
“Maaf Sia, aku harus pergi sekarang. Jaga dirimu baik-baik karena musuh sesungguhnya masih berada di belakang layar,” lirih Xeon sembari tersenyum tipis.
“Tidak Xeon! TIDAAAAKKKKKKKK!!!”
“Tolong jangan biarkan Xeon pergi. Jika memang dewa dan dewi mencintaiku aku mohon selamatkan Xeon,”
Tring… Tring… Tring….
Suara lonceng berdenting lembut, sebuah cahaya putih terpancar dari tubuh Scarlesia. Gelembung-gelembung cahaya putih beterbangan seketika dan membuat suasana hati terasa damai. Seluruh hewan-hewan di muka bumi ini berseru mendengar bunyi lonceng yang mencapai pendengaran mereka.
Tubuh Xeon yang hampir menghilang kembali lagi seperti semula, sebuah kekuatan baru telah bangkit. Scarlesia saat ini sadar bahwa ini adalah efek dari kekuatan barunya, ia tersenyum sesaat tubuh Xeon tidak jadi menghilang. Xeon membuka matanya dan mendapati dirinya seolah terlahir kembali, kekuatannya juga tidak berkurang bahkan terasa lebih kuat seperti ketika dia baru diciptakan oleh dewa pencipta.
“Terima kasih, terima kasih karena sudah mendengar harapanku,” kata Scarlesia menangis haru seraya menggenggam tangan Xeon.
Ting!
Sementara itu di istana langit, para dewa dan dewi dihebohkan oleh bangkitnya kekuatan baru Scarlesia. Mereka yang dilanda ketegangan serta keresahan akibat sinyal hidup Xeon yang melemah, sekarang akhirnya bisa tenang kembali. Lonceng istana langit berdenting tiga kali mencapai bumi, para dewa, dewi, malaikat, pengurus akhirat, serta para hewan bersorak atas semua ini.
“Sia berhasil membangkitkan kekuatan teknik pemulihan serta teknik penciptaan jiwa! Ini adalah kekuatan dewa pencipta. Aku tidak percaya kekuatannya bangkit lebih cepat,” seru Leopold, dewa hewan.
“Kekuatan yang bisa menciptakan dan memulihkan kembali jiwa baik itu jiwa manusia, malaikat, ataupun dewa. Anak ini bahkan lebih kuat dari 2000 tahun yang lalu,” ucap Tavisha, dewi venus.
“Xeon sudah berjuang dengan baik selama ini, dia menggunakan seluruh kekuatannya untuk membuat Sia terus bereinkarnasi dan melindunginya dari kejauhan. Baik hari ini ataupun 2000 tahun yang lalu dia tetap peduli pada Sia,” sambung Agatha, dewi penyembuhan.
__ADS_1
“Selama dewa pencipta masih tertidur, kita harus berusaha membantu Sia membangkitkan seluruh kekuatannya. Saat ini kekuatan yang paling penting sudah bangkit, saatnya kita membantu sisanya sebelum dewa kegelapan menyerang dunia manusia dan istana langit,” kata Carolus, dewa perang.
“Ya benar. Kita harus membantu Sia, anak tersayang kita,”
Sudah lewat satu hari lebih semenjak kejadian itu, setelah menyelamatkan Xeon Scarlesia tidak sadarkan diri karena dia kelelahan dan seluruh tenaga serta pikirannya terkuras oleh beberapa masalah yang cukup sulit dia atasi. Sampai saat ini bahkan Scarlesia masih tertidur, tidak bangun-bangun meski sudah lewat dari 24 jam.
“Bisakah kau jelaskan pada kami sebenarnya Sia itu siapa?” selidik Elios.
Sekarang mereka semua sedang berkumpul di dalam mansion karena mereka dipanggil oleh Eldrick untuk membicarakan masalah Scarlesia. Mereka berbicara secara tertutup di dalam suatu ruangan yang memang disiapkan khusus jika ingin membicarakan hal yang penting.
“Aku tidak bisa menceritakan semuanya tapi aku akan mengatakan kalau di dalam jiwa Sia mengalir kekuatan seluruh dewa dan dewi. Mungkin ini terdengar sedikit tidak masuk akal tapi inilah kenyataannya. Kekuatan penyembuhan yang sebelumnya kalian lihat itu adalah kekuatan dewi penyembuh, kekuatan cinta serta kecantikannya adalah kekuatan dewi venus, kekuatan yang bisa mengatur dan berkomunikasi dengan hewan adalah kekuatan dewa hewan, lalu kekuatan yang kemarin kalian lihat adalah kekuatan dewa pencipta yaitu teknik pemulihan serta penciptaan jiwa. Itu adalah alasan kenapa Sia bisa membantuku untuk pulih,” jelas Xeon.
