
"Pranggg!!!"
"Pranggg!!!"
"Dukkk!"
"Sialan! Brengsek! Akan ku bunuh wanita jalang itu!" bentak Putri Yuan Cin Cu sambil melempar dan menghancurkan barang-barang.
"Putri, tolong kecilkan suara anda. Wanita itu adalah Permaisuri dari Raja Wei, anda akan terlibat masalah jika seseorang mendengarnya." ucap salah satu pelayan.
"Diam kau! Pelayan rendahan seperti mu masih berani menasehati ku!" bentak Putri Yuan Cin Cu dengan suara tinggi.
Seseorang mendengar semua perkataan dari Putri Yuan Cin Cu dari atap kamar. Orang itu melaporkan kepada Han Ze Xing apa yang telah di dengarnya.
"Awasi terus gerak gerik wanita itu, jangan sampai ketahuan!" perintah Han Ze Xing.
"Baik Yang Mulia." jawab pengawal rahasia Han Ze Xing yang dipanggil Zhong.
Zhong kembali memata-matai kamar Putri yuan Cin Cu, tanpa ada yang mengetahui keberadaan Zhong di atas atap kamar.
Raja Wei baru saja tiba di kediaman, dia membantu Se Se turun dari kereta kuda.
"Kembali lag ke ruang kerja, tidak perlu menemani ku kembali ke kamar." ucap Se Se.
"Baik lah, hati-hati saat berjalan. Perhatikan langkah mu dan jangan berlari." ucap Raja Wei.
"Aku bukan anak kecil lagi Xuan." jawab Se Se sambil tersenyum.
Raja Wei mengecup kedua pipi dan bibir Se Se, kemudian dia menyuruh Yu mengantarkan Se Se ke kamar.
"Tidak perlu mengantar ku, obati saja luka di tangan mu terlebih dulu. Terima kasih sudah melindungi ku tadi." ucap Se Se kepada Yu.
"Permaisuri tidak perlu berterima kasih, itu adalah pekerjaan hamba." jawab Yu.
"Ambil lah obat ini, luka mu akan cepat sembuh jika sering mengoleskan obat ini." ucap Se Se sambil menyerahkan sebotol obat cream untuk luka bakar.
"Terima kasih Permaisuri." ucap Yu sambil mengambil botol obat dari tangan Se Se.
"Kembali lah ke ruang kerja, aku akan berjalan jalan di taman sebentar sebelum kembali ke kamar." ucap Se Se.
__ADS_1
"Baik, Permaisuri. Hati-hati lah..." jawab Yu.
Se Se berjalan menyusuri taman, dari jauh Zhao Yi Mei menatapnya dengan penuh kebencian.
Zhao Yi Mei melemparkan batu batu kecil di jalan yang akan di lewati oleh Se Se. Zhao Yi Thing melihat perbuatan adik nya itu. Saat Se Se akan melintasi jalan itu, Zhao Yi Thing dengan cepat menahan lengan Se Se.
"Permaisuri, apakah anda bisa berbincang sebentar dengan saya?" ucap Zhao Yi Thing.
Se Se sudah melihat batu batu yang di lempar oleh Zhao Yi Mei, tentu dia mengetahui maksud Zhao Yi Thing yang menahan lengan nya untuk menyelamatkan dirinya dari bahaya.
"Baik, sudah lama saya tidak berbincang dengan sesama wanita." jawab Se Se dengan senyuman ramah.
"Bagaimana kalau kita berbincang di kamar saya?" ajak Zhao Yi Thing.
Se Se mengangguk menyetujui, Zhao Yi Thing menggandeng lengan Se Se dan membawanya menuju ke kamar.
"Silahkan duduk Permaisuri, maafkan saya di sini hanya ada teh hangat." ucap Zhao Yi Thing.
"Terima kasih..." ucap Se Se.
"Kenapa anda berterima kasih kepada saya?" tanya Zhao Yi Thing tidak mengerti.
"Ternyata Permaisuri sudah menyadari nya. Maafkan adik saya yang bersikap seperti itu. Dia menjadi jahat karena didikan saya yang salah." ucap Zhou Yi Thing.
