
“Karena daerah ini memiliki suhu panas di atas rata-rata jadi membuat makanan cepat membusuk. Untuk membuatnya tahan lebih lama, kita harus mengawetkan makanan tersebut. Salah satunya adalah dengan cara mendinginkannya, itulah gunanya lemari pendingin,” jelas Scarlesia.
“Jumlah batu sihir yang tersedia di menara sihir sudah menipis, tapi jika kau mau aku bisa mencarikan batu sihir yang lebih banyak,” kata Oliver.
“Woahh sungguh? Kalau begitu aku serahkan padamu sisanya ya dan Archie yang akan membuat lemari pendinginnya,”
“Oke siap!”
Oliver segera berangkat ke pertambangan batu sihir yang berada dekat dengan Roosevelt, ia membawa batu sihir dalam jumlah yang sangat banyak hingga membuat Scarlesia dan Archie ternganga melihat jumlahnya yang menggunung itu.
“Kenapa kau membawanya terlalu banyak?” tanya Scarlesia.
“Ehh memangnya tidak memerlukan jumlah sebanyak ini?”
Scarlesia dan Archie menggeleng serentak.
“Hmm ya sudah tidak apa-apa, biarkan saja di sini. Siapa tahu nanti ada hal lain yang memerlukan batu sihir,” tutur Scarlesia.
“Apa aku boleh mengerjakannya sekarang?” tanya Archie.
“Boleh, kau boleh mengerjakannya sekarang. Coba buat satu lemari pendingin dulu lalu aku akan mengeceknya nanti,”
“Oke kak,”
Archie langsung bekerja pada detik itu juga, Scarlesia meninggalkan Archie sendirian di ruangannya agar dia bisa lebih fokus bekerja. Tidak lupa pula ia menyuruh Hana mengantarkan minuman dan cemilan untuk Archie. Sementara Archie membuat lemari pendinginnya, Scarlesia membersihkan dirinya dengan berendam sejenak.
“Sepertinya aku akan tidur cepat malam ini,” gumam Scarlesia.
Ternyata benar, malam itu Scarlesia tidur lebih cepat dari biasanya sebab ia menggunakan kekuatannya terlalu banyak hari ini. Dia merasa kelelahan yang teramat sangat di sekujur badannya, ia tidak sanggup lagi melakukan pekerjaan lain.
Pada hari berikutnya, Scarlesia kembali ke dalam pekerjaannya. Ia memeriksa seluruh kesehatan penduduk daerah utara tanpa terkecuali, kedatangan Scarlesia berubah menjadi berkah untuk mereka. Kesehatan penduduk sudah sangat membaik, kini tidak ada lagi yang menderita karena demam yang tak berkesudahan.
__ADS_1
“Sepertinya aku harus meracik ramuan penambah dan penjaga stamina,”
Scarlesia langsung masuk ke dalam dunia cermin, ia tidak pernah mengunjungi dunia cermin selama beberapa waktu ini dikarenakan kesibukan yang tidak terkontrol di istana. Shou dan para peri lainnya menyambut kedatangan Scarlesia, mereka membawa Scarlesia lebih jauh ke dalam. Sudah banyak yang berubah di sana, kini dunia cermin terlihat seperti dunia luar yang memiliki sungai, tumbuh-tumbuhan, serta beberapa hewan jinak di sana.
“Wahh apa ini benar dunia cermin yang dulu aku kunjungi? Terlihat sangat berbeda,” takjub Scarlesia.
“Iya benar Yang Mulia, kini dunia cermin telah kami perbaharui supaya terlihat lebih hidup. Apakah anda menyukainya?”
“Aku menyukainya, kalian luar biasa sekali,” sanjung Scarlesia.
“Tapi apa ada hal lain yang bisa kami bantu sekarang Yang Mulia?” tanya Shou.
“Oh iya aku butuh banyak tanaman herbal penambah dan penjaga stamina dalam jumlah banyak,” ucap Scarlesia.
“Tanaman herbal ya? Kemari saya akan membawa anda ke sana,”
Shou menarik tangan Scarlesia untuk mereka bawa ke tempat ditanamnya tanaman herbal yang beberapa waktu lalu dibawa masuk oleh Scarlesia ke dunia cermin.
Mata Scarlesia tidak berhenti menatap takjub karena di depan matanya sebuah hamparan padang rumput yang sangat luas dulunya kini diisi oleh tanaman herbal dengan berbagai jenis.
