The Princess Story

The Princess Story
Ep 161. Mengunjungi Putri Mahkota


__ADS_3

Se Se masuk ke Istana bersama Raja Wei. Mereka menemui Han Ze Xing terlebih dulu sebelum memeriksa Putri Mahkota.


"Paman, ada apa Paman datang kemari?" tanya Han Ze Xing.


"Untuk memeriksa penyakit Putri Mahkota!" jawab Raja Wei.


"Kebetulan sekali, sudah lama saya menunggu hari untuk menyingkirkan kedua wanita itu." ucap Han Ze Xing.


"Apa yang ingin kamu lakukan?" tanya Raja Wei.


"Membuktikan bahwa Selir Zhou Yi Mei yang telah meracuni Putri Mahkota dan membunuh wanita yang sedang sekarat itu!" jawab Han Ze Xing.


"Jika Putri Mahkota palsu itu mati, kami tidak akan bisa menukarkan nya dengan Putri Mahkota yang asli." batin Se Se.


"Yang Mulia, kenapa anda terlihat sangat ingin membunuh Putri Mahkota?" tanya Se Se.


"Karena wanita itu bukan Putri Yuan Cin Cu." jawab Han Ze Xing.


"Anda mengetahui nya?" tanya Se Se.


"Tentu saja saya mengetahui hal ini, Putri Yuan Cin Cu yang saya kenal tidak akan melakukan hal buruk terhadap orang lain. Meskipun saya tidak menyukai nya, saya masih bisa membedakan kedua orang itu." jawab Han Ze Xing.


"Apakah anda tahu siapa wanita itu Yang Mulia?" tanya Se Se.


"Jika melihat sifat sombong dan arogan nya, mungkin wanita itu adalah Putri dari Jenderal Cin. Wanita itu hampir saja membunuh saya di masa lalu." jawab Han Ze Xing.


"Paman tidak menyangka jika kamu sudah mengetahui semua hal ini. Apakah kamu tidak penasaran kemana perginya Putri Yuan Cin Cu yang asli?" tanya Raja Wei.


"Entah lah, aku tidak ingin memikirkan hal yang tidak penting. Lebih bagus jika wanita itu tidak muncul di sini, saya tidak menyukai nya." jawab Han Ze Xing.


"Anda terlihat sangat membenci Putri Yuan Cin Cu, apakah anda memiliki dendam pribadi terhadap gadis itu Yang Mulia?" tanya Se Se.


"Ketika saya menjadi orang cacat, wanita itu pernah datang sekali ke Kerajaan Han. Saat itu, dia bahkan tidak ingin menatap wajah saya. Jika tanpa sengaja kami bertatap muka, wanita itu akan memalingkan wajahnya seperti melihat sesuatu yang menjijikkan." jawab Han Ze Xing.


"Benarkah Putri Yuan Cin Cu seperti itu? Dia tidak terlihat seperti orang yang akan bersikap meremehkan orang lain. Apakah ada kesalah pahaman di antara kalian?" tanya Se Se.


"Bukan sekali dua kali dia bersikap seperti itu, saya pernah mengetuk pintu kamarnya karena ingin memberikan sesuatu kepada wanita itu. Tapi dia menutup kembali pintu kamar nya setelah melihat saya yang berada di depan pintu." jawab Han Ze Xing.


Raja Wei dan Se Se saling menatap, rasa nya sulit di percaya mendengar kata-kata yang di ucapkan oleh Han Ze Xing.


"Saya akan membantu Yang Mulia untuk menyingkirkan Putri Mahkota palsu itu terlebih dulu." ucap Se Se.

__ADS_1


"Saya akan melimpahkan semua kesalahan kepada Selir Zhou Yi Mei. Dari awal memang dia yang telah meracuni wanita itu." ucap Han Ze Xing.


"Saya permisi dulu Yang Mulia." ucap Se Se.


Raja Wei mengantar Se Se ke depan pintu, dia kembali masuk setelah tubuh istrinya tidak terlihat.


"Bagaimana jika Putri Yuan Cin Cu yang asli datang kemari untuk mengambil posisi nya? Apa yang akan kamu lakukan?" tanya Raja Wei.


"Menyingkirkan nya!" jawab Han Ze Xing.


"Apakah kamu yakin tidak ada salah paham di antara kalian?" tanya Raja Wei.


" ... "


Han Ze Xing tidak bisa menjawab pertanyaan Raja Wei dengan yakin karena saat dia menilai Putri Yuan Cin Cu, kondisi nya sangat berbeda dengan sekarang.


Dulu dia merasa tidak percaya diri karena kaki nya tidak dapat di gunakan sebagaimana mestinya sehingga dia sering merasa orang-orang meremehkan dan menjauhi nya.


