Kecantikan Nona Paling Sempurna

Kecantikan Nona Paling Sempurna
Tunggu Aku Kembali


__ADS_3

“Siapa namamu?” tanya Louis.


“Hmm namaku? Apa kau sudah mulai tertarik padaku?” goda gadis itu.


“Katakan saja, siapa namamu?”


“Namaku Sia,” jawabnya menarik senyumnya yang manis.


“Sia ya? Baiklah aku akan mengingatnya,”


Semenjak hari itu Louis dan Sia semakin dekat, mereka tidak pernah melewatkan pertemuan mereka berdua sekali pun. Akhirnya karena sang kepala suku melihat bahwa Louis sudah berubah dan bisa dikendalikan oleh Sia, ia memutuskan untuk melepaskan rantai Louis serta membebaskannya. Sekarang Louis lebih leluasa bergerak kesana kemari, kini pandangannya tentang manusia sudah berubah 100% berkat Sia.


Louis selalu mengikuti Sia kemana pun itu, mereka selalu bersama dan tentu saja ini membuat suasana di desa klan manusia serigala sangat damai. Kedatangan Sia sendiri memberi dampak positif bagi klan manusia serigala, Sia banyak berkontribusi dalam pembangunan desa mulai dari mengajari anak-anak manusia serigala cara memakai busur, mengajari mereka membaca, serta mengajari beberapa keterampilan lainnya.


“Sia, sejujurnya aku mencintaimu,” ungkap Louis secara tiba-tiba.


Sia yang saat itu sedang menikmati indahnya padang bunga, cukup terkejut dengan pengakuan cinta Louis padanya. Jantungnya berdetak cepat, wajahnya juga merona, sebab sesungguhnya dia juga merasakan hal yang sama.


“Sebenarnya aku juga merasakan hal yang sama,” jawab Sia malu-malu.


“Jadi, kau menerima perasaanku?”


Sia menganggukkan kepalanya.


“YEAYYYY,” teriak Louis girang, ia langsung menggendong Scarlesia dan kembali ke desa untuk menemui Ayahnya.


Tentu saja hal ini disetujui oleh Ayahnya Louis, rasa bahagia semakin menyelimuti hati mereka sejak restu sudah resmi mereka dapatkan.

__ADS_1


“Aku selalu penasaran, orangtuamu ada dimana?” tanya Louis penasaran.


“Orangtua? Aku tidak memilikinya karena aku dibuang oleh mereka semenjak aku berumur 6 tahun. Aku ingat waktu itu orangtuaku mengatakan bahwa aku anak pembawa sial jadi aku dibuang oleh mereka. Semenjak saat itu aku berusaha hidup mandiri hingga hari ini aku berumur 22 tahun,” jelasnya menahan pedih di hatinya.


Louis merasa bersalah karena hatinya ikut teriris melihat ekspresi Sia berubah seketika menceritakan masa lalunya padanya. Louis langsung mendekapnya begitu erat dan enggan untuk melepaskannya.


“Mulai sekarang aku tidak akan meninggalkanmu Sia. Aku akan selalu bersamamu,”


“Iya, aku merasa sangat beruntung karena pria yang aku cintai adalah kamu Louis. Terima kasih,”


Hubungan yang mereka jalin dari hari ke hari semakin erat dan kuat, kemudian mereka berdua akhirnya memutuskan untuk menikah saja. Semua orang di klan manusia serigala langsung disibukkan oleh acara pernikahan mereka yang akan berlangsung beberapa hari lagi. Mereka menyiapkan semuanya bersama-sama mulai dari gaun pengantin hingga pesta pernikahannya.


Akan tetapi, kenyataan berkata lain pada saat sehari menjelang pernikahan mereka Louis pergi keluar dari desa untuk mencari beberapa pelengkap pesta mereka. Hal tidak terduga terjadi di hari itu, manusia tiba-tiba menyerang desa klan manusia serigala, Sia berusaha melindungi mereka semua dari serangan manusia.


“KENAPA KALIAN MENYERANG MEREKA?” teriak Sia menghadang para manusia untuk masuk lebih dalam lagi.


“Tentu saja kami ingin mereka lenyap karena mereka menolak untuk membantu kekaisaran di dalam perang. Jadi percuma saja mempunyai kekuatan yang besar kalau tidak dimanfaatkan sebaik mungkin,” jawab salah satu dari mereka.


