
Raja Wei melihat Yu sedang memegang tangan nya yang melepuh.
"Ada apa dengan tangan mu?" tanya Raja Wei.
"Putri Yuan hampir menumpahkan air panas ke tubuh Permaisuri, hamba menghalangi air panas itu menggunakan tangan." jawab Yu.
Wajah Raja Wei berubah cemas, dia berjalan mendekat ke arah Se Se.
"Kamu tidak apa-apa? Apakah ada yang terluka?" tanya Raja Wei sambil memperhatikan seluruh bagian tubuh istrinya.
"Aku baik-baik saja. Tapi sepertinya Putri Yuan tidak menyukai ku. Dia sengaja menumpahkan air panas saat berada di dekat ku." ucap Se Se dengan nada sedih yang di buat-buat.
"Apa benar begitu? Putri Yuan Cin Cu?" tanya Raja Wei.
"Itu tidak benar! Putri tidak sengaja menyenggol tangan hamba hingga air panas itu tumpah." jawab pelayan Putri Yuan Cin Cu.
"Pengawal, bawa pelayan kurang ajar ini dan pukul dia 30 kali." perintah Raja Wei.
"Anda tidak boleh menghukum pelayan saya! Dia tidak bersalah, apakah kalian negara Han sengaja mempersulit kami yang berasal dari negara Yuan?" bentak Putri Yuan Cin Cu.
"Dia pantas di hukum karena berlaku tidak sopan, tidak ada hubungannya dengan asal negara anda. Apakah negara Yuan tidak pernah mengajari pelayan untuk bersikap sopan terhadap orang yang lebih tinggi statusnya?" ucap Han Ze Xing.
Putri Yuan Cin Cu mengepalkan kedua tangan nya, dia tidak bisa membantah ucapan Han Ze Xing karena pelayan nya memang bersikap tidak sopan sebab telah menjawab pertanyaan yang bukan di tujukan kepada nya.
"Pengawal, bawa dia!" perintah Han Ze Xing.
"Lepaskan saya, lepaskan saya...! Putri tolong saya!" teriak pelayan itu ketika dua orang pengawal menyeretnya.
"Sayang, kita tidak perlu berbicara banyak terhadap orang yang tidak punya etika. Ayo kita pulang!" ucap Raja Wei sambil merangkul pundak Se Se.
Se Se mengangguk, dia berbalik dan masuk ke dalam kereta setelah mengucapkan pamit kepada Han Ze Xing.
"Jaga kelakuan mu, jangan lupa ajari sopan santun kepada pelayan mu itu. Di sini adalah negara Han, bukan negara Yuan. Sebaiknya kau menjaga sikap meskipun hanya berpura-pura. Negara Han tidak bisa mengampuni orang yang berbuat salah meskipun dia seorang Putri!" ucap Han Ze Xing dengan wajah dingin.
Han Ze Xing membalikkan badannya kemudian berjalan menjauh, Putri Yuan Cin Cu sangat kesal dengan perlakuan Han Ze Xing yang terkesan dingin dan tidak menyukainya.
Raja Wei dan Se Se dalam perjalanan menuju kediaman, Se Se merasa Raja Wei sedang marah padanya karena selama di perjalanan dia belum mengatakan apapun.
__ADS_1
"Xuan..." panggil Se Se.
"Hmm?" jawab Raja Wei sambil menolehkan pandangan nya ke arah Se Se.
"Apakah kamu marah pada ku?" tanya Se Se.
"Kenapa aku harus marah pada mu?" tanya Raja Wei.
"Karena aku telah menyebabkan masalah di Istana." jawab Se Se.
"Aku tidak marah pada mu, yang kamu lakukan tadi sudah benar. Jangan membiarkan orang lain menyiksa mu meskipun orang itu adalah Kaisar. Aku akan selalu berada di pihak mu." ucap Raja Wei sambil mengelus rambut Se Se.
"Lalu kenapa Xuan diam saja sejak tadi?" tanya Se Se.
"Aku hanya sedang berpikir tentang Putri Yuan Cin Cu, wanita seperti itu, jika mendapat posisi sebagai Putri Mahkota, bukankah akan menjadi bencana? Saat melihatnya, aku tidak merasa dia orang yang baik, dia bahkan berani melukai mu." jawab Raja Wei.
