
“Sia, kita bertemu kembali,”
Scarlesia memutar tubuhnya, wajah tampan rupawan yang pernah dia temui sebelumnya sekarang kembali berada di hadapannya. Bibirnya yang tersenyum serta cahaya hangat yang menyelimuti dirinya, Scarlesia sungguh merasa nyaman dengan kedatangan pria yang bahkan tidak dia ketahui namanya.
“Anda yang waktu itu menyelamatkan saya ketika tenggelam, kenapa anda bisa ada di sini?” tanya Scarlesia yang tidak bisa melepas pandangannya dari pria tersebut.
“Aku bisa masuk kapanpun aku mau ke dalam dirimu,” jawabnya.
“Apa maksudnya? Anda siapa?”
“Aku tidak bisa menjawab pertanyaanmu yang satu itu, yang jelas aku sangat mengenali dirimu. Gadis yang kuat kau sudah berjuang sejauh ini sendirian,” ucap pria itu sembari mengelus pipi Scarlesia.
“Setelah aku lihat lebih jelas, dia benar-benar tampan. Rambutnya yang berwarna putih lalu pupil mata emasnya, siapa manusia yang tidak akan terpaku memandang keindahan tiada tara seperti ini?” pikir Scarlesia.
“Tuan, apakah anda malaikat?”
Pertanyaan itu keluar begitu saja dari mulut Scarlesia tanpa sadar.
“Hahaha malaikat? Terserahmu saja mau menganggap aku siapa tapi sekarang ada hal penting yang mesti kamu ketahui,”
Suasananya tiba-tiba menjadi serius, Scarlesia tidak tahu apa yang akan dibicarakan olehnya.
“Apakah sangat penting?”
“Ya, ini sangat penting dan menyangkut kehidupan makhluk hidup di dunia ini,”
Glek
Scarlesia menelan salivanya, sorot mata serius dari pria tersebut membuatnya sedikit merinding.
“Bisakah anda menceritakan semuanya kepada saya? Apa yang sebenarnya terjadi dengan dunia ini? Kenapa semakin hari semakin banyak kejadian aneh yang menyerang kehidupan manusia? Tolong beritahukan kepada saya jika memang anda mengetahuinya,” ujar Scarlesia.
__ADS_1
“Dunia akan menemukan akhirnya,”
“Apa? Dunia akan menemukan akhirnya?”
“Saat ini dewa kegelapan sedang berusaha menebar seluruh kegelapan di muka bumi ini. Dia sudah memiliki banyak pengikut di bawahnya, pengikutnya itulah yang membuat kekacauan selama beberapa waktu terakhir ini. Dewa kegelapan memiliki ambisi untuk menguasai dunia dan menjatuhkan semua dewa dewi, dia ingin mendominasi setiap inci yang susah payah dibangun oleh para dewa dan dewi,” jelas pria itu.
“Dewa kegelapan? Apakah itu dia yang menyerangku menggunakan kepingan bayangannya?”
“Ya, itu adalah dia,”
“Tapi kenapa mereka seperti menargetkanku? Kenapa mereka ingin membunuhku?”
“Karena kamu adalah kunci untuk memberantas kegelapan. Itulah kenapa dewa kegelapan ingin melenyapkanmu karena kamu akan menjadi penghambat besar untuk dirinya,”
“Aku? Aku adalah kunci dari semua ini?”
Pria itu menganggukkan kepalanya, ekspresinya semakin serius.
“Apa kamu tidak sadar betapa besarnya kekuatan yang ada di dalam dirimu? Kamu mempunyai semua kekuatan dewa dan dewi, kamu diberkati dan ditakdirkan sebagai penyelamat dunia karena para dewa dan dewi tidak bisa menghadapi dewa kegelapan. Kekuatannya sangat besar, itulah alasan kenapa kamu bisa ada di sini,”
“Jadi itulah kenapa setiap kali aku merasa di dalam bahaya, disaat aku sedang berada di situasi genting, disaat aku merasa putus asa, bahkan disaat aku ingin menyelamatkan orang-orang, kekuatan yang berbeda akan muncul dari dalam diriku. Tidak hanya kekuatan penyembuhan bahkan kekuatan penguasa lautan dan kekuatan yang kemarin…”
“Itu adalah kekuatan dewa perang, penguasa lautan itu adalah kekuatan dewa laut, kekuatan penyembuhan adalah kekuatan dewi penyembuhan. Kecantikan jiwa dan rasa cinta yang besar itu adalah kekuatan dewi venus, kekuatan berkomunikasi dengan hewan adalah kekuatan dewa hewan,” potong pria itu menerangkan.
