
Empat orang kasim membawa tubuh Selir Zhou Yi Mei kembali ke kamar, mereka memanggil tabib istana untuk memeriksa keadaan Selir Zhou Yi Mei.
Setelah beberapa saat memeriksa luka di wajah dan tubuh Selir Zhou Yi Mei, tabib memberikan resep obat kepada pelayan.
Han Ze Xing diberitahu oleh tabib istana bahwa Selir Zhou Yi Mei baik-baik saja. Hanya terdapat luka memar di wajah dan tubuh nya, namun nyawa gadis itu tidak terancam karena luka luka kecil itu.
"Rawat dia dengan baik!" perintah Han Ze Xing.
"Baik Yang Mulia." jawab Tabib Istana.
Han Ze Xing tersenyum sinis setelah Tabib Istana keluar dari ruangan nya.
"Kalian yang menginginkan posisi sebagai Putri Mahkota dan selir. Jangan menyalahkan siapapun jika nyawa kalian melayang di Istana yang dingin ini." ucap Han Ze Xing.
"Yang Mulia, anda belum mengunjungi Raja Wei dan Permaisuri." ucap seorang Kasim.
"Siapkan kereta kuda, aku akan ke sana sekarang." jawab Han Ze Xing.
Han Ze Xing mengunjungi kediaman Raja Wei, saat masuk ke dalam kediaman, dia melihat Zhou Yi Thing yang sedang berusaha menangkap kupu-kupu di taman.
"Gadis itu terlihat sangat bahagia." batin Han Ze Xing.
Han Ze Xing melanjutkan langkahnya, tanpa sengaja Zhou Yi Thing menabrak tubuh Han Ze Xing.
Wajah Zhou Yi Thing yang tadinya ceria menjadi suram dan ketakutan saat melihat Han Ze Xing. Tubuhnya gemetaran, dia berlari menjauh dari Han Ze Xing.
"Ada apa dengan gadis itu? Kenapa dia ketakutan saat melihat ku?" batin Han Ze Xing.
Han Ze Xing berpikir sesaat sebelum melanjutkan langkahnya, namun dia masih tidak tahu alasan kenapa gadis itu begitu ketakutan saat melihatnya.
Zhou Yi Thing masuk ke dalam kamar dan mengunci pintu kamar. Dia duduk di lantai dengan tubuh yang masih gemetaran.
Han Ze Xing menemui Raja Wei terlebih dulu sebelum melihat sepupu kecil nya yang baru saja lahir.
Han Ze Xing memberikan sebuah kalung giok berwarna hijau terang sebagai hadiah atas kelahiran Pangeran.
"Apakah dia sudah punya nama?" tanya Han Ze Xing.
"Belum, apa kamu mau memberikan nama untuk nya?" tanya Raja Wei.
__ADS_1
"Bagaimana jika nama nya Han Ze Yin?" tanya Han Ze Xing.
"Nama yang bagus dan cocok dengan nama Pangeran pertama. Han Ze Xin, Han Ze Yin." ucap Raja Wei.
"Nama mu adalah Han Ze Yin, apa kamu menyukai nya?" tanya Se Se kepada bayi kecilnya.
"Lihat senyumnya yang lebar dan ceria, sepertinya dia sangat suka dengan nama yang di berikan oleh Ze Xing." ucap Raja Wei.
"Bagaimana dengan pernikahan anda Putra Mahkota? Apakah kedua gadis itu sudah membuat sakit kepala anda?" tanya Se Se.
"Lumayan, mereka sepertinya sangat cocok. Saya hanya membiarkan mereka bermain berdua tanpa campur tangan. Lihat saja nanti siapa yang akan menjadi pemenang nya." jawab Han Ze Xing.
"Aku tidak menyangka keponakan ku bisa bersikap kejam juga." ucap Raja Wei.
"Saya hanya memberi pelajaran kepada orang yang pantas mendapatkan nya." jawab Han Ze Xing.
"Apakah anda tidak berniat mencari istri yang sesuai dengan anda Yang Mulia?" tanya Se Se.
"Saya belum menemukan gadis yang cocok. Hmm... tadi saat saya berjalan kemari, saya melihat seorang gadis di taman. Apakah dia pelayan di sini?" tanya Han Ze Xing.
