
"Saye adalah bakal ketua pengarah kat sini, jika saye menang pun saye tak akan membiarkan ade kecurangan macam ni kat sini," kata Hafiz.
Kini Yuri tertawa meremehkan.
"Tak akan membiarkan ada kecurangan?" katanya mengulangi kata-kata Hafiz. "Lalu, bagaimana dengan kecuranganmu menyuap orang dalam Iora Market? Tuan Hafiz, sudahlah nggak usah merasa sok suci seperti itu. Kita di sini dalam lingkup urusan bisnis, artinya apa pun yang menguntungkan kita bisa tempuh cara itu, asal tidak merugikan syarikat dan perusahaan," sambung Yuri lagi.
Hafiz balas tertawa terkekeh sambil melipat tangannya di dada.
"Kalau macam tu pula, seperti Puan Yuri cakap tadi, selama itu menguntungkan, cara apa pun dapat kita tempuh. Kalau macam tu ape yang salah dengan yang saye lakukan kalau pun benar saya memberi suap pada orang dalam kat Iora Market? Saye bagi dia wang, dia bagi saye information. Apa bezanya dengan yang Puan Yuri lakukan, mencari tahu dari pegawai design Iora market tentang logo brand hingga pegawai tu merasa suka rela memberikan salinannya pada orang luar syarikat mereka? Lagi pula pegawai macam ape yang bagi rahsia syarikat mereka pada orang luar dengan percuma? Puan Yuri tak bagi wang pade orang tu, ape mungkin bagi yang lain?" tanya Hafiz dengan pandangan menyelidik.
"Bagi apa maksudmu?" tanya Yuri balik tak terima dengan tuduhan Hafiz.
"Kalau pasal tu, hanya Puan Yuri sahaja agaknya yang tahu. Saye dan semua yang ade kat sini pun tak tahu macam mana dan bila Puan Yuri mendapatkan konsep logo brand itu dengan cara yang senang. Bahkan Puan Yuri pun tahu pasal saye berjumpa dengan Tuan Hamid sampai nak ikuti saye dan rekam perbincangan kite kat cafe tu. Ckckck ... saye sangke kalau Puan Yuri sepandai itu menyelidik sesuatu, saye terlalu meremehkan Puan Yuri," kata Hafiz lagi.
Kondisi dalam ruang rapat itu kini kembali berisik oleh bisik-bisik peserta rapat. Kaum netral dari jajaran eksekutif syarikat perusahaan yang tadinya tak berada di kubu mana pun, mulai meragukan Yuri selaku kubu dari Lucas.
Ilham sendiri mencoba menahan senyum yang tersungging di bibirnya. Dia tak menyangka sang adik Hafiz juga memiliki bakat menjatuhkan lawan dengan cara yang elegan seperti ini. Ilham baru sadar kalau Hafiz juga memiliki empat sanggar gym dan fitness yang berada di empat kota di Malaysia. Bukankah itu juga merupakan bisnis? Bisnis yang berawal dari sebuah hobby. Andai Hafiz tak punya bakat bisnis, dia tak mungkin bisa mendirikan 4 cabang sanggar itu meski dia hebat di bidang olahraga.
"Ehmmm, tenang sikit!" dehem Ilham membuat perhatian seluruh peserta rapat kini beralih lagi padanya.
Ilham menatap bergantian pada Hafiz dan Yuri.
__ADS_1
"Jadi macam ni, setelah menengok hasil kerja keras dari dua kandidat bakal ketua pengarah N-one Grocery ni, yaitu Tuan Hafiz dan Puan Yuri, maka saye dapat tengok kalau keduanya dah berusaha maksimal dan bekerja keras membantu syarikat N-one prepair logo brand untuk mengikuti The Best Malaysian Brand Award. Dan dalam perkara ni saye menilai, untuk Puan Yuri dalam tugas pertama ini, saye sangat hargai kegigihan dia nak dapatkan logo brand Iora Market sesuai dengan instruction yang saye bagi, jadi untuk Puan Yuri saye bagi 10 poin dan untuk usaha dia pula nak rancangkan logo brand N-one dengan mencari designer terbaik, itu pun saye bagi penghargaan dengan 10 poin. Jadi total perolehan yang Puan Yuri dapatkan adalah sejumlah 20 poin," kata Ilham.
Hal itu disambut tepuk tangan peserta dari kubu Lucas dengan gegap gempita dan sebaliknya ditanggapi tepuk tangan malas peserta rapat dari kubu Ilham.
"Tenang, tenang, hmm?" Ilham memberi aba-aba dengan tangannya agar peserta rapat tidak bertepuk tangan dengan berlama-lama.
Setelah ruang rapat itu kembali kondusif, Ilham melanjutkan lagi.
