
"Aku tidak perlu menimbulkan kesalah-pahaman antara Xuan dan pria ini jika berkata dengan jujur. Aku akan menceritakan hal yang telah terjadi pada Huang Se Se asli sebelum aku mengambil alih tubuhnya." batin Se Se.
"Maaf, tapi saya bukan lah Huang Se Se yang anda kenal. Orang yang anda kenal saat ini sudah meninggal." jawab Se Se dengan tegas.
Yuan Yi Zhun mengerutkan dahinya, dia tampak marah setelah mendengar jawaban Se Se.
"Apakah kamu perlu menyumpahi dirimu sendiri hanya untuk menghindari ku?" ucap Yuan Yi Zhun dengan nada marah.
"Saya tidak berbohong, apakah anda tidak merasa bahwa kami adalah dua orang yang sangat berbeda?" jawab Se Se dengan wajah serius.
"Benar, Se Se yang ku kenal tidak bisa ilmu bela diri. Se Se yang ku kenal, bukan lah wanita yang berani menantang seorang pria untuk berkelahi." ucap Yuan Yi Zhun.
Yuan Yi Zhun tampak sedih, dari wajahnya tersirat seberapa besar rasa cinta nya untuk Huang Se Se. Namun wanita itu kini telah meninggal, Huang Se Se yang sekarang bukan lah wanita yang dia cintai.
"Tenangkan lah diri anda, tolong dengarkan cerita saya hingga selesai." ucap Se Se.
Se Se mempersilahkan Yuan Yi Zhun duduk di kursi dalam kamar, dia menuangkan teh untuknya kemudian mulai menceritakan apa yang telah terjadi.
Yuan Yi Zhun tampak sangat marah, dia tidak menyangka hidup Huang Se Se sangat menderita. Huang Se Se selalu tersenyum ketika di negara Yuan, Yuan Yi Zhun tidak tahu hidup gadis itu akan sangat menyedihkan setelah kembali ke negara Han.
"Itu kah sebabnya dia tidak pernah membalas surat dari ku? Itu kah sebabnya dia tidak pernah mengirim kabar untuk ku? Aku tidak tahu dia begitu menderita, andai saja aku mengetahui nya lebih cepat, aku akan membawanya kembali ke negara Yuan dan menjadikan dia sebagai Putri Mahkota." ucap Yuan Yi Zhun dengan mata berkaca-kaca.
"Semua itu bukan salah anda, itu adalah kesalahan ibu tiri dan saudara tiri nya." ucap Se Se menghibur Yuan Yi Zhun.
"Apakah ketiga orang yang menyiksanya masih hidup? aku akan membunuh mereka dan membalaskan dendam Huang Se Se." ucap Yuan Yi Zhun.
Se Se mengangguk dan menjawab, "Ya, saya mengurung mereka di penjara bawah tanah. Apakah anda ingin menemui ketiga orang itu?"
"Tentu saja, aku akan membunuh mereka semua." jawab Yuan Yi Zhun.
Yuan Yi Zhun mengepalkan kedua tangannya dengan erat, menahan amarah yang telah memuncak.
Se Se membawa Yuan Yi Zhun ke ruang bawah tanah, ketiga wanita itu sedang merintih kesakitan dengan tubuh penuh luka cambuk dan luka bakar.
"Mereka bertiga adalah orang yang bertanggung jawab atas kematian Huang Se Se." ucap Se Se dengan menatap ketiga wanita itu.
Yuan Yi Zhun melihat mereka dengan tatapan penuh amarah, namun sesaat kemudian dia berpikir hidup ketiga wanita itu lebih berguna dari pada kematian. Mereka harus merasakan penderitaan yang lebih lama sebelum mati.
Yuan Yi Zhun mengurungkan niatnya untuk membunuh ketiga wanita itu. Dia berjalan mendekat ke seorang pengawal dan bertanya kepada nya.
"Apa yang telah kalian lakukan kepada ketiga wanita itu?" tanya Yuan Yi Zhun.
"Ka..kami..." pengawal ketakutan melihat mata Yuan Yi Zhun yang terlihat marah.
__ADS_1
"Katakan saja yang sejujurnya, Tuan ini tidak berniat menyalahkan kalian." ucap Se Se menenangkan pengawal.
"I...itu... kami memukul dan mencambuk ketiga wanita itu, kami membakar kulit mereka dengan besi panas. Jika malam tiba, kami me... me..." pengawal kesulitan melanjutkan kata-katanya.
"Katakan apa saja yang telah kalian lakukan kepada mereka, tidak akan ada yang menghukum kalian, karena aku sudah memberi izin untuk melakukannya." ucap Se Se.
