Jodoh Dari Malaysia

Jodoh Dari Malaysia
Martabat N-one


__ADS_3

"Untuk tugas yang diberikan Tuan Ilham kepada kami, saya sudah mendapatkan konsep Iora Market yang akan dilaunching pada saat hari H pemilihan The Best Malaysian Brand Award. Seperti ini konsep mereka," kata Yuri sambil menunjukkan hasil kerja kerasnya mencuri konsep itu melalui infokus.


Lucas dan para peserta rapat dari kubunya nampak mengangguk-anggukkan kepalanya puas atas kerja keras Yuri.


"Kalau boleh tahu darimana Puan Yuri mendapat konsep dari Iora Market tersebut? Jangan cakap kalau Puan Yuri mencuri langsung konsep tu, ya?" selidik salah satu peserta rapat dari kubu Ilham.


Yuri tertawa garing, berusaha sedapat mungkin untuk bersikap sewajarnya.


"Saya tak tahu bagaimana caranya mencuri. Tetapi konsep brand itu saya dapatkan sendiri dari pegawai design Iora Market yang dengan sukarela mau menunjukkannya pada saya tanpa embel-embel sogokan. Dan setelah melihat konsep itu saya pun terinspirasi membuat konsep yang mirip ... seperti ini!"


Yuri kembali menggeser-geser mouse laptop dan mencari file konsep brand untuk N-one Grocery yang hampir menyerupai konsep yang dia curi dari Tuan Hamid.


"Bagaimana? Saya sampai menyewa seorang designer terkemuka untuk membuatkan kita konsep yang menyerupai konsep brand Iora Market. Jika kita yang lebih dahulu launching, maka yang dianggap sebagai peniru adalah mereka. Bukan kita. Dan pada akhirnya merekalah yang akan didiskualifikasi pada akhirnya. Bagaimana menurut Tuan-tuan, mengenai konsep brand yang saya presentasekan? Jika Tuan-tuan tidak berkenan, maka saya akan meminta atau mencari designer lagi untuk membuatkan konsep brand yang lebih bagus dari ini namun tetap memiliki tema dan konsep yang sama dengan Iora Market," kata Yuri dengan keahliannya bersilat lidah.


Semua peserta rapat dari kubu Lucas, nampak berdecak kagum dan mengangguk-angguk mendengar dan melihat hasil presentase Yuri. Mereka semakin optimis memenangkan kompetisi ini.


"Tak payah buatkan baru. Saye rasa konsep brand yang dah dipersiapkan Puan Yuri dah mendekati penilaian paling baik kat sini. Macam mana, Tuan Ilham? Betul kan saye cakap?" tanya peserta rapat dari kubu Lucas lagi.


Ilham mengangguk-angguk. Sebisa mungkin dia ingin terlihat adil di mata para peserta rapat, walaupun dalam hatinya tentu saja dia tidak ingin memihak pada kubu Lucas.

__ADS_1


"Saye tak nak membela Hafiz kat sini meski dia adalah adik saye sendiri, tetapi alangkah baiknya kalau kite juga mendengar dan memberi kesempatan pada Hafiz untuk memberikan alasan terkait ape yang Yuri tuduhkan terhadap dia," kata Ilham mencoba memberi Hafiz ruang gerak untuk berkelit dari tekanan yang diberikan oleh kubu Lucas terhadapnya.


Kini semua mata peserta rapat dari dua kubu itu menatap pada Hafiz, menunggu pria itu untuk mengucapkan kata-kata pembelaannya.


Hafiz hanya tersenyum tak bisa ditebak melihat semua orang dalam meeting room itu menunggu jawabnya.


"Nah, jawablah! Kau dah diberi pun oleh ketua pengarah satu kesempatan untuk membuktikan diri. Sekarang kau jawablah!" desak salah seorang pemilik saham dari kubu Lucas.


"Tuan Hafiz, anda jawab sahajalah. Kami ni percaya kepada Tuan Hafiz, kalau Tuan Hafiz tak akan berbuat macam tu, betul kan?" kata seseorang dari kubu Ilham menimpali.


Hafiz lagi-lagi tersenyum.


