Jodoh Dari Malaysia

Jodoh Dari Malaysia
Tiga Tugas


__ADS_3

"Tak payah saling berdebat macam tu! Jika abang saya dan kakak ipar saya mengusulkan saya untuk jadi ketua pengarah, dan tuan Lucas pun punya calon sendiri sebagai kandidat, saye pun tak akan keberatan untuk bersaing secara sportif dengan Yuri merebutkan jawatan Ketua Pengarah N-one. Kami ni juge adalah kawan lama, betul kan Yuri? Kau tak keberatan kan kalau kite berkompetisi untuk dapatkan jawatan ketua pengarah N-one? Siape yang kalah mesti get out dari N-one. Macam mana?" tantang Hafiz sembari menatap pada Yuri tajam.


Yuri agak salah tingkah saat Hafiz menatapnya tajam.


"Tantangan seperti apa?" Lucas menimpali tantangan dari Hafiz.


"Terserah korang sahaja pemilik saham terbesar kat N-one. Saye akan ikut dalam kompetisi macam apa pun yang korang semua boleh perintahkan. Tetapi ingat, siapa pun yang kalah mesti keluar dari N-one. Jike kalah saye atau pun Yuri tak boleh injak N-one melebihi batas lobby kat bawah. Macam mana?" tantang Hafiz lagi.


Yuri tersenyum sinis.


"Siapa takut? Mari lakukan itu! Jadi apa tantangannya?" tanya Yuri sembari menatap Yola, Ilham dan Hafiz bergantian.


Sementara staf dari tiap-tiap divisi dan beberapa pemegang saham yang hadir hanya melihat tontonan menarik itu tanpa berani bersuara.


Ilham sebagai presiden direktur yang baru berpikir sejenak. Lalu menatap Hafiz dan Yuri bergantian. Dia sedang menimbang-nimbang baik dan buruknya kompetisi antara dua orang ini. Tentu saja dalam hal ini Ilham tidak bisa bersikap adil. Salah satu dari kandidat adalah adiknya, yang walaupun bukan adik kandung tetapi Ilham percaya padanya. Hafiz tidak akan pernah menjerumuskannya. Sementara di satu sisi lagi, ada Yuri. Mantan sahabat istrinya. Tunggu dulu! Bolehkan dia menyebutnya begitu? Tentu saja boleh! Karena sejak hari dimana Yuri merampok apartemen mereka, dan ternyata juga bersekongkol dengan Lucas, hari itu juga Ilham telah bersumpah untuk tidak membiarkan Yola berteman apalagi bersahabat dengan pengkhianat itu.


Dan sekarang yang berada dalam pikiran Ilham adalah bagaimana caranya agar Hafizlah yang menjadi pemenang dalam kompetisi ini. Dia tidak akan rela kaki tangan Lucas bertambah lagi di N-one, apalagi menempati jabatan penting yang tidak boleh diduduki oleh orang sembarangan. Dan Ilham memprediksi kalau pasangan anak dan bapak angkat itu pasti akan bermain licik untuk memenangkan Yuri. Dan Ilham tidak boleh membiarkan itu terjadi. Dia akan memikirkan sebuah cara agar bisa membunuh dua ekor lalat pengganggu dalam sekali tepukan. Dan kompetisi ini mungkin saja bisa mengulur waktunya dan membantu untuk menyelidiki Lucas lebih dekat.


"Baik, kalau korang berdua dah sepakat dan setuju untuk melakukan competition untuk memperebutkan jawaban Ketua Pengarah atau Chief Executif Officer, maka saye sebagai Presiden Direcktur N-one dapat berkate ape? Semua ni demi kemajuan dan progress syarikat N-one Grocery," kata Ilham kembali bersuara.


Ilham kembali menatap satu persatu orang-orang yang berada di meeting room itu.

__ADS_1


"Untuk korang berdua, Tengku Hafiz Nirwan dan Yuri ... siape?" Ilham mempertanyakan nama lengkap Yuri.


"Yuri Pramestika," jawab Yuri dengan tingkat percaya diri yang tinggi.


"Yu- ri, Pra- mes- tika," Ilham mengulang kembali nama lengkap Yuri dengan ejaan. "Yuri Pramestika dan Tengku Hafiz Nirwan, untuk korang berdua, saye mempunyai pemikiran atau idea untuk memberikan korang berdua tiga buah tugas yang berkenaan dengan aktivity syarikat N-one untuk dikerjakan. Ketiga tugas ni nantinya, akan memiliki masing-masing jumlah point berbeza yang akan saye gunakan untuk memberi penilaian terhadap hasil tugas yang korang berdua kerjakan. Untuk tugas pertama ..."


Belum selesai Ilham memberi tahu tugas apa yang ingin dia berikan pada Yuri dan Hafiz tiba-tiba saja Lucas menginterupsinya dengan mengangkat telapak tangannya pertanda ada yang ingin dia sampaikan.


