
Driver mengemudikan mobil dengan sangat berhati-hati, karena salah memutar kemudi, maka mobil akan terantuk oleh batang pohon. Di kursi depan mata Thomas melihat ke jalan yang ada di depannya, bahkan sampai ke atas-atas pohon. Tetapi tidak ada apapun yang tertangkap oleh matanya.
"Kita ikuti jalan lurus ini ya Tuan.., atau belok kanan mengikuti jalan yang terlihat lebih lebar itu." driver merasa ragu ketika di depannya terlihat ada persimpangan. Mereka benar-benar lupa dengan jalan yang tadi diambil ketika menuju kesini, karena kanan dan kiri pohon-pohon terlihat sama.
"Aku juga agak lupa..., atau coba hentikan sebentar mobilnya, aku akan melihat-lihat keluar sebentar." mendengar perintah Thomas, driver menghentikan mobilnya, Beberapa mobil yang membersamai mereka juga berhenti. Begitu mobil berhenti, Thomas segera membuka pintu mobil, kemudian turun. Di luar mobil, laki-laki itu melihat ke sekeliling, mencoba mengamati pohon-pohon yang berdiri di sekitarnya.
"Tempat ini masih sama dengan berpuluh-puluh tahun yang lalu. Bahkan batang-batang pohonnya juga masih sama, seperti tidak ada perubahan sama sekali." Thomas membatin sendiri, laki-laki itu seperti teringat dengan kejadian berpuluh-puluh tahun lamanya, ketika berada di hutan ini dulu.
"Bagaimana pa.., apakah kita benar-benar tersesat..?" tiba-tiba Thomas dikejutkan dengan suara Sarah istrinya. Perempuan itu sudah berdiri di sisinya.
"Kenapa kamu ikut keluar, terlalu berbahaya tempat ini. Segeralah kita masuk, jalan manapun yang akan kita ambil sama saja. Karena rumah perempuan tua tadi ada di tengah poros hutan, jadi jalan manapun yang kita pilih, kita akan keluar dari hutan ini." melihat istrinya sudah berada di luar mobil, Thomas langsung berbalik, dan meminta Sarah untuk kembali masuk ke dalam mobil.
"Blam.." setelah menutup pintu mobil di samping Sarah duduk, Thomas segera masuk ke dalamĀ mobil, kemudian menutup pintu perlahan.
"Kita lurus ikuti jalan ini, dan berhati-hatilah. Aku tiba-tiba seperti mendapatkan firasat tidak enak, semoga saja tidak terjadi apa-apa di hutan ini." setelah berada di dalam mobil, Thomas segera meminta driver untuk menjalankan mobilnya. Tanpa menunggu perintah kedua kalinya, driver segera menuruti perintah Thomas. Semua penumpang di dalam mobil itu terdiam, mereka seperti tersugesti dengan hijaunya pepohonan di sekitar mobil yang berjalan. Bahkan secara halusinasi, mereka melihat pohon-pohon itu menutupi jalanan yang sudah mereka lewati. Sehingga sepertinya, mereka tidak akan dapat untuk berbalik arah.
__ADS_1
Beberapa saat mereka berjalan dalam diam, tiba-tiba mata Thomas terbelalak. Melalui penglihatan manusia vampirenya, laki-laki itu menangkap gerakan beberapa orang yang berkelebat dari satu pohon ke pohon yang lain. Semula laki-laki itu mengira, jika apa yang dia lihat di depannya itu adalah binatang monyet. Tetapi bau manusia vampire dengan bau binatang monyet memang memiliki perbedaan. Tanpa bicara, Thomas merogoh senjata api yang ada di bawah kakinya, dan tanpa memberi tahu pada siapapun, laki-laki itu mengisi senjata tersebut dengan menggunakan peluru perak.
"Apa yang Tuan Thomas lihat, apakah ada sesuatu yang bisa mengancam keselamatan kita?" melihat apa yang dilakukan oleh laki-laki yang duduk di sampingnya, driver bertanya/
"Tenanglah, fokus menyopir dan mencari alternatif jalan tercepat. Aku yang akan mengurus semuanya.." tanpa menatap ke wajah driver, dengan cepat Thomas memberi tanggapan. Mendengar perkataan Tuan Thomas, driver terdiam dan kembalu fokus mengarahkan pandangannya ke depan.
