Kecantikan Nona Paling Sempurna

Kecantikan Nona Paling Sempurna
Menangani Kekeringan


__ADS_3

“Kehancuran manusia,” jawab Scarlesia.


“Gerbang monster utama tepat terletak di timur Kekaisaran Roosevelt. Apa aku perlu memerintahkan para penyihir untuk memeriksanya?” Oliver menawarkan bantuan kepada Scarlesia.


“Tolong ya,”


Oliver segera pergi ke menara sihir untuk memberikan perintah secara langsung kepada para bawahannya. Sedangkan Scarlesia pergi menemui Eldrick yang sedang berada di daerah selatan wilayah kekuasaannya. Scarlesia pergi bersama dengan Louis, sementara itu Xeon menuju istana langit untuk melaporkan mengenai penglihatan masa depan yang didapat oleh Scarlesia. Zenon, Andreas, serta Elios diperintahkan oleh Scarlesia untuk memeriksa gerbang monster yang lain.


“Jangan terlalu paksakan dirimu Sia,” ucap Louis.


“Baiklah. Aku tidak akan terlalu memaksakan diriku,”


Sesampainya di daerah selatan, Scarlesia melihat Eldrick tengah sibuk membereskan masalah yang terjadi di sana.


“Ayah, kenapa bisa daerah selatan menjadi seperti ini?”


Scarlesia tercengung melihat kondisi daerah selatan yang sangat memprihatinkan. Daerah selatan dilanda kekeringan hebat, seluruh tanaman yang tumbuh berakhir mati, sungai yang dulunya dialiri air yang deras dan jernih kini juga ikut mengering. Penduduk daerah selatan terlihat sangat menderita, akibat kekeringan ini akhirnya mereka menderita kelaparan. Anak-anak menangis meminta makan, orangtua mereka tidak bisa melakukan apapun karena kebun makanan mereka habis dilalap kemarau ini.


“Kenapa kau bisa ada di sini?” tanya Eldrick terkejut dengan kedatangan Scarlesia yang tak terduga.


“Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan, tapi jelaskan dulu situasi ini padaku Ayah,” ujar Scarlesia.


“Beberapa waktu belakang ini daerah selatan dilanda kekeringan, aku sudah mengusahakan segalanya namun tidak ada kemajuan sama sekali. Padahal aku sudah meminta bantuan dari penyihir untuk mengatasi kekeringan ini dan menurunkan hujan tapi ternyata mereka tidak bisa melakukannya. Seperti yang kau lihat sekarang banyak orang yang menderita,” jelas Eldrick memasang wajah sedih.


Scarlesia mendongak ke arah langit, ia merasakan ada yang janggal dari kekeringan tersebut.


“Jelas sekali kekeringan ini bukan terjadi secara alami,” pikir Scarlesia.


“Tolong izinkan aku membantu mengatasi kekeringan yang menimpa daerah selatan ini Ayah,”


Scarlesia penuh percaya diri mengajukan dirinya untuk membantu mengatasi masalah yang cukup memusingkan ini. Tidak ada keraguan untuk ikut campur dalam menangani kekeringan tersebut, dia tidak tahan melihat orang-orang di sana yang menangis karena pandemi yang bahkan tidak bisa diatasi oleh penyihir sekalipun.

__ADS_1


“Nona, bagaimana anda akan mengatasi kekeringan yang menimpa daerah ini?”


“Betul! Bahkan penyihir pun tidak bisa menanganinya jadi bagaimana caranya untuk mengasinya Nona?”


“Anda jangan memberikan harapan palsu kepada kami!”


“Iya Nona! Tolong jangan buat kami berharap,”


Penduduk daerah selatan meragukan kemampuan Scarlesia, mereka tidak mempercayai Scarlesia untuk menangani masalah kekeringan ini. Louis yang sejak tadi diam di samping Scarlesia sangat geram karena orang-orang itu meremehkan kemampuan gadis tercintanya.


“DIAMLAH! LIHAT SAJA BAGAIMANA SIA AKAN MENGATASINYA! JANGAN MEREMEHKANNYA,” teriak Louis kesal


Scarlesia menepuk pundak Louis agar dia tenang dan menghentikan amarahnya, Louis mengerti dan langsung tutup mulut.


“Apa kau benar-benar bisa melakukannya Sia?” tanya Eldrick memastikan.


“Serahkan semuanya padaku. Aku akan membuat daerah ini kembali seperti semula,” tegas Scarlesia.