Ilham berhenti berbicara sejenak dan mempersilahkan Lucas berbicara.


"Tuan Lucas nak sampaikan ape? Sila Tuan Lucas berbicare," kata Ilham mempersilahkan. Dia sebenarnya tak sabar ingin menendang pria ini keluar N-one.


"Seperti yang Tuan Pengarah Ilham katakan tadi, Tuan Ilham akan memberikan Yuri dan Tuan Hafiz tiga buah tugas yang berhubungan dengan syarikat N-one Grocery. Sekedar usulan dari saya untuk menghindari dan mengantisipasi segala bentuk kecurangan, ketiga tugas itu, alangkah baiknya jika yang memberikan bukab hanya Tuan Ilham seorang. Bagaimana menurut Tuan Ilham? Apa kira-kira mengerti maksud saya?" tanya Lucas dengan maksud tertentu.


Ilham menarik napasnya. Sepertinya Ilham sudah bisa menebak arah dan tujuan pembicaraan pria ini. Tetapi lagi-lagi dia akan memutuskan bersabar dulu hingga nanti tiba saatnya dia mendepak semua sampah-sampah N-one ini keluar dari gedung ini.


"Lanjutkan!" kata Ilham datar.


"Maksud saya begini, dari tiga tugas itu, saya mengusulkan bagaimana kalau tugas pertama Tuan Ilham atau Nyonya Yolanda sebagai pemilik saham terbesar di N-one yang memberikan, lalu tugas kedua, saya sebagai pemilik saham kedua terbesar yang memberikan memberi mereka tugas, dan untuk tugas ketiga, kita berikan pada jajaran eksekutif perusahaan atau syarikat yang akan memutuskan memberikan mereka tugas apa sebagai penentu akhir dari semua syarat kompetisi untuk memperebutkan posisi jabatan ketua pengarah di N-one Grocery ini. Bagaimana?" tantang Lucas.


Ilham tersenyum sinis. Sungguh sangat manis kata-kata manusia di depannya ini. Seolah terlihat adil dan sportif, tapi Ilham tahu dibalik itu ada tipu muslihat licik yang Lucas coba jalankan untuk mewujudkan keinginannya menempatkan kaki tangannya untuk menguasai N-one Grocery.

__ADS_1


"Baiklah, kalau begitu tugas pertama dari saya mohon Puan Yuri Pramestika dan Tuan Tengku Hafiz Nirwan dengarkan baik-baik," kata Ilham.


Hafiz terlihat mengangguk sementara Yuri dalam posisi siap mendengarkan.


"Syarikat kite N-one Grocery bukanlah satu-satunya syarikat atau perusahaan yang bergerak di bidang retail kat Malaysia sini. Ade banyak syarikat serupa yang menjadi saingan kite mase ni. Salah satunya adalah syarikat Iora Market. Syarikat ni semenjak tahunan lalu dah pun menjadi rival N-one Grocery. Di mase kemimpinan almarhum Tengku Yahya Nirwan, N-one Grocery dan Iora Market pernah berkompetisi untuk mendapatkan reward dari KL Brand Award. Sayangnya saat itu syarikat kite kalah lebih tepatnya didiskualifikasi. Korang tahu kerana ape?" tanya Ilham pada Yuri dan Hafiz yang kemudian menjadi rasa ingin tahu juga bagi peserta rapat yang lainnya.


Yuri dan Hafiz serentak menggeleng.


"Kerana mereka mencuri konsep brand syarikat N-one di mase tu. Jadi di saat N-one nak launching logo brand N-one terbaru mase tu, mengejutkan sehari sebelumnya mereka launching brand mereka dengan konsep yang sama dengan kite punya. Sehingga N-one yang dituduh melakukan peniruan dan plagiat brand mereka punya. Hingga jadilah kite yang didiskualifikasi," kata Ilham. "Dan sekarang kompetisi untuk The Best Market Brand Award tahunan yang diadakan oleh Malaysian Brand Award akan diadakan lagi kurang dari sepekan lagi. Korang berdua tahu ape yang tugas yang akan saye berikan?" tanya Ilham dengan penuh antusias.


Yuri dan Hafiz menggeleng. Semua orang yang ada di meeting room itu pun ikut penasaran.


"Masing-masing dari korang berdua harus membuat konsep brand yang bagus sekaligus bisa membalaskan dendam pada syarikat Iora Market. Yang berhasil melakukan kedua hal tersebut, dialah yanng menang di tugas pertame. Cukup dimengerti?" tanya Ilham.


"Abang!!!" pekik Yola spontan tak terima. "Maksudku, Tuan Presdir!!!"


Yola sangat mengerti tentang konsep brand bagus tetapi dengan konteks balas dendam, itu apa-apaan?"


****


Bab ke 3 hari ini gengs, jangan pelit like dan koment ya....

__ADS_1


__ADS_2