Kecantikan Nona Paling Sempurna

Kecantikan Nona Paling Sempurna
Kekuatan Sejati Busur Suci


__ADS_3

“Pusat semesta adalah tempat Sia akan dibangkitkan nanti,” jawab Falco.


“Jadi bukan istana langit tempatnya dibangkitkan?” tanya Oliver lagi.


Falco menggelengkan kepalanya.


“Bukan, istana langit bukanlah tempatnya. Istana langit memang tempat tinggalnya para dewa dan dewi, namun pusat semesta merupakan tempatnya Sia diciptakan dan sekaligus tempat tinggal Sia dulunya. Pusat semesta hancur akibat perang pertama, itulah mengapa pusat semesta tidak bisa digunakan hingga sekarang. Bahkan setelah lebih 2000 tahun pun pusat semesta masih belum terperbaiki semuanya,” papar Falco, mengingat bagaimana hancurnya dulu pusat semesta.


“Lalu kenapa anda tidak bisa masuk ke istana langit?” Elios ikut bertanya.


“Jadi sebenarnya para dewa dan dewi tengah terkurung di istana langit, mereka dikurung oleh dewa pencipta. Mereka dilarang ikut campur mengenai urusan alam semesta ini. Satu-satunya yang diberi izin keluar masuk istana langit hanyalah Xeon seorang. Bahkan kami para malaikat tidak bisa berkomunikasi langsung dengan dewa dewi, ketika ada masalah serius biasanya kami akan menemui Xeon sebagai perantara.”


“Tapi kenapa???”


“Karena dewa pencipta melihat masa depan yang mengerikan, beliau mengurung seluruh dewa dan dewi sebab beliau sudah melihat masa depan itu sendiri. Xeon diberi izin keluar masuk istana langit itu karena Xeon adalah yang bertanggung jawab atas Sia langsung. Itulah mengapa para dewa dan dewi tidak bisa turun untuk ikut campur dalam kehidupan semesta ini.”


Mereka mendapat info yang menarik lagi, mereka semakin mengetahui tentang apa yang dulunya pernah terjadi di semesta ini.


“Ya sudah, aku hanya mau mengatakan itu saja pada kalian. Aku akan kembali lagi ke pusat semesta, karena hari kebangkitan semakin dekat maka pusat semesta harus selesai diperbaiki sebelum hari itu terjadi,” pamit Falco.


Sementara itu, kini Scarlesia sedang berada di dalam kamarnya mengamati permata yang diberikan oleh Qirani padanya tadi. Permata indah bak warna matanya, entah apa yang akan dia lakukan pada permata itu sekarang.


“Sebenarnya permata apa ini?” tanya Scarlesia.


“Permatanya mirip dengan permata yang ada di busur sucimu Sia,” celetuk Kitty.


“Mirip? Aku rasa juga begitu. Permata ini mirip sekali dengan permata di busur suci,” ucap Scarlesia.


Tiba-tiba saja busur suci Scarlesia bergetar hebat, busur sucinya juga mengeluarkan bunyi aneh dari dunia cermin. Kemudian Shou keluar dari dunia cermin membawa busur suci itu, Scarlesia merasa aneh dengan tingkah busur sucinya. Permata yang melekat di busur sucinya juga mengeluarkan cahaya kelap kelip.


“Yang Mulia, permata itu darimana anda mendapatkannya?” tanya Shou.

__ADS_1


“Ini? Ini diberikan oleh nenekku tadi.”


“Tidak salah lagi, busur suci ini bereaksi terhadap permata itu. Sekarang saya mengerti, permata itu adalah permata yang kami cari selama ini Yang Mulia,” ujar Shou.


“Ada apa dengan permata ini?”


“Permata itu adalah bagian dari busur suci ini Yang Mulia, cepat anda pasang permatanya di lubang yang ada di gagang busurnya. Nanti anda akan tahu sendiri,” suruh Shou.


Tanpa menunggu lama, Scarlesia langsung memasangkan permata itu ke gagang busur sucinya. Tidak lama kemudian, busur suci itu mengeluarkan cahaya berwarna merah bercampur warna emas. Scarlesia segera merebut busur sucinya dari Shou, cahaya itu berlangsung cukup lama lalu bentuk dari busur suci perlahan berubah menjadi sedikit lebih besar dan berkilau.


