
“Kurang ajar sekali kalian. DENGARKAN! AKU KEMARI INGIN MENJEMPUT PUTRI MAHKOTA KEKAISARAN EVARISTE YAITU SCARLESIA EGINHARDT! Aahh haruskah sekarang aku menyebutnya ‘Scarlesia Evariste’?”
Seorang pria paruh baya dengan wibawa luar biasa di dalam dirinya datang untuk menyelamatkan Scarlesia. Pria tersebut memiliki wajah yang mirip dengan Lucas, di belakangnya ternyata juga ada Lucas yang sedang melambaikan tangannya kepada Scarlesia. Situasi kini terbilang cukup menegangkan karena pernyataan tidak biasa keluar dari mulut pria itu.
Scarlesia tidak kalah terkejutnya, pikirannya semakin penuh sebab masalah ini ditambah dengan pernyataan dirinya adalah putri mahkota Kekaisaran Evariste. Di sisi lain ruangan, keluarga serta prianya Scarlesia juga ikut kaget tapi hanya Xeon yang bersikap santai seakan dia tahu kalau hal ini akan terjadi.
“Akhirnya sampai juga bala bantuan,” ucap Xeon menyeringai disusul oleh tatapan heran yang menuju pada dirinya.
“A-apa? Anda jangan bercanda! Bagaimana bisa wanita ini tiba-tiba menjadi putri mahkota Kekaisaran Evariste? Lalu kenapa juga seseorang yang penting seperti anda ini bisa berada di sini Yang Mulia Kaisar Edward Evariste?” sanggah kaisar.
Ya, yang datang bersama Lucas adalah kaisar dari Kekaisaran Evariste yaitu Edward Evariste. Seisi ruang mendadak heboh ketika Kaisar Roosevelt menyebut nama Kaisar Evariste,
“Wanita ini? Harap jaga tutur kata anda. Jika anda berani menyentuhnya, berarti itu artinya anda mengharapkan adanya perang dengan Kekaisaran Evariste,” gertak Edward, sang Kaisar Evariste.
Vincent yang merupakan kaisar yang baru naik tahta, tidak berani menatap ekspresi serius Edward. Kekaisaran Evariste merupakan kekaisaran yang paling damai, kaya, serta memiliki kekuatan perang lebih besar dari Kekaisaran Roosevelt. Seluruh kekaisaran menghormati Kekaisaran Evariste dan tidak ada yang berani menyinggungnya termasuk Kekaisaran Roosevelt sendiri.
“Ada apa ini? Kenapa malah semakin rumit begini?” pikir Scarlesia linglung.
Lucas sadar kalau Scarlesia sangat bingung sekarang, ia mencoba berbicara kepada Scarlesia menggunakan bahasa mulut.
“Tenang saja, sekarang Nona akan aman,” kata Lucas.
Scarlesia semakin menampakkan raut bingungnya.
“Aman? Apa maksudnya?”
Scarlesia melirik Xeon, dia tersenyum seraya melambaikan tangannya kepada dirinya. Scarlesia hanya bisa menghela napasnya dan menunggu sampai semua ini selesai.
“Kenapa wanita pembunuh ini bisa menjadi putri mahkota Kekaisaran Evariste?”
__ADS_1
“Apa mungkin mereka berbohong demi menyelamatkannya?”
“Mungkin saja, tapi kenapa mereka menyelamatkan pembunuh? Apa mereka tidak takut jika mereka berbohong maka yang kena imbasnya adalah Kekaisaran Evariste sendiri?”
“Mereka bodoh sekali jika berbohong hanya demi wanita pembunuh ini,”
Ocehan-ocehan serta opini negatif para bangsawan merebak di dalam ruang singgasana. Lucas semakin geram mendengar mereka berbicara seenaknya tanpa difilter terlebih dahulu.
“HEI KALIAN ENAK SAJA MENUDUH KAMI BERBOHONG! AKU PUNYA BUKTI KALAU SCARLESIA ADALAH PUTRI MAHKOTA KEKAISARAN EVARISTE!”
Seorang ksatria pribadi milik Lucas membawakan sebuah potret lalu Lucas maju ke depan dan mengangkat potret tersebut tinggi-tinggi. Melihat siapa yang ada di potret tersebut membuat suasana semakin kacau.
“Kalian pasti tahu siapa yang ada di potret ini kan? Terutama Yang Mulia Duke Eginhardt, Tuan Muda Carlen, dan Tuan Muda Aldert, bisakah kalian mengenali siapa yang ada di potret ini?” tanya Lucas menghadap Eldrick.
“Larissa? Tunggu! Bagaimana bisa Larissa….”