“Langit, dengarkan aku sebagai perwakilan dari dewa langit. Tunduk padaku, turuti segala perintahku, dan akui aku sebagai pemimpinmu. Aku memberi perintah pertamaku padamu, turunkan hujan dan basahi daerah yang kering ini lalu hidupkan kembali semua tumbuhan yang mati,”


Scarlesia mengulurkan kedua tangannya kemudian mengangkatnya tinggi-tinggi ke atas.


“LIBASLAH KEKERINGAN YANG TIDAK WAJAR INI!”


Suaranya yang memberi perintah kepada langit menggema ke setiap sudut daerah selatan. Langit menjawab perintahnya disertai angin kencang lalu disusul oleh petir yang besar menggelegar di hamparan luasnya langit. Beberapa saat kemudian, rintik-rintik hujan mulai turun dan secara perlahan semakin lebat hujan yang turun. Tumbuhan yang mati pun dihidupkan kembali oleh air hujan yang turun tersebut, kebun-kebun serta lahan pertanian balik menjadi hijau.


“HUJAN! AKHIRNYA TURUN HUJAN!”


“NONA EGINHARDT BENAR-BENAR BISA MELAKUKANNYA,”


“DENGAN BEGINI KITA TIDAK PERLU KHAWATIR AKAN KELAPARAN LAGI,”

__ADS_1


Sorak gembira semua orang ikut membuat Scarlesia merasa senang, sudah ke sekian kalinya dia menyelamatkan nyawa manusia. Scarlesia mendongak ke arah langit seraya tersenyum menghadap rintik air hujan yang membasahi sekujur tubuhnya.


“Apakah kau senang?” tanya Louis memayungkan Scarlesia agar tidak semakin basah karena air hujan.


“Ehh dari mana kau mendapatkan payung ini?”


“Aku mengambilnya dari pemukiman warga,” jawab Louis melebarkan senyumnya.


Eldrick turut bangga atas apa yang dilakukan oleh Scarlesia sekarang, dia tak henti-hentinya memandang putrinya dengan senyum penuh kebanggaan.


“Walaupun aku sudah menduganya bahwa Sia bisa melakukannya tapi aku masih tidak menyangka sama sekali. Putriku sepertinya semakin tumbuh sebagai wanita yang baik hati,” gumam Eldrick.


Langkah kecil anak-anak berlarian di bawah hujan menjadi sesuatu yang senang ditonton oleh Scarlesia. Saat ini dia berada di sebuah rumah yang ditempati oleh Ayahnya ketika menginap di daerah selatan. Scarlesia dan Louis disuguhkan segelas cokelat panas yang diberikan oleh salah satu penduduk untuk menghangatkan tubuhnya.


“Apa yang ingin kau bicarakan Sia? Kalau kau mencariku sampai kemari berarti itu adalah hal yang serius bukan?”


Scarlesia meletakkan gelas coklatnya di atas meja sebelum ia menjawab pertanyaan Eldrick.


“Ya, ini sangat penting. Aku tidak tahu harus mulai darimana tapi Ayah, aku ingin meminta tolong pada Ayah untuk memperketat latihan para ksatria karena sesuatu hal yang tidak terduga akan terjadi,”


“Sesuatu yang tidak terduga? Apa yang kau maksud?”


“Perang besar antara manusia dan monster,”


Scarlesia menjelaskan secara rinci kepada Eldrick bahwasanya dia bisa melihat masa depan kehancuran manusia oleh ulah para monster. Scarlesia mengatakan kalau gerbang monster utama akan terbuka, medan perang akan berubah menjadi lautan berdarah, serta mayat manusia yang bergelimpangan dan berserak di atas tanah. Eldrick tidak percaya dengan apa yang baru saja dijelaskan oleh putrinya sendiri.


“Jadi Ayah, bisakah Ayah membantu para ksatria untuk menghadapi kehancuran? Aku akan berbicara dengan kaisar mengenai masalah ini,” ucap Scarlesia.


“Baiklah, aku akan membantu untuk mempersiapkan segala kemungkinan yang akan terjadi,” balas Eldrick menyetujui untuk membantu Scarlesia dan membantu Kekaisaran Roosevelt agar tidak ada korban di dalamnya.


“Terima kasih Ayah. Mari kita bersiap untuk menghadapi kehancuran yang akan terjadi, tenang saja karena aku juga akan ikut andil di dalamnya,”

__ADS_1


__ADS_2