The Princess Story

The Princess Story
Ep 152. Serba salah


__ADS_3

"Aku tahu kamu peduli dengan gadis itu, tapi ini adalah sesuatu yang di larang oleh Kekaisaran. Gadis yang tidak perawan lagi, tidak bisa menjadi Selir dari Kaisar atau pun Pangeran." ucap Raja Wei.


"Lalu bagaimana dengan bayi itu? Dia adalah bayi dari Putra Mahkota! Bagaimana dengan nasib dan masa depan Nona Zhou? Apakah dia yang meminta Putra Mahkota untuk menghamili diri nya?" jawab Se Se dengan wajah kesal.


"Aku mengerti maksud mu, kamu ingin Ze Xing bertanggung jawab atas perbuatan nya. Tapi saat itu dia di bawah pengaruh obat, kita tidak bisa menyalahkan Ze Xing sepenuhnya.


Apalagi saat ini Ze Xing baru saja menikahi Putri Mahkota dan mengangkat Zhou Yi Mei sebagai selir. Dia akan terlibat masalah jika musuh nya tahu dia menghamili gadis lain di luar Istana. Pandangan orang-orang akan menjadi buruk tentang Ze Xing. Tolong mengerti lah!" jelas Raja Wei.


"Demi nama baik Putra Mahkota? Lalu bagaimana dengan Nona Zhou? Apakah dia harus melahirkan anak nya dalam kondisi belum menikah? Apakah hanya nama baik Putra Mahkota saja yang penting bagi mu?" tanya Se Se.


Tanpa mereka sadari, Thien Si Rui dan Putri Yuan Cin Cu juga mengikuti langkah mereka. Semua percakapan Raja Wei dan Se Se telah di dengar oleh kedua tamu itu.


Raja Wei terdiam tanpa bisa menjawab pertanyaan dari Se Se, dia tentu tahu bahwa keputusan nya sangat egois dan merugikan Zhou Yi Thing. Namun semua ini dia lakukan demi Han Ze Xing yang saat ini sedang diperhatikan oleh banyak orang.


Entah pendukung atau musuh nya, Han Ze Xing tidak boleh memiliki kesalahan yang dapat membuat posisi pewaris nya terancam.


"Aku merasa tidak mengenal mu, apakah ini sifat asli mu yang sebenarnya?" tanya Se Se.


"Maaf, aku hanya berusaha melindungi Ze Xing." ucap Raja Wei dengan wajah menyesal.


Se Se berbalik kemudian melanjutkan langkahnya, dia masuk ke dalam kamar dengan perasaan kesal dan marah. Kesal karena keegoisan Raja Wei dan marah karena tidak bisa membantu Zhou Yi Thing.


"Apa yang harus ku lakukan untuk membantu gadis malang itu?" batin Se Se.


Raja Wei kembali ke ruang kerja, Thien Si Rui dan Putri Yuan Cin Cu juga kembali ke kamar mereka masing-masing. Kebenaran itu menjadi sebuah batu besar di hati Putri Yuan Cin Cu. Dia memang sudah lama mencintai Han Ze Xing, tapi saat ini pria yang dia sukai itu telah menghamili gadis lain.


"Kenapa hati ku seperti ini? Aku merasa tidak tenang setelah mengetahui bahwa bayi itu adalah milik Han Ze Xing. Apa yang akan ku lakukan? Apakah aku bisa menerima kenyataan ini?" batin Putri Yuan Cin Cu.


ISTANA MATAHARI


Kondisi Putri Mahkota semakin hari semakin lemah, semua Tabib Istana telah diperintahkan untuk memeriksa wanita itu tapi belum ada satu pun Tabib yang mengetahui penyakit yang di derita oleh Putri Mahkota.


Selir Zhou Yi Mei merasa senang karena rencana nya telah berhasil.

__ADS_1


"Tabib Istana umum nya hanya belajar tentang penyakit, mereka tidak akan mengetahui bahwa wanita ****** itu keracunan." batin Selir Zhou Yi Mei.


Han Ze Xing hanya mendengarkan laporan dari pelayan dan Zhong tanpa melakukan apapun. Dia tidak ingin ikut campur dalam pertikaian kedua wanita licik itu.


