Kecantikan Nona Paling Sempurna

Kecantikan Nona Paling Sempurna
Dewa Pencipta Tertidur


__ADS_3

Xeon segera meraih tubuh Scarlesia, ia mencoba beberapa kali menyadarkannya namun tidak ada respon dari Scarlesia. Akhirnya Xeon membopongnya keluar dari ruang tersebut, dengan hati yang resah dan gelisah, Xeon membawanya langsung ke hadapan dewa pencipta sebab Xeon merasakan jiwa Scarlesia mulai hancur terpecah. Xeon kehilangan akal sehatnya seketika mendapati Scarlesia berada pada kondisi yang mengenaskan.


Saat Xeon membawa masuk Scarlesia ke dalam istana dewa pencipta, Eberly bukan main kagetnya ketika menyaksikan Scarlesia secara langsung. Eberly menyuruh Xeon untuk membaringkan Scarlesia di atas tempat tidur. Eberly mengecek segera keadaan Scarlesia, dia memeriksa jiwanya berasa semakin lama semakin melemah.


Berita tentang ditemukannya Scarlesia pun menyebar luas di istana langit, kabar itu juga sampai ke telinga masing-masing dewa dan dewi. Lekas mereka menuju ke istana dewa pencipta untuk memastikan secara langsung tentang Scarlesia yang dikabarkan ditemukan dalam kondisi mengenaskan.


“Astaga, apa yang terjadi dengan Sia?”


Mereka histeris melihat Scarlesia tidak sadarkan diri di atas ranjang, Eberly lalu menyuruh Agatha untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada Scarlesia. Di saat pemeriksaannya kelar, Agatha mengatakan bahwa Scarlesia tidak dapat diselamatkan menggunakan kekuatan penyembuhannya. Jiwa Scarlesia perlahan melemah, kepanikan mendera hati mereka semua, termasuk Xeon yang tidak bisa berdiri dengan tenang.


“Tenang semuanya, kalian tidak perlu mengkhawatirkan apapun. Aku akan mengurus masalah ini sendiri,” ucap Eberly memberikan kalimat penenang.


“Tapi Yang Mulia, jika anda memaksakan diri untuk memperbaiki jiwanya Sia bisa saja anda akan kehabisan energi,” ujar Carolus.


“Kita tidak bisa menunda lebih lama lagi, kalau kita membiarkan Sia seperti ini maka dia akan mati. Kita membutuhkan waktu 1800 tahun untuk menciptakan jiwanya Sia, kita tidak bisa menciptakan ulang jiwa seperti Sia karena waktu kehancuran semakin dekat.” Eberly meyakinkan mereka agar mengizinkan Eberly untuk mengurus masalah ini.


Apa yang dikatakan oleh Eberly itu memang benar adanya, mereka akhirnya memilih untuk membiarkan Eberly menangani masalah ini sendirian. Dengan berat hati, mereka meninggalkan Eberly bersama Scarlesia di kamarnya dan menyerahkan sepenuhnya kepada Eberly.

__ADS_1


“Tenanglah Sia, aku akan menyelamatkanmu.”


Eberly mengerahkan seluruh energinya yang tersisa untuk memperbaiki jiwa Scarlesia yang telah rusak. Perbaikan jiwa ini berjalan selama beberapa hari, Eberly juga menghapus ingatan Scarlesia tentang hal buruk yang menimpa dirinya di waktu lalu. Setelah melalui perjuangan yang menyulitkan, akhirnya Eberly berhasil mengembalikan jiwa Scarlesia seperti semula. Karena hal inilah Eberly harus tertidur sementara waktu untuk mengembalikan energi serta kekuatannya.


Setelah diselidiki lebih lanjut, Xeon dan para dewa dewi mengetahui bahwasanya Cyrill telah melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap Scarlesia. Dia memaksa Scarlesia untuk berhubungan badan dengannya hingga menyebabkan jiwanya nyaris rusak sepenuhnya. Namun, ketika mereka mencari keberadaan Cyrill, dia sudah pergi meninggalkan istana langit dan meninggalkan catatan kalau dia akan menjadi salah satu bawahan dewa kegelapan.


Pengkhianatan Cyrill membuat gempar istana langit, mulai sekarang gerbang istana langit tertutup untuk Cyrill. Mereka memblokir jalan supaya Cyrill tidak gampang masuk ke istana langit, terlebih lagi dewa pencipta tengah tertidur. Hal itu mungkin akan menjadi peluang bagi dewa kegelapan untuk menyusup lalu mengacau ke istana langit. Semenjak hari Eberly terakhir sadarkan diri, Scarlesia sudah kembali seperti sedia kala tapi tanpa mengingat apa yang terjadi padanya sebelumnya.


