
Pagi menjelang saat Ilham dan Yola berangkat ke N- one bersama- sama. Sebagai pasangan suami istri keduanya sepakat untuk tidak menyembunyikan lagi hubungan mereka dari publik.
Pasangan King dan Queen Devil itu turun dari mobil bersamaan diiringi pandangan belasan pasang mata pegawai N- one yang penasaran akan hubungan cinta bos mereka itu. Ya, meski vidio panas yang menyebar itu sudah dihapus tapi beberapa netizen nakal sempat menyimpan vidio itu dan membagikannya kepada orang- orang yang dikenalnya sehingga tak urung vidio itu tetap menyebar melalui jaringan offline.
"Coba tengok Ketua Pengarah dan Pengarah Marketing tu. Uhhhh, mereka tak segan tunjukkan hubungan mereka sekarang ni," bisik salah seorang karyawati sesaat setelah Ilham dan Yola melewati mereka.
"Hu uh, mereka tu tak de malu ke? Dah pun bermain belakang dari Puan Sonia, ade pula vidio tak patut mereka dalam kereta tu. Is, is, is ... mana aku tengok mereka berdua ini, hmmm. Macam tak de perasaan keduanya tu," jawab temannya lagi.
"Dah pun macam tu, semalam aku dengar dari Nor di tingkat atas tu, lepas mereka bergaduh di bawah sini, Ketua Pengarah bawa Puan Sonia dan gundiknya tu kat bilik kerjanya. Dan kau tau ape? Dia kate dia nak ceraikan Puan Sonia sampai Puan Sonia menjerit-jerit tak terima pasal tu. Kasihaaan Puan Sonia tu," kata temannya yang lain.
"Kasihannya. Itu semua kerana Pengarah Marketing dari Indon tu lah tu. Kenape ade perempuan tak berperasaan macam tu," kata temannya yang tadi dengan geram.
Gosip di pagi hari antar karyawati itu terhenti saat mendengar seseorang datang dan menegur mereka.
"Ya Tuhaaaan, jadi macam ni lah kelakuan pegawai N- one Grocery pusat? Masih pagi dah sibuk pun uruskan kehidupan pribadi orang lain. Korang tak nak lagi ke bekerja kat sini? Kalau tak aku boleh bantu kalian bercakap pade Ketua Pengarah Ilham atau Puan Yolanda untuk usir korang dari N- one sini? Bertaubatlah korang semua wahaaai pegawai penyebar kabar angiiiiin!!!!" kata orang yang baru datang itu.
Karyawan yang berkelompok menggosipkan Yola tadi, langsung menoleh melihat orang itu dari ujung kami hingga ujung rambut.
"Kau siape?" tanya salah seorang dari mereka pada lelaki bertubuh sedikit lentur itu.
"Hey, hey, hey! Perkenalkan saye Aldi! Manager N- one Grocery cabang pinggir utara kota. Korang bercakap tentang Puan Yolanda di belakangnya, memangnya korang tahu ke tentang hidup orang- orang yang korang cakapkan tu. Kalau korang tak tahu, sebaiknya diam sahaja. Usah turut berbual tak benar di N- one ni! Di sini tempat kite bekerja untuk mencari nafkah untuk diri sendiri dan keluarga," kata Aldi sambil melipat tangannya di dada.
__ADS_1
Mendengar itu seorang dari karyawati itu memandang sinis pada Aldi.
"Kau hanye manager di N- one cabang, nak ajar kite tentang tugas di N- one Grocery? Dan lagi kau sendiri tahu ape tentang yang terjadi kat sini? Kau ni makhluk jadi- jadian. Dikate pria bukan, dikate wanita apalagi. Mana mungkin kau paham ape yang kami cakapkan tentang perasaan sebagai sesama wanita yang dapat merasakan sakit hati Puan Sonia yang dikhianati oleh Ketua Pengarah?"
Teman- temannya langsung sependapat dan mengangguk- angguk membenarkan.
Aldi tertawa ringan.