"Bukan karena didikan anda, pada dasar nya dia sudah memiliki pikiran jahat. Anda tidak melakukan apapun yang membuatnya menjadi seperti itu." jawab Se Se.
"Permaisuri benar-benar orang yang baik. Saya merasa malu telah menyusahkan anda dan Raja Wei." ucap Zhou Yi Thing.
"Apakah anda tidak membenci Raja Wei? Bukan kah dia yang telah menghancurkan negara Zhou dan menyebabkan anda menderita seperti ini?" tanya Se Se dengan wajah serius.
Zhou Yi Thing menggelengkan kepala, "Saya tidak pernah membenci siapapun. Negara Zhou hancur karena sifat jahat ayah dan para pejabat. Walaupun Raja Wei tidak membunuhnya, suatu hari nanti pasti akan ada orang lain yang membunuh ayah saya yang selalu semena-mena terhadap orang lain." jawab Zhou Yi Thing dengan jujur.
Se Se menggenggam tangan Zhou Yi Thing, "Maafkan suami saya karena telah menghancurkan keluarga mu. Tinggallah di sini selamanya jika anda tidak keberatan. Aku akan melindungi mu dengan baik di sini." ucap Se Se.
Bukan tanpa sebab Se Se berkata seperti itu, dia sudah mengetahui hal buruk yang menimpa Zhou Yi Thing. Dia merasa iba dan kasihan terhadap gadis malang itu.
"Jika bukan karena Xuan menghancurkan negara Zhou, gadis ini tidak akan di culik dan diperkosa oleh bandit-bandit di hutan. Dia pasti masih hidup bahagia di Istana dengan wajah cantik dan penampilan mewahnya jika tidak terjadi peperangan itu." batin Se Se.
Zhou Yi Thing mulai menangis, air matanya jatuh ke atas lengan Se Se.
__ADS_1
"Apakah saya boleh tinggal di sini selamanya dengan tubuh kotor ini? Apakah Permaisuri tidak khawatir saya akan mempermalukan nama baik Raja Wei?" tanya Zhou Yi Thing dengan suara terisak.
"Tidak, aku tidak keberatan. Orang-orang di luar sana tidak akan berani menjelekkan nama baik kediaman Raja Wei. Anda tidak perlu khawatir, saya akan melindungi anda." ucap Se Se.
"Terima kasih Permaisuri." ucap Zhou Yi Thing.
"Saya harus kembali sebelum Xuan mencari-cari saya. Jangan terlalu banyak memikirkan hal hal buruk yang telah terjadi. Semua akan berlalu dan hidup anda akan bahagia di masa depan." ucap Se Se.
Se Se kembali ke kamarnya. Zhou Yi Mei yang sejak tadi menguping di depan pintu kamar segera masuk setelah melihat Se Se keluar.
"Plakkk!"
Zhou Yi Mei menampar wajah kakak nya dengan keras.
"Kenapa Kakak menyelamatkan wanita jalang itu?" bentak Zhou Yi Mei.
"Yi Mei, jangan melakukan hal buruk lagi. Mereka adalah orang-orang yang baik." bujuk Zhou Yi Thing.
"Mereka hanya berpura-pura baik, dibelakang kita mereka pasti menertawakan hidup kita yang seperti tawanan. Kenapa Kakak terus membela orang-orang yang sudah menghancurkan negara kita?" ucap Zhou Yi Mei dengan wajah kesal.
"Mereka tidak seperti itu, mereka benar-benar tulus membantu dan menolong kita. Tidak bisakah kamu melihatnya?" ucap Zhou Yi Thing.
"Aku tidak ingin mendengar ucapan dari Kakak. Lain kali jangan menghalangi jalan ku atau aku akan membunuh Kakak juga!" ancam Zhou Yi Mei.
"Bammm!"
Zhou Yi Mei keluar dan membanting pintu dengan keras.
"Sampai kapan kamu akan bersikap buruk seperti itu? Yi Mei..." batin Zhou Yi Thing.
^^^BERSAMBUNG...^^^
Hai teman-teman...
Mohon dukungan nya.
Bantu Vote dan Like 👍setiap Episode.
Jangan lupa tulis komentar sebanyak-banyaknya.
__ADS_1
Terima Kasih💖