Jodoh Dari Malaysia

Jodoh Dari Malaysia
Kejadian Tak Terduga


__ADS_3

"Oh, itu ... "


Ilham sejenak nampak berpikir kata- kata apa yang tepat untuk menjelaskan pada para wartawan ini apa yang terjadi antara dia, Yola, Sonia dan pernikahan yang terjadi di antara mereka bertiga.


"Saye dan Sonia melakukan perkahwinan kerana terpaksa. Ade hal- hal yang tak boleh dinampakkan pade khalayak umum macam ni. Tetapi yang pasti perkahwinan antara saye dengan Sonia dah tak boleh berlanjut lagi. Kerana memang tak ade cinte di antara kite," kata Ilham menjawab pertanyaan para wartawan itu.


Ilham menggenggam tangan Yola seakan memohon agar Yola tidak salah paham pada dirinya yang tidak jujur pada publik tentang alasannya menikahi Sonia waktu itu.


Dan Yola sepertinya mengerti dan tidak menuntut Ilham berbuat lebih. Dia tahu sebelum mereka menikah, Sonia dan Ilham adalah teman dekat satu sama lain. Dan meski pernikahan antara Sonia dan Ilham juga tak normal, tapi tetap saja wanita itu pernah menjadi bagian hidup suaminya.


Terlepas Ilham mau mengakuinya atau tidak, tapi yang Yola tahu Ilham pada dasarnya adalah pria yang lembut dan penyayang. Dia tidak akan tega menyakiti Sonia dengan merendahkan harkat dan martabat wanita itu di depan publik seperti ini.


"Ape maksud Tuan Ilham tak boleh melanjutkan lagi perkahwinan antara Tuan Ilham dan Puan Sonia? Apekah itu berarti Tuan Ilham dan Puan Sonia akan bercerai?" tanya salah seorang wartawan lagi.


Ilham mengangguk membenarkan.


"Betul. Saye dan Sonia sedang dalam mase proses perceraian," kata Ilham.


Dan lagi situasi itu kembali membuat tidak nyaman. Wartawan kembali berisik. Tiba- tiba saja mereka merasa kasihan pada Sonia. Bukankah Sonia telah memberi Ketua Pengarah ini seorang putra? Begitu pikir mereka.


"Ape tak de lagi yang boleh dilakukan untuk perkahwinan Tuan Ilham dan Puan Sonia?"


Salah seorang wartawan wanita memberanikan diri untuk bertanya.

__ADS_1


"Tak de. Hati saye ni hanye satu sahaja. Dah tak boleh dibagi- bagi lagi selain untuk wanita yang saya kasihi seorang," jawab Ilham tegas dan lugas sembari menatap Yola dengan penuh kasih sayang.


Semua orang di sana mungkin dapat melihat tatapan penuh cinta itu. Tapi tetap saja bagi mereka itu tidak adil bagi Sonia.


"Lalu jike Puan Yolanda dan Tuan Ilham kembali bersama dan Puan Sonia dicerai macam mana dengan Tuan Muda Ammar? Die pasti akan merase sedih, kan? Die akan ikut dengan hak asuh siape nantinya?" tanya wartawan wanita itu lagi.


Rasanya semua wanita sepakat dengan pertanyaan wartawan wanita itu. Karena sebagian di antara mereka pun adalah seorang Ibu, sudah pasti mereka akan terbawa perasaan jika memposisikan diri mereka sebagai Sonia, istri yang tersingkir karena istri masa lalu sang suami. Begitulah pemikiran mereka.


Ilham tersenyum penuh makna mendengar pertanyaan itu. Dan lagi- lagi dia menatap Yola penuh cinta dan mengelus- elus rambut wanita itu dengan rasa sayang.


"Ammar adalah putra kandung saye dengan Yola. Kalian tak dapat tengok ke? Separuh wajah dari Mommy- nya, mata, pipi dan hidungnya ade pada Ammar? Macam mane korang tak dapat tengok hal tu? Ammar tu perpaduan kite berdua. Betul tak, Sayang?" kata Ilham dengan senyum mengembang di bibirnya.


Yola tak dapat menyembunyikan senyumnya saat Ilham mengatakan hal itu.


Pengakuan Ilham yang satu ini lagi- lagi mengejutkan awak media. Semua fakta yang diungkapkan Ketua Pengarah N- one itu adalah berita yang sangat menjual dan pastinya akan menjadi trending di seantero Malaysia ini nanti.


