The Princess Story

The Princess Story
Ep 184. Permaisuri menghilang


__ADS_3

Raja Wei mendorong tubuh Su Li Ching ke arah dua pengawal yang masih berada di depan nya. Pria itu membuka pakaian luarnya kemudian membuang pakaian nya ke sembarang arah. Dia merasa jijik karena pakaian itu telah di sentuh oleh Su Li Ching.


"Bawa wanita gila ini pergi dari sini sekarang juga!" ucap Raja Wei.


"Baik Yang Mulia." jawab kedua pengawal itu bersamaan.


"Yang Mulia, anda tidak boleh melakukan ini. Saya sudah menunggu anda sangat lama di sini. Yang Mulia, Tolong kasihani anak kita!" ucap Su Li Ching sambil menangis.


Raja Wei tidak memperdulikan tangisan wanita itu, dia masuk ke dalam kediaman dan langsung menuju ke kamar.


Raja Wei membuka pintu kamar, namun Se Se tidak berada di sana. Raja Wei mencari gadis itu di sekitar kolam mandi namun Se Se juga tidak ada di tempat itu.


"Kemana dia? Apakah dia masih belum kembali?" batin Raja Wei.


Raja Wei berjalan keluar kamar, dia mencari sosok istri nya di taman bunga dan halaman, saat bertemu dengan dua pelayan yang lewat, Raja Wei menghentikan kedua pelayan itu dan bertanya kepada mereka.


"Apakah kalian melihat Permaisuri?" tanya Raja Wei.


"Tidak Yang Mulia, hamba belum melihat Permaisuri sejak beliau keluar pagi hari tadi." jawab salah satu pelayan.


"Lalu bagaimana dengan mu? Apa kamu melihat Permaisuri?" tanya Raja Wei kepada pelayan yang satu nya lagi.


"Tidak Yang Mulia, hamba belum melihat Permaisuri sejak pagi hari." jawab pelayan itu.


"Kemana pergi nya gadis itu?" gumam Raja Wei.


Raja Wei akhirnya memutuskan untuk mencari Se Se di luar kediaman. Sebelum pergi keluar, Raja Wei memerintahkan Yu untuk mengumpulkan anggota Pasukan Elang.


Mereka menunggu Raja Wei di ruangan kerja seperti biasa nya. Raja Wei masuk ke ruang kerja, dia berdiri di depan para anggota Pasukan Elang.


"Kalian, bagi lah menjadi 4 kelompok. Cari Permaisuri hingga ketemu, jangan kembali sebelum kalian menemukan gadis kecil ku!" perintah Raja Wei.


"Baik Yang Mulia." jawab mereka serentak.


Anggota pasukan Elang segera keluar untuk melaksanakan tugas mereka setelah memberi hormat kepada Raja Wei.

__ADS_1


Yu melangkah mendekat ke arah Raja Wei kemudian bertanya, "Yang Mulia, apakah saya boleh bertanya apa yang telah terjadi kepada Permaisuri?"


Raja Wei menghela napas panjang sebelum menjawab pertanyaan Yu, dia menjelaskan semua hal yang telah terjadi mulai dari surat kaleng hingga Se Se menemui nya di tempat hiburan Mei Li Fang.


"Permaisuri ku pasti sangat kecewa dan sedih saat ini." ucap Raja Wei.


"Saya akan mencari Permaisuri dan menjelaskan semua nya, saya yakin Permaisuri pasti akan mempercayai anda Yang Mulia." ucap Yu.


"Terima kasih Yu, aku harus mencari nya juga. Tolong bantu aku untuk menemukan Permaisuri secepatnya." ucap Raja Wei.


Yu mengangguk kemudian berjalan pergi, dalam hati dia merasa kasihan kepada majikan nya yang terlihat sangat frustasi.


"Aku pasti akan menemukan Permaisuri dan membawa nya kembali ke sisi Yang Mulia." batin Yu.


Para anggota Pasukan Elang telah membagi kelompok dan berpencar mencari Se Se, sementara Yu dan Raja Wei bekerja sendiri untuk mencari gadis itu.