"Bagaimana bisa Putri Jenderal Cin yang menggantikan nya? Apakah kamu tidak ingin mengetahui nya? Apakah kamu tidak penasaran bagaimana dengan nasib Putri Yuan Cin Cu yang asli?" tanya Raja Wei.


"Tidak, saya tidak ingin mengetahui hal itu. Bahkan jika dia meninggal ataupun mengalami kejadian buruk sehingga wanita lain yang di utus untuk menggantikan dirinya, saya tidak perduli." jawab Han Ze Xing.


"Apakah menurut Paman, saya terlalu kejam dan tidak punya perasaan?" tanya Han Ze Xing.


"Tidak, kamu masih terlalu lemah untuk dikatakan kejam. Kamu bahkan memikirkan nasib Han Ze Yun setelah dia tidur dengan Selir mu. Kamu harus bersikap lebih kejam lagi jika ingin menjadi pemimpin dari Kerajaan Han. Sikap baik hati itu akan menjadi bumerang untuk mu suatu saat nanti." jawab Raja Wei.


"Saya akan mencoba mengubah nya. Tolong nasehati saya jika ada kesalahan lain yang saya lakukan tanpa saya sadari, Paman." ucap Han Ze Xing.


"Ikutlah dengan ku ke kamar Putri Mahkota palsu itu. Kamu harus menjenguknya meskipun hanya untuk menjaga nama baik mu di depan para pejabat." ucap Raja Wei.


"Baik Paman." jawab Han Ze Xing.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


"Keluar kalian semua! Dasar tidak berguna!" teriak salah satu pelayan dari dalam kamar Putri Mahkota.


Beberapa Tabib lari keluar kamar karena ketakutan. Pelayan dari Putri Mahkota merasa kesal karena Tabib-tabib itu tidak dapat mengobati penyakit majikan nya.


Raja Wei dan Han Ze Xing baru saja tiba ketika Tabib-tabib itu berlari keluar, sedangkan Se Se masih menunggu di depan kamar Putri Mahkota.


Pelayan Putri Mahkota langsung ceria begitu melihat wajah Han Ze Xing, dia merasa senang karena akhirnya keinginan Putri Mahkota terpenuhi. Sejak gadis itu sakit, dia sangat ingin bertemu dengan Han Ze Xing.

__ADS_1


Han Ze Xing dan Raja Wei masuk ke kamar Putri Mahkota di ikuti oleh Se Se, gadis itu sedang berbaring lemah di atas ranjang.


Pelayan memanggil Putri Mahkota beberapa kali agar gadis itu sadar, dia ingin majikan nya mengetahui kehadiran Han Ze Xing.


Putri Mahkota membuka mata nya, wajah pucat dan lemah itu tersenyum begitu melihat Han Ze Xing berada di samping nya.


"Yang Mulia, akhirnya anda datang menjenguk saya." ucap Putri Mahkota.


"Aku tidak akan permah menginjak kan kaki ku di tempat ini jika bukan karena Paman yang meminta ku ke sini!" batin Han Ze Xing.


Karena tidak ada jawaban dari Han Ze Xing, suasana di kamar menjadi canggung. Raja Wei meminta Se Se untuk memeriksa keadaan Putri Mahkota.


"Saya akan memeriksa anda Yang Mulia." ucap Se Se.


Pelayan Putri Mahkota terlihat tidak senang karena Se Se akan memeriksa kesehatan majikan nya. Namun dia tidak dapat berbuat apa-apa karena itu adalah perintah dari Raja Wei.


Setelah beberapa saat memeriksa Putri Mahkota, Se Se kemudian berkata, "Ini bukan penyakit, tapi keracunan."


Semua orang yang mendengarnya tentu merasa terkejut, kecuali Han Ze Xing dan Raja Wei yang memang sejak awal sudah mengetahui nya.


"Apakah racun ini ada penawarnya?" tanya Han Ze Xing.


"Maafkan saya, tapi racun ini sudah masuk ke jantung dan hati Putri Mahkota. Meskipun ada penawarnya, nyawa Putri Mahkota sulit untuk di selamatkan." jawab Se Se.


"Bohong! Anda pasti berbohong!" bentak pelayan Putri Mahkota karena merasa terkejut mendengar jika majikannya tidak tertolong lagi.


"Kau benar-benar tidak punya sopan santun!" ucap Han Ze Xing.


"Seret pelayan ini, hukum dia dengan 30 kali tamparan agar kelak dia tahu sopan santun!" perintah Raja Wei.


^^^BERSAMSUNG...^^^


Hai teman-teman...


Mohon dukungan nya.


Bantu Vote dan Like 👍setiap Episode.


Jangan lupa tulis komentar sebanyak-banyaknya.


Terima Kasih💖

__ADS_1


__ADS_2