“Ini semua adalah tanaman herbal lalu di sebelah sana adalah tanaman beracun,” tunjuk Shou ke sisi kiri.
“Sebentar! Rasanya tanaman herbal dan tanaman beracun yang aku berikan padamu tidak sebanyak ini,”
“Sebenarnya kami mengumpulkan tanaman herbal dan tanaman beracun di seluruh dunia tanpa anda menyadarinya Yang Mulia. Anggap saja ini sebagai hadiah untuk anda karena anda sudah menjaga kami dengan sangat baik. Kami sangat berterima kasih kepada anda, berkat anda kami bisa menikmati hidup yang menyenangkan di dunia cermin ini,” ungkap Shou.
“Ya ampun kalian sungguh baik hati sekali,” kata Scarlesia berkaca-kaca.
“Nah Yang Mulia anda bisa mengambil sebanyak apa pun karena di dunia cermin ini segala jenis tanaman bisa tumbuh dengan cepat,”
Lalu Scarlesia meminta tolong pada Shou untuk memetikkan beberapa tanaman herbal dalam jumlah yang sangat banyak. Kemudian Scarlesia membawa tanaman tersebut keluar dan siap untuk ia racik. Meracik ramuan penambah dan penjaga stamina dalam jumlah besar tentunya akan sulit jika dia lakukan sendirian. Scarlesia pun meminta tolong kepada para prianya untuk membantunya sedangkan Archie masih sibuk berkutat membuat lemari pendinginnya.
__ADS_1
“Ini sungguh tanaman herbal sebanyak ini mau diracik?” ucap Zenon.
“Iya, makanya aku memanggil kalian kemari untuk membantuku karena kalau aku sendiri saja yang mengerjakannya membutuhkan waktu yang lama untuk selesai,”
Mereka semuanya menurut, di dalam ruang tersebut mereka fokus pada apa yang diinstruksikan oleh Scarlesia. Mereka mengerjakannya dengan teliti karena Scarlesia mengatakan tidak boleh ada kesalahan dalam peracikan ramuan ini. Jika salah sedikit saja maka khasiatnya akan berubah pula, memang agak merepotkan karena membutuhkan kesabaran ekstra dalam meraciknya.
Butuh waktu sekitar lebih 5 jam mengerjakannya, kini semuanya sudah selesai dan Archie juga sudah menyelesaikan lemari pendinginnya. Sebelum ramuannya dibagikan, Scarlesia memasukkan kekuatannya dulu ke dalam ramuan tersebut agar menambah daya fungsinya.
“Jadi ini yang dinamakan lemari pendingin?” tanya Elios.
Ukuran lemari pendinginnya tidak terlalu besar tapi masih bisa menampung berbagai bahan makanan di dalamnya.
“Iya, ini namanya lemari pendingin. Coba kita tes dulu,”
Archie menyalakan tombol lemari pendinginnya, ini memang persis seperti kulkas di dunia modern.
“Sia, apa kau berniat membawa seluruh pengetahuan dunia modern kemari?” tanya Xeon.
“Hmm kalau itu untuk keperluan banyak orang maka aku akan membawanya kemari,” respon Scarlesia.
“Menurutku memang bagus kau membawa pengetahuan dunia modern kemari tapi jangan dibawa semua karena bisa-bisa disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab karena tidak semua orang juga bisa menerima perubahan teknologi,” saran Xeon.
“Oke, tenang saja aku tidak akan membawanya kemari semuanya. Aku hanya membuat apa yang perlu dibuat,”
Selepasnya, Scarlesia membagikan ramuan-ramuan yang sudah ia racik kepada seluruh penduduk daerah utara. Tidak lupa pula Scarlesia memperkenalkan kepada mereka lemari pendingin yang bisa digunakan untuk mengawetkan makanan agar tidak cepat busuk.
“Jadi dengan benda ini kami tidak perlu lagi membuat makanan dari bahan-bahan yang sudah busuk begitu Yang Mulia?”
“Iya benar, kalian bisa mengawetkan bahan makanan kalian di dalam lemari pendingin ini. Mulai sekarang tidak perlu mengkhawatirkan apa pun lagi karena aku yang akan mengurusnya untuk kalian. Apa kalian mengerti?” seru Scarlesia.
“Mengerti Yang Mulia!” sahut mereka bersamaan.
__ADS_1