"Saye tak nak membela diri untuk tuduhan saudari Yuri. Mase ni saye hanya nak bagi konsep brand yang saye pikir sendiri dan boleh saya rancangkan untuk dapat kite sertakan dalam lomba The Best Malaysian Brand Award," kata Hafiz sambil menunjukkan flashdisc di tangannya.


Ilham mengangkat tangannya, memberikan isyarat agar kubu dari Lucas diam dahulu.


"Teruskan!" perintahnya pada Hafiz tanpa menghiraukan protes dari kubu Lucas.


Hafiz kini mencolokkan flashdisc-nya pada laptop dan menggerakkan mousenya ke file.

__ADS_1


"Macam ni, design logo brand yang saye rancangkan dan nak ajukan untuk memenuhi tugas competition ni sebetulnya, sangat bertolak belakang dengan tema konsep Iora Market yang ditunjukkan oleh Yuri kalau memang benar itulah konsep logo brand yang akan diikut lombakan Iora Market dalam "The Best Malaysian Brand Award". Kenape saye merancangkan design saye sendiri, pertama-tama maaf sebelumnya untuk Presiden Direktur Ilham, saye tak bermaksud merendahkan jawatan Tuan sebagai Presiden Direktur, tetapi dalam hal ni saye tak sependapat dengan pemikiran kite mesti meniru konsep logo milik syarikat lain," kata Hafiz mengambil jeda sejenak.


Lalu ia pun menatap wajah-wajah yang ada di hadapannya ini satu persatu.


"Maksud saye macam ni, kite ni punya syarikat sendiri. Syarikat ni dibangun dengan susah payah oleh mendiang presiden direktur yang sebelumnya, Tengku Yahya Nirwan. Syarikat kite ni pun punya martabat sendiri, punya ciri khas sendiri Tak payah menirukan syarikat lain punya logo. Kita pun boleh buat sendiri, jadi nak ape tirukan punya syarikat lain? Betul tak?" Hafiz meminta dukungan dan pendapat dari peserta rapat.


Kini nampaknya Hafiz sudah mulai mendominasi para anggota rapat. Terbukti dari separuh orang yang berada di sana mulai ikut mengangguk-anggukkan kepala.


Yuri sendiri mulai sinis dan merasa gatal ingin membalas Hafiz.


"Sepertinya Tuan Hafiz tidak menyimak dengan benar apa yang dikatakan Tuan Ilham saat sedang memberi tugas itu beberapa waktu yang lalu. Tuan Ilham telah menceritakan sebelumnya bahwa pihak Iora Market pernah berbuat hal curang mencuri logo brand kita dan membuat kita terdiskualifikasi dari kompetisi. Catat! Ini bukan kalah, tetapi dikeluarkan dari kompetisi secara tidak hormat. Dan tujuan tugas di babak pertama ini adalah membalas apa yang mereka lakukan dengan cara yang sama sekaligus memenangkan kompetisi. Begitu pun Tuan Hafiz masih belum jelas juga?" cerca Yuri mulai emosi.


Hafiz tak menghiraukan cercaan Yuri melainkan menjawab kembali gadis licik itu.


"Bukan macam tu caranya balas dendam! Meski pun saye sebetulnya tak suke dengan konsep balas dendam, tetapi perlu kite ketahui bersama, balas dendam dengan cara macam ni tak ade kegunaan apa pun. Justru itu hanya akan merendahkan martabat N-one. Yang sebaiknya adalah kite tunjukkan pada mereka kalau kite dapat menang dengan cara yang benar. Kite dapat menang dengan logo brand kita sendiri, dan saye dah punya rancangan logo sendiri untuk N-one. Coba tengok ni!"


Hafiz menunjuk ke arah papan tulis besar, tempat pantulan layar infokus berada. Dengan gamblang dia menjelaskan tentang hasil kerja kerasnya beberapa hari ini. Semua orang kecuali dari kubu Lucas nampak sangat antusias mendengar persentase Hafiz dalam menunjukkan design logonya


"Saye adalah bakal ketua pengarah kat sini, jika saye menang pun saye tak akan membiarkan ade kecurangan macam ni kat sini," kata Hafiz.

__ADS_1


***


jangan lupa like dan koment beib...


__ADS_2