Cinta Tulus Dan Pengorbanan Alexa

Cinta Tulus Dan Pengorbanan Alexa
Posesif


__ADS_3

Siang hari karena merasa bosan dengan menu yang disajikan di food court, Alexa diajak Ronny dan Irwan mencari makan siang di restaurant yang berada di luar perusahaan. Tanpa berpikir macam-macam, Alexa langsung menyetujui ajakan kedua temannya itu. Setelah mematikan komputer, dan mengunci dengan password untuk keamanan data yang gadis itu kerjakan, Alexa segera keluar menemui kedua temannya yang sudah terlebih dahulu pergi meninggalkannya.


"Yukk Lexa..., pakai mobilku saja ya! Kita langsung menuju basement.." Irwan langsung menawarkan untuk menggunakan mobilnya. Ketiga orang itu langsung menuju lift, dan untung pintu lift langsung terbuka. Ronny menekan lantai tujuan basement.


Tidak berapa lama, lift sudah berhenti di lantai yang mereka tuju. Mereka segera keluar, dan Irwan membalikkan badannya.


"Ronn..., kamu temani Alexa disini saja. Mobilku agak jauh parkirnya, karena aku tadi datang sedikit mepet sih." Irwan meminta Ronny untuk menemani Alexa, dan laki-laki itu langsung berjalan tanpa menunggu jawaban dari Ronny.


"Okay.., aku akan disini." sahut Ronny cepat, dan laki-laki itu segera mensejajarkan posisinya di samping Alexa.


"Ronn.. kenapa tadi Aniss atau Alana ga diajak sekalian?? Ntar aku ga enak dong jawabnya sama mereka, kalau mereka sampai tahu aku makan dengan kalian." Alexa menyampaikan keberatan pada Ronny karena tidak mengajak semua rekan kerja dalam timnya.


"Hadeh Alexa.., Alexa... Aniss sedang keluar sebentar dengan gebetannya. Katanya ada yang mau mereka bicarakan, tapi ga tahu sih mereka ada masalah apa. Mungkin kamu Lexa.., sama-sama perempuan, kamu bisa menanyakan pada gadis itu. Sebenarnya dia dan gebetannya itu sedang ada masalah apa, jika kita bisa bantu, pasti kita akan membantu untuk menyelesaikannya." tiba-tiba Ronny mengajak Alexa membicarakan Aniss. Seketika, bayangan ketika Alexa menemukan Aniss sedang menangis terisak di kubiknya kembali muncul di ingatan gadis itu.


"Kenapa Lexa.., kok malah kamunya melamun?" pertanyaan Ronny mengagetkan Alexa, dan gadis itu tersenyum kecut.


"Iya Ronn.., memang sepertinya ada yang disembunyikan oleh Aniss dari kita. Cuman aku juga tak tahu ada masalah apa. Karena pernah, saat aku datang pagi-pagi ke kantor, ternyata Aniss sudah duduk di kubiknya. Hanya saja seperti ada sesuatu yang membuat Aniss bersedih, karena gadis itu sedang menangis terisak di belakang meja kerjanya. Tapi, karena bagiku itu merupakan privacynya.., aku tidak menanyakan penyebab yang membuatnya sedih." Alexa akhirnya menceritakan apa yang dia lihat dari Aniss. Banyaknya kegiatan menjadikan Alexa melupakan kejadian itu, dan akhirnya dia membukanya kembali pada Ronny.


"Yah.., semoga saja tidak terjadi apa-apa dengan Aniss ... Sebetulnya aku sudah pernah mengingatkannya sih, untuk lebih berhati-hati dengan laki-laki yang sedang dekat dengannya. Tapi semoga saja juga bukan karena bermasalah dengan laki-laki itu." terucap doa dari perkataan Ronny yang ditujukan untuk Aniss.


"Aamiin.." ucap Alexa lirih, sama dengan perkataan Ronny itu hal yang dia inginkan yang terjadi dengan Aniss. Mata Alexa memandang ke depan, dan terlihat mobil Irwan sudah hampir berada di dekat mereka.

__ADS_1


"Irwan dah datang tuh Ronn.., kita bersiap-siap yukk..!" Alexa segera mengajak Ronny bersiap, dan Ronny langsung membukakan pintu untuk Alexa di samping tempat duduk Irwan. Kemudian laki-laki itu langsung duduk di kursi bagian tengah. Tanpa banyak bicara, Alexa segera memasuki kursi di samping Irwan, dan dengan cepat memasang seat belt.