Yu mengirimkan surat dari Raja Wei untuk Han Ze Xing, Raja Wei meminta Han Ze Xing untuk datang ke kediaman nya karena ada urusan penting yang harus mereka bicarakan.


"Urusan penting? Tidak biasa nya Paman meminta aku untuk ke sana. Urusan penting apa yang di maksud oleh Paman? Apakah kamu mengetahui sesuatu?" tanya Han Ze Xing kepada Yu.


"Hamba tidak tahu Yang Mulia." jawab Yu.


"Kembali lah lebih dulu, aku akan ke sana jika pekerjaan ku sudah selesai." ucap Han Ze Xing.


Yu memberi hormat kemudian pergi meninggalkan Istana. Dalam perjalanan kembali ke kediaman, dia melihat seorang wanita yang mirip dengan Selir Zhou Yi Mei.


"Untuk apa wanita itu keluar dari Istana?" batin Yu.


Karena rasa penasaran, Yu akhirnya membuntuti Selir Zhou Yi Mei. Wanita itu masuk ke sebuah penginapan, di dalam sana seorang pria telah menunggu nya.


"Obat ini akan membuat anda lebih cepat hamil." ucap pria itu.


Yu pulang ke kediaman dan melaporkan hal yang di lihatnya kepada Raja Wei.


"Kerja bagus, minta salah satu pengawal untuk mengikuti wanita itu!" ucap Raja Wei.


"Baik Yang Mulia." jawab Yu.


Han Ze Xing datang ke kediaman Raja Wei, dia masuk ke dalam ruang kerja Paman nya itu.


"Ze Xing, ada sesuatu yang harus ku sampaikan kepada mu." ucap Raja Wei.


"Masalah apa? Paman terlihat sangat serius." ucap Han Ze Xing.


"Awalnya aku tidak ingin memberi tahu tentang masalah ini, tapi ucapan Permaisuri benar. Kamu harus bertanggung jawab atas kesalahan mu." ucap Raja Wei.

__ADS_1


Han Ze Xing semakin penasaran, apa yang hendak dikatakan Raja Wei kepada nya? Wajah serius Paman nya itu sangat jarang terlihat jika mereka hanya berdua.


"Zhou Yi Thing hamil!" ucap Raja Wei.


" ... "


Han Ze Xing tidak dapat berkata-kata. Dia merasa sangat terkejut mendengar kalimat yang di katakan oleh Raja Wei.


"Hamil? Gadis itu hamil?" batin Han Ze Xing.


"Apa yang akan kamu lakukan sekarang? Bayi itu tidak bisa lahir tanpa seorang ayah." ucap Raja Wei.


"Saya tidak tahu. Apa yang harus saya lakukan Paman? Saat ini, saya tidak bisa membawa gadis itu ke Istana. Kedua wanita licik itu pasti akan mencelakai nya jika mereka mengetahui kabar kehamilan gadis itu." ucap Han Ze Xing.


"Paman juga tidak tahu bagaimana cara mengurus hal ini, kamu pikirkan saja terlebih dulu sebelum mengambil keputusan." ucap Raja Wei.


"Apakah aku boleh menemui nya?" tanya Han Ze Xing.


"Pergilah, Paman akan mendukung keputusan mu, apapun itu." ucap Raja Wei.


"Terima kasih Paman." ucap Han Ze Xing.


Han Ze Xing berjalan menuju ke kamar Zhou Yi Thing, setelah sampai di sana, dia hanya mondar mandir di depan pintu kamar tanpa berani mengetuk pintu.


"Apa yang harus ku katakan pada gadis itu? Haruskah aku meminta maaf? Bagaimana jika dia masih ketakutan saat melihat ku? Dia pasti sangat membenci ku saat ini." batin Han Ze Xing.


^^^BERSAMBUNG...^^^


Hai teman-teman...


Mohon dukungan nya.


Bantu Vote dan Like 👍setiap Episode.

__ADS_1


Jangan lupa tulis komentar sebanyak-banyaknya.


Terima Kasih💖


__ADS_2