The Princess Story

The Princess Story
Episode 275


__ADS_3

"Dasar pria gila!" maki Ti Er yang mengira jika Huo Feng memiliki pemikiran yang melenceng terhadap Ye Yuan.


Raja Wei dan Yang Fei Xi menatap Huo Feng dengan tatapan yang seolah-olah memaki pria itu dengan kata menjijikkan. Sedangkan Ye Yuan hanya diam menatap pria itu tanpa mengatakan apapun.


"Hey hey... Kalian jangan salah paham dulu, maksudnya aku ingin berbicara berdua dengan pria ini sebentar!" ucap Huo Feng dengan buru-buru ketika menyadari jika dirinya saat ini sedang dikira seorang pecinta laki-laki.


"Hanya itu saja?" tanya Ti Er.


"Iya, aku hanya ingin berbicara berdua dengan pria ini!" jawab Huo Feng.


Ye Yuan membuka suara, "Apa yang ingin anda bicarakan dengan saya?"


"Ikuti aku!" perintah Huo Feng.


Raja Wei mencegah Ye Yuan, dia maju ke depan pria itu untuk menghalangi Huo Feng membawa Ye Yuan pergi bersamanya.


"Kau tidak di izinkan membawa Ye Yuan pergi dari sini!" ucap Raja Wei sambil menatap Huo Feng.


"Aku hanya akan berbicara sebentar dengannya, aku tidak akan memakannya! Apa yang kau takuti?" ucap Huo Feng dengan wajah kesal.


"Bicara saja di sini!" ucap Raja Wei.


"Aku hanya ingin berbicara berdua dengannya! Kenapa aku harus berbicara di sini? di depan banyak orang ini?" bentak Huo Feng yang juga mulai kesal.


"Kalau kau tidak mau juga tidak apa-apa, pergi sana!" usir Raja Wei.


Huo Feng merasa marah diperlakukan kasar oleh Raja Wei, tanpa sadar api phoenix keluar dari matanya.


"Kau... Kau itu sebenarnya makhluk apa?" tanya Ti Er yang kaget melihat api keluar dari mata Huo Feng.


Ketiga pria lain pun tak kalah terkejutnya dengan Ti Er, mereka menatap Huo Feng dengan sikap waspada.


"Aku akan ikut dengannya!" ucap Ye Yuan untuk menyudahi pertengkaran mereka.


Ye Yuan yakin Huo Feng tidak akan melukai dirinya, karena pria itu pernah menyelamatkan nyawa Ye Yuan saat dia berada dalam situasi yang terdesak. Dia percaya Huo Feng bukan orang yang jahat.


Raja Wei masih melarang Ye Yuan untuk ikut dengan Huo Feng, namun Ye Yuan berkata kepada Raja Wei, "Saya akan baik baik saja. Tolong percaya kepada saya kali ini saja!"

__ADS_1


Raja Wei tidak punya pilihan lain, dia terpaksa membiarkan Ye Yuan untuk ikut dengan Huo Feng. Mereka berjalan ke dalam hutan, ketika tidak ada lagi mata yang menatap mereka, Huo Feng mengeluarkan sayapnya. Dia membawa Ye Yuan ke dalam gua tempat dia menyembunyikan telur phoenix.


"Kenapa anda membawa saya ke tempat ini?" tanya Ye Yuan sambil mengamati sekeliling gua.


Huo Feng menatap Ye Yuan dengan seksama, dia melihat cahaya silau yang keluar dari tubuh pria itu.


"Cahaya abadi yang hanya ada di dalam tubuh phoenix, kenapa pria ini bisa memilikinya?" tanya Huo Feng dalam pikirannya.


"Tolong letakkan tangan anda di atas telur itu!" pinta Huo Feng sambil menatap telur phoenix.


Ye Yuan ikut melihat ke arah telur phoenix, dia kemudian bertanya kepada Huo Feng, "Telur apa ini? Kenapa aku harus meletakkan tangan di atasnya?"


"Itu adalah telur phoenix, aku ingin memastikan satu hal. Jadi... bisakah kamu melakukan permintaan ku?" ucap Huo Feng.


Ye Yuan tampak berpikir sejenak, dia kemudian berjalan mendekati telur phoenix. Hawa panas yang keluar dari telur dan batu magma tidak terasa oleh Ye Yuan. Dia terus mendekat kemudian meletakkan tangannya di atas telur merah itu.


