Kecantikan Nona Paling Sempurna

Kecantikan Nona Paling Sempurna
Dukungan Semakin Bertambah


__ADS_3

“Louis, ini untukmu,”


Scarlesia menyerahkan sebuah gelang berwarna jingga pada Louis, gelangnya langsung dipasangkan oleh Scarlesia di pergelangan tangannya Louis.


“Gelang ini….”


“Ini adalah gelang yang digunakan oleh kepala klan manusia serigala beberapa ratus tahun lalu. Gelang ini sudah lama hilang bukan? Sekarang ini menjadi milikmu,” ujar Scarlesia.


“Darimana kau mendapatkannya?” tanya Louis.


“Dari Firly, ketika aku menyelamatkannya dia memberikan gelang ini padaku. Aku tahu saat melihatnya bahwa ini adalah gelang milik kepala klan serigala yang bisa membuatmu semakin kuat bahkan kau bisa berevolusi menggunakan gelang ini kan?” jawab Scarlesia.


“Terima kasih Sia, gelang ini sangat berarti untukku. Untung saja gelangnya bisa sampai di tanganku,” kata Louis.


“Iya sama-sama. Kau sekarang bisa meningkatkan kekuatanmu, cobalah berevolusi ke tingkat lebih dewasa. Kau kuat Louis bahkan tanpa gelang ini saja kau sudah sekuat ini apalagi jika memakai gelangnya,” puji Scarlesia mengelus pipi Louis.


“Ya Sia….”


Selepasnya, Scarlesia beralih ke kamarnya dan kondisi kamarnya sudah bersih seperti sedia kala. Mayat-mayat para pembunuh bayaran yang menyerangnya semalam sudah dibereskan oleh Erin dan Hana.


“Yang Mulia, apa anda mau beristirahat?” tanya Erin.


“Tidak Erin, aku akan langsung pergi membereskan masalah yang lain. Hari ini aku ingin mengenakan gaun yang sederhana, tolong ya,”


“Baik Yang Mulia,”


Scarlesia kembali hanyut di dalam pikirannya sendiri, raut wajah Xeon yang resah serta gelisah setelah dia mengatakan masalah pria berseruling itu membuatnya ikut terpikir. Firasatnya berucap bahwa masalah ini bukanlah masalah yang sederhana.


“Pertama pembunuh bayaran, lalu pria misterius itu. Kalau pembunuh ini sudah pasti suruhan Duchess Debora karena dia ingin mengalihkan perhatianku agar dia bisa menjalankan rencananya yang meletakkan batu sihir ke dalam laut agar laut mengamuk lalu menyapu habis pemukiman penduduk agar aku dianggap tidak becus menjalankan tugas. Namun, pria misterius itu bukanlah suruhan Duchess Debora, apa mungkin dewa kegelapan?” pikir Scarlesia semakin berbelit-belit.


“Lia… YANG MULIA!” panggil Erin.


Sudah sejak tadi Erin memanggilnya tapi tidak disahut oleh Scarlesia karena dia sibuk melamunkan berbagai hal rumit.


“Ahh iya!” sahut Scarlesia, semua lamunannya buyar seketika Erin memanggilnya.

__ADS_1


“Ya ampun Yang Mulia, anda sedang memikirkan apa sih? Sejak tadi saya memanggil anda tapi anda tidak menyahut panggilan saya,” omel Erin.


“Maaf maaf, ada apa memangnya?”


“Tuan Xeon ingin bertemu dengan anda,” kata Erin.


“Baiklah, suruh dia masuk,”


Lalu Xeon masuk ke kamar Scarlesia, Hana menyajikan teh serta beberapa cemilan untuk menemani obrolan mereka.


“Kenapa Xeon? Apa ada hal penting untuk dibicarakan?”


“Sia, beberapa hari ini aku akan pergi ke istana langit. Jadi, kau akan mengurus masalah daerah utara bersama yang lain dulu. Tidak apa-apa kan?”


“Oke, tidak masalah. Biasanya kau pergi begitu saja tanpa izin padaku tapi kenapa hari ini kau malah izin? Apa mungkin ada hal lain lagi yang ingin kau bicarakan?”


Xeon terdiam, ia memandang wajah Scarlesia dalam beberapa detik kemudian ia palingkan wajahnya yang merona.


“Aku hanya ingin melihatmu,” lirih Xeon teramat pelan.


“AKU HANYA INGIN MELIHATMU!” teriak Xeon langsung menutup mulutnya.


Akibat teriakan Xeon, Scarlesia tersentak kaget karena suara Xeon.


“Ya sudah aku pergi dulu,”


Xeon beranjak dari tempat duduknya, mukanya merah padam dan itu terlihat sangat menggemaskan.


