The Princess Story

The Princess Story
Ep 222. Phoenix


__ADS_3

"Pergilah! Aku menolak tawaran kontrak denganmu!" ucap Se Se.


"Tunggu! Aku harus kontrak denganmu apapun yang terjadi!" ucap Phoenix tergesa gesa.


"Kenapa harus aku?" tanya Se Se.


"Karena hanya kau satu satunya manusia yang terlihat sangat terang." jawab Phoenix.


"Apa lagi maksudnya itu?" tanya Se Se.


"Kau adalah satu satunya manusia yang terlihat sangat terang di mataku. Itu artinya kau adalah manusia yang memiliki kekuatan suci terbesar di dunia ini!" jawab Phoenix.


"Aku tidak mengerti apa maksudmu! Tapi sepertinya kamu terlalu banyak berharap! Kekuatan suci atau apapun itu, aku tidak memiliki hal hal seperti itu! Pergilah dari sini sebelum kamu membuat para pelayan terkejut!" ucap Se Se.


"Aku tidak mungkin salah menilai! Kau adalah manusia yang memiliki kekuatan suci sejak kau lahir kembali!" jawab Phoenix.


"Aku tidak memiliki kekuatan suci yang kamu bilang itu. Aku bahkan tidak tau apa itu kekuatan suci dan bagaimana menggunakannya!" ucap Se Se.


"Lahir kembali? Bagaimana burung ini bisa tau?" batin Se Se.


"Burung jelek! Pergilah sebelum aku menjadikan mu sebagai menu sarapan!" ancam Raja Wei.


"Aku tidak akan pergi sampai aku melakukan kontrak!" jawab Phoenix.


"Apa yang kamu perlukan dari kontrak ini?" tanya Se Se.


"Aku memerlukan kekuatan suci mu!" jawab Phoenix.


"Sudah ku katakan, aku tidak memiliki kekuatan seperti itu! Kekuatan suci? Benar benar luar biasa ya khayalan mu itu!" ucap Se Se.


"Aku tidak berkhayal. Coba saja ulurkan tanganmu, aku akan membuktikannya!" ucap Phoenix.


Se Se menggaruk garuk kepala, karena pernasaran, akhirnya dia mengulurkan tangan ke arah Phoenix.


Phoenix mengangkat satu kakinya kemudian mengukir huruf dalam bahasa kuno yang tidak diketahui oleh Se Se dan Raja Wei.


Sekilas muncul sinar terang dari talapak tangan Se Se, terukir huruf kuno yang di tulis oleh Phoenix tadi.


"Lihat... Lihat ini!" ucap Phoenix yang tiba tiba saja menjadi kecil.


"Hey burung jelek! Kenapa kamu tiba tiba menjadi burung kecil?" tanya Raja Wei.

__ADS_1


"Ini karena kekuatan suci. Tolong lakukan kontrak dengan ku!" ucap Phoenix dengan wajah iba.


"Kamu terlihat jadi imut ya setelah mengecil begini!" ucap Se Se.


"Kalau begitu, kau mau kan? Ayolah kontrak denganku!" pinta Phoenix.


"Walaupun kamu menjadi kecil dan imut, aku masih menolak untuk melakukan kontrak dengan mu!" jawab Se Se.


Phoenix terbang mengitari Se Se sambil berkata, "Ayolah... Ayo kontrak dengan ku! Aku mohon lakukan kontrak dengan ku!"


Raja Wei terlihat sangat kesal dengan tingkah laku Phoenix, dia menarik ekor Phoenix kemudian melemparkan tubuh Phoenix ke udara.


"Menjauhlah dari istriku! burung jelek!" ucap Raja Wei kesal.


"Ku mohon, lakukan kontrak dengan ku! Aku mohon! Kontrak dengan ku!" ucap Phoenix yang kembali mengitari tubuh Se Se.


Pusing dengan suara kicauan si burung Phoenix, Se Se menangkap dan kini meletakkan Phoenix di depan wajahnya.


"Apa yang kamu inginkan dari kontrak ini? Kenapa kamu harus melakukan kontrak ini? Katakan dengan jelas sebelum aku menggunduli bulu jelekmu ini!" ucap Se Se.


"Aku... Aku...!" burung Phoenix bingung harus menjawab atau tidak.


Karena kesal menunggu, Raja Wei mengambil burung Phoenix dari tangan Se Se dan kembali melempar nya ke udara. Kali ini lemparannya cukup kuat hingga membuat tubuh burung Phoenix melayang jauh.


