merasa sakit dan kecewa.


"Apakah Xuan mencium wanita itu?" tanya Se Se.


"Wanita itu? Siapa?" tanya Raja Wei.

__ADS_1


"Wanita yang berada di kamar bersama Xuan waktu itu. Wanita yang melepaskan semua pakaian nya di hadapan Xuan." ucap Se Se.


"Tidak, aku tidak memiliki hubungan apapun dengan wanita itu. Dia adalah salah satu putri dari keluarga Su, saudara dari Su Li Ching. Namanya Su Li An." jawab Raja Wei.


Raja Wei menjelaskan semua hal di mulai dari dia menerima surat kaleng hingga dia mencari Se Se yang menghilang selama dua hari.


"Xuan mencari ku?" tanya Se Se.


"Ya, aku menugaskan Yu dan anggota pasukan Elang untuk mencari mu ke seluruh negara ini, namun kami tidak menemukan keberadaan mu. Aku tidak menyangka jika pria tua itu berani menculik mu." jawab Raja Wei.


"Lalu kenapa Xuan berada di dalam hutan bersama wanita itu? Kenapa Xuan memeluknya dan tertidur bersama di bawah pohon tempat kenangan kita berdua?" batin Se Se.


Wajah Se Se terlihat sedih saat memikirkan pertanyaan pertanyaan itu di dalam hati, dia tidak ingin menanyakan hal itu kepada Raja Wei.


"Aku tidak akan sanggup menerima nya, aku tidak sanggup mempercayai jika Xuan mengakui bahwa dia memeluk wanita lain, meskipun aku melihat nya sendiri dengan mata ku." batin Se Se.


"Apa yang kamu pikirkan? Kenapa wajah mu terlihat sedih?" tanya Raja Wei yang menatap wajah istrinya dari pantulan cermin.


"Aku memikirkan sesuatu yang sulit aku percayai, meskipun aku telah melihat nya sendiri dengan kedua mata ini." jawab Se Se.


Raja Wei merasa curiga mendengar jawaban dari Se Se, dia membalikkan tubuh istrinya agar bisa menatap mata gadis itu.


"Xuan, aku ... aku melihat mu memeluk wanita itu." ucap Se Se.


"Wanita? Siapa maksud mu?" tanya Raja Wei.


"Su Li An." jawab Se Se.


"Aku memeluknya? Aku tidak pernah ingat jika aku pernah memeluk wanita itu." ucap Raja Wei dengan wajah bingung.


"Aku melihatnya, aku melihatnya sendiri saat berada di hutan itu. Xuan tertidur di bawah pohon sambil memeluk erat tubuh wanita itu." jelas Se Se.


"Aku memang tertidur saat di hutan, tapi aku tidak bertemu dengan Su Li An." jawab Raja Wei.


"Kamu masih saja membohongi ku ...!" ucap Se Se dengan wajah kecewa.


"Aku tidak membohongi mu, aku tidak pernah bertemu dengan wanita itu di dalam hutan. Tolong percayalah kepada ku." ucap Raja Wei.


"Apa yang harus ku lakukan terhadap mu? Kenapa kamu masih berbohong hingga saat ini? Kenapa kamu melakukan itu ... Xuan?" batin Se Se.


Se Se kembali membalikkan tubuhnya, dia tidak ingin menatap wajah pria yang dia anggap telah berbohong kepada nya.

__ADS_1


"Sayang, tolong percayalah kepada ku. Aku tidak pernah berbuat hal seperti itu." ucap Raja Wei sambil melingkarkan lengannya ke perut langsing Se Se.


Se Se memejamkan mata, dia merasa lelah dengan semua pikiran yang ada di otak nya saat ini.


"Ingin rasanya aku lari jauh dari tempat ini, perasaan ini sungguh menyiksa jiwa dan batin ku. Kenapa aku harus melihat mereka berdua di dalam hutan, seharusnya aku memilih jalan lain saat itu." batin Se Se.


Raja Wei merasa gelisah karena Se Se tidak mempercayai ucapan nya, dia benar benar tidak pernah bertemu dengan Su Li An di dalam hutan apalagi memeluk wanita itu.


"Apa yang di lihat oleh Se Se di dalam hutan? Apakah itu penyebab gadis kecil ku menangis dengan sangat sedih kemarin malam? Apa yang sebenarnya telah terjadi?" batin Raja Wei.


Se Se tertidur dalam pelukan hangat Raja Wei, dalam tidurnya dia bermimpi bertemu dengan kakek yang dia temui saat kembali ke kediaman. Kakek itu kembali memberi nasehat untuknya.


"Gadis kecil, kamu harus percaya kepada suami mu, dia tidak akan pernah melakukan hal buruk ataupun menyakiti hati mu. Kamu harus percaya dengan cinta kalian, jangan biarkan siapapun merusak hubungan yang telah kalian jaga selama ini."


Se Se terbangun begitu Kakek itu tiba tiba menghilang dari dalam mimpi nya, dia memikirkan kembali nasehat yang diberikan oleh Kakek pengemis.


Raja Wei masih memeluk tubuh Se Se, dia berbaring sangat lama menunggu gadis itu bangun agar dia bisa menjelaskan kesalah pahaman di antara mereka.


Se Se membalikkan tubuhnya, dia menatap wajah Raja Wei yang terlihat lelah.


"Tidurlah jika masih lelah, aku akan menunggu di sini." ucap Raja Wei.


"Apakah Xuan berkata jujur? Apakah Xuan benar-benar tidak bertemu dengan Su Li An di dalam hutan?" tanya Se Se.


Raja Wei membelai wajah Se Se dengan lembut dan penuh kasih sayang, mata nya terus manatap mata Se Se yang saat ini juga melihatnya dengan tatapan menyelidik.


"Aku tidak pernah bertemu dengan wanita itu di dalam hutan, aku tidak ingat jika aku pernah memeluk nya. Aku tidak akan berbohong kepada mu." jawab Raja Wei.


"Lalu siapa wanita yang pernah Xuan cium selain aku?" tanya Se Se dengan wajah penasaran.


^^^BERSAMBUNG...^^^


Hai teman-teman...


Mohon dukungan nya.


Bantu Vote dan Like 👍setiap Episode.


Jangan lupa tulis komentar sebanyak-banyaknya.


Terima Kasih💖

__ADS_1


__ADS_2