“Benar! Yang ada di potret ini adalah istri anda serta Ibu dari anak-anak anda sendiri. Di sini dia dikenal dengan nama Larissa tapi identitas aslinya adalah ANABELA EVARISTE YAITU KAISAR KE 57 KEKAISARAN EVARISTE,”
Urat Eldrick menegang begitu tahu identitas asli istrinya, begitu pula Carlen dan Aldert tidak bisa berkata apa-apa. Sebuah fakta serta sebuah rahasia yang disimpan oleh orang yang mereka sayangi selama ini, tepat pada hari ini fakta yang tersembunyi tersebut terungkap di depan publik.
“Aku tahu kalian tidak percaya jadi biar aku yang….”
“Cukup Lucas! Biar aku yang menjelaskannya,” potong Edward.
“Baiklah Ayah,”
Lucas beringsut ke belakang, kembali ke posisinya yang semula. Edward melangkah ke depan, dia menarik Scarlesia mendekat padanya.
“Kekaisaran Evariste didirikan oleh seorang wanita, itulah mengapa yang memerintah dan menjadi kaisar dari waktu ke waktu adalah wanita. Kami menghormati wanita lebih dari yang kalian bayangkan, derajat wanita lebih tinggi dibanding pria di Evariste. Tapi, kejadian tak terduga terjadi pada saat adikku, Anabela menjabat menjadi kaisar ke 57. Dia disebut sebagai kaisar termuda pada masanya namun pada umurnya yang ke 17, dia kabur dan menghilang dari kekaisaran,”
__ADS_1
Scarlesia menyimak ceritanya dengan seksama, dia masih tidak percaya akan apa yang terjadi sekarang.
“Sudah 20 tahun lebih kami terus mencarinya dan sampai pada akhirnya kami bertemu dengan Nona Scarlesia yang sangat mirip dengan Anabela. Kami menyelidikinya sampai ke akar-akarnya hingga akhirnya tahu bahwa Nona Scarlesia adalah anak kandung Anabela bersama Duke Eginhardt. Posisiku sebagai kaisar hanyalah sementara saja karena kaisar sebelumnya tidak memiliki anak perempuan selain Anabela,”
“Jadi anda kemari….”
“Ya! Aku kemari menjemput Nona Scarlesia dan menyerahkan tahta selanjutnya kepadanya karena saat ini hanya dia satu-satunya anak perempuan dari Anabela yang merupakan kaisar ke 57. Aku ingin mengembalikan apa yang seharusnya menjadi milik Nona Scarlesia,”
Hening. Tidak ada yang membuka suara, raut muka tegang dari para bangsawan diikuti rasa takut karena sudah sembarangan mencela Scarlesia.
“Nah haruskah kita ke dekat Sia sekarang?” ujar Xeon.
“Xeon! Jelaskan dulu kepada kami, apakah benar itu adalah identitas asli Ibu kandung Sia?” tanya Louis.
“Ya, seperti yang kalian dengar sendiri. Aku yang menghubungi mereka untuk datang kemari menyelamatkan Sia karena ini sudah saatnya dunia tahu siapa sebenarnya Sia dan Ibunya,” jawab Xeon.
Mereka tampak senang sekaligus lega, Archie sejak tadi matanya tidak berhenti berbinar-binar setelah mengetahui identitas asli Ibu kandung Scarlesia.
“Kakak akan menjadi kaisar? Rasanya seperti bermimpi saja,” gumam Archie girang.
Xeon bersama yang lainnya ikut maju ke arah Scarlesia, mereka mengusir jauh-jauh para ksatria serta penyihir yang mengawal Scarlesia tadi.
“Yang Mulia, bisakah anda mendengarnya? Saat ini posisi Sia berada di level yang sama seperti anda, jadi anda tahu bukan apa yang harus anda lakukan selanjutnya?” ucap Oliver.
“Jika anda tetap nekat ingin memberikan hukuman mati kepada sia, tidak hanya Kekaisaran Evariste bahkan kami pun juga akan ikut menghancurkan kekaisaran ini! Seharusnya anda paling tahu siapa kami,” tambah Elios.
“Jangan sesekali menyentuh dan menyakiti Sia, pedang saya akan lebih dulu melayang ke kepala anda,” ancam Andreas.
Scarlesia ikut maju, meskipun dia tidak begitu mengerti dengan apa maksud sebenarnya tapi saat ini yang jelas dia ingin membersihkan namanya yang sudah terlanjur tercoreng oleh fitnah yang merajalela.
__ADS_1
“Yang Mulia Kaisar Vincent Roosevelt, haruskah saya memulai pengungkapan dalang dari balik kegugurannya permaisuri?”