
Ketika orang-orang masih tertidur di mansion, Alexa perlahan menyelinap keluar dari dalam mansion. Dengan mengendap-endap, Alexa menghindari penglihatan dari para pelayan di rumah itu. Sesampainya di luar mansion, Alexa merasa lega. Tetapi gadis itu baru menyadari, jika mansion Ravendra berada di area yang tidak terjangkau kendaraan umum. Tidak ada satupun rumah di kawasan itu, sehingga yang memanfaatkan jalan hanya untuk menuju atau dari mansion Ravendra.
"Aku harus segera pergi dari mansion kak Ravend.., entah bagaimanapun caranya." dengan membulatkan tekad, Alexa bergegas menyelinap di antara pohon-pohon untuk menghindari pandangan penjaga mansion Ravendra. Hari ini dia hanya ingin menjauhkan diri dari Ravendra, dia membutuhkan waktu untuk berpikir.
Setelah kurang lebih satu kilometer berjalan, Alexa melihat ada pick up pengangkut sayur yang sedang menuruni bukit. Tanpa berpikir ulang, Alexa segera berlari menuju ke tengah jalan. Tangannya melambai-lambai mencoba menghentikan kendaraan itu, dan untungnya salah satu penumpang ibu-ibu melihatnya, dan meminta sopir untuk menghentikan mobilnya.
"Ada urusan penting apa Non.., pagi-pagi kenapa sudah sampai disini?" ibu-ibu itu langsung bertanya pada Alexa.
"Iya bu..., apakah saya diijinkan menumpang Bu.., sampai di jalan besar. Kebetulan, saya sedang camping dengan teman-teman di tempat ini Bu.., karena ada urusan saya harus segera pulang untuk melihat mama." Alexa membuat alasan agar menimbulkan belas kasihan pada ibu itu.
"Tapi sedikit berdesakan dengan ibu gimana Non.., karena di bak belakang sudah penuh dengan sayuran." seperti diduga oleh Alexa, ibu itu mengijinkan untuk menumpang.
"Tidak masalah bu.. lagian tidak lama kok. Setelah di jalan besar, saya bisa mencari ojek online untuk mengantarkan saya pulang ke rumah ibu." dengan cepat, Alexa menyetujui perkataan ibu-ibu tersebut. Begitu pintu depan terbuka, Alexa segera masuk ke dalam mobil dan duduk berdesakan dengan ibu tersebut.
"Rumahnya dimana Non.., kenapa tidak diminta orang rumah untuk menjemput. Masak pagi-pagi masih gelap begini, Non sudah berada di sini. Padahal tidak ada orang yang akan melewati tempat ini jam segini, karena tidak ada pemukiman di sekitar sini. Untung ibu tadi dari pondok yang ada di ladang untuk membawa turun sayuran." tanya ibu tersebut pada Alexa.
"Kebetulan saya hanya tinggal berdua dengan mama saya bu.. Ayah saya sudah lama meninggal, jadi tidak mungkin mama saya menjemput. Saya tinggal di Jalan Imam Bonjol bu.." Alexa jujur menjawab pertanyaan ibu tersebut.
__ADS_1
"Maaf ya Non.., sudah mengingatkanmu pada almarhum papamu. Tidak usah naik angkutan umum atau ojek online, kebetulan kita juga mau mengantar sayuran di Pasar Rebo di ujung Jalan Imam Bonjol. Nanti kamu bisa turun di jalan sana.." tidak diduga, ternyata Alexa satu arah dengan ibu-ibu yang akan ke pasar tersebut.
"Baik Bu.., sekali lagi terima kasih ya bu atas bantuannya pada Alexa." dengan cepat, Alexa mengucapkan terima kasih.
"Sudahlah.., kita memang diharuskan saling membantu. Sudah.., jalan masih jauh. Jika Non Alexa masih mengantuk, tidurlah dulu. Ibu yakin, kamu sudah melalui jalan yang panjang, sampai ketemu dengan kami tadi." ibu tersebut menyarankan Alexa untuk beristirahat. Tanpa menjawab, Alexa menganggukkan kepala, kemudian Alexa memejamkan matanya. Dia ingin cepat melupakan kejadian yang tadi malam dia alami di mansion. Ibu itu tersenyum melihat Alexa yang sudah memejamkan matanya, kemudian ibu itu melakukan hal yang sama.
