Jodoh Dari Malaysia

Jodoh Dari Malaysia
Tugas Kedua


__ADS_3

"Kerana tugas pertama dah diputuskan, kite akan lanjut ke tugas kedua," ujar Ilham.


Sebenarnya Ilham malas lanjut ke tugas kedua ini. Seperti permintaan Lucas beberapa waktu sebelumnya, tugas kedua berasal dari Lucas sendiri, sebagai pemegang saham kedua terbesar di N-one Grocery. Dan Ilham tahu, lelaki licik itu pasti sudah mempersiapkan siasat yang akan memenangkan Yuri.Tapi Ilham tidak punya pilihan lain selain mempersilahkan Lucas untuk memberikan tugas untuk Yuri dan Hafiz.


"Sebagaimana permintaan dari Tuan Lucas beberapa hari yang lalu, tugas kedua ini, tugas akan diberikan oleh Tuan Lucas sebagai pemegang saham kedua terbesar di N-one Grocery. Oleh kerana itu, saye persilahkan Tuan Lucas untuk memberi tugas pada kedua bakal calon ketua pengarah N-one, Tuan Hafiz dan puan Yuri. Sila!" kata Ilham mempersilahkan.


Lucas tak bisa menyembunyikan rasa senang yang terpancar disenyumnya yang penuh kemenangan itu.


"Baiklah, pertama-tama saya ucapkan selamat pada Tuan Hafiz, yang telah memenangkan babak pertama kompetisi ini. Tahniah untuk perolehan poin yang didapat dari pemungutan suara peserta rapat dan eksekutif perusahaan baik yang bisa hadir di sini, mau pun yang hanya bisa hadir lewat platform N-one Grocery," kata pria itu.


Hafiz yang diberi ucapan selamat oleh Lucas itu hanya tersenyum tipis dan mengangguk enggan. Dia tahu seperti apa pun cara Lucas mengucapkannya, entah dengan sepintar apa pun Lucas memilah-milih kata, lelaki itu tidak akan benar-benar tulus mengucapkannya.


"Tugas kedua yang saya akan berikan adalah, ini berkaitan dengan kerja sama perusahaan saya sendiri INDOPENH GROUP dengan N-one Grocery yang pelaksanaannya mengalami pending atau status gantung hingga saat ini," kata Lucas sambil menatap licik pada Ilham.

__ADS_1


Ilham tersentak akan kata-kata yang baru saja diucapkan Lucas itu. Ya, kalau dipikir-pikir hubungan kerja sama yang sempat mereka bicarakan beberapa waktu lalu, sebelum Ilham berangkat ke Indonesia untuk mengurus pernikahannya dengan Yola belum ada kelanjutannya hingga kini. Waktu itu Ilham memberi pengertian pada Lucas untuk menunda pembicaraan mereka hingga urusan pernikahannya selesai. Namun siapa yang sangka kalau ternyata sepulang dari Indonesia, dan melanjutkan resepsi pernikahan di Kuala Lumpur, sang Atok Yahya yang juga merupakan orang nomor satu di N-one Grocery malah meninggal dunia. Itu membuat Ilham semakin lupa pada pembicaraan bisnis antara ia dan Lucas.


Namun jika boleh ditanya saat ini, Ilham sudah tidak ingin melakukan kerja sama apa pun dengan pria ini. Malah yang ada, dia ingin menendang pria ini jauh-jauh dari N-one. Tetapi Ilham sadar, dia tak boleh gegabah saat ini. Kematian atok Yahya masih menjadi misteri. Meski tidak ada bukti yang cukup, Ilham yakin Lucas ada hubungannya dengan ini. Dan dia sedang berusaha menyelidikinya saat ini.


"Antara saya dan Tuan Ilham sebelumnya ada pembicaraan bisnis yang belum mencapai titik temu. Namun dikarenakan banyaknya kejadian dan hal yang tak diinginkan yang menimpa beliau ditambah lagi hubungan saya yang tidak terlalu baik dengan Presiden Direktur sejak saat itu, nampaknya kerja sama bisnis antara Indopenh dan N-one, akan sulit terjalin. Bukankah begitu, Tuan Ilham?" kata Lucas membuyarkan pikiran-pikiran Ilham.


Ilham menanggapi dengan senyum sinis di ujung bibirnya. Lucas ini betul-betul tak tahu diri. Sebenarnya apa lagi yang diinginkannya sekarang?


"Saye belum ade terpikir ke sana. Problem internal dalam syarikat sahaja, dah buat pening, macam ni lah. Pemindahan saham Atok saye yang tiba-tiba, hingga pemilihan ketua pengarah yang nampaknya tak senang untuk dilakukan. Jadi macam mana boleh terpikir oleh saye nak menjalin hubungan kerja sama dengan syarikat lain? Harap Tuan Lucas mengerti, kini boleh ke kite lanjut dengan tugas kedua? Saye masih ade hal lain yang mesti dikerjakan," jawab Ilham tak senang.