“Kenapa bentuknya menjadi lebih cantik dibanding sebelumnya? Apa ini wujud sebenarnya dari busur suci?”


“Benar Yang Mulia, ini adalah wujud sebenarnya dari busur suci. Kekuatannya pun juga meningkat drastis, apa anda bisa merasakannya?”


Scarlesia memang bisa merasakannya, busur suci pun menjadi lebih ringan dibanding sebelumnya. Kekuatan mengalir hebat di busur itu, kekuatannya ikut mengalir ke tubuh Scarlesia seolah-olah busur suci itu menjadi bagian dari tubuh Scarlesia.


“Aku merasakannya, kekuatannya meningkat lebih banyak daripada sebelumnya. Jika kekuatan yang dulu bisa menghancurkan bulan, apakah sekarang kekuatannya bisa menghancurkan bumi dan isinya?”


Scarlesia mengamati busur suci yang berada di tangannya kini, dia mencoba mengubahnya ke bentuk pistol. Kemudian Scarlesia membidiknya ke luar jendela kamarnya, sepertinya dia ingin melakukan hal gila lagi.


“A-apa y-yang mau anda lakukan Yang Mulia?” Shou berfirasat bahwa Scarlesia akan melakukan hal di luar nalarnya.


“Tentu saja menguji coba kekuatannya.”


Dor!


DUARRRR!


Satu tembakan pistolnya berhasil menciptakan ledakan besar hingga menghancurkan setengah istananya. Scarlesia terkejut bukan main, dia benar-benar melakukan hal yang gila tanpa memberitahu Shou perihal ini terlebih dahulu.


“Wow aku tidak menyangka kalau ledakannya akan seperti ini hahaha,” Scarlesia terkekeh kecil menertawakan tingkah bodoh dirinya sendiri.

__ADS_1


“YA-NG MU-LI-A, APA MAKSUD ANDA BARUSAN? APA ANDA MAU MEMBUNUH SAYA?” teriak Shou.


Akibat ledakan tersebut, kegaduhan kembali terjadi di istananya. Semua orang berpikir bahwa ada penyerangan lagi, seisi istana panik bukan kepalang. Para ksatria dan penyihir bergegas menuju istana Scarlesia, termasuk keluarga dan para prianya sendiri.


“SIA!”


“YANG MULIA!”


“APA YANG TERJADI DI SINI?”


Mereka mendapati Scarlesia tengah duduk manis di tepi ranjangnya sembari tertawa kikuk dan melambaikan tangannya kepada mereka yang baru saja tiba di istananya. Sungguh menjengkelkan, setelah membuat keributan ia masih bisa tertawa menyambut kedatangan orang-orang yang mengkhawatirkan dirinya.


“Oh halo, apa yang kalian lakukan di sini?” tanya Scarlesia memasang ekspresi tak berdosa.


“Sia, apa ada sesuatu yang terjadi? Apa ada yang menyerangmu?” tanya Andreas mengguncang-guncang pundak Scarlesia.


“Kenapa istananya bisa hancur begini? Cepat sekarang kalian cari pelakunya! Aku yakin dia masih ada di sekitar sini,” titah Lucas.


“Ehh tunggu dulu, tidak ada penyerangan. Ini adalah ulahku sendiri hehe.”


Pengakuan Scarlesia memberi efek kaget pada mereka, Scarlesia tertawa kecil sembari memperlihat busur sucinya. Kedua mata Xeon membulat sempurna melihat bentuk baru dari busur sucinya, ia langsung mencekal pergelangan Scarlesia yang memegang busur tersebut.


“Busur suci ini… apa yang baru saja kau lakukan? Apa mungkin kau menemukan setengah pecahan permatanya?” tanya Xeon.


“Iya, lepaskan dulu tanganku. Aku akan menceritakannya,” pinta Scarlesia.


“Ahh maaf, aku tidak sengaja,” ucap Xeon melepaskan segera cekalan tangannya.


“Aku tadi mendapatkan permata ini dari nenek, Shou mengatakan kalau permatanya adalah bagian dari busur suci ini. Jadi, aku memasang permata itu ke gagangnya seperti apa yang dikatakan oleh Shou sendiri. Setelah itu, terjadilah seperti ini,” papar Scarlesia.


“Tempat ini jadi begini gara-gara perubahan busur sucimu begitu?” tanya Louis.

__ADS_1


“Haha kalau ini sih gara-gara aku,”


__ADS_2