“APA YANG TELAH TERJADI DI SINI?”


Louis yang baru kembali dari luar desa, shock seketika melihat tubuh klannya bergelimpangan tidak bernyawa di atas tanah. Louis melihat Sia yang terluka parah tapi masih sadarkan diri, ia pun mendekati tubuh kekasihnya yang sudah lemah itu.


“Sia, siapa yang melakukan ini?” tanya Louis memangku tubuh Sia.


“Maaf Louis, maaf aku tidak bisa melindungi mereka semua. Orang kekaisaran menyerang desa dan membantai habis seluruh klanmu. Maaf Louis aku gagal melindungi mereka,” lirih Sia teramat pelan seraya menangis di pangkuan Louis.


“Tidak, tidak ada yang perlu dimaafkan karena kamu sudah berjuang menyelamatkan mereka. Aku tidak menyalahkanmu tapi sekarang kamu harus bertahan ya,”

__ADS_1


“Uhukkk,” mulut Sia menyemburkan sangat banyak darah, tubuhnya semakin lama semakin lemah.


“SIA! Tidak, kau harus bertahan. Aku akan membawamu ke dokter sekarang jadi bertahanlah sampai kita tiba di dokter ya,” ujar Louis semakin khawatir dengan kondisi Sia.


“Jangan, percuma saja kau membawaku ke dokter karena aku tidak akan bertahan lebih lama lagi,”


“Tolong jangan berbicara seperti itu Sia, aku sangat mencintaimu. Jangan tinggalkan aku sendirian, aku mohon…” kata Louis mulai menitihkan air matanya.


“Louis, mari kita bertemu lagi jadi sampai saat itu datang tolong tunggu aku ya. Aku akan mencarimu lebih dulu dan menemukanmu kembali, sama seperti saat pertama kali kita bertemu. Maaf karena harus meninggalkanmu sendirian,”


“Tidak Sia! Kau tidak boleh meninggalkanku,”


“Aku men…cintai…mu…”


Kesadaran Sia kini sudah menghilang sepenuhnya dan hanya tertinggal sebuah tubuh kosong di pangkuan Louis. Kekasih yang begitu dia cintai sekarang sudah tidak ada lagi, dia lebih dulu meninggalkannya, begitu tiba-tiba menjelang hari pernikahannya.


“Sia, tolong buka matamu kembali. Aku mohon Sia,” ucap Louis mengguncang-guncang badan Sia namun percuma saja karena tidak ada jawaban dari kekasihnya.


“Tidak… Tidak Sia… SIAAAAAAAA!!!!!”


Louis berteriak memanggil nama Sia, dia menangis di depan jasad sang kekasih. Teriakannya terdengar sangat menyakitkan, air matanya juga tidak berhenti menetes membasahi kedua pipinya. Pada hari itu, hujan mengguyur mereka dan darah segar tercampur dengan air hujan. Tidak ada yang lebih menyakitkan lagi selain dari kehilangan orang-orang yang dicintainya.


“Aku akan balas dendam. Akan aku hancurkan mereka yang berani menyakiti orang-orang yang aku cintai,”


Sejak hari itu, Louis berusaha kembali menjadi lebih kuat dan lebih tegar karena dia berencana untuk menghancurkan seluruh kekaisaran. Louis menggenggam dendam besar dalam hatinya saat pergi ke kekaisaran, Louis mengamuk di sana dan memporak-porandakan seluruh orang serta bangunan. Dalam waktu beberapa jam saja Louis berhasil membuat kekaisaran hancur serta membunuh manusia yang membunuh orang-orang tercintanya.


Usai pembalasan dendamnya, Louis menunggu dari hari ke hari, waktu ke waktu, tahun ke tahun, ia menunggu kelahiran sang kekasih tapi tak kunjung juga dia temukan. Sampai ketika dia merasa sangat putus asa, akhirnya Scarlesia menemukannya lebih dulu. Sesuai dengan yang diucapkan olehnya sebelum kekasihnya meninggal bahwa mereka akan bertemu kembali pada situasi yang sama di kala mereka bertemu pertama kali.

__ADS_1


“Sia, aku mencintaimu…” batin Louis menatap kosong ke luar jendela.


“LOUIS!!!”


__ADS_2