
"Wanita itu ... aku tidak tahu siapa dia. Aku juga tidak ingat bagaimana wajahnya. Saat itu, aku masih berumur 10 tahun. Wanita itu tiba tiba mencium ku, dia mengatakan kepadaku untuk menikahinya saat aku dewasa." jawab Raja Wei.
Se Se menahan tawa nya saat mendengar jawaban dari Raja Wei, dia tidak menyangka bahwa pria itu masih mengingat kejadian di saat umurnya masih kecil.
"Apakah Xuan menyukai gadis itu?" tanya Se Se.
"Saat kecil, sepertinya aku sedikit menyukai nya." jawab Raja Wei.
"Lalu bagaimana dengan sekarang?" tanya Se Se.
"Aku sudah memiliki Permaisuri yang cantik, aku tidak membutuhkan wanita lain lagi." jawab Raja Wei.
"Dasar bodoh! Aku adalah gadis yang Xuan katakan, kenapa Xuan tidak mengingat wajah ku!" batin Se Se.
Setelah bertanya panjang lebar, hati yang gelisah dan cemas itu akhirnya menghilang. Se Se mengetahui bahwa Raja Wei berkata jujur kepadanya. Dia bisa merasakan hal itu dari tatapan mata Raja Wei.
"Lalu apa yang sebenarnya yang telah terjadi di hutan saat itu? Jika di pikirkan lagi, hal ini memang sangat mencurigakan. Xuan adalah orang yang peka, dia tidak mungkin tidak menyadari kehadiran ku di hutan itu. Sepertinya Su Li An telah berbuat sesuatu kepada Xuan tanpa sepengetahuan nya. Aku akan menyelidiki hal ini nanti." batin Se Se.
"Sayang ..." panggil Raja Wei.
"Hmm?" jawab Se Se sambil mengarahkan tatapan mata nya ke arah Raja Wei.
"Aku masih menginginkan mu." ucap Raja Wei.
Se Se tersenyum malu mendengar kata kata Raja Wei, dia menundukkan kepalanya menatap dada Raja Wei yang sedikit terbuka.
"Terima kasih Kakek tua. Aku sangat beruntung telah bertemu dengan anda sebelum kembali. Andai tidak ada nasehat dari anda, saat ini aku pasti sudah pergi meninggalkan Xuan karena salah paham kepadanya." batin Se Se.
Raja Wei mengangkat dagu Se Se untuk menatapnya, dia kembali mencium bibir Se Se dengan rakus. Lidah nya menyapu seluruh isi di dalam bibir mungil itu tanpa menyisakan bagian manapun.
Mereka kembali melakukan permainan hingga berkali kali. Meski lelah, Se Se tidak ingin melepaskan kesempatan ini untuk melayani suami nya dengan baik. Dia merasa sangat bersalah karena telah mencurigai Raja Wei, dia merasa diri nya harus di hukum untuk pikiran negatif nya terhadap Raja Wei.
Setelah Se Se tertidur lelap akibat kelelahan, Raja Wei memakaikan kembali pakaian gadis itu. Dia menyelimuti tubuh istri nya sebelum keluar dari ruangan kamar.
__ADS_1
Raja Wei menutup pintu kamar dengan perlahan, dia menuju ke ruang kerja untuk bertemu dengan Yu.
"Yu, selidiki semua hal yang berhubungan dengan Su Li An. Gadis itu sangat mencurigakan." ucap Raja Wei.
"Baik Yang Mulia." jawab Yu.
"Se Se tidak mungkin berbohong pada ku, dia pasti telah melihat aku dan Su Li An di hutan itu. Kenapa aku tidak menyadari apapun? Kenapa aku bisa sampai tertidur lelap di sana ketika gadis yang aku cintai menghilang? Itu benar benar hal yang sangat mencurigakan." batin Raja Wei.
Raja Wei terus memikirkan hal yang mungkin terjadi, hanya satu hal yang dapat terpikirkan oleh nya, "Obat bius" hanya obat itu yang dapat membuat Raja Wei tidak menyadari kehadiran Su Li an dan Se Se di dalam hutan.
Sementara itu Su Li An saat ini tengah melayani tamu di kamar pribadi nya. Gadis itu menggunakan racun yang sama untuk membius tamu nya, dia mengacak ngacak seluruh pakaian tamu nya kemudian melepaskan pakaian seolah mereka telah melakukan sesuatu di atas ranjang.
