
Karena pelayan menolak untuk memberikan minuman, seorang preman mulai bersikap kasar dengan memukuli pelayan itu.
"Prangg!"
Piring-piring makanan di atas meja tamu berjatuhan karena preman-preman itu mulai menghancurkan barang-barang yang ada di dalam restoran.
Seorang preman mengarahkan pandangan nya ke wajah dua orang gadis yang sedang duduk di sudut ruangan, kedua gadis itu adalah Se Se dan Putri Yuan Cin Cu.
"Berhenti!" perintah preman itu kepada para anggota nya.
Preman yang bertubuh tinggi dan berotot besar itu mendekati meja Se Se dan Putri Yuan Cin Cu, dengan wajah mesum dia menatap kedua gadis itu.
"Kedua gadis ini akan menjadi istri ku!" ucap preman itu.
"Kasihan sekali kedua gadis cantik itu!" ucap salah satu tamu.
"Nyawa mereka akan berakhir dengan tragis jika menikah dengan preman itu."
"Nasib mereka benar-benar buruk!"
Beberapa tamu lain nya mulai bergosip membicarakan nasib Se Se dan Putri Yuan Cin Cu.
Pemimpin dari kawanan preman itu menjulurkan tangan nya hendak menyentuh wajah Se Se, dengan cepat pasukan Elang muncul entah dari mana. Ti Liu sebagai pemimpin pasukan Elang, dia menebas tangan preman itu dengan satu ayunan pedang.
Preman itu menjerit kesakitan, sebelah tangan nya terpisah dari tubuhnya karena ayunan pedang tajam dari Ti Liu.
Preman-preman lain mulai menyerang pasukan Elang. Dalam hitungan detik, semua preman sudah terbunuh. Restoran yang tadinya dipenuhi oleh tamu kini menjadi lautan darah yang sepi. Para tamu berlarian keluar meninggalkan restoran karena takut menjadi sasaran pembunuhan.
Se Se berdiri dari tempat duduk nya, dia jongkok di depan salah satu preman yang mengusiknya tadi.
"Aku senang kau mengganggu ku, dengan begitu, aku punya alasan untuk membunuh kalian semua!" ucap Se Se dengan nada dingin.
Pemilik restoran ketakutan melihat semua mayat-mayat yang berserakan di lantai, kepala pemimpin preman akan membunuh nya jika mengetahui bahwa saudara mereka terbunuh di restoran miliknya.
"Nona, tolong saya. Saya tidak ingin mati!" ucap pemilik restoran.
"Aku tidak berniat membunuh mu!" jawab Se Se.
"Bukan, bukan anda tapi pemimpin preman preman ini akan membalaskan dendam saudara-saudara mereka yang terbunuh di sini. Tolong selamatkan nyawa kami Nona!" ucap pemilik restoran itu sambil terus menangis.
Para pelayan mulai ikut berlutut, secara serentak mereka berkata, "Tolong selamatkan kami Nona!"
__ADS_1
"Liu, cari pemimpin mereka dan lenyapkan semua preman itu!" perintah Se Se.
"Permaisuri, kami tidak bisa melakukan nya! Tugas kami adalah untuk melindungi anda." ucap Ti Liu.
"Aku bisa melindungi diri ku sendiri. Cepat pergi dan lenyapkan para preman itu, aku akan menunggu di sini!" ucap Se Se.
Ti Liu dan para anggota Elang lainnya saling menatap, mereka bingung harus bagaimana menolak perintah dari Permaisuri.
"Pergi lah, aku tahu kalian mencemaskan aku. Tapi aku yakin kalian sudah mengetahui kemampuan ku dalam membunuh orang!" ucap Se Se.
"Baik Permaisuri. Kami akan segera kembali." ucap Ti Liu.
Para pelayan dan pemilik restoran mengucapkan terima kasih berkali kali kepada Se Se.
"Tolong bersihkan mayat-mayat ini, aku masih ingin melanjutkan makan malam ku!" perintah Se Se.
"Baik Nona!" jawab pelayan serentak.