"Kenape? Korang semua tak percaya ke kalau Ammar adalah putera saye dengan Yola? Itu yang sesungguhnya terjadi. Korang semua boleh bertanya langsung pade saye punye Mamah dan Atok. Mereka boleh mengkonfirmasi kebenaran berita ini," kata Ilham serius.


"Kalau macam tu boleh jelaskan ke pade kite, kenape mase tu ade kabar dan vidio beredar tentang pinangan seorang pria pade Puan Yolanda di hotel bintang lima?"


Wartawan itu seperti tak ada puas- puasnya melontarkan pertanyaan satu demi satu pada pasangan itu.


Ilham segera tanggap akan pertanyaan itu. Dia memang telah curiga akan ada pertanyaan seperti ini nantinya.

__ADS_1


"Lelaki itu adalah adikku. Dia dan Yola selain adalah adik dan kakak ipar juga merupakan sahabat sedari kecil. Dan mereka berlakon (berakting) macam tu demi membuat saye merase cemburu," kata Ilham sambil melemparkan kode berupa senyumnya pada Yola yang sedari tadi lebih memilih diam daripada bersuara.


Keduanya saling bersitatap yang disalahpahami oleh orang lain sebagai tatapan romantis antara dua sejolo itu, padahal di pikiran Ilham dia berharap semoga Yola paham pada maksudnya berkata seperti itu agar Yola membenarkan kata- katanya di hadapan para wartawan itu. Sementara itu di pikiran Yola sendiri pula dia berharap semoga Hafiz tidak menonton konferensi pers mereka ini khususnya di bagian menjawab pertanyaan para wartawan terkait hubungan Yola dengan Hafiz. Karena itu pasti akan melukai Hafiz jika dia mendengarnya.


"Lalu pula, Tuan Ilham cemburu ke?" goda wartawan lain lagi yang sedari tadi lebih banyak menyimak daripada ikut melontarkan pertanyaan pada pasangan itu.


Ilham tertawa menanggapinya.


"Mestilah. Siape- siape tak cemburu kalau isterinya dipinang oleh pria lain meski pun itu adik sendiri? Itulah pulalah yang membuat saye tak boleh lagi anggap senang pasal ni. Mulai mase ni saye berjanji kalau saye takkan pernah lagi melepaskan Yolanda dari hidup saye," janji Ilham dengan tulus.


"Lalu habis tu pula, ape Tuan Ilham tak de planning ke nak buat majlis perkahwinan ulang dengan Puan Yolanda, agar semua- semua orang tahu kalau Tuan Ilham dan Puan Yolanda adelah pasangan suami isteri yang sesungguhnya?"


Ilham mengangguk- angguk setelah mendengar pertanyaan ini. Dia hampir lupa soal rencana pesta pernikahannya dengan Yola ini akibat terlalu sibuk membalas satu persatu pertanyaan dari para wartawan itu.


"Ahhh, itu pula yang nak saye bicarakan dengan korang semua para kawan- kawan media. Saye dah pun ade planning membuat majlis perkahwinan untuk saye dengan isteri saye dalam mase tak lama ni. Diharapkan untuk para kawan- kawan semua untuk dapat hadir di majlis perkahwinan kami nanti. Bilamana nanti kawan- kawan tak dapat lagi undangan perkahwinan dari kami, anggap sahaja perkataan saye hari ini adelah undangan langsung untuk korang semua," kata Ilham memberi tahu.


"Wah Tahniah, Tuan Ketua!"


"Tahniah!!!


Suara ucapan selamat dari para wartawan itu membuat suasana menjadi hiruk pikuk dan mulai tak terkendali lagi.


Namun tiba- tiba acara konferensi pers yang dilaksanakan terbuka di indoor di halaman depan N- one Grocery itu tiba- tiba menjadi diliputi kepanikan saat Sonia tiba- tiba hadir di sana dan kelihatan akan menyerang Yola. Dia menghambur seakan banteng yang sedang ingin menyeruduk targetnya.

__ADS_1


Namun sebelum Sonia sampai pada Yola tiba- tiba sebuah suara tembakan yang entah darimana datangnya tiba- tiba meletus dan peluru yang entah siapa tuannya itu tiba- tiba menembus jantungnya.


DOOORRRR!!!!


__ADS_2