
Hari yang sangat ingin di hindari oleh Raja Wei akhirnya tiba, Thien Si Rui akan membawa Permaisuri ke Kerajaan Langit.
Putri Yuan Cin Cu telah menetapkan hatinya untuk mengikuti Thien Si Rui kembali ke Kerajaan Langit karena penolakan dari Han Ze Xing.
Sebelum mereka berangkat, Putri Yuan Cin Cu menitipkan sepucuk surat yang di tujukan kepada Han Ze Xing dan sepucuk surat lainnya untuk Zhou Yi Thing.
Raja Wei memerintahkan beberapa Pasukan Elang untuk melindungi Se Se. Dia memeluk lama istrinya sebelum akhirnya dia melepaskan pelukan nya dan mengantar kepergian mereka.
"Aku menitipkan anak anak kepada mu. Tolong jaga mereka dengan baik." ucap Se Se.
"Kembali lah secepatnya, aku akan menjaga anak anak dengan baik." jawab Raja Wei.
Setelah kepergian Thien Si Rui, Raja Wei meminta Yu untuk mengirimkan surat yang ditujukan untuk Han Ze Xing dan Zhou Yi Thing.
Zhou Yi Thing sedikit terkejut ketika mendapatkan surat dari Putri Yuan Cin Cu. Dia membuka dan membaca isi surat itu.
"Aku tidak pernah membayangkan jika akhirnya aku harus melepaskan pria yang telah ku cintai selama puluhan tahun. Meskipun begitu, aku merasa bahagia karena dia telah menemukan wanita baik seperti anda.
Xing menyukai makanan manis yang lembut, dia tidak menyukai makanan pedas. Xing menyukai suara dari kecapi, dia membenci suara drum yang keras.
Xing lemah terhadap cuaca dingin, pastikan anda menjaga nya dengan baik di saat musim dingin. Dia akan merasa lebih baik jika minum teh jahe di hari hujan.
Xing menyukai rambut yang terurai panjang, dia akan bersikap seperti anak-anak dengan membuka kepangan rambut anda jika anda selalu mengikatnya.
Xing selalu makan dengan porsi yang sedikit karena pencernaan nya tidak bagus, jangan membiarkan dia makan makanan yang dapat membuat perut kembung dan susah di cerna.
Aku benci mengakui hal ini, tapi Xing benar-benar menyukai dan mencintai anda, Nona Zhou Yi Thing. Aku harap anda dapat menerima dan membalas cinta dari Xing, dia adalah pria yang sangat baik.
Aku menyerah atas keinginan ku sendiri, bukan karena siapapun. Aku harap anda dapat menjaga Xing dengan baik tanpa merasa bersalah dengan masa lalu anda. Aku akan selalu mendoakan kebahagiaan untuk kalian berdua."
Zhou Yi Thing menghela napas panjang setelah membaca surat dari Putri Yuan Cin Cu.
"Anda salah, dia tidak mencintai saya, dia hanya merasa harus bertanggung jawab atas kesalahan yang telah dia lakukan." ucap Zhou Yi Thing.
ISTANA MATAHARI
__ADS_1
Han Ze Xing telah menerima surat yang di tujukan kepadanya. Dia membuka surat itu, di dalam nya ada sebuah liontin yang dulu pernah dia berikan untuk Putri Yuan Cin Cu.
"Kenapa gadis itu masih menyimpan liontin ini?" tanya Han Ze Xing dalam hati.
"Xing, aku tidak tahu harus bagaimana menjelaskan hal ini kepada mu. Seharusnya aku lebih peka dan perhatian, aku tidak tahu bahwa sikap ku telah membuat mu terluka.
"Aku minta maaf karena telah menyebabkan kamu sakit hati meskipun aku tidak sengaja melakukan hal itu. Aku menghindari tatapan mu bukan karena aku meremehkan mu, aku hanya tidak ingin kamu merasa di perhatikan karena kaki mu sedang lumpuh.
"Aku menutup pintu kamar karena terlalu terkejut melihat wajah mu, tapi saat itu aku merasa sangat bahagia karena kamu mencari ku lebih dulu. Saat aku membuka kembali pintu kamar, kamu sudah pergi, aku mencari mu di beberapa ruangan yang biasa kamu datangi, tapi kamu tidak ada di mana pun.
