The Princess Story

The Princess Story
princess 8


__ADS_3

Happy Reading ♥️


***


setelah lelah berada di perpustakaan tanpa terasa hari sudah sore zee kembali ke dalam kamarnya di ikuti oleh ella.


"selamat malam nona" ucap ella kepada zee.


"malam juga ella jangan lupa matikan lilinnya" balas zee.


Zee langsung lelap dalam tidurnya setelah seharian membaca beberapa novel di perpustakaan sepertinya membuat ia lelah.


Setelah beberapa lama zee tertidur tiba tiba ada seorang pria berjubah hita yang masuk kedalam kamarnya tanpa di ketahui siapapun.


"selamat malam cantik" ucap lirih pria yang saat ini sedang duduk di tepi ranjang Zee yang sedang tertidur pulas sembari mengusap pelan surai milik zee.


Dia memperhatikan zee menatapnya dengan amat sangat lembut seperti amat sayang kepada wanita di depannya itu.


Dia mengingat masa kecilnya dikala pertama kali bertemu dengan wanita di depannya itu.


saat itu di sebuah danau yang indah disana zee dengan ayahnya sedang bermain bersama.


"ayah aku mau ambil bunga itu" ucap zee kecil menunjuk bunga mawar merah yang cantik.


"tidak boleh sayang bunga itu berduri kamu tidak boleh mendekati bunga itu ya sayang"tegur ayah zee lembut.


"tidak zee mau bunga itu" rengek zee kecil kepada Ayahnya


"baiklah tunggu sebentar ya sayang ayah ambil dulu"ucap ayah zee karna tidak bisa tidak menuruti kemauan putri satu satunya itu.


"baik ayah"ucap zee girang dia menunggu dengan patuh.


Sementara raja Moldovi pergi zee mendengar seseorang menangis dengan langkah kecilnya dia mendekati sumber suara yang ternyata disana ada seorang anak laki laki menangis.


"hay'' sapa zee pada ana laki laki itu.


"kamu kenapa?" tanya zee kecil kepada anak laki laki itu.


"aku nggapapa kok" jawab anak itu sambil mengusap sisa air matanya.


"kenapa kamu nangis siapa yang nakal sama kamu"tanya zee polos.


"aku nggapapa kok" jawab anak itu


"kamu ngapain disini?" tanya anak laki laki itu.


"aku lagi main sama ayah tu" jawab zee menunjuk ayahnya yang sedang berusaha mengambil bunga mawar untuknya.


"kamu suka bunga mawar?" tanya anak laki laki itu.


"iya cantik kan" jawab zee dengan senyum manisnya.

__ADS_1


"kamu juga cantik"ucap anak laki laki itu.


"zee tau zee cantik ayah selalu bilang zee cantik kaya bunda" ucap zee dengan muka songongnya yang malah membuat anak laki laki itu tambah gemas.


"kamu lucu banget" ucap anak laki laki itu sambil mengelus rambut zee kecil.


"makasih"ucap zee tersipu.


"oh iya zee belum tanya nama kamu siapa" ucap zee mengulurkan tangannya.


"Damian panggil aja mian" jawab damian menerima uluran tangan zee.


"oke mian sekarang temannya zee ya"ucap zee antusias yang hanya di jawab anggukan dan senyum manis mian.


"zee sayang"panggil raja maldovi


"zee disini ayah" ucap zee.


"dimana sayang jangan ngumpet ngumpet" ucap raja maldovi sambil mecari zee.


"aku pergi dulu ya" pamit damian langsung lari meninggalkan zee sendirian.


"tapi mian mau zee kenalin ke ayah" batin zee


"putri kecil ayah disini ternyata" ucap raja maldovi mendekati zee kecil lalu mengangkatnya.


"ayah"panggil zee.


"apa zee berat?" tanya zee polos.


"tidak sayang kau tidak berat"jawab raja maldovi sambil terkekeh karna merasa lucu dengan pertanyaan pertanyaan putrinya.


***


Keesokan harinya


"hai selamat pagi zee"sapa damian yang tiba tiba sudah ada di kamar zee.


"loh mian kok di kamar zee" tanya zee bingung tapi dia senang karena dia memiliki teman.


"iya kan mian nemenin zee"jawab mian.


"mian masuk lewat man kok ngga di marahin penjaga" tanya zee penasaran.


"rahasia dong" jawab damian.


"zee mau main sama mian ngga" tanya damian.


"main kemana mian?" tanya zee


"tutup mata zee" ucap damian.

__ADS_1


"oke"zee menutup matanya tangan damian juga menutup mata zee.


Tiba tiba mereka sudah berada disebuah taman yang indah dengan hamparan bunga bunga beraneka ragam.


"buka mata kamu" ucap damian.


"waaah" mata zee berbinar setalah melihat keindahan yang ada di depan matanya.


"kok kita bisa disini mian gimana caranya" tanya zee penasaran tapi hanya di tanggapi gelengan oleh damian.


"yuk kesana" ucap zee sambil menggandeng tangan Damian membawanya berlari.


Deg deg deg


damian merasa detak jantungnya lebih cepat saat bersama dengan zee.


Zee dan damian berhenti di tengah tengah taman, zee melepaskan tangan damian lalu berputar putar menikmati keindahan dan tiupan lembut angin.


Waktu terasa terhenti ketika damian melihat senyum manis dari gadis kecil di depannya ini rasanya dunianya menjadi berbeda di dekat zee.


"mian sini' ajak zee yang hanya di bals gelengan oleh damian.


zee berjalan jalan di taman memetik beberapa bunga di ikuti oleh damian yang setia di belakangnya.


Setelah selesai memetik beberapa bunga zee kembali duduk bersama damian di bawah pohon rindang yang ada di sana.


zee sibuk berkutat dengan bunga bunga yang ada di depannya dia bahkan sangat serius sampai melupakan damian yang ada di depannya.


"taraaaaa"teriak zee yang mengagetkan damian yang tidak sengaja tertidur.


"gimana cantik kan'' ucap zee menunjukan mahkota bunga yang dia buat sendiri.


"wah cantik" puji damian.


"coba mian pake" ucap zee sambil memakaikan mahkota di kepala damian.


"sebentar"ucap damian lalu membuat cincin kecil dengan bunga bunga kecil.


"ini untuk zee"damian memakaikan cincin itu di jari manis zee.


''wah cantik" ucap zee dengan mata berbinar.


"ini beneran buat zee"tanya zee memastikan.


"iya itu buat kamu" jawab damian.


****


Sekiaan♥️


Jangan lupa like, komen and tambah ke favorit ya guys♥️

__ADS_1


Sehat selalu kalian♥️


__ADS_2