
Raja Wei menerima surat kaleng yang di kirimkan tanpa nama pengirim untuk nya, dia membuka dan membaca isi surat.
"Apakah anda ingin tahu siapa ayah dari bayi yang di kandung Su Li Ching? Temui saya dua hari lagi di Mei Li Fang."
*Mei Li Fang \= nama salah satu tempat hiburan.
"Siapa pengirim surat ini?" batin Raja Wei.
"Tok Tok Tok..."
"Masuk!"
Seorang pengawal masuk menyampaikan laporan.
"Yang Mulia, Nona Su Li Ching memaksa untuk masuk ke dalam Kediaman. Penjaga pintu sedang menahan nya di depan gerbang."
"Jangan biarkan dia masuk, apapun alasan kedatangan wanita itu, jangan pernah biarkan dia masuk ke sini!" jawab Raja Wei.
"Tapi Nona Su Li Ching datang bersama Pangeran Yuan." ucap pengawal itu.
"Yuan Yi Zhun? Kenapa dia bisa datang ke sini?" batin Raja Wei.
"Antarkan mereka ke ruang tamu, aku akan ke sana setelah selesai membaca semua laporan ini." jawab Raja Wei.
"Baik Yang Mulia." jawab pengawal kemudian memberi hormat sebelum pergi dari ruangan itu.
Raja Wei melanjutkan pekerjaan nya, tanpa terasa waktu sudah hampir gelap ketika dia selesai membaca semua laporan.
Sementara itu Su Li Ching yang menunggu di ruang tamu merasa uring-uringan karena pria yang di tunggu nya belum muncul juga. Yuan Yi Zhun hanya duduk menyantap camilan dan meminum teh hangat yang sudah di tambah hingga berkali kali oleh pelayan.
"Kenapa anda masih sabar dengan perlakuan pria itu Yang Mulia?" ucap Su Li Ching dengan nada kesal.
"Apa guna nya marah? Kita adalah tamu yang tidak di undang, sudah sewajarnya jika kita menunggu hingga dia menyelesaikan pekerjaan nya. Kamu boleh pergi lebih dulu jika tidak ingin menunggu!" jawab Yuan Yi Zhun.
"Tapi tetap saja dia tidak boleh memperlakukan anda seperti ini. Bagaimana bisa dia menyuruh kita menunggu hingga malam tiba namun dia belum menampakkan diri!" ucap Su Li Ching dengan nada tinggi.
"Saya tidak pernah menyuruh anda untuk menunggu! Anda sendiri yang memutuskan untuk menunggu atau tidak, anda boleh pergi jika merasa keberatan." ucap Raja Wei yang baru saja masuk.
"Lama tidak bertemu, Han Ze Xuan." ucap Yuan Yi Zhun.
__ADS_1
"Ada apa Pangeran Yuan jauh jauh datang ke sini?" tanya Raja Wei.
Raja Wei duduk berhadapan dengan Yuan Yi Zhun, sementara Su Li Ching berdiri di samping Yuan Yi Zhun.
"Saya datang untuk menyampaikan sesuatu, bisakah kita bicara berdua?" ucap Yuan Yi Zhun
"Ya, ikut lah dengan saya ke ruang kerja." ucap Raja Wei.
Su Li Ching terlihat tidak senang karena sejak tadi Raja Wei sama sekali tidak melihat atau pun memperhatikan keberadaan nya. Dia merasa di abaikan oleh kedua pria itu.
"Suatu hari nanti, aku pasti akan menghancurkan kediaman ini!" gumam Su Li Ching sambil mengepal erat kedua telapak tangan nya.
Raja Wei meminta pelayan untuk menyiapkan teh, Yuan Yi Zhun dengan cepat menolak.
"Tidak perlu, sepertinya saya sudah minum 10 cangkir teh sejak menunggu anda tadi." ucap Yuan Yi Zhun.
"Maaf, saya sangat sibuk hari ini." ucap Raja Wei.
"Tolong baca surat ini!" ucap Yuan Yi Zhun sambil menyerahkan sebuah amplop coklat yang bersegel.
Raja Wei mengambil amplop itu dan membuka nya, dia mengeluarkan secarik kertas dan membaca isi surat itu.