“Jadi itulah alasannya kenapa di dalam diri Sia terasa banyak kekuatan yang mengalir? Aku mengerti sekarang kenapa dia waktu itu tidak mual ataupun pusing saat melewati portal sihir,” ujar Carlen.
“Lalu bayangan apa itu sebelumnya?” tanya Eldrick sekali lagi.
“Itu adalah kepingan bayangan dewa kegelapan, dia adalah musuh alami manusia serta para dewa dan dewi. Aku tidak bisa menjelaskan lebih lanjut tapi yang jelas saat ini dunia sedang berada dalam bahaya. Sekuat apapun kalian di dunia, itu masih tidak cukup untuk mengalahkannya. Yang kemarin itu hanya kepingan bayangan tapi sudah sekuat itu, bagaimana jika bertemu dengan tubuh utuhnya? Pasti lebih kuat lagi bahkan kami para dewa dan dewi saja tidak bisa mengalahkannya,” lanjut Xeon menjelaskan.
“Apa tidak ada cara lain untuk mengalahkannya?” tanya Eldrick sekali lagi.
“Ada,”
“Apa itu?”
__ADS_1
“Sia. Kunci dalam semua ini adalah Sia sendiri, itulah kenapa dia mengincar ingin membunuh Sia sebelum kekuatannya bangkit seluruhnya. Kalian mengerti bukan apa yang harus kita lakukan sekarang? Yaitu melindunginya sampai seluruh kekuatannya bangkit. Itu adalah alasan mengapa aku di sini sekarang karena bahaya sesungguhnya baru muncul. Dewa dan dewi lainnya juga berusaha untuk melindungi Sia dari istana langit,” jawab Xeon.
“Jadi, anakku menanggung beban yang sangat besar di pundaknya? Kenapa dia diberatkan oleh masalah sebesar ini?” batin Eldrick sendu.
Semua orang di dalam ruangan mendadak diam dan tidak bersuara, ekspresi wajah mereka tertekuk lesu dan suram. Mereka merasa sedih atas beban yang dipikul oleh Scarlesia, beban dunia yang berada di tangannya, serta takdir kejam dirinya.
“Jangan sedih karena Sia adalah gadis yang kuat. Bukannya kalian yang paling tahu soal itu? Bahkan selama ini dia berani melawan pihak kekaisaran langsung. Coba kalian pikirkan sebenarnya sudah berapa banyak hal yang mengejutkan darinya? Dia cantik serta memiliki kekuatan yang lebih besar dari kita. Yang perlu kita lakukan hanyalah melindunginya dari serangan yang bisa membunuhnya. Cinta dari kalian juga membuatnya hidup, cukup limpahkan cinta kalian padanya terutama anggota keluarganya langsung,” tutur Xeon.
Akhirnya setelah Xeon mengatakan hal itu, ekspresi mereka lebih baik dari sebelumnya. Mereka mengangguk mengerti, mereka juga berpikir bahwa yang dikatakan oleh Xeon tidak ada salahnya.
“Apakah cinta memiliki pengaruh yang besar juga?” tanya Zenon.
“Tentu saja, semakin banyak orang yang mencintainya itu semakin bagus untuk hidupnya. Mempunyai orangtua, saudara, dan pria yang mencintainya serta Ibu yang selalu mengawasinya dari….”
“Tunggu! Ibu? Apakah Larissa selalu mengawasinya?” potong Eldrick bertanya.
“Tentu saja, dia sering marah-marah saat melihat kalian bertiga membuat sedih Sia. Dia juga menitip pesan katanya jika kalian membuat Sia menangis maka saat bertemu nanti dia akan memukul dan menendang kepala kalian bertiga,” balas Xeon.
“Entah kenapa Ibunya Sia terdengar sangat mirip dengan Sia,” ucap Louis.
“Mereka memang mirip apalagi sifatnya yang barbar. Entah sudah berapa keributan yang diciptakannya di akhirat, hal itu membuatku sedikit pusing mengurusnya,” beber Xeon.
“Hahaha Larissa memang seperti itu. Begitu rupanya ternyata selama ini dia mengawasiku ya,” ucap Eldrick.
__ADS_1
“Ya, tolong rahasiakan semua ini dari Sia karena belum saatnya dia tahu,”
“Baiklah,”