*****
Beberapa Saat Kemudian..
"Ciiiitttt........." semua penumpang di dalam mobil, tiba-tiba mereka terantuk ke depan, karena driver menginjak rela secara mendadak. Mereka mengarahkan pandangan mata ke depan mobil.
"Ternyata firasatku benar, ada yang akan mengajak kita untuk main-main sejenak. Hentikan dulu mesin mobilnya, kita harus menyingkirkan dulu papan penghalang ini, baru kita akan dapat melewatinya." Thomas berbicara dengan driver. Beberapa pengawal dengan sigap sudah pada keluar dari dalam mobil mereka, kemudian berjalan melihat papan penghalang yang terbuat dari besi itu.
"Tuan Thomas.., sepertinya ada yang sengaja sudah menunggu kedatangan kita. Untuk menghambat perjalanan kita, orang-orang itu menghadang kita dengan papan besi." salah satu pengawal berbicara pada Thomas.
__ADS_1
"Iya periksalah sekeliling, dan pastikan beberapa pengawal berjaga-jaga dan melindungi mobil ini." Thomas membuka pintu mobil, dan berjalan menghampiri para pengawal itu,.
Merasakan ada tatapan mata yang melihatnya, tanpa berpamitan laki-laki itu melompat dan dalam sekejap sudah berada di udara. Setelah memastikan apa yang dilihatnya, laki-laki itu segera terbang meluncur menuju ke dahan pohon yang tidak jauh dari tempatnya saat ini.
"Dukk... braakk..." tiba-tiba dari atas pohon, terjatuh seorang manusia vampire dari atas.
Melihat temannya terjatuh, beberapa manusia vampire melompat dan mengeroyok Thomas. Para pengawal seperti terprovokasi dengan apa yang mereka lihat di depannya. Tanpa mereka sadari, mereka berlari untuk memberikan pertolongan pada Thomas, tetapi melupakan Alexa dan Nyonya Sarah yang berada di dalam mobil. Bahkan driver juga membuka pintu mobil dan melompat keluar.
"Alexa.., papamu sedang dikeroyok oleh manusia vampire. Apa yang akan kita lakukan, menurut mama kita harus segera cepat keluar dari tempat ini. Mama akan ke depan mengambil alih kemudi, kita akan berdua meninggalkan tempat ini." melihat keadaan yang tidak seimbang terjadi di depannya, Nyonya Sarah mengambil inisiatif.
"Alexa saja yang mengemudikan mobil mam... Mama di kursi samping menjadi navigator saja.." dengan cepat ALexa menyetujui apa yang dikatakan Nyonya Sarah.
Kedua orang itu dengan cepat berpindah ke kursi depan, dan Alexa mengambil alih kemudi. Tetapi Alexa tiba-tiba merasa kaget, karena di depan mobil sudah berdiri tiga manusia vampire yang berasal dari hutan tersebut. merasa tidak mengenali manusia vampire itu, tanpa berpikir Alexa menginjak pedal gas, dan mobil dengan kecepatan penuh menerjang dua manusia vampire yang menghadang di depannya,
"Bagus Alexa.., cepatlah. Di depan masih banyak lagi manusia vampire yang menghadang kita.." Nyonya Sarah berteriak, melihat di depan beberapa manusia vampire juga sedang menghadang mereka. Bahkan dua manusia vampire yang tertabrak tadi, mereka masih terlihat segar. Dengan tatapan sinis. dua manusia vampire itu berdiri di atas bumper depan mobil yang dikemudikan Alexa.
__ADS_1
"Bagaimana mam.., apakah masih ada senjata api di dalam mobil ini. Kita bisa menggunakannya untuk mengusir mereka..." Alexa tampak panik melihat banyaknya manusia vampire yang mendekati mobil yang saat ini dia kemudikan.
***********