
Se Se tidak tahan lagi mendengar ucapan wanita keji itu. Dia menarik pedang dari pinggang Yu dan mengarahkan pedang itu ke leher Nyonya Xin. Namun tangannya terhenti saat Raja Wei memeluknya.
"Jangan biarkan mereka mati dengan mudah." ucap Raja Wei.
Se Se menjatuhkan pedang di tangan nya, dia memerintahkan Yu untuk mengikat ke tiga wanita itu. Mereka akan dibawa kembali ke keluarga Huang. Se Se akan mengatakan semua kebenaran pada ayah dan kakaknya. Dia akan membuat ketiga wanita itu membayar mahal atas perbuatan mereka selama ini.
Raja Wei menemani Se Se hingga matahari terbit. Gadis itu terlihat tidak bersemangat.
"Xuan... aku tidak tahu kenapa perasaan ku seperti ini. Ini bukan tubuh ku, wanita yang mati mengenaskan itu, jelas bukan ibu kandung ku. Tapi kenapa hati ku terasa sakit? Kenapa hati ku terasa perih?" ucap Se Se dengan wajah sendu.
Raja Wei membelai lembut wajah Se Se, dia berkata, "Itu karena permaisuri ku adalah wanita yang mudah menangis untuk orang lain, itu karena permaisuri ku adalah wanita yang berhati lemah. Itu karena permaisuri ku adalah wanita yang paling baik di dunia ini."
"Aku tidak sebaik yang kamu pikirkan, aku adalah orang yang menyebabkan sahabat ku meninggal, aku adalah penyebab kematian adik dari suami ku di masa lalu, dan aku adalah seorang pembunuh yang sudah membunuh banyak nyawa manusia. Dosa-dosa ku tidak akan hilang walaupun mati ratusan kali atau bahkan ribuan kali." jawab Se Se dengan wajah serius.
"Itu tidak benar, itu hanya rasa bersalah dari hati nurani mu. Semua itu bukan kesalahan mu. Bukan kamu yang membunuh sahabatmu, bukan kamu yang membunuh adik dari suami mu. Jika kamu membunuh, dapat di pastikan mereka adalah manusia yang tidak pantas untuk hidup." ucap Raja Wei menghibur Se Se.
Kata-kata Raja Wei membuat hati gadis itu lebih tenang. Mereka melanjutkan perjalanan pulang, hanya butuh waktu setengah hari mereka sudah tiba di kediaman Huang. Ketiga wanita itu di bawa menghadap Tuan Huang dan Ye Yuan.
Yu menceritakan semua kejadian tadi malam kepada Tuan Huang dan Ye Yuan. Tuan Huang terlihat sangat menyesal karena telah berprasangka buruk pada istrinya, Yun Xiao Rou.
Ye Yuan kelihatan terpukul mendengar kejadian yang telah menimpa ibu kandung nya. Selama ini, dia hanya sibuk berlatih ilmu bela diri tanpa tahu apa-apa. Mereka tidak pernah menyangka bahwa Yun Xiao Rou sangat menderita selama hidup di kediaman Huang.
Bayi di dalam kandungan Yun Xiao Rou di gugurkan secara paksa oleh Tuan Huang yang saat itu mengira istrinya berselingkuh. Demi menjaga nama baik keluarga, dia harus menggugurkan kandungan Yun Xiao Rou. Dia tidak ingin orang bergosip tentang kehamilan istrinya yang sudah pasti bukan anaknya. Karena saat itu Tuan Huang di tugaskan selama setahun di luar kota.
"Ayah, Kak, aku akan membawa mereka dan menghukum mereka. Mulai saat ini, mereka bukan lagi bagian dari keluarga Huang." ucap Se Se dengan memendam amarah.
Se Se dan Raja Wei kembali ke kediaman, ketiga wanita itu di kurung di dalam penjara bawah tanah. Se Se menugaskan pengawal penjara untuk mencambuk mereka setiap hari sebanyak 30 kali.
__ADS_1
"Mereka tidak boleh mati sebelum aku mengizinkan nya." ucap Se Se pada pengawal.