"Tugas kedua dari saya adalah, untuk Yuri dan Tuan Hafiz adalah ... anggap kalian adalah seorang CEO di Indopenh Group saat ini. Tugas kalian adalah membuat pihak N-one Grocery setuju akan perjanjian kerja sama itu. Yang berhasil mendapat persetujuan dari Presiden Direktur N-one Grocery, akan mendapat 100 poin dari saya. Sebaliknya yang kalah akan mendapat pengurangan 100 poin dari saya. Bagaimana? Itu cukup menantang bukan?"


Ilham benar-benar tak habis pikir dengan tingkat kelicikan yang dimiliki oleh Lucas. Bagaimana dia bisa memikirkan hal semacam ini. Jika Yuri menang dia diuntungkan dan jika Yuri kalah pun dia tetap diuntungkan.

__ADS_1


"Maaf, tugas kedua yang Tuan Lucas berikan itu nampak tak adil sama sekali. Dalam pasal ni Yuri dan Hafiz akan menjadi ketua pengarah syarikat N-one Grocery, bukan syarikat Indopenh. Kalau dipikir-pikir lagi, ini nampak tak elok sebab bertujuan menguntungkan pihak syarikat milik Tuan Lucas. Tujuan dari competition ini adalah untuk kepentingan N-one bukan syarikat lain!" protes Ilham dengan keberatan.


Lucas yang tadi duduk dengan tegak kini bersandar di kursinya sambil melipat tangan di dada.


"Tuan Ilham, jangan berburuk sangka seperti itu. Siapa bilang saya hanya ingin mencari keuntungan untuk Indopenh saja? Kerja sama ini juga akan menguntungkan N-one Grocery tentunya. Dalam hal ini, kalau kita bisa melihat dengan mata lebar-lebar, keuangan perusahaan Indopenh Group lebih stabil daripada N-one saat ini. Pikirkan saja, saham 42% yang saya miliki, jika saya menariknya dari N-one Grocery, akan seperti apa jadinya syarikat kita tercinta ini. Dengan bergabungnya Indopenh dan N-one Grocery, perusahaan kita akan kokoh berdiri tak tergoyahkan. N-one Grocery juga bisa melebarkan sayap hingga ke Kamboja bahkan Indonesia dan bahkan ke negara-negara lain di Asean. Jadi ... kenapa masih ragu? Saya memberi tugas itu pada Yuri dan Tuan Hafiz pun pasti ada tujuannya. Kelak kalau salah satu dari mereka menjadi Chief Executif Officer, bukankah nantinya mereka akan sering ditugaskan menjalankan tugas-tugas seperti ini? Oleh karena itu saya mengajari mereka dari awal. Inilah dunia bisnis. Jika mereka berhasil mendapatkan tanda tangan dari Tuan Ilham, bukankah itu adalah suatu pencapaian yang besar? Karena saya rasa itu tidak akan mudah," kata Lucas dengan senyum yang kini semakin lebar menyeringai.


Ilham menatap tajam pada Lucas. Lalu entah bagaimana terbesit olehnya pemikiran lain yang membuatnya menyetujui Lucas. Dia harus menyelidiki Lucas dan perusahaannya untuk dapat menyingkirkan benalu itu hingga ke akar. Bukankah ini bisa menjadi moment yang pas untuk melakukan hal itu?


Ilham mengangguk-angguk.


"Baiklah kalau macam tu. Tugas kedua untuk kedua kandidat Yuri dan Hafiz, dapat saye setujui. Kerana tadi, Tuan Lucas dah mengumpamakan kedua bakal calon ini sebagai CEO kat Indopenh Group maka tak akan menjadi perkara kan kalau saye nak kirim mereka berdua ni, Yuru dan Hafiz ke Cambodia untuk mencari tahu langsung kat sana kelebihan ape yang dipunyai Indopenh Grup dan mesti mempresentasekannya di hadapan saye. Hal-hal ape yang membuat saye dan dewan direksi harus sepakat dengan planning kerja sama tu. Yang berhasil mendapat tanda tangan saye selaku perwakilan, dialah yang akan menjadi pemenang di putaran kedua ni!" kata Ilham dengan tegas.


"Sepakat!" balas Lucas tak mau kalah.

__ADS_1


****


Wuihhh makin genting aja nih perang antar mereka. Gimana kira-kira selanjutnya ya gengs....? Rajin like dan koment dulu donk...


__ADS_2