“Tunggu!” cegat Scarlesia menarik pergelangan tangan Xeon.


“Kenap….”


Tanpa mengatakan apa-apa, Scarlesia mendekap Xeon.


“Cepat kembali,” ujar Scarlesia.

__ADS_1


“Iya, aku akan cepat kembali,”


Xeon membalas pelukan Scarlesia, dia tersenyum hangat menatap gadis yang dicintainya.


“Ahh ternyata aku sangat mencintai gadis ini, sejak 2000 tahun lalu aku tidak pernah sekali pun melupakannya,” batin Xeon.


Berselang beberapa menit kemudian, tepatnya setelah Xeon pergi Scarlesia segera berangkat menemui penduduk yang sedang menunggu kedatangannya. Mereka antusias saat melihat Scarlesia datang, lalu Scarlesia mengatakan kepada mereka mengenai laut yang tidak akan pernah lagi mengamuk atau menyapu pemukiman mereka. Tidak lupa juga Scarlesia memperingatkan mereka agar tidak bersikap serakah atau pun merusak lautnya.


Beberapa waktu berlalu, tidak terasa sudah satu bulan lebih Scarlesia berada di daerah utara ini. Xeon juga sudah pulang dari istana langit, dia membantu Scarlesia dalam menjalani tugasnya. Kini daerah utara sudah semakin membaik, bahkan tidak ada lagi perubahan cuaca ekstrim yang terjadi. Scarlesia berhasil memperbaikinya, sekarang cuaca akan berubah dalam kurun waktu 4 bulan dan masih memiliki 3 musim seperti sebelumnya.


Tidak hanya itu saja, Scarlesia juga mengajarkan mereka ilmu bertani dan berkebun. Banyak jenis tanaman yang mereka tanam bersama, ada tanaman herbal juga. Scarlesia sekalian mengajarkan beberapa ilmu kedokteran kepada beberapa orang anak-anak muda di daerah tersebut. Kemudian Scarlesia memberi mereka ilmu membuat kerajinan yang bisa menghasilkan uang. Yang tak kalah penting, mereka diajarkan bagaimana cara mengolah beberapa tumbuhan menjadi makanan yang tahan lama ketika musim panas nanti.


Kabar ini tersebar ke seluruh penjuru Kekaisaran Evariste, rakyat-rakyat biasa dan bangsawan pendukungnya turut bahagia mendengar kabar Scarlesia yang berhasil menangani masalah daerah utara yang selama beberapa tahun ini tidak bisa diatasi oleh kaisar.


“Kalian dengar itu? Yang Mulia Putri Scarlesia berhasil menangani masalah daerah utara,”


“Dengan begini aku yakin 100% kalau beliau yang akan menjabat menjadi kaisar,”


“Jika beliau menjadi kaisar maka hidup kita semakin sejahtera,”


“Temanku yang tinggal di daerah utara juga mengatakan kalau beliau orangnya sangat baik, tidak seperti bangsawan pada umumnya beliau berani untuk turun langsung ke dalam masyarakat,”


“Kita harus mendukung beliau menjadi kaisar segera!”


“Betul! HIDUP YANG MULIA PUTRI SCARLESIA!”


Seluruh rakyat biasa semakin memantapkan hatinya untuk memilih Scarlesia sebagai kaisar selanjutnya. Reputasinya semakin hari semakin membaik, berita ini menyebar hingga ke telinga kekaisaran lain.


“Apa mungkin ini adalah rencana Ayah? Ayah sengaja menempatkan Sia di daerah utara untuk mendapatkan perhatian rakyat dan kekaisaran lain sehingga mereka berpikir bahwa dialah yang pantas mendapatkan kursi kaisar?” tanya Lucas pada Edward.


“Iya, ini memang rencanaku. Aku percaya Sia bisa melakukannya jadi itulah sebabnya aku memberikan dia tugas yang jauh lebih sulit dibanding Abigail. Sekarang kau lihat kan? Dia berhasil dalam waktu kurang lebih 1 bulan, reputasinya semakin baik di mata rakyat dan di mata bangsawan. Kini banyak bangsawan yang mendukungnya untuk menjadi kaisar selanjutnya,” ujar Edward.


“Ya, aku mulai mengerti sekarang. Tidak ada gunanya aku marah pada hari itu, ternyata hal mudah bagi Sia sendiri,” tutur Lucas.


“Sekarang kau mengerti kan Lucas? Entah bagaimana bibimu membesarkan gadis seperti Sia, dia tumbuh menjadi gadis yang berada di luar dugaanku. Dia jauh lebih kuat dibanding Ibunya seolah ada dia dikaruniai kekuatan dewa,”

__ADS_1


__ADS_2