"Ayo masuk, abaikan saja burung jelek itu!" ucap Raja Wei sambil menarik lengan Se Se untuk kembali masuk ke kamar setelahnya ia menutup pintu.


Pintu kembali diketuk dari luar, kini sambil terdengar suara Phoenix yang meminta untuk melakukan kontrak.


"Aku mohon lakukan kontrak dengan ku! Aku akan menjadi pelindungmu!"


"Manusia!"


Wajah Raja Wei saat ini terlihat seperti akan membunuh siapapun yang dia temui, kesal dengan kelakuan burung Phoenix.


"Phoenix ini akan mati jika tidak melakukan kontrak!" teriak Phoenix dengan nada putus asa setelah beberapa lama mengetuk pintu.


"Akhirnya dia mengatakan apa yang sebenarnya dia inginkan dari kontrak ini!" ucap Se Se sebelum membuka pintu kamar.


"Manusia! Manusia sudah buka pintu lagi! Apa kau sudah mau kontrak dengan ku?" tanya Phoenix dengan mata berharap.


"Kenapa kamu akan mati jika tidak kontrak dengan ku? Sebaiknya kamu jawab dengan jujur!" ucap Se Se.

__ADS_1


"Hahh...!! Aku hanya ingin hidup. Tapi jika ingin melanjutkan kehidupan ku ini, aku harus menjalin kontrak dengan manusia yang memiliki kekuatan untuk menjawa jiwa ku. Kebetulan kita bertemu saat terkurung di ruang hampa saat itu, dan kekuatan untuk menjaga jiwa ku ada padamu." jawab Phoenix.


"Anggap saja apa yang kamu katakan itu benar, lalu... Apa yang akan terjadi jika aku melakukan kontrak dengan mu? Apakah aku akan kehilangan sesuatu atau dalam kondisi berbahaya?" tanya Se Se.


"Tidak! Tidak! Tidak! Bukan bahaya melainkan jiwa mu dan jiwa ku akan bersatu. Kita akan berbagi hidup dan mati. Jika salah satu dari kita masih hidup maka kita akan selalu bisa di bangkitkan kembali." jawab Phoenix.


"Apa itu artinya kamu dan aku tidak akan pernah mati jika salah satu nya masih hidup?" tanya Se Se.


Phoenix mengangguk, "Bahkan kita bisa berbagi kekuatan dan kemampuan. Misalnya, api dari tubuh ku ini! Kau bisa menggunakannya kapan saja jika kau menjalin kontrak dengan ku!"


"...."


Terdiam sejenak sambil berpikir, akhirnya Se Se berkata, "Aku menolak kontrak ini!".


"Ke... Kenapa??" tanya Phoenix dengan wajah tak percaya.


"Karena aku ini manusia dan sudah sewajarnya jika manusia lahir, tua dan mati! Kenapa aku harus jadi hantu yang tidak bisa mati hanya karena menjalin kontrak denganmu?" ucap Se Se.


"Bukankah itu bagus jika kau hidup kekal? Semua manusia menginginkan hal ini!" ucap Phoenix.


"Aku tidak menginginkannya, aku tidak ingin hidup kekal dengan melihat kepergian satu persatu keluarga ku. Pergilah! Aku menolak menjalin kontrak ini!" jawab Se Se.


Raja Wei menahan pintu yang akan di tutup oleh Se Se, dia tertarik dengan ucapan Phoenix yang menjelaskan bahwa Se Se tidak akan bisa mati jika Phoenix masih hidup.


"Ayo lakukan!" ucap Raja Wei.


"Ya Ya Ya! ayo lakukan kontrak ini!" ucap Phoenix sambil terbang berputar mengelilingi Se Se dan Raja Wei.


"Xuan??" ucap Se Se sambil menatap Raja Wei.


"Ayo lakukan kontrak ini! Dengan begitu, aku tidak akan pernah kehilangan diri mu!" ucap Raja Wei.


"Xuan, tapi... itu berarti saya akan hidup sendiri setelah semuanya pergi dari dunia ini." ucap Se Se.


"Tidak, kamu tidak akan pernah hidup sendiri." jawab Raja Wei.


"Apa maksudnya?" tanya Se Se.


"Hey kau burung jelek! Berjanjilah terlebih dulu sebelum kontrak di lakukan! Berjanjilah jika kau tidak akan membangkitkan kembali jiwa Se Se tanpa persetujuan darinya!" ucap Raja Wei kepada Phoenix.


"Ya Ya, aku berjanji. Apapun keinginan anda, aku akan melakukannya." jawab Phoenix.

__ADS_1


^^^BERSAMBUNG...^^^


"


__ADS_2