Di sebuah ruangan gelap, 8 orang pria masuk dengan penutup wajah yang terbuat dari kain hitam dan memakai pakaian yang serba hitam pula.


Di ruangan itu, seorang gadis di ikat dengan mata tertutup dan mulut yang di bungkam dengan kain putih. Dua orang pria mengangkat tubuh gadis itu sedangkan sisa 6 pria lain nya mengikuti mereka dari belakang.


Dua orang pelayan menggunting pakaian yang di kenakan oleh sang gadis kemudian mereka mengangkat tubuh gadis itu ke dalam kolam mandi air hangat.


Ke empat pelayan wanita itu membersihkan tubuh gadis yang masih dalam keadaan tidak sadar, mereka melepaskan penutup mata juga penutup mulut gadis itu.


"Wah, cantik sekali wanita kali ini." ucap salah satu pelayan.


"Kasihan sekali nasib nya, dia pasti akan dijadikan budak **** oleh majikan kita." ucap pelayan yang lain.


"Sayang sekali wanita secantik ini harus melayani nafsu pria tua itu!"


"Sttt! kecilkan suara mu! Apa kau sudah bosan hidup?"


"Aku hanya merasa kasihan kepada wanita wanita yang di jadikan budak oleh pria tua mesum itu."


"Jangan memanggil majikan kita seperti itu, lidah mu akan menghilang jika dia mendengarnya!"

__ADS_1


Ke empat pelayan menghentikan percakapan mereka, semua menjalankan tugas masing masing mulai dari membersihkan tubuh dan wajah gadis itu hingga memakaikan pakaian yang mewah namun sedikit terbuka di tubuh sang gadis.


Setelah merasa puas dengan hasil kerja mereka, ke empat pelayan mulai membersihkan dan membereskan pakaian yang tadi mereka gunting. Ruangan itu kembali bersih dan rapi dalam waktu sekejab saja.


"Ayo keluar, kita harus mengantarkan makanan untuk Tuan." ucap salah satu pelayan.


Pelayan itu berjalan keluar di ikuti oleh teman rekan nya. Sesaat kemudian, seorang pria tua yang memakai baju sutra masuk ke kamar itu.


Pria tua itu adalah Su Guan Bin, ayah dari Su Li Ching dan Su Li An. Dia berjalan mendekat ke arah gadis yang saat ini tertidur di atas ranjang giok miliknya.


"Gadis yang benar benar cantik. Sesuai rumornya, dia sangat mirip dengan malaikat yang turun dari langit. Wajah mulus dan kulit putih halus yang sangat menggoda. Tidak sia sia aku menyuruh pengawal untuk membawa nya ke sini." ucap Su Guan Bin.


"Tok Tok Tok!"


Empat pelayan wanita masuk membawa makanan dan arak yang keras. Mereka meletakkan makanan dan minuman itu di meja. Sebelum keluar dari ruangan, ke empat pelayan itu memberi hormat kepada Su Guan Bin.


"Keluar dan jangan membiarkan siapapun masuk ke sini!" ucap Su Guan Bin kepada pengawal yang mengikuti pelayan masuk.


"Baik Tuan." jawab pengawal itu.


Su Guan Bin duduk menikmati makanan yang sudah tersedia di meja, dia juga menikmati arak yang di kirimkan oleh pengikut setia nya. Arak itu begitu keras hingga mampu memabukkan seekor gajah.


Su Guan Bin mabuk setelah meneguk beberapa gelas arak di meja nya, pria itu berjalan ke arah ranjang. Dia menatap wajah gadis yang baru saja di culiknya dengan tatapan penuh gairah.


"Jika kau bersedia, aku rela menjadikan kamu sebagai istri ku. Jika kamu mau hidup bersama ku, aku ... akan memberikan semua yang kamu inginkan. Harta dan kekayaan bukan lah masalah bagi ku." ucap Su Guan Bin dalam keadaan mabuk.


^^^BERSAMBUNG...^^^


Hai teman-teman...


Mohon dukungan nya.


Bantu Vote dan Like 👍setiap Episode.


Jangan lupa tulis komentar sebanyak-banyaknya.

__ADS_1


Terima Kasih💖


__ADS_2