"Maksud anda gadis cantik yang suka bermain dengan kupu-kupu?" tanya Se Se.
"Gadis itu adalah kakak dari Zhou Yi Mei, namanya Zhou Yi Thing. Jangan mengganggu nya, dia gadis yang baik." ucap Se Se.
"Aku tidak mengganggu gadis itu tapi dia terlihat ketakutan saat melihat ku." jawab Han Ze Xing.
"Ketakutan?" ucap Se Se dan Raja Wei bersamaan.
"Ya, dia ketakutan dan berlari menjauh begitu melihat wajah ku." jawab Han Ze Xing.
"Mungkin kejadian buruk yang menimpanya membuat dia ketakutan saat melihat laki-laki di dekatnya." ucap Se Se.
"Tidak, dia tidak ketakutan saat melihat Yu dan pengawal lain berkeliaran di sekitar kamar." jawab Raja Wei.
"Kalau begitu, hanya ada satu alasan kenapa dia takut pada ku. Dia adalah gadis yang berada di kamar bersama ku saat itu. Tapi kenapa dia membiarkan adiknya menggantikan dirinya?" batin Han Ze Xing.
"Apa yang terjadi pada nya?" tanya Han Ze Xing.
"Ikut aku ke ruang kerja, Permaisuri dan Pangeran harus banyak istirahat." ajak Raja Wei.
__ADS_1
Raja Wei menjelaskan semua kejadian yang telah menimpa Zhou Yi Thing. Hati Han Ze Xing semakin merasa bersalah karena menjadi salah satu pria brengsek yang sudah melecehkan Zhou Yi Thing.
"Paman, sepertinya dia adalah gadis yang bersama ku di kamar saat itu, bukan Zhou Yi Mei adiknya." ucap Han Ze Xing.
"Aku juga merasa seperti itu, karena kamar yang kamu masuki saat itu adalah kamar Zhou Yi Thing , bukan Zhou Yi Mei." jawab Raja Wei.
"Kenapa Paman tidak memberi tahu ku?" tanya Han Ze Xing.
"Gadis itu tidak cocok menjadi selir mu, dia hanya gadis lemah yang baik hati." jawab Raja Wei.
"Apakah Paman berencana untuk membiarkan gadis itu terus tinggal di kediaman ini?" tanya Han Ze Xing.
"Entah lah, aku harap dia bisa menemukan seorang pria yang benar-benar mencintai nya meskipun mengetahui apa yang telah terjadi padanya di masa lalu. Tapi jika dia ingin menetap selama nya di sini, aku tidak keberatan memberi makan satu orang lagi. Aku tidak akan menjadi miskin hanya karena menerima satu orang gadis di kediaman." jawab Raja Wei.
"Lalu bagaimana dengan Permaisuri? Bukan kah dia akan merasa cemburu dan sakit hati apabila Paman menerima gadis lain di tempat ini?" tanya Han Ze Xing.
"Dia tidak akan berpikiran seperti itu. Permaisuri adalah gadis yang sangat pengertian, jika aku mengusir Zhou Yi Thing mungkin saja Permaisuri akan segera membentak dan memarahi ku." jawab Raja Wei.
"Benar, dia memang gadis yang sangat baik hati." batin Han Ze Xing.
"Lalu apa rencana mu terhadap kedua wanita itu? Kamu akan membiarkan mereka terus membuat keributan di Istana?" tanya Raja Wei.
"Aku akan mengusir kedua wanita itu jika sudah tiba saatnya." jawab Han Ze Xing.
Han Ze Xing pamit untuk kembali ke istana, masih ada urusan yang harus dia kerjakan.
Raja Wei kembali ke kamar, dia memutuskan untuk membicarakan masalah Zhou Yi Thing kepada Se Se.
"Permaisuri, ada yang harus aku bicarakan kepada mu mengenai Zhou Yi Thing." ucap Raja Wei.
^^^BERSAMBUNG...^^^
Hai teman-teman...
Mohon dukungan nya.
Bantu Vote dan Like 👍setiap Episode.
Jangan lupa tulis komentar sebanyak-banyaknya.
__ADS_1
Terima Kasih💖