Se Se berjalan keluar, dia berhenti di depan pintu. "Kalian semua boleh bersenang-senang dengan gadis-gadis jalang itu. Asalkan mereka tidak mati, kalian boleh melakukan apapun pada mereka." ucap Se Se kemudian melanjutkan langkahnya.
"Akhirnya gadis kecil ku tumbuh dewasa." batin Raja Wei.
Raja Wei dan Se Se menemui bayi-bayi kecil setelah selesai membersihkan diri. Bayi kecil mereka sangat lucu dan imut, melihat wajah bayi-bayi itu, perasaan buruk segera menghilang di gantikan oleh perasaan bahagia.
"Xin Xin, Xia Xia, ibu berharap kalian akan selalu bahagia seperti ini. Teruslah menjadi anak kecil dalam waktu yang lama, karena menjadi dewasa itu sangat melelahkan." gumam Se Se.
"Pfff... Hahaha..."
Raja Wei tertawa mendengar ucapan Se Se.
"Biasanya orang tua akan bilang pada anaknya agar cepat dewasa. Kenapa kamu malah sebaliknya?" tanya Raja Wei dengan menahan tawanya.
"Kalau begitu, mulai sekarang aku akan kembali menjadi anak-anak." ucap Raja Wei sambil memeluk istrinya.
Raja Wei dan Se Se tersenyum bahagia, dalam hati mereka berharap kebahagiaan saat ini akan terus berlanjut.
...****************...
Han Ze Xing menemukan surat yang di tulis oleh Ibu Suri di kediaman Selir Fei. Surat itu merupakan surat ancaman untuk Selir Fei, di dalam surat itu tertulis bahwa Pangeran 5, Han Ze Liang bukan anak kandung dari Kaisar.
Han Ze Xing mengirimkan surat itu kepada Raja Wei. Selama ini Ibu Suri dan Selir Fei selalu bekerja sama untuk menjatuhkan posisi Putra Mahkota dan membunuh Raja Wei. Ternyata ada alasan di balik kerja sama mereka.
Han Ze Xing mengunjungi Ibu Suri, dia berniat menyelidiki rahasia wanita itu. Tidak mungkin Ibu Suri bersedia menutupi kejahatan Selir Fei tanpa imbalan.
__ADS_1
"Putra Mahkota, angin apa yang meniup anda hingga datang ke istana saya?" ucap Ibu Suri.
"Saya hanya ingin mengunjungi Ibu Suri." jawab Han Ze Xing dengan senyum palsunya.
"Xiau Xue, pergi siapkan teh hangat untuk Putra Mahkota." perintah Ibu Suri pada pelayan.
"Tidak perlu repot-repot, saya hanya ingin bertanya satu hal. Saya mendengar Selir Fei berkata bahwa rahasia Ibu Suri ada di tangannya. Apakah Ibu Suri memang memiliki rahasia yang tidak boleh di ketahui orang?" tanya Han Ze Xing tanpa basa basi.
Wajah Ibu Suri berubah pucat, dia tampak ketakutan mendengar pertanyaan yang di lontarkan oleh Han Ze Xing.
"Mana mungkin ada hal seperti itu, Putra Mahkota pasti salah dengar." jawab Ibu Suri setelah menenangkan pikirannya.
Han Ze Xing tersenyum, "Tebakan ku benar, Ibu Suri memiliki rahasia yang di ketahui oleh Selir Fei, itu sebabnya mereka saling menutupi dan bekerja sama." batin Han Ze Xing.
"Karena sudah mendengar jawaban dari anda, saya pamit undur diri." ucap Han Ze Xing.
"Tinggallah lebih lama untuk minum teh bersama ku." ajak Ibu Suri.
"Maaf Ibu Suri, tapi saya masih ada urusan lain." tolak Han Ze Xing dengan sopan.
"Apakah kau kira aku akan dengan bodohnya minum teh beracun yang kau sediakan untuk ku?" batin Han Ze Xing.
^^^BERSAMBUNG...^^^
Hayo tebak... Rahasia apa yang diketahui Selir Fei? 🤔
Terima Kasih buat teman-teman yang sudah mampir di sini. Jangan lupa komen, Vote dan Like 👍
__ADS_1