"Tapi dia sudah di pilih oleh Kaisar, kita tidak dapat mencegahnya menjadi Putri Mahkota. Pernikahan mereka juga akan di laksanakan tiga hari lagi." ucap Se Se.
"Ada dua cara..." ucap Raja Wei.
"Dua cara?" tanya Se Se.
"Yang pertama tidak mungkin kita lakukan, akan terjadi peperangan dengan negara Yuan bila Putri Yuan terbunuh di negara Han. Sedangkan cara yang kedua, apakah tidak akan ketahuan?" tanya Se Se.
"Mereka tidak pernah melihat wajah asli Putri Yuan Cin Cu setelah berusia 10 tahun. Dia selalu memakai penutup wajah, kita tidak akan ketahuan jika menggantinya dengan orang lain." jawab Raja Wei.
"Siapa yang harus kita pilih untuk menjadi pengganti Putri Yuan Cin Cu?" tanya Se Se.
"Entah lah, aku akan membahas hal ini dengan Ze Xing. Kamu tidak perlu memikirkan nya." ucap Raja Wei.
Se Se mengangguk, " Aku harap Putra Mahkota tidak jatuh cinta kepada wanita seperti itu." ucap Se Se.
"Dia tidak mungkin menyukai wanita itu." jawab Raja Wei.
"Karena wanita yang Ze Xing cintai hanya kamu seorang." batin Raja Wei.
"Sepertinya Xuan sangat mengerti perasaan Putra Mahkota." ucap Se Se.
__ADS_1
"Tentu saja, aku melihat pertumbuhan nya sejak kecil hingga dewasa. Dia sangat baik hati dan berhati lembut, sulit bagi nya menjadi pemimpin yang bijaksana karena sifatnya itu." ucap Raja Wei.
"Menurut ku Putra Mahkota akan menjadi pemimpin yang baik dan dicintai oleh rakyat nya nanti." ucap Se Se.
"Aku harap dia bisa sedikit lebih keras dan kejam. Sifat lembut akan menjadi kelemahan bagi seorang pemimpin, sifat nya itu bisa di manfaatkan oleh orang lain yang ingin melawan nya." ucap Raja Wei.
"Kelihatan nya Xuan sangat menyayangi Putra Mahkota." ucap Se Se.
"Dia seperti adik dan anak bagi ku. Kehidupan nya sangat keras sejak kecil karena posisi nya sebagai Putra Mahkota, sudah banyak kesulitan dan penderitaan yang dia alami. Aku hanya merasa kehidupan kami sangat mirip sekali. Banyak musuh dan di kelilingi oleh ular yang berkepala tiga. Setiap waktu kami harus memasang sikap waspada dan hati-hati agar tidak kehilangan nyawa." jawab Raja Wei.
"Xuan pasti bisa menjaga nya dengan baik. Aku akan membantu melindungi hal berharga bagi Xuan." ucap Se Se sambil mengecup bibir Raja Wei.
"Apakah istri ku sedang menggoda ku sekarang?" tanya Raja Wei dengan senyum nakal.
"Aku hanya mencoba menghibur Xuan." jawab Se Se.
"Lain kali jangan memakai pakaian ini lagi!" perintah Raja Wei.
"Kenapa? Pakaian ini terlihat bagus." jawab Se Se.
"Karena kelihatan sangat bagus dan cocok untuk mu, itu sebabnya kamu tidak boleh memakainya lagi. Mata para pria akan terus melihat belahan dada mu itu." ucap Raja Wei dengan wajah kesal.
Se Se menatap ke bawah, mencari belahan dada yang di maksud oleh Raja Wei.
"Ini? Bukan kah ini masih sangat tertutup?" tanya Se Se dengan wajah bingung.
"Tapi itu terlihat sangat menggoda dari balik pakaian mu." jawab Raja Wei.
"Dasar tukang cemburu!" ucap Se Se dengan wajah tersenyum.
^^^BERSAMBUNG...^^^
Hai teman-teman...
Mohon dukungan nya.
Bantu Vote dan Like 👍setiap Episode.
__ADS_1
Jangan lupa tulis komentar sebanyak-banyaknya.
Terima Kasih💖