"Korang yang tak tahu ape yang sebenarnya terjadi, tapi nak berbual berlagak paling tahu. Hey, para wanita, aku bagi tahu korang semua. Puan Yolanda tu adelah isteri dari Ketua Pengarah yang sah dan telah berkahwin dengannya sudah sejak lama lagi Puan Pengarah masih budak kecil. Usia die waktu tu masih 12 tahun. Puan Sonia yang kalian nak belakan tu lah pelakor yang sebetulnya dan yang telah hancurkan rumah tangga ketua Pengarah dan Puan Yolanda. Sampai sini, korang semua belum paham ke, kenape Ketua Pengarah nak singkirkan benalu dari hidupnya dan kembali dengan isteri dia yang sebenarnya?" papar Aldi dengan tawa jahat.
Kelompok karyawati itu menatap Aldi tak percaya.
"Kenape kalian tengok aku macam tu? Kalian sangka aku berdusta ke? Aku bagi tahu kalian. Tak cuma itu, Tuan Muda Ammar pun adalah anak kandung Ketua Pengarah dan Puan Yolanda. Bukan anak dari perempuan parasit tu," kata Aldi lagi.
Para karyawati yang tadinya berani menjelek- jelekkan Yola mulai bungkam mendapat informasi tak terduga ini. Dan mereka hanya bisa bengong dan menatap Aldi yang meninggalkan mereka dengan tawa terbahak- bahak.
"Betul ke kire- kire ape yang orang tu cakapkan?" tanya salah satu dari mereka.
Lalu seorang karyawan yang sedari tadi hanya duduk diam di tempatnya, kini ikut menyahut.
"Betul. Korang tak pernah tengok Tuan muda Ammar panggilkan Puan Yolanda Mommy ke? Budak handsome tu kalau datang kat sini, selalu nak cari Puan Yolanda. Aku beberapa kali tengok kedekatan ibu dan anak tu. Dengan Puan Sonia, Tuan Muda Ammar tak dekat macam tu," kata wanita itu menimpali.
__ADS_1
"Ho oh, betul tu. Korang tak tahu juge ke, Berliana pegawai announcement dah diberhentikan bekerja semalam langsung oleh Puan Yolanda. Dan aku dengar- dengar, itu kerana mereka ketahuan berbual yang membuat Pengarah marketing tu tersinggung, hingga suruhkan Ketua Personalia Puan Nadira untuk memberikan surat resign. Dan kawannya Azizah pun dapat surat peringatan dan tak boleh bekerja selama 3 hari. Kalian nak macam tu ke?" kata yang lain lagi.
"Betul ke?" Masih tak percaya wanita yang dari tadi menjadi orang pertama yang membuka topik gosip tentang atasannya itu kini menjadi khawatir.
"Betul. Aku ade banyak mata dan kuping di gedung ni. Hahaha, kau kalau tak nak mendapat problem kat sini, lebih baik tak payah ikut campur masalah orang- orang di atas tu. Belum pula kalau Presiden Direktur Tengku Yahya Nirwan tahu kalau kau bercakap tak baik pasal cucu menantunya. Habislah kau nanti macam Berliana dan Azizah tu," katanya melengkapi pembicaraan sesuai yang dia dapat.
Dan informasi yang para karyawati penggosip dapatkan dari kawannya itu mau tak mau membuat mereka semua bungkam dan tak berani lagi melanjutkan gosip mereka.
***
"Oh, my God! Ya Tuhan!!! Ini tak mungkin!!!"
Abimanyu menatap layar laptopnya hampir membelalak tak percaya. Sesekali dia menatap antara layar laptop dan Ammar cucunya yang sedang menikmati sarapan rotinya dengan selai coklat nutella-nya yang belepotan di bibir anak itu.
Betul. Cucunya ini masih bocah kok. Dia hanya anak kecil. Tapi bagaimana bisa? Bagaimana bisa anak sekecil ini bisa melakukannya?
"Ammar, sebenarnya bagaimana caramu membaca grafiknya? Ajari Kakek!"
****
Hai reader, apa yang terjadi ya? Penisiran kaaaan?
__ADS_1
Like dan koment dulu banyak- banyak baru othor tambahin babnya lagi entar....