Cinta Tulus Dan Pengorbanan Alexa

Cinta Tulus Dan Pengorbanan Alexa
Burj Al Arab


__ADS_3

Di Burj Al Arab hotel ikonik di Dubai dengan pelayanan bintang tujuh, Alexa dan Ravendra menempati Presidential SUites disitu. Burj al-Arab memiliki atrium lobi tertinggi di dunia, setinggi 180 meter. Atrium tersebut dapat melingkupi Gedung World Trade Center Dubai yang setinggi 38 lantai, bangunan tertinggi di Dubai dari akhir 1970-an sampai pertengahan 1990-an.Tanpa memperhatikan harga, laki-laki itu terlihat sudah terbiasa bermukim di hotel tersebut. Setelah memerintahkan Alexa untuk segera membersihkan diri, Ravendra meminta room service untuk memberikan pelayanan dengan mengundang chef hotel ke kamarnya. Merasa khawatir jika Alexa kurang menyukai selera masakan timur tengah, Ravendra meminta chef untuk menyediakan masakan Indonesia, dan beberapa masakan pelengkap dari Timur Tengah,


Mata Ravendra bersinar melihat istrinya sudah kembali bermuka cerah, dimana wajah gadis itu bersinar setelah selesai membersihkan tubuhnya. Jika tidak mengingat kondisi kesehatan sitrinya, Ravendra pasti akan mengungkung kembali istrinya dalam pelukannya. Tetapi, untungnya laki-laki itu segera tersadar, jika tubuh manusia memiliki rasa capai yang akan berakibat pada kesehatan tubunnya. ravendra berusaha menahan gejolak manusia purba yang akan meronta keluar dari dalam tubuhnya.


"Honey.., kenakan pakaian dulu. Setelah ini, aku akan menemanimu jalan-jalan ke mall terbesar di negeri ini. Selain besar, mall ayang akan kita datangi juga merupakan mall termewah, dan selalu menjadi tujuan orang-orang Timur tengah dalam fashion mereka. Kamu bisa memilih semua kebutuhanmu di mall tersebut, un limited." ucap Ravendra memanjakan perempuan cantik yang saat ini sudah menjadi istrinya itu.


"Kak Ravend terlalu memanjakanku.. yang wajar saja kak. Alexa tidak butu perlengkapan mewah, yang nyaman di tubuh saja, sudah cukup untukku." ucap Alexa menolak perlakuan yang diberikan suaminya. Ravendra hanya tersenyum tidak menanggapi penolakan itu.


"Tapi sekarang kak Ravend keluar dulu..., Alexa takut kakak akan menyergapku lagi jika tahu ALexa tidak berpakaian." mengingat dirinya belum mengenakan pakaian dan masih bergulung di bawah handuk, Alexa mengusir Ravendra untuk keluar dari kamarnya. gadis itu tidak mau saat dia berganti pakaian, Ravendra melihatnya..


"Ha.., ha..., ha..., ternyata baru beberapa hari menikah, istriku sudah hafal dengan kelakuan suaminya. Honey.., kamu adalah candu untukku, dan tidak akan mungkin aku bisa berpisah denganmu." ucap Ravendra sambil mengerling pada perempuan itu.

__ADS_1


"Kak..., keluar dong. Jika tidak mau keluar, Alexa juga tidak akan beranjak dari sini, dan tidak akan berganti pakaian." teriak Alexa seperti orang yang ketakutan akan kehilangan sesuatu.


"Okay..., okay..., aku tunggu di meja makan. Chef hotel sudah menyiapkan bebebrapa menu makanan untuk kita. Saat ini kita harus sering mengisi perut, kamu sudah tahu kan betapa banyaknya energi kita terkuras untuk bisa saling melayani." ucap Ravendra menggoda gadis itu. Sebuah kerlingan mata kembali dikirimkan Ravendra untuk istrinya.