Pengawal yang ketakutan segera berlutut, "Kami memperkosa kedua wanita muda itu secara bergantian setiap hari. Beberapa teman yang bertugas juga memaksa mereka untuk menjadi budak pemuas nafsu kami di malam hari." ucap pengawal sambil gemetaran.
Se Se tersenyum dan berkata, "Bagus sekali, lanjutkan tugas kalian dengan cara yang sama. Jangan biarkan mereka hidup tenang meski hanya sehari."
Yuan Yi Zhun menatap wajah Se Se dengan tatapan terkejut. Dia sulit mempercayai pendengaran nya saat ini.
"Wanita ini lebih kejam dari yang ku bayangkan." batin Yuan Yi Zhun
Mereka keluar dari penjara bawah tanah. Yuan Yi Zhun pamit pulang karena sudah waktunya dia kembali ke negara Yuan.
"Terima kasih telah menyelamatkan saya. Jika suatu hari nanti anda membutuhkan bantuan, jangan ragu untuk mencari saya." ucap Se Se dengan sedikit menunduk.
"Aku hanya berusaha menyelamatkan wanita yang ku cintai, Permaisuri tidak perlu menyimpan nya dalam hati." jawab Yuan Yi Zhun.
Yuan Yi Zhun tiba-tiba memeluk tubuh Se Se dengan erat, dia mengecup kening gadis itu dan berkata, "Ini adalah ungkapan perpisahan untuk gadis yang telah ku cintai selama 10 tahun. Terima kasih sudah menggantikan nya hidup kembali. Aku harap kamu akan selalu bahagia bersama Han Ze Xuan."
Yuan Yi Zhun menahan air matanya yang hampir jatuh, begitu pula dengan Se Se. Pipi gadis itu kini telah basah oleh air mata yang tak tertahankan.
"Saya berharap anda segera bertemu dengan gadis lain yang lebih baik." ucap Se Se dengan suara pelan.
Yuan Yi Zhun melepas pelukannya dan masuk ke dalam kereta kuda. Se Se menatap kepergian kereta kuda hingga menghilang dari jangkauan mata nya.
Dia berbalik akan masuk ke dalam, Raja Wei berada di belakangnya. Se Se mengangkat wajah nya dan menatap Raja Wei. Pria itu tampak marah dengan kedekatan Yuan Yi Zhun dan Se Se.
"Apakah Xuan sedang marah pada saya?" tanya Se Se dengan mata yang masih berair.
Raja Wei memeluk dan mencium bibirnya dengan lembut. Lima menit kemudian dia melepas ciuman nya, dengan napas memburu dia berkata pada Se Se.
"Aku tidak marah pada mu, aku marah pada diri ku sendiri. Di saat istriku sedang kesakitan, aku tidak berdaya, aku tidak dapat menyelamatkan nya. Tapi pria lain dengan mudahnya menyelamatkan Permaisuri ku. Aku marah pada diri ku sendiri yang tidak berguna."
Wajah Se Se tersenyum setelah mendengar ucapan Raja Wei.
"Siapa yang mengatakan Xuan tidak berguna? Menatap wajah Xuan saja, rasa sakit ku sudah menghilang. Jangan pernah berbicara seperti itu lagi, saya akan marah jika Xuan selalu berkata seperti itu." ucap Se Se.
Raja Wei mengangkat tubuh kecil istrinya dengan princess carry. Dia membawa Se Se ke pemandian dan melepaskan seluruh pakaian mereka.
Raja Wei membawa istrinya masuk ke dalam air dan memandikan istrinya yang baru saja di peluk oleh Yuan Yi Zhun. Raja Wei sangat tidak suka aroma pria lain berada di tubuh Se Se.
__ADS_1
"Xuan..."
"Hmm?"
"Jangan menatapku seperti itu!"
"Kenapa? Bukankah aku selalu melihat tubuh mu setiap hari?"
"Aku malu!!!"
"Hehee... wajah merah istriku sangat menggoda."
"Menjauhlah dari ku, Xuan mesum!"
"Bukan kah Permaisuri ku menyukai nya?"
"Blush" wajah Se Se merona di goda Raja Wei.
"Jangan asal bicara..."
"Bagaimana kalau kita buktikan saja sekarang?"
"Uhmmm....."
"Jangan sentuh bagian itu.... Uhmmm... Arghhh..."
"Tapi permaisuri ku terlihat sangat menikmatinya."
"Xuan mesum! Uhmmm.... hentikan... Arghhhh...."
^^^BERSAMBUNG...^^^
Hush hushhh... jangan dibayangin nanti bahaya! Hahaha...๐คฃ๐๐คฃ๐โ
Hai teman-teman...
Mohon dukungan nya.
Bantu Vote dan Like ๐setiap Episode.
Jangan lupa tulis komentar sebanyak-banyaknya.
Terima Kasih๐
__ADS_1