"Dan untuk Tuan Hafiz, saye juge sangat menghargai dan mengapresiasi usaha dia membuat logo brand baru untuk N-one yang tak kalah menarik dengan konsep logo brand yang Iora Market punya. Saye rase hampir sebahgian besar dari kite sependapat dengan pasal ini. Untuk itu saye juga memberi poin sebanyak 10 untuk Tuan Hafiz," kata Ilham.
Tepuk tangan namun kurang semangat dari peserta rapat dari kubu Ilham pun terdengar di ruangan rapat itu. Hafiz hanya mendapaat poin 10 sedangkan Yuri 20. Itu membuat paras peserta rapat kubu Ilham menjadi berkecil hati, namun tak bisa protes terhadap hasil yang telah Ilham putuskan.
Lucas, Yuri dan semua antek-anteknya merasa sudah di atas angin sekarang. Mereka optimis Yuri akan menang.
Semua peserta rapat itu kembali mengernyitkan keningnya. Peserta rapat dari kubu Ilham mulai merasa masih ada harapan untuk memenangkan Hafiz di babak ini, sementara dari kubu Lucas menjadi sedikit keberatan karenanya. Namun mereka tidak punya pilihan lain selain menndengarkan.
"Kerana kedua bakal calon ketua pengarah dah sama-sama mempersiapkan logo brand masing-masing, dan kite hanya boleh punya 1 logo brand untuk diajukan ke pihak Malaysian Brand Award, maka saye membuka pengambilan suara terbanyak untuk kedua logo brand bagi semua yang ade kat sini dengan yang ade kat platform resmi N-one. Logo Brand mana yang dapat suara terbanyak dari pemungutan suara ni, itulah logo brand yang akan kite pakai sebagai logo brand baru N-one Grocery sekaligus kite ajukan ke Malaysian Best Brand Award. Dan satu suara yang didapatkan mendapat penambahan 1 poin. Sampai sini ade yang keberatan dengan usulan saye?" tanya Ilham.
Dalam hatinya Ilham tertawa karena rencananya berjalan mulus. Sudah jelas logo brand yang dibuat Hafiz sangat jauh lebih bagus dari buatan Yuri dan Ilham telah melihat respon dari peserta rapat yang hador langsung dengan peserta rapat yang hanya bisa hadir lewat platform online saja.
Semua tak ada yang berani mengajukan keberatan, termasuk Lucas dan semua krucil-krucil yang dia bayar mahal untuk berada di kubunya untuk mendukung Yuri.
__ADS_1
"Baiklah, kerana tak ade yang keberatan kite mulai pengambilan suara di mulai dari logo brand yang dibuat oleh Puan Yuri. Yang setuju dengan logo ini untuk dijadikan logo brand N-one yang baru sila unjuk tangan!" Ilham mulai menginstruksikan setelah terlebih dahulu moderator rapat memampangkan logo brand Yuru melalui Infokus.
Lucas dan Yuri terlihat geram melihat jumlah peserta rapat yang angkat tangan untuk mendukung logo yang dipersiapkannya menjadi sangat sedikit. Mungkin hanya sekitar seperempat dari jumlah keseluruhan peserta rapat yang ada di ruangan ini. Yang tadinya berada di kubu mereka bahkan ada yang tak ikut tunjuk tangan. Mungkin orang-orang itu mulai berubah pikiran.
"Untuk logo brand yang dibuat Tuan Hafiz?" Ilham kembali memberi pilihan.
Dan mengejutkan, sebagian besar dari orang di ruangan itu memilihnya, bahkan dari peserta rapat yang tadinya berada di kubu Lucas.
Senyum Ilham semakin lebar saat melihat perolehan suara yang diperoleh Hafiz melalui pemilhan suara di platform resmi N-one secara online. Hampir semua memilih logo Hafiz.
"Baiklah, kalau macam ni, ini dah dapat diputuskan. Logo yang akan menjadi logo brand N-one yang baru dan yang akan diikut sertakan dalam kompetisi Malaysian Best Brand Award adalah logo brand milik Hafiz! Dan total poin yang dia dah dapatkan adalah sebanyak 337 poin, dan Yuri mendapatkan 125 poin. Untuk itu saye boleh umumkan. Pemenang dalam putaran pertama ini adalah Tuan Tengku Hafiz Nirwan. Tahniah!" kata Ilham.
"Tahniah, Tuan Hafiz!!!"
"Tahniah!!"
Hafiz hanya tersenyum membalas semua ucapan selamat itu. Sebaliknya Yuri terlihat melotot jengkel padanya.
****
Yahhh, Yuri kecele banget daaah... Aciaaan dia.
__ADS_1
Jangan lupa like, koment ya beib akoe...