Merasa malu, Alexa memelototkan matanya dan melempar laki-laki itu dengan menggunakan bantal kursi ke wajahnya. Laki-laki itu tertawa keras sambil berjalan meninggalkan Alexa sendiri di kamar tersebut. Tanpa menunggu lagi, setelah memastikan suaminya sudah tidak berada di kamar, ALexa segera mengenakan pakaian yang sudah disiapkan oleh suaminya. Menyadari sikapnya yang terlewat pada Ravendra, ALlexa tersenyum sendiri.


"Maaf ya kak..., Alexa terkadang masih terbawa masa dimana kita belum menikah. Tapi Alexa janji.., ALexa akan berlatih untuk mengendalikannya, sedikit demi sedikit." Allexa berbicara pada dirinya sendiri. Gadis itu tidak mau membuang waktu. Setelah menyelesaikan dirinya mengenakan pakaian, dan memoles wajahnya dengan sedikit bedak tabur, Alexa segera keluar dari dalam kamar untuk menyusul Ravendra yang sudah menunggunya di meja makan.


*********


"Ada apa honey.., apa yang kamu lihat?" melihat Alexa yang masih tertegun memandang ke sekitarnya, Ravendra tersenyum kemudian merangkul gadis itu.

__ADS_1


"Aku tidak percaya dengan apa yang aku lihat kak..., seperti sebuah mimpi." bisik ALexa malu di telinga suaminya itu. Ravendra tersenyum mendengar bisikan gadis itu. Jika sejak awal gadis itu menemukan Uncle Thomas, mungkin sejak kecil ALexa sudah akan menikmati fasilitas mewah tersebut. Karena kesalah pahaman di masa lalu, yang membuat Alexa menjadi kurang gaul di mata orang-orang kaya.


"Ini nyata honey.., dan ini baru sebagian tempat yang kita kunjungi. Aku akan membawamu keliling dunia.., kita akan menikmati keindahan dunia secara bersama-sama." ucap Ravendra. Laki-laki itu segera menggandeng tangan gadis itu untuk naik ke atas helipad.


"Kita akan kemana kak.., kenapa naik helipad?" baru menyadari setelah mereka di dalam helipad, ALexa bertanya pada Ravendra. Laki-laki itu mengambil headphone dan memasangkannya di telinga gadis itu.


"Apakah kamu sudah lupa honey.., bukannya aku tadi sudah bilang. Aku akan mengajakmu jalan-jalan ke mall honey... Belilah apa yang ingin kamu beli disana, jangan terlalu banyak berpikir." setelah memasangkan headphone, Ravendra kembali memberikan sebuah kecupan di bibir Alexa secara sekilas. Pilot helipad tersenyum dan menganggukkan kepala melihat adegan itu.


"Okay guys..., immediately take my wife and I to The Dubai Mall as soon as possible!" Ravendra langsung meminta pilot untuk mengantarkan mereka ke The Dubai Mall.


"With pleasure, ladies and gentlemen." setelah menjawab pertanyaan yang diberikan Ravendra, pilot segera menerbangkan pesawat menuju ke tempat yang sudah disampaikan Ravendra. Sepanjang perjalanan, mata Alexa tidak berkedip menatap pemandangan indah dari atas sana. Selain lautan yang biru..., hamparan padang pasir berwarna coklat muda juga terlihat di depan matanya. Ravendra tersenyum melihat perhatian istrinya, perlahan laki-laki itu memegang kepala Alexa dan menyandarkan di pundaknya.

__ADS_1


Tidak berapa lama, helipad yang membawa Ravendra dan Alexa sudah memasuki The Dubai Mall. The Dubai Mall memiliki luas sekitar 3.6 juta meter persegi, sebagai sebuah mal yang besar mal ini mampu menampung sampai 1.200 toko yang berjualan dan beroperasi di dalamnya. Jumlah pengunjung yang datang pun sungguh fantastis yaitu sekitar 30 juta pengunjung datang setiap tahunnya untuk menikmati dan menjelajahi keindahan dan kemegahan dari mall ini.


***********


__ADS_2