**********
Alexa segera masuk ke dalam rumah tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. Untungnya pagi itu pintu tidak dikunci oleh Nyonya Sarah. Melihat ada orang yang berjalan masuk ke dalam rumah, dengan tergopoh-gopoh Nyonya Sarah melihat ke ruang tamu. Perempuan paruh baya itu tersenyum melihat kedatangan putrinya dalam keadaan berantakan..
"Iya mam.., maaf. Alexa keburu ngantuk, jadi kelupaan mengucapkan salam, Alexa langsung tidur lagi saja ya mam." masih merasa malas, Alexa berpamitan pada Nyonya Sarah untuk melanjutkan tidurnya.
"Kamu anak gadis.., tidak boleh jorok. Mandilah dulu sebentar..., berendamlah sebentar dengan air hangat, kebetulan mama baru saja selesai merebus air. Siapkan baju gantimu terlebih dulu, mama bantu membawa air panasnya ke kamar mandi." selalu mengutamakan kebersihan, Nyonya Sarah meminta putrinya untuk membersihkan tubuhnya dulu sebelum istirahat. Tidak mau mengecewakan mamanya, Alexa menganggukkan kepala.
Melihat putrinya masuk ke dalam kamar, Nyonya Sarah segera menyiapkan air panas untuk Alexa. perempuan itu hafal dengan perangai putrinya, dia bisa menebak jika Alexa sedang memiliki masalah. Tetapi Nyonya Sarah membiarkannya dulu, lain waktu dia baru akan menanyakannya pada Alexa secara langsung.
"Sudah ma.. airnya?" Alexa tiba-tiba sudah muncul membawa baju ganti. Gadis itu memang sudah terbiasa dari kecil untuk mengenakan baju di kamar mandi.
__ADS_1
"Sudah..., sana cepatlah keburu airnya dingin kembali. Mama akan menyiapkan sarapan untukmu, kebetulan mama membuat bubur Manado kesukaanmu." Nyonya Sarah segera meminta putrinya untuk membersihkan dirinya. Perempuan itu segera menuju dapur untuk menyiapkan sarapan pagi dengan putrinya.
Setelah beberapa saat menyiapkan sarapan padi di atas meja, dan sudah membuatkan teh panas untuk putrinya, Nyonya Sarah menunggu di meja makan. Tidak berapa lama, Alexa sudah datang mengenakan celana pendek dan kaos oblong.
"Na.., kamu tidak masuk kerja hari ini..?" tanya Nyonya Sarah yang heran melihat penampilan putrinya.
"Alexa masih capai mam.., minta tolong ya mam.. Mama menelpon ke Boss Ridwan, memberi tahu jika Alexa ijin hari ini. Alexa mau tidur dulu, ya mam..., please." dengan tatapan puppy eyes, Alexa merayu Nyonya Sarah. Mamanya Alexa akhirnya menganggukkan kepalanya, tidak tahan dengan rengekan putrinya itu.
"Nih ikan cakalang kesukaanmu sama sambal dabu-dabunya.. Mama tidak sempat membuat bakwan jagung untuk lauknya.. ganti kerupuk dulu saja ya." kasih sayang seorang mama, Nyonya Sarah mengambilkan ikan cakalang dan sambal dabu-dabu, kemudian menaruhnya di piring Alexa. Tanpa menjawab, Alexa langsung menikmati makanan tersebut, karena memang lapar perutnya
"Mam.., hari ini Alexa tidak mau diganggu oleh siapapun, ingat itu mam.. Jadi jika ada tamu, siapapun itu yang mencari Alexa, mama kondisikan ya. Alexa mau tidur sampai besok pagi, tapi jangan lupa, jika jam makan siang atau makan malam, Alexa tetap dibangunkan." Nyonya Sarah geleng-geleng kepala mendengar permintaan gadis itu. Tetapi melihat kondisi putrinya, mau tidak mau perempuan itu hanya tersenyum dan menganggukkan kepala.
Selesai sarapan pagi, Alexa langsung memeluk Nyonya Sarah dan mencium pipi mamanya itu. Kemudian tanpa menunggu komentar dari mamanya, gadis itu langsung berlari menghilang dan segera masuk ke dalam kamar.
"Klek.." terdengar suara kunci pintu diputar dari dalam kamar. Hanya geleng-geleng kepala, Nyonya Sarah kemudian melakukan apa yang diperintahkan oleh putrinya itu. Perempuan paruh baya itu, memintakan ijin untuk Alexa hari ini.
***********
__ADS_1