"Saat itu aku tidak tahu bahwa hati mu terluka karena sikap ku. Aku benar-benar gadis yang buruk dan bodoh bukan? Aku tidak layak menjadi istri mu karena kebodohan ku ini.
"Ketika kamu membaca surat ini, aku sudah meninggalkan Kerajaan Han. Aku harap kamu akan selalu hidup bahagia bersama gadis yang kamu cintai. Jika kelak kita bertemu lagi, aku akan menganggap mu sebagai teman baik ku di masa kecil. Jangan menghindari ku karena kesalahan ku di masa lalu. Bisakah kamu melakukan nya?"
Han Ze Xing melipat kembali surat dari Putri Yuan Cin Cu, "Aku lah yang bodoh, karena telah salah paham terhadap gadis polos seperti mu selama bertahun tahun." ucap Han Ze Xing.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Putri Mahkota di kabarkan meninggal keesokan harinya, Selir Zhou Yi Mei di hukum mati karena telah meracuni Putri Mahkota.
Tentu saja itu karena Putri Yuan Cin Cu yang asli telah mengirimkan berita tentang dirinya kepada Kaisar Yuan, namun hanya beberapa orang di Kerajaan Han yang mengetahui masalah tentang Putri Mahkota yang palsu.
Rombongan Thien Si Rui juga mendengar kabar tentang kematian Putri Mahkota palsu, beberapa penggosip membicarakan hal ini saat mereka singgah untuk makan di sebuah restoran.
"Malang sekali nasib Putri Mahkota, baru sebentar dia tinggal di Istana, sekarang nyawa nya sudah melayang."
"Selir Zhou benar-benar kejam. Seharusnya wanita itu di hukum dengan berat sebelum di beri racun."
"Putra Mahkota juga pasti sangat sedih karena kehilangan kedua istri nya di saat yang bersamaan."
"Hah... mereka melontarkan kata kata yang mereka inginkan tanpa mengetahui kebenaran nya." keluh seorang pria.
"Benar, Putra Mahkota memang tidak menyukai Putri Mahkota. Mungkin saja ini persekongkolan untuk menyingkirkan wanita itu."
"Selir Zhou hanya alat yang di gunakan oleh Putra Mahkota untuk membunuh Putri Mahkota.
__ADS_1
"Kasihan sekali kedua wanita itu."
"Sepertinya nama baik Putra Mahkota akan segera menjadi buruk karena berita ini." ucap Thien Si Rui.
"Dia yang memilih jalan ini, biarkan dia menyelesaikan nya sendiri." jawab Se Se.
"Sepertinya Permaisuri sangat mempercayai kemampuan Putra Mahkota." ucap Thien Si Rui.
"Saya percaya kebenaran akan selalu menang, bukan karena kemampuan Putra Mahkota." jawab Se Se.
"Aku baru tahu jika Permaisuri adalah orang yang sangat optimis." ucap Thien Si Rui.
"Terima kasih atas pujian anda Yang Mulia." jawab Se Se.
"Sepertinya kita harus menginap satu malam, hari sudah mulai gelap." ucap Putri Yuan Cin Cu.
"Aku akan mencari penginapan di sekitar sini. Kalian tunggu saja di tempat ini." ucap Thien Si Rui.
Beberapa saat setelah Thien Si Rui meninggalkan kedua gadis itu, preman-preman masuk ke dalam restoran dan membuat kerusuhan.
Seorang preman meminta pelayan untuk mengambilkan minuman keras yang paling mahal untuk mereka. Pelayan itu menolak karena mengetahui niat buruk preman tersebut.
Preman itu minum semua minuman yang paling mahal tanpa membayar seperser pun. Pelayan dan pemilik restoran sudah sering di rugikan oleh preman preman itu.
"Brakkk!"
^^^BERSAMBUNG...^^^
Hai teman-teman...
Mohon dukungan nya.
Bantu Vote dan Like 👍setiap Episode.
Jangan lupa tulis komentar sebanyak-banyaknya.
__ADS_1
Terima Kasih💖