“Lalu kekuatan yang waktu itu aku pakai untuk memulihkan jiwa Xeon, kekuatan dewa apa itu?” tanya Scarlesia teringat ketika dia memulihkan jiwanya Xeon.
“Itu adalah kekuatan dewa pencipta,”
Scarlesia tertegun selama beberapa detik, ia tercengang mendengar ‘dewa pencipta’.
“Ehh dewa pencipta? D-D-DEWA PENCIPTA????”
__ADS_1
“Hahaha aku mengerti kamu terkejut tapi memang itu adanya, kenyataannya memang seperti itu. Kamu mengerti kan sekarang? Kamu mengemban beban berat dunia di pundakmu, apa kamu sanggup melakukannya?”
Scarlesia terdiam sejenak, dia mencoba memikirkannya pelan-pelan sekaligus mencoba membalikkan memorinya yang telah lalu.
“Dengan begitu, itu artinya semua nyawa manusia, tidak hanya manusia bahkan dewa dan dewi, nasib dari dunia ini selanjutnya ditentukan olehku sendiri?”
“Ya, beban yang akan kau tanggung semakin besar. Bisakah kamu melakukannya? Kamu adalah harapan satu-satunya yang tersisa,”
“Baiklah, aku akan melakukannya,” jawab Scarlesia seraya melengkungkan senyum manis di bibir tipisnya.
“Karena kamu sudah menyetujuinya, aku akan membuka segel kekuatan yang tersisa yaitu kekuatan dewa waktu dan kekuatan dewa langit. Aku akan membuka ingatanmu saat dulu menggunakan semua kekuatan ini, latih dirimu lalu jadilah lebih kuat. Mulai sekarang semuanya bergantung kepadamu wahai ratu alam semesta,”
“Ratu alam semesta?”
“Ya, itu adalah kamu. Kamu akan mengetahui segalanya setelah bertemu dengan dewa pencipta, aku tahu kau punya banyak pertanyaan di kepalamu perihal siapa dirimu yang sebenarnya tapi yakinlah semuanya akan terjawab seiring berjalannya waktu. Sekarang, aku akan melepaskan juga segel ingatanmu secara perlahan, kamu akan mengingat siapa saja yang pernah mencintaimu dulunya,”
“Tunggu! Ingatan apa maksudnya? Apakah aku punya kehidupan lain selain kehidupanku di dunia modern?”
Pria itu tidak merespon pertanyaannya lalu ia menyentuh tepat di tengah kening Scarlesia, dia merasakan sebuah kekuatan besar lepas serta potongan ingatan ketika dia menggunakan kekuatan ini di kehidupan lalunya.
“Pergilah! Kamu akan mengetahuinya secara perlahan, orang-orang yang menyayangimu sedang menunggumu terbangun,”
Scarlesia didorong untuk segera sadar dari alam mimpinya, pria tersebut mendorongnya untuk kembali ke dunia nyata. Ketika dia membuka matanya kembali, ia sudah terbangun dari mimpi panjangnya.
“Ehh sayap??”
Scarlesia merasakan ada yang aneh dari punggungnya, saat ia menengok ke belakang ternyata sebuah sayap berwarna putih melekat pada punggungnya. Scarlesia langsung beranjak dari tempat tidurnya, ia membuka jendela kamarnya, langit malam seakan menyambut dirinya.
“Ingatan mengenai kekuatan ini yang artinya aku memang mempunyai kehidupan lampau selain kehidupanku di dunia modern. Aku masih belum tahun banyak dan masih belum mengerti tapi aku yakin pertanyaanku akan terjawab secara perlahan. Dewa pencipta ya? Aku penasaran seperti apa beliau dan juga aku penasaran dengan dewa serta dewi yang memberikan kekuatan ini padaku,” batinnya tersenyum tipis.
Pranggg
__ADS_1
Hana yang kebetulan masuk untuk mengantarkan obat dan segelas air putih untuk Scarlesia merasa terkejut karena Scarlesia terbangun dengan kedua sayap putih yang indah di punggungnya. Cahaya bintang yang seolah mengarah pada dirinya menunjukkan keindahan bak seorang malaikat. Scarlesia tersenyum kepada Hana yang tidak kuasa menahan air matanya mendapati Scarlesia siuman setelah satu minggu tertidur.
“N-nona… NONAAAA!!!”