"Kau...!!!" Huo Feng tiba-tiba saja menangis. Di wajahnya terlihat begitu banyak perasaan dan emosi untuk Ye Yuan.


Ye Yuan menatap Huo Feng, dia merasa bingung dan pikirannya dipenuhi dengan banyak pertanyaan.


"Kenapa dia terlihat sangat sedih?


"Kenapa dia memintaku untuk memegang telur ini?


"Sebenarnya kenapa dia terlihat sangat familiar?


"Tiba-tiba saja perasaanku menjadi buruk, aku merasa seperti ingin ikut menangis. Sebenarnya kenapa?"


Huo Feng menghapus air matanya, dia memeluk Ye Yuan sambil berkata dalam hati, "Akhirnya aku berhasil menemukanmu!"


Raja Wei dan Yang Fei Xi menunggu di sana dengan perasaan cemas. Mereka merasa lega setelah melihat Huo Feng membawa Ye Yuan kembali ke sana.


"Aku akan membantu kalian untuk memusnahkan para prajurit dari Negara Xi." ucap Huo Feng.


"Tidak perlu!" jawab Raja Wei.


"Bukankah kalian ingin segera mengakhiri perang ini?" tanya Huo Feng.

__ADS_1


"Ya, kami memang ingin mengakhiri perang ini secepatnya, tapi kami ingin melakukannya bersama. Bukan mengandalkan kemampuan dari orang asing sepertimu! Lagi pula, kenapa kami harus percaya kepadamu?" ucap Yang Fei Xi.


"Aku hanya menawarkan bantuan ini demi Ye Yuan, bukan demi kalian!" ucap Huo Feng.


Ye Yuan menatap Raja Wei, dia hendak mengatakan sesuatu namun dia merasa ragu.


"Ye Yuan, katakan apa yang ada di dalam pikiranmu!" ucap Raja Wei yang menyadari arti tatapan mata dari Ye Yuan.


"Aku percaya kepadanya! Tolong biarkan dia membantu kita dalam rencana kali ini." ucap Ye Yuan.


"Kau yakin dengan kata-katamu barusan?" tanya Raja Wei.


Ye Yuan mengangguk dengan pasti, dia sangat yakin jika Huo Feng tidak akan mencelakakan dirinya.


Yang Fei Xi masih merasa ragu, dia tidak percaya kepada pria asing itu. Namun akhirnya dia menyerahkan keputusan di tangan Raja Wei.


"Kali ini, aku akan mempercayai keyakinan Ye Yuan. Tolong bantu kami untuk menghancurkan musuh-musuh dari Negara Xi." ucap Raja Wei kepada Huo Feng.


Huo Feng tersenyum, dia merasa senang bisa membantu Ye Yuan melenyapkan musuh-musuhnya.


Raja Wei kembali menjelaskan rencana yang telah dia susun, namun kali ini dia bertanya kepada Huo Feng, kemampuan apa yang di miliki oleh pria itu sehingga dia sangat yakin jika dirinya bisa melenyapkan prajurit negara Xi tanpa bantuan dari orang lain.


"Aku memiliki api langit, bumi dan neraka." jawab Huo Feng dengan wajah serius.


Ketiga orang yang ada di sana sangat terkejut mendengar pengakuan Huo Feng. Karena merasa dirinya tidak dipercayai, Huo Feng mengajak mereka ke depan kemah, dia memperlihatkan wujud aslinya di depan mereka semua.


"Pho... Phoenix!" ucap Ti Er dengan mata yang membesar.


Ti Er yang tadinya merasa kesal dengan Huo Feng kini merasa takjub, dia bahkan ingin menyembah makhluk dewa itu.


"Apakah aku sedang bermimpi?" tanya Yang Fei Xi dalam benaknya.


Ye Yuan tidak terkejut lagi karena dia telah melihat telur phoenix di gua dan dia pernah melihat Huo Feng mengeluarkan sayapnya. Sedangkan Raja Wei hanya menatap Huo Feng sambil berpikir, "Ternyata burung jelek ini memiliki bentuk manusia."


Raja Wei mengenali Huo Feng sebagai burung phoenix yang melakukan kontrak hidup mati dengan istrinya, dia merasa lega setelah mengetahui kebenaran ini.


Huo Feng mendekati Ye Yuan dalam wujud phoenix, Ye Yuan awalnya baik-baik saja, namun tiba-tiba dia memegang kepalanya dengan wajah yang menahan rasa sakit.

__ADS_1


"Brukkk!"


^^^BERSAMBUNG...^^^


__ADS_2