Para pelayan segera membereskan mayat mayat dan membersihkan darah yang berceceran di lantai. Seorang gadis pelayan melayani kedua tamu mereka dengan baik karena sudah menyelamatkan nyawa mereka semua.
"Nona, silahkan coba makanan ini, makanan ini adalah yang terbaik di restoran." ucap pelayan itu sambil meletakkan sepiring makanan di atas meja.
"Ini adalah bentuk terima kasih yang bisa kami berikan kepada Nona. Sudah lama kami menderita karena ulah preman preman itu. Kami beruntung karena Nona datang hari ini sehingga kami terhindar dari malapetaka." jelas pelayan itu.
"Apakah mereka sering berbuat onar di tempat ini?" tanya Se Se.
"Ya, mereka datang hampir setiap hari. Selain meminta minuman mahal dan makanan, mereka juga memaksa gadis cantik untuk menjadi istri yang harus melayani mereka semua secara bergantian. Para gadis yang di paksa untuk menikah dengan para preman itu hanya bertahan beberapa bulan sebelum akhirnya di kabarkan meninggal akibat kekasaran preman preman itu." ucap pelayan.
"Seharusnya aku menyuruh Ti Liu untuk menyiksa mereka terlebih dulu sebelum membunuh nyawa mereka semua!" ucap Se Se.
"Keluar kalian!" bentak seseorang dari depan pintu restoran.
Se Se dan seisi orang di restoran melihat ke arah pintu.
"Siapa orang itu?" tanya Se Se.
"Orang itu adalah kakak dari salah satu gadis yang di nikahi preman tadi secara paksa." jawab pelayan.
"Kenapa dia ke sini?" tanya Se Se.
"Dia menyalahkan pemilik restoran ini karena tidak menyelamatkan nyawa adiknya." jawab pelayan.
__ADS_1
"Tuan, kami sudah bilang bahwa itu bukan kesalahan kami. Preman preman itu yang telah menarik paksa saudari anda dan membawa nya ke hutan tempat tinggal para preman itu!" ucap pemilik restoran.
"Aku tidak ingin mendengar alasan, cepat bawa aku ke tempat preman itu! Aku harus menyelamatkan nyawa adik ku!" ucap pemuda itu.
"Anda akan kehilangan nyawa jika ke sana. Kelompok preman itu sangat banyak, anda tidak akan mampu menyelamatkan gadis itu seorang diri." jawab pemilik restoran.
"Bawa aku ke sana!" ucap Se Se.
Putri Yuan Cin Cu terkejut mendengar ucapan Se Se.
"Bukan kah seharusnya kita menunggu pasukan Elang dan Thien Si Rui di restoran? Kenapa Permaisuri malah menyuruh orang untuk mengatarkan dia ke tempat preman?" ucap Putri Yuan Cin Cu dengan wajah cemas.
"Tidak apa-apa, Pasukan Elang seharusnya sudah sampai di sana." ucap Se Se.
"Bagaimana dengan Thien Si Rui?" tanya Putri Yuan Cin Cu.
"Kita akan menitipkan surat untuk nya. Banyak nyawa gadis yang sedang dalam bahaya. Kita harus berusaha menolong gadis gadis itu!" ucap Se Se.
"Baiklah, saya akan ikut dengan anda." jawab Putri Yuan Cin Cu.
Se Se menulis surat untuk Thien Si Rui, dia menitipkan surat itu kepada pemilik restoran.
"Tolong berikan surat ini kepada pria tampan yang datang mencari kami." ucap Se Se.
"Baik Nona. Berhati-hati lah, pemimpin preman itu sangat kejam dan licik." ucap pemilik restoran.
"Aku akan berhati-hati." jawab Se Se.
Salah satu pelayan mengantarkan Se Se dan Putri Yuan Cin Cu ke tempat para preman tinggal, pemuda yang bernama A-Hung mengikuti mereka.
^^^BERSAMBUNG...^^^
Hai teman-teman...
Mohon dukungan nya.
Bantu Vote dan Like 👍setiap Episode.
Jangan lupa tulis komentar sebanyak-banyaknya.
Terima Kasih💖
__ADS_1