The Princess Story

The Princess Story
Ep 174. Masa lalu yang tidak diketahui (2)


__ADS_3

"Lepaskan dia!" ucap Pangeran Han dengan suara lemah.


"Diam kau!" bentak Pangeran Zhou sambil menendang luka di kaki Pangeran Han.


"Apa yang harus kita lakukan? Apakah kita harus menolong nya?" tanya Ti Liu.


"Tidak, jangan mengubah apapun di sini. Masa depan akan ikut berubah jika kita melakukan sesuatu." jawab Se Se.


Ti Liu mengangguk tanda mengerti. Dia juga setuju dengan pendapat Se Se karena jika mereka mengubah masa lalu maka masa depan akan menjadi tidak jelas.


Pangeran Zhou menarik lengan Putri Kerajaan Langit, dia menghempaskan tubuh gadis itu ke atas meja yang ada di ruangan itu.


"Aku akan membuat tubuh mu menjadi milik ku. Saat itu, kau tidak punya pilihan lain selain menikah dengan ku!" ucap Pangeran Zhou.


"Jangan, lepaskan aku! Aku mohon tolong lepaskan aku, jangan melakukan hal ini kepada ku!" mohon gadis itu sambil menangis.


Pangeran Zhou mulai mencium bibir dan leher gadis itu, dengan kasar dia merobek pakaian yang dikenakan oleh Putri Kerajaan Langit.


"Lepaskan dia, keparat! Akan ku bunuh kau!" teriak Pangeran Han sambil mengepalkan kedua telapak tangan nya yang terikat rantai besi.


"Permaisuri..." ucap Ti Liu.


"Tutup mata mu!" perintah Se Se.


Putri Kerajaan Langit terus meronta dan mendorong tubuh Pangeran Zhou, dengan kasar pria itu menjambak rambut dan menampar pipi nya karena gadis itu terus melawan.


Karena lelah dan merasa sakit, gadis itu akhirnya menyerah dan berhenti melawan. Pangeran Zhou mencium seluruh tubuhnya, dengan kasar dia menggigit tubuh gadis itu hingga beberapa kali.


Setelah puas membuat gadis itu kesakitan, Pangeran Zhou melepaskan celana yang dia kenakan dan mulai memasukkan pusaka nya ke tubuh Putri Kerajaan Langit. Wajahnya terlihat kesal saat mengetahui bahwa gadis itu sudah tidak perawan.


"Siapa orang yang telah mengambil malam pertama mu?" tanya Pangeran Zhou dengan nada kesal.


"Jangan sentuh aku! Lepaskan aku!" ucap Putri Kerajaan Langit berulang sambil menangis.


"Siapa orangnya? Katakan pada ku! Akan ku bunuh orang itu!" bentak Pangeran Zhou sambil menjambak rambut gadis itu.


"Lepaskan dia! Bajingan brengsek! Apa kau tidak punya malu? Hanya berani menyiksa seorang gadis, apa kau masih seorang laki laki?" ucap Pangeran Han.

__ADS_1


"Apakah aku laki laki atau bukan, kau bisa melihat nya sekarang juga!" jawab Pangeran Zhou.


Pria itu kembali menancapkan pusaka nya, kali ini dia bergerak lebih kasar. Sesekali dia menggigit erat bagian tubuh Putri Kerajaan Langit hingga mengeluarkan darah.


Selesai melampiaskan gairahnya, Pangeran Zhou mendorong tubuh gadis itu ke lantai. Dia menginjak perut Putri Kerajaan Langit dengan kuat dan berkali kali. Gadis itu hanya merintih dan menangis tanpa mengeluarkan suara.


"Sebaiknya kau tidak hamil, aku tidak ingin seorang wanita jalang melahirkan anak ku!" ucap Pangeran Zhou.


"Pria bajingan itu! Jika bukan karena aku takut mengacaukan sejarah, akan ku bunuh dia sekarang juga!" batin Se Se.


Tidak lama kemudian seorang pria masuk, pria itu memakai topeng kulit yang membuat wajahnya mirip dengan Kaisar Langit.


Pangeran Zhou membisikkan sesuatu kepada pria itu, setelah selesai membisikkan rencana nya, dia menarik Putri Kerajaan Langit keluar dari sana.