Melihat kedua temannya sudah masuk dan duduk dengan sempurna, Irwan perlahan menginjak pedal gas dan mobil segera meninggalkan parkiran di basement.


**********


Irwan memasuki halaman parkir Paris Mall, dan langsung menghentikan mobil di tempat parkir VVIP di depan restaurant yang ada di mall tersebut. Agar Ronny tidak membukakan pintunya, Alexa langsung membuka pintu mobil dengan tangannya sendiri. Gadis itu segera turun, dan menunggu Irwan serta Ronny di depan mobil.


"Makan hot pot ya Lex.., tenang Ronny yang traktir.." ucap Irwan setelah berada di depan gadis itu. Ronny hanya senyum-senyum mengiyakan.


"Okay.., lain waktu giliran aku yang traktir deh. Masak setiap hari aku makan siangnya ditraktir terus."Alexa langsung mengikuti kedua laki-laki itu berjalan.


"Deg.." hati Alexa seperti berhenti berdegup, karena tanpa sengaja Alexa bertatapan dengan orang yang sedikit mencurigakan. Wajah laki-laki yang melihatnya secara sembunyi-sembunyi itu sama persis dengan orang yang bertatapan dengannya di dalam bus kota tadi pagi. Tetapi saat Alexa ingin kembali memastikan wajahnya, laki-laki itu sudah menghilang.


"Lexa.., apa yang kamu lihat?? Irwan sudah tidak terlihat tuh.." tiba-tiba Ronny sudah berdiri di sampingnya. Ternyata laki-laki itu melihat Alexa yang diam terpaku menatap ke pintu masuk sebelah timur, kemudian karena khawatir Ronny kemudian membalikkan badan dan menghampiri Alexa.


"Ga tahu Ronn..., hanya seperti ada orang yang sedang melihatku dari tadi. Tapi kenapa wajahnya sama persis dengan orang yang juga melihatku di dalam bis kota tadi pagi." Alexa menjawab pertanyaan Ronny, kemudian gadis itu mengikuti langkah Ronny masuk ke dalam.


"Mungkin kebetulan saja Lex..., tidak perlu kamu pikirkan. Ayuk.., sepertinya Irwan sudah dapat tempat duduk di sebelah balkon tuh." Ronny menunjuk ke arah balkon di sisi dalam mall.


Irwan terlihat melambaikan tangan dari dalam memanggil Ronny dan Alexa. Kedua orang itu segera mendatangi laki-laki tersebut.

__ADS_1


"Mampir kemana kalian berdua.., lama amat datangnya?" Irwan bertanya pada mereka berdua.


"Nungguin Alexa Ir.., biasa mata cewek. Lihat ada laki-laki agak klimis, eh... langsung stag. Lama banget mantenginnya." sahut Ronny sambil menarik kursi kemudian duduk.


"Hadeh Ronn..., Ronn, ga ada ya dalam kamusku aku mengejar laki-laki. Alexa gitu lho..., diam saja sudah banyak yang mengantri dong." Alexa menanggapi gurauan Ronny. Gadis itu kemudian ikutan duduk di samping Ronny.


"Iya.., iya.. I believe in you.., girl.." sahut Ronny menanggapi perkataan Alexa.


"Aku baru pesen hot pot, sama nori crackers. Jika mau menu tambahan lain, sana pada pesen sendiri." Irwan memotong gurauan Ronny dan Alexa.


"Aku cukup itu saja Ir.. Minum pakai lemon tea saja!" sahut Alexa cepat. Gadis itu mengeluarkan ponselnya, tiba-tiba ada chat masuk.


"Ada dimana kamu.., aku menunggu dari tadi di roof top, tidak melihat kamu maupun teman-temanmu?" Alexa tersenyum, ternyata Ravendra yang mengirimkan pesan pada gadis itu.


"Baru di Paris Mall.., lagi makan hot pot sama Ronny dan Irwan." tidak mau memancing masalah, Alexa langsung membalas pesan yang dikirimkan Ravendra padanya.


"????? Kamu pergi berdua dengan laki-laki..?? Tidak salah tuliskah?" seperti biasa, karena posesifnya Ravendra langsung mengirim chat dengan sedikit kecurigaan.


"Oh my God kak Al.., ini kami bertiga kak, bukan berdua saja. Sudah ah.., mau makan dulu. Untung pesanan sudah datang.." tidak mau berdebat dengan kekasih posesifnya itu, Alexa langsung mengakhiri chatnya.


**************

__ADS_1


__ADS_2