“Ada apa dengan Yang Mulia? Kenapa beliau tiba-tiba tertidur?”


Hal itulah yang pertama kali ditanyakan oleh Scarlesia ketika terbangun, mereka bingung bagaimana mereka akan menjelaskannya kepada Scarlesia. Namun, mereka mencari alasan lain agar Scarlesia percaya sebab jika ia mengetahui alasan yang sebenarnya bahwa dewa pencipta menjadi seperti ini demi menyelamatkannya, maka dia pasti menyalahkan dirinya sendiri. Untungnya Scarlesia memercayai apa yang mereka katakan dan tidak bertanya lebih lanjut soal itu.


“Scarlesia, sebagai perwakilan dewa pencipta nan agung, aku Lydon sebagai dewa waktu akan memakaikan mahkota ini ke puncak kepalamu. Artinya, mulai detik ini kau resmi memegang kendali sebagai ratu alam semesta. Kau akan bertanggung jawab langsung atas kekacauan yang terjadi di dunia, membantu makhluk hidup saat kesulitan, serta menumpaskan segala bentuk kejahatan kegelapan dari muka bumi ini.”


Lydon memasangkan mahkota tersebut ke kepala Scarlesia, kini dia resmi menjabat sebagai ratu alam semesta. Kendali alam semesta berada di tangannya, segala sesuatu akan berjalan sesuai perintahnya. Seisi istana langit turut berbahagia akan Scarlesia, mereka yang menyaksikan pertumbuhan Scarlesia dari bayi ikut merasakan haru luar biasa. Akan tetapi, ekspresi wajah Scarlesia berada jauh dari kata bahagia.


“Ada apa Sia? Bukankah ini yang kau inginkan? Kenapa tampaknya kau tidak merasa bahagia?” tanya Lydon keheranan.

__ADS_1


“Yang Mulia masih belum terbangun sampai sekarang, apakah akan baik-baik saja jika dunia berjalan tanpa beliau?” ujar Scarlesia.


“Jadi itu yang kau khawatirkan? Yang Mulia pasti akan terbangun nanti, beliau menitipkan bagaimana jalan alam semesta ini di tanganmu. Kau tidak perlu memikirkan hal memberatkan dirimu, oke?”


Scarlesia menganggukkan kepalanya, mimik wajahnya segera berubah, dia bertekad untuk memikul tanggung jawab ini hingga dewa pencipta terjaga dari tidur panjangnya. Seusai itu, para malaikat rupanya telah menciptakan sebuah tempat khusus untuk Scarlesia yaitu pusat semesta. Tempat ini merupakan tempat yang sudah dewa pencipta rancang sedemikian rupa untuk Scarlesia supaya mempermudah pekerjaannya dalam mengontrol kondisi alam semesta.


Di tempat megah inilah, Scarlesia bersama Xeon mulai bekerja dan menjalankan wewenangnya sebagai ratu alam semesta. Xeon selalu setia menemaninya entah itu dalam keadaan apapun bahkan ketika Scarlesia kesulitan maka Xeon akan menyelesaikannya. Seiring berjalannya waktu pun, Scarlesia mulai menyadari tentang perasaannya kepada Xeon bukanlah sekedar perasaan biasa, melainkan cinta yang sudah terpupuk lama di dalam hatinya.


Kala berada di dekat Xeon, jantungnya berdegup kencang sampai terkadang membuat dadanya terasa sesak. Ingin rasa dirinya mengatakan sejujurnya mengenai perasaan cintanya itu kepada Xeon secara langsung, namun masih ada keraguan di hatinya. Dia tidak ingin ditolak, tapi dia juga tidak kuat menahan perasaan menyesakkan ini.


“Xeon, apa pendapatmu tentang aku?” tanya Scarlesia tiba-tiba.


“Kenapa kau mendadak bertanya seperti itu padaku? Menurutku kau cantik,” jawab Xeon memasang ekspresi datar.


“Bukan itu maksudku!” bantah Scarlesia mengerutkan keningnya.


“Lalu apa kalau bukan itu?” bingung Xeon.

__ADS_1


“Apa kau melihatku sebagai seorang wanita?”


__ADS_2