
hai hai hai sehat selalu kalian ♥️
Happy Reading ♥️
****
Beberapa Minggu kemudian Zee sudah kembali seperti Zee sebelumnya Zee yang ceria Zee yang disukai banyak orang.
saat ini Zee sedang berada di butik memilih baju untuk acara debutanenya karna acaranya akan di adakan seminggu lagi jadi dia harus bersiap mulai sekarang.
Setelah memilih baju untuk dirinya kini Zee sedang dalm perjalanan ke taman bersama pengawal pribadinya.
"Rick apakah tempatnya masih jauh" tanya Zee kepada Rick
"Tidak Tuan Putri sebentar lagi akan sampai" jawabnya yang hanya di beri anggukan oleh Zee.
Tidak lama setelah itu ternyata mereka sudah sampai di taman bunga.
"Sudah sampai Tuan Putri"ucap Rick, dia mengulurkan tangannya untuk membantu Zee turun dari keretannya.
"Terimakasih Rick"
"Sudah tugas saya Tuan Putri"
Zee berjalan jalan di taman ditemani oleh Rick yang setia berjalan di belakangnya.
"Rick.." panggil zee
"Ya Tuan Putri"jawab Rick
"Jangan panggil aku Tuan Putri, itu sangat tidak enak jika kau yang memanggilnya"
"Tidak Tuan Putri saya hanya bisa memanggil anda Tuan Putri"
__ADS_1
"panggil aku nona saja itu lebih pendek"
"Tapi Tuan Putri.." belum selesai bicara Rick telah mendapat tatapan maut dari Zee.
"Baiklah Nona Zee"
"Nah begitu lebih baik, mulai sekarang panggil aku dengan itu"
"Tapi Nona bagaimana jika saya di hukum"
"Hmmm baiklah kalau begitu panggil itu kalau hanya ada kita"
"Baiklah Tuan...eh Nona Zee"
"Bagus"
Zee melanjutkan perjalanannya di taman itu dia menemukan sebuah danai yang ada kursi di pinggiran danau itu dia lari kesana.
"Tidaak"
"Nona berhenti"Rick ikut mengejar zee di belakangnya.
"bagaimana Nona bisa lari sekencang itu hah hah" tanya Rick dengan masih ngos ngosan.
Tidak tau saja kalau di kehidupan sebelumnya zee adalah seorang mafia dia sudah dilatih sedemikian rupa oleh ketuanya.
"Aku tidak tahu mungkin ini bakat terpendam" jawab Zee santai sambil menyilangka kanan di atas kaki kiri.
Zee menikmati keindahan Danau yang ada di depannya dan menghirup udara segar dan wangi bunga yang ada di sekitarnya.
"Disini sangat tenang dan sangat damai"ucap Zee
"Nona zee benar disini sangat tenang" Rick toba tiba ikut berbicara dia duduk di samping Zee.
__ADS_1
"Rick apa kau tahu ada kalanya aku sangat merindukan suasana seperti ini, tapi ada kalanya aku juga ingin kembali seperti dulu" ucap Zee panjang.
"Maksud Nona Zee saya tidak mengerti" tanya Rick.
"tidak ada lupakan saja" jawab Zee
"Rick ambilkan bunga itu untukku"
"baiklah Nona" Rick langsung bangun dari tidunya mengambilkan satu mawar putih yang ada di seberang danau untuk Zee.
Disana ternyata Rick juga menemukan akar akaran dia membuat sebuah mahkota dari bunga untuk Zee tapi dia masih menyembunyikannya di belakan tubuhnya.
"ini Nona" Rick memberikan bunga mawar putih pada Zee
"saya aja hadiah untuk Nona" ucap Rick tiba tiba.
"apa itu"tanya Zee penasaran.
Rick mengeluarkan mahkota bunga yang dibuatnya dengan malu malu dan juga takut jika Zee tidak menyukainya.
namun berbeda dengan dengan ketakutan Rick respon Zee sangat tak terduga.
"waah ini cantik sekali" ucap Zee jujur karna memang mahkota bunga buatan Rick sangat cantik.
"apakah cantik seperti ini" Zee mencoba mahkota bunga itu di letakkan di kepalanya.
"maaf tuan putri" ucap Rick sambil membenarkan posisi mahkota yang ada di kepala Zee.
"bagaimana apakah cantik" Zee memutar tubuhnya 360°
"cantik Nona Zee sangat cantik" jawab Rick jujur.
Rick ini lebih muda dua tahun dari Zee ya gaes tapi dia sangat berbakat jadi dia di tunjuk untuk menjadi pengawal pribadi Zee walaupun kadang tingkah Rick seperti anak kecil tapi dia juga dewasa kok dan bertanggung jawab tentunya.
__ADS_1