Hal itu lah yang telah dia lakukan selama ini untuk menjaga kehormatan nya sebagai seorang wanita. Dia tidak pernah benar benar melakukan perbuatan kotor itu dengan tamu tamu nya.
Setelah tamu pria itu terbangun, mereka akan menganggap bahwa dirinya terlalu mabuk saat melakukan olah raga panas di atas ranjang hingga meluoakan semua nya.
Su Li An hanya tersenyum licik menatap kepergian tamu setelah memberikan uang yang cukup banyak untuk menghargai tubuh nya itu.
Yu yang mengawasi Su Li An dari atas atap kini melihat wanita itu sebagai wanita licik. Dia sudah mengetahui jika Su Li An sangat pandai menggunakan racun hingga tidak di sadari lawan nya.
Yu pergi dari sana setelah mendapatkan informasi yang dia inginkan, dia kembali ke kediaman dan langsung melaporkan hal ini kepada Raja Wei.
"Menggunakan racun?" ucap Raja Wei.
"Benar Yang Mulia, tamu pria yang datang hanya di beri racun bius oleh wanita itu. Saat bangun, mereka tidak menyadari keanehan apapun." jawab Yu.
"Berani sekali wanita itu memakai racun untuk membuat aku dan Se Se terlibat salah paham. Perhatikan terus gerak gerik wanita itu, aku akan membuat dia membayar mahal karena telah berani menyakiti hati Permaisuri." ucap Raja Wei.
"Baik Yang Mulia." jawab Yu.
Raja Wei menemui Pangeran Yuan di penginapan, Yuan Yi Zhun telah mendengar kabar tentang meledaknya kediaman Su Guan Bin. Namun dia masih belum mengetahui siapa orang yang telah melakukan hal itu.
Raja Wei menyerahkan giok harimau kepada Yuan Yi Zhun, giok harimau itu telah di berikan oleh Se Se kepadanya tadi malam.
__ADS_1
"Anda yang telah menghancurkan kediaman Su Guan Bin?" tanya Yuan Yi Zhun.
"Bukan, bukan saya tapi Permaisuri yang telah melakukan nya." jawab Raja Wei.
"Huang Se Se? Bagaimana bisa dia pergi ke kediaman Su Guan Bin?" tanya Yuan Yi Zhun dengan wajah penasaran.
"Pria tua itu menculiknya, Se Se membunuh dan menghancurkan kediaman pria itu tanpa mengetahui siapa dia sebenarnya. Permaisuri juga yang telah mendapatkan giok harimau itu." ucap Raja Wei.
"Aku tidak tahu jika kemampuan Permaisuri sangat luar biasa. Bagaimana bisa seorang wanita mengalahkan semua pengawal di sana?" tanya Yuan Yi Zhun.
"Pengawal pengawal itu tidak menyulitkan Permaisuri, mereka melarikan diri setelah Su Guan Bin mati." jawab Raja Wei.
"Terima kasih atas bantuan anda, Han Ze Xuan. Saya tidak akan pernah melupakan budi ini." ucap Yuan Yi Zhun.
"Berterima kasihlah kepada Permaisuri. Bukan saya yang telah menolong anda. Jika tidak ada hal lain, saya harus kembali ke kediaman sekarang." ucap Raja Wei.
"Sampaikan terima kasih saya kepada Permaisuri. Jika suatu hari nanti anda membutuhkan bantuan, jangan segan segan untuk menghubungi saya." ucap Yuan Yi Zhun.
Su Li An mengikuti Raja Wei yang baru saja keluar dari penginapan, dia sedang mencari cara untuk mendapatkan Raja Wei agar bisa naik ke atas ranjangnya.
Setelah sampai di kediaman, Raja Wei menyuruh pengawal untuk mengawasi kediaman lebih waspada. Raja Wei telah mengetahui bahwa seseorang mengikutinya, namun dia tidak tahu bahwa orang itu adalah Su Li An.
^^^BERSAMBUNG...^^^
Hai teman-teman...
Mohon dukungan nya.
Bantu Vote dan Like 👍setiap Episode.
Jangan lupa tulis komentar sebanyak-banyaknya.
Terima Kasih💖
__ADS_1