"Saya tahu permintaan ini sangat keterlaluan, bagaimana pun, anda bukan bagian dari Kerajaan Yuan. Tapi sebelum kami menemukan giok itu, tolong bantu Kerajaan Yuan agar tidak mengalami kehancuran."
"Apakah surat ini di tulis sendiri oleh Kaisar Yuan?" tanya Raja Wei setelah selesai membaca isi surat.
"Benar, ayah yang menulis surat itu." jawab Yuan Yi Zhun.
"Sepertinya saya tidak bisa membantu Kerajaan kalian. Wanita itu akan menjadi perusak hubungan ku dengan Permaisuri. Aku tidak bisa menikah dengan nya." ucap Raja Wei.
"Saya akan menjelaskan nya kepada Permaisuri. Bolehkah saya menemui nya?" tanya Yuan Yi Zhun.
"Bukan tidak boleh, tapi saat ini Permaisuri masih belum kembali." jawab Raja Wei.
"Permaisuri tidak berada di kediaman?" tanya Yuan Yi Zhun dengan wajah penasaran.
"Ya, sudah satu tahun dia menghilang. Saya juga tidak tahu di mana dia berada." jawab Raja Wei.
"Apakah anda tidak mencari nya?" tanya Yuan Yi Zhun.
__ADS_1
"Saya tidak tahu harus ke mana mencari nya, jika waktu bisa di putar kembali, saya tidak akan pernah mengizinkan dia untuk pergi dari kediaman ini." ucap Raja Wei dengan wajah menyesal.
"Maafkan saya berkata seperti ini, tapi jika Permaisuri belum kembali, bukan kah tidak apa apa pura-pura menikah dengan Su Li Ching?" ucap Yuan Yi Zhun.
"Saya tidak mau melakukan hal itu, jika dia kembali dan mengetahui bahwa saya telah menikah lagi, dia pasti akan merasa sakit hati meskipun ini hanya pernikahan palsu. Bukan tidak mungkin dia akan pergi selamanya dari sisi saya jika saya melakukan hal itu." jawab Raja Wei.
"Maaf, saya tidak berpikir sejauh itu. Tapi Kerajaan Yuan saat ini sedang dalam bahaya. Jenderal Su selalu mengancam ayah, kami sudah mencari cara untuk membunuh pria itu, tapi dia terlalu kuat." ucap Yuan Yi Zhun.
"Jika anda perlu bantuan, saya bisa membunuh pria itu untuk Kerajaan Yuan." ucap Raja Wei.
"Itu terlalu berbahaya, jika dia mengetahui rencana ini, bukan tidak mungkin pria itu akan menyerang keluarga anda. Dia adalah pria yang berbahaya." jawab Yuan Yi Zhun.
"Bukan kah saat ini dia juga sedang menargetkan keluarga saya dengan mengirimkan putri nya ke sini?" ucap Raja Wei.
"Saya sangat berterima kasih jika anda bisa membantu kami. Tapi saya harap anda lebih mengutamakan keluarga anda, Han Ze Xuan." ucap Yuan Yi Zhun.
"Masalah ini sekarang menjadi masalah kita berdua. Kita akan menghancurkan pria itu bersama." ucap Raja Wei.
"Terima kasih." jawab Yuan Yi Zhun.
"Wanita itu masih berada di ruang tamu, tolong bawa dia pergi bersama anda. Saya tidak pernah mengizinkan wanita itu untuk menginjakkan kaki nya di kediaman ini." pinta Raja Wei.
"Baiklah, kalau begitu saya akan kembali ke ruang tamu untuk membawa nya pergi." ucap Yuan Yi Zhun.
"Terima kasih." jawab Raja Wei.
Yuan Yi Zhun berjalan keluar dari ruangan itu, namun dia menghentikan langkah nya di depan pintu kemudian berkata, "Han Ze Xuan, saya harap Permaisuri akan segera kembali ke sisi anda."
Raja Wei tersenyum mendengar ucapan dari Yuan Yi Zhun, "Saya juga sangat berharap dia segera kembali." batin Raja Wei.
^^^BERSAMBUNG...^^^
Hai teman-teman...
Mohon dukungan nya.
Bantu Vote dan Like 👍setiap Episode.
Jangan lupa tulis komentar sebanyak-banyaknya.
__ADS_1
Terima Kasih💖