Kaisar Han kembali di bawa masuk ke dalam penjara, kali ini pria yang mengenakan topeng Kaisar Langit mencambuk Pangeran Han. Dia menutup mulut Pangeran Han dengan kain bekas sobekan pakaian Putri Kerajaan Langit.


Setelah puas mencambuknya, pria itu menusuk pedang ke arah jantung Pangeran Han. Berkali kali dia menarik dan kembali menusuk tubuh Pangeran Han hingga akhirnya pria itu meninggal.


"Ternyata masalah ini berawal dari Pangeran Zhou." batin Se Se.


Setelah kematian Pangeran Han, Se Se dan Ti Liu kembali di lemparkan ke dimensi lain. Mereka berada di sebuah ruangan yang sangat mewah.


"Akhirnya ada orang yang mengetahui kejadian ini. Aku sudah menunggu sangat lama untuk menceritakan kisah ini." ucap wanita itu.


"Maaf, tapi anda siapa?" tanya Se Se.


"Saya Putri pertama di kerajaan Langit. Kalian pasti sudah melihat semua kejadian buruk yang menimpa keluarga Kerajaan Han dan Kerajaan Langit sebelum tiba di sini." ucap wanita tua itu.


"Apa yang terjadi pada anda setelah keluar dari penjara itu?" tanya Se Se.


"Aku di kurung oleh pria itu selama berbulan bulan, setiap hari pria itu mendatangi kamar ku dan melakukan perbuatan itu berkali kali. Hingga akhirnya salah satu pengawal merasa iba dengan kondisi ku. Dia menolong dan membawa ku kembali ke Kerajaan Langit.


"Saat kembali ke Kerajaan Langit, aku baru tahu jika aku hamil, dan anak itu adalah milik pria bajingan itu. Aku berusaha menggugurkan kandungan ku, namun saat Tabib mengatakan bahwa bayi ku sangat sehat dan jantungnya sudah berdetak, aku tidak sanggup melakukan nya. Aku tidak sanggup membunuh bayi ku.


"Aku melahirkan bayi itu, bayi perempuan yang sangat lucu. Wajahnya sangat mirip dengan mu. gadis kecil, apakah kamu salah satu Putri dari Kerajaan Langit?" ucap wanita tua itu.


"Ya, tapi aku juga baru mengetahui hal itu." jawab Se Se.

__ADS_1


"Mendekat lah kemari." ucap wanita tua.


Se Se berjalan mendekat, namun Ti Liu berusaha mencegahnya.


"Permaisuri..." ucap Ti Liu.


"Tidak apa-apa, dia adalah salah satu leluhur ku." jawab Se Se.


Wanita tua memberikan sebuah cincin giok untuk Se Se, dia memakaikan cincin itu di jari tangan nya.


"Kembali lah sekarang, banyak orang yang sedang menunggu kepulangan mu." ucap wanita tua itu sebelum menghilang.


Ti Liu dan Se Se mengarahkan pandangan mereka ke segala arah, mencari cari keberadaan wanita tua itu tapi mereka tidak menemukan nya.


"Kemana wanita itu?" tanya Ti Liu.


"Entahlah, kita harus kembali ke masa depan. Waktu yang kita lalui di sini sudah terlalu lama. ucap Se Se.


Pintu besar tiba tiba muncul di depan mereka, Se Se dan Ti Liu melangkah mendekat ke arah pintu, mereka membuka pintu itu bersama.


Dalam sekejab mereka kembali ke masa depan, Thien Si Rui yang melihat cahaya keluar dari ruangan nya langsung berlari menuju ke kamar.


Tanpa sadar dia berlari dan memeluk Se Se yang baru saja muncul di depan pintu, "Akhirnya anda kembali, saya sangat cemas karena anda pergi dalam waktu yang lama." ucap Thien Si Rui.


"Saya sudah kembali dengan selamat, apakah anda baik baik saja Yang Mulia?" ucap Se Se.


"Saya baik baik saja, tapi Han Ze Xuan tidak baik baik saja." jawab Thien Si Rui.


^^^BERSAMBUNG...^^^


Hai teman-teman...


Mohon dukungan nya.


Bantu Vote dan Like 👍setiap Episode.


Jangan lupa tulis komentar sebanyak-banyaknya.

